Menggabungkan NPWP Suami dan Istri? Ini Keuntungannya
Harmony Blog
Tax
Menggabungkan NPWP Suami dan Istri? Ini Keuntungannya
September 24, 2020
Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Tips Seputar Pajak Dengan Berlangganan Newsletter Harmony, isi data berikut ini :

Ketika dua pasangan telah menikah dan memulai menjalani hidup baru, maka akan banyak hal yang berubah, mulai dari cara mengelola keuangan, cara membagi waktu, jam pulang ke rumah, hingga mekanisme dan penerapan perpajakan. Terutama dalam hal kepemilikan NPWP.

Istri bisa menggabungkan NPWP yang dimiliki dengan NPWP suami, sehingga selanjutnya menjadi NPWP suami istri.

Dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa hak dan kewajiban perpajakan perempuan menikah/istri wajib digabungkan dengan hak dan kewajiban perpajakan suaminya. Dengan demikian, pasangan yang telah menikah bisa hanya memiliki satu NPWP suami istri.

Dengan penggabungan NPWP suami istri tersebut, maka sistem administrasi pajak diberlakukan akan menempatkan suami dan istri sebagai satu kesatuan ekonomis. Namun, istri bisa tetap memilih untuk memiliki NPWP terpisah dengan suami. Secara lengkap berikut ini, akan dibahas mengenai keuntungan dalam penggabungan NPWP suami istri dan cara membuatnya.

Cara Membuat NPWP Ikut Suami

Cara yang bisa dilakukan untuk penggabungan NPWP suami istri adalah dengan terlebih dahulu mengajukan permohonan penghapusan NPWP Istri ke kantor pajak tempat terdaftar. Ketika melakukan permohonan ini, maka istri harus menyertakan juga kartu NPWP, fotokopi buku nikah, kartu keluarga, NPWP suami, dan surat pernyataan bahwa suami dan istri sedang tidak menjalankan perjanjian pisah harta.

Selain itu, cara membuat npwp istri ikut suami atau menggabungkannya bisa dilakukan secara online degnan langkah-langkah seperti berikut:

• Melengkapi dokumen wajib, sebagaimana disebutkan di atas, yaitu kartu NPWP yang istri yang akan dihapuskan, buku nikah, surat pernyataan tidak membuat perjanjian pisah harta dan penghasilan, kartu identitas atau KTP suami dan istri, fotokopi KK dan NPWP suami.

• Mengajukan permohonan penghapusan NPWP secara Online di DJP Online atau  Pajak.go.id.

• Cari pilihan menu download formulir perpajakan pada kolom search, ketik saja “Penghapusan NPWP” kemudian download formulirnya.

• Isi formulir penggabungan dan formulir penghapusan NPWP istri dilengkapi dengan tanda tangan elektronik.

• Serahkan seluruh dokumen  dalam bentuk softcopy dan unggah melalui aplikasi e-registration di website ereg.pajak.go.id

Baca Juga : Pengertian Koreksi Fiskal, Jenis, dan Contoh Penerapannya

custom-form-newsletter

Setelah tahap pengajuan secara online selesai, maka pemohon penggabungannya tetap diwajibkan untuk mengirimkan hardcopy dan ditujukan kepada KPP NPWP yang akan dihapus. Sebaiknya, datang langsung menuju KPP tersebut sebelum waktu 14 hari kerja setelah pengajuan permohonan penutupan NPWP secara online. Jika dokumen tidak dikirimkan dalam batas waktu tersebut, maka permohonan tidak akan diterima oleh pihak KPP dan permohonan penghapusan NPWP dianggap tidak pernah diajukan.

Perlu diketahui juga bahwa verifikasi oleh DJP bisa sampai 6 bulan lamanya karena dalam tahapan verifikasi ada beberapa hal yang menjadi bahan pertimbangan KPP, misalnya utang pajak yang bersangkutan dan proses administrasi lainnya. Jika proses verifikasi berjalan lancar, maka keputusan penghapusan NPWP istri akan segera diterbitkan oleh KPP.

Keuntungan Membuat NPWP Ikut Suami

Cara menggabungkan NPWP memang butuh waktu, tetapi akan memberikan keuntungan bagi suami dan istri. Setelah penggabungan NPWP, maka dalam satu keluarga dapat memakai satu NPWP saja atas nama kepala keluarga. Dengan demikian, proses administrasi pelaporan pajaknya akan lebih mudah dan juga terbebas dari biaya pajak yang lebih tinggi.

Penggabungan NPWP suami dan istri juga akan meringankan pungutan pajak, karena tidak akan dibebankan pungutan PPh terutang. NPWP sangat penting dan wajib dimiliki oleh setiap wajib pajak untuk pelaporan dan proses pembayaran pajak. Selain itu, setiap pajak yang dipungut tidak bisa terlepas dari laporan keuangan usaha, misalnya penghasilan neto dan bruto usaha.

Laporan keuangan harus dibuat dengan benar, karena jika terjadi kesalahan pada laporan yang dibuat, maka akan terjadi kesalahan dalam pelaporan pajak nantinya. Maka itu, Anda juga perlu sistem yang mendukung laporan keuangan.

Cara yang bisa Anda lakukan adalah menggunakan software akuntansi dari Harmony yang mudah dan bisa digunakan secara real time. Untuk cara mudah penggunaan software akuntansi Harmony, Anda bisa melakukan pendaftaran terlebih dahulu di sini dan segera nikmati layanan gratis coba selama 30 hari.

Harmony juga memiliki layanan jasa akuntansi untuk Anda yang tidak mau repot dalam mengelola pembukuannya dan ingin terima beres, Anda dapat menggunakan Harmony Accounting Service.

Untuk Anda yang ingin mendapatkan tips dan berita terbaru seputar keuangan, bisnis, pajak dan lainnya? Kunjungi dan ikuti updatenya melalui Facebook, Instagram, dan LinkedIn Harmony.

Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Subscribe Harmony Blog
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan nama.
Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Apa tanggapan Anda mengenai artikel ini?
Email Anda tidak akan terpublikasikan
Terima kasih telah berlangganan.
Anda akan menerima informasi terbaru dan artikel menarik di email Anda.
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-up.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-down.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/main-features/