Harmony Blog

Audit Pajak? Kenali Tujuan dan Apa Saja Yang Perlu Disiapkan

Diupdate Mar 16th, 2021
1

SHARES

PEMBACA

audit pajakPin

Sudah menjadi kewajiban bagi orang pribadi maupun badan usaha untuk membayar pajak. Namun, kepatuhan wajib pajak ini tetap perlu dibuktikan dengan pemeriksaan pajak atau audit pajak. Menurut pengertiannya, audit pajak adalah tindakan pemeriksaan pajak yang dilakukan auditor atau ahli perpajakan untuk memeriksa kepatuhan para wajib pajak.

Audit pajak ini dilakukan agar dapat mengetahui tingkat kepatuhan wajib pajak.Click to Tweet

Pemeriksaan pajak ini juga penting untuk menentukan apakah perlu adanya koreksi fiskal. Seperti diketahui, fungsi pajak bagi negara sangat penting untuk membiayai pembangunan fasilitas dan infrastruktur umum. Maka itu, dibutuhkan audit pajak agar memastikan badan usaha atau wajib pajak tidak melakukan kesalahan pelanggan yang berakibat terkena sanksi denda. Nah, sebelum melakukan audit pajak, kira-kira apa saja tahapan pemeriksaan pajak dan dokumen yang dipersiapkan? Mari pelajari lebih lanjut.

Dokumen yang Harus Dipersiapkan Saat Audit Pajak

Selama audit pajak, kelengkapan persyaratan berupa berkas-berkas atau dokumen pajak harus disediakan secara detail dan rinci. Dokumen yang perlu dipersiapkan antara lain:

  1. Dokumen pembukuan atau pencatatan akuntansi.
  2. Dokumen yang berhubungan dengan pendapatan, aktivitas usaha dagang, objek terutang pajak, serta pekerjaan atau profesi bebas wajib pajak.
  3. Uang maupun barang yang bisa menjadi petunjuk pendapatan yang dihasilkan, aktivitas usaha, objek terutang pajak, serta pekerjaan atau profesi bebas wajib pajak.
  4. Faktur pajak sederhana.
  5. Buku atau catatan akuntansi lainnya.

Bagaimana jika Anda adalah pebisnis yang sibuk sehingga tidak sempat membuat laporan keuangan? Jangan khawatir, Anda bisa menggunakan Harmony Accounting Service yaitu jasa pembuatan laporan keuangan dengan harga terjangkau yang dikerjakan oleh profesional berpengalaman dalam bidang akuntansi. Juga membantu Anda dalam menghitung dan melaporkan pajak Anda.

Tahapan Pemeriksaan Pajak

Pemeriksaan pajakPin

Selanjutnya, setelah dokumen-dokumen kelengkapan audit pajak sudah tersedia. Wajib pajak yang diperiksa oleh auditor juga perlu memahami tahapan pemeriksaan pajak.

Pengertian tahapan pemeriksaan pajak adalah sejumlah aktivitas yang dijalankan oleh auditor pajak sebelum melakukan pemeriksaan pajak.

Tahapannya antara lain:

  • Petugas pemeriksaan pajak mempelajari dan mengecek dokumen wajib pajak atau dokumen data pajak.
  • Petugas pemeriksaan pajak menganalisa laporan keuangan dan SPT wajib pajak.
  • Petugas atau auditor pajak mengidentifikasi masalah.
  • Melaksanakan identifikasi lokasi wajib pajak.
  • Membuat ruang lingkup audit pajak.
  • Membuat ketentuan mengenai buku dan catatan keuangan wajib pajak yang akan dipinjam untuk diperiksa petugas audit pajak.
  • Mempersiapkan sarana atau perlengkapan audit pajak.

Tujuan dan Fungsi Audit Pajak

Manajemen perpajakan diatur dalam UU No 16 Tahun 2009 mengenai KUP (Ketentuan Umum Perpajakan). Bisa dikatakan audit pajak adalah cara untuk membuktikan bahwa wajib pajak sudah melakukan kepatuhan pajak sesuai undang-undang yang berlaku.

Jadi, tujuan dan fungsi audit pajak adalah pelaksanaan aturan undang-undang dan memeriksa kepatuhan wajib pajak terhadap peraturan negara.

Indikator Kepatuhan Wajib Pajak

Untuk menguji apakah wajib pajak telah mematuhi Ketentuan Umum Perpajakan, berikut adalah beberapa hal yang bisa menjadi indikator:

  1. Adanya indikasi tidak memenuhi kewajiban selain kewajiban SPT rugi.
  2. SPT telah memenuhi kriteria yang diberlakukan oleh Ditjen Pajak untuk dilakukan pemeriksaan.
  3. SPT terlambat atau tidak tersampaikan.
  4. SPT lebih bayar.

Baca juga : Koreksi Fiskal, Penjelasan, Jenis dan Contoh Penerapannya

Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Berbagai Tips & Update Artikel Menarik Lainnya dari Harmony, langsung di email Anda!

Penyebab Pemeriksaan Pajak

Pemeriksaan pajak bisa muncul karena beberapa penyebab. Di antaranya:

  1. Dihapusnya NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak).
  2. Diterbitkannya NPWP secara jabatan.
  3. Adanya pencabutan pengukuhan PKP dan Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PKP).
  4. Adanya banding atas keputusan Ditjen Pajak atau diajukan keberatan oleh wajib pajak.
  5. Dilakukan pengumpulan materi untuk menyusun Norma Penghitungan Penghasilan Neto.
  6. Melakukan pencocokan data atau peralatan keterangan.
  7. Dilakukan penentuan wajib pajak di pelosok daerah terpencil.
  8. Dilakukan penentuan tempat terutang PPN.
  9. Tujuan lainnya.

Dapat disimpulkan bahwa terkadang audit ini tidak selalu menghasilkan penerbitan Surat Ketetapan Pajak (SKP). Melainkan, audit pajak juga bisa saja menerbitkan SPT lebih bayar maupun Surat Ketetapan Pajak Nihil.

Wajib Pajak Membantu Kelancaran Audit Pajak

Terkadang wajib pajak begitu stres menghadapi pemeriksaan pajak, terutama saat pertama kali diaudit. Yang perlu dilakukan oleh wajib pajak adalah berkonsultasi dengan konsultan atau ahli perpajakan dan tetap kooperatif terhadap petugas pemeriksaan pajak.

Audit ini juga akan berkaitan erat dengan laporan keuangan secara komersial yang Anda miliki. Apakah laporan keuangan tersebut telah Anda terima dengan cepat? Nah, Software Akuntansi Harmony siap membantu Anda menyajikan laporan keuangan yang lebih sistematis, rapi, dan otomatis. Dengan Harmony, pencatatan pembukuan menjadi lebih cepat, mudah, dan modern. Pakai Software Akuntansi Harmony GRATIS (trial 30 hari) di sini dan buktikan keunggulan fitur-fiturnya.

Cek juga penawaran dan info terupdate setiap hari lewat akun Facebook, Instagram dan LinkedIn Harmony.

Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
Anda juga mungkin suka:
Harmony
Harmony
Harmony menyajikan artikel seputar bisnis, keuangan, perpajakan dan finansial untuk membantu para pemilik usaha kecil. Dapatkan cara mudah membereskan keuangan usaha Anda menggunakan Harmony dan coba gratis 30 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Follow Social Media Kami
Dapatkan konten terbaru dari Harmony
Gratis Tips & Trik Terbaru Harmony di Email Anda.
No spam, hanya Info terbaik kami kirimkan dan Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja.
Artikel Popular Lainnya
Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
Daftar Isi
    Add a header to begin generating the table of contents
    Daftar Isi
      Add a header to begin generating the table of contents
      Daftar Isi
        Add a header to begin generating the table of contents
        Dapatkan Berbagai Tips & Update Artikel Menarik Lainnya dari Harmony, langsung di email Anda!

        Pembukuan Lebih Mudah

        Coba Gratis 30 Hari dan
        Rasakan Perbedaannya!

        Kontak Harmony