Harmony Blog

Pengertian Piutang Pajak dan Cara Meminimalkannya

Diupdate Feb 24th, 2021
0

SHARES

PEMBACA

piutang pajakPin

Dalam dunia perpajakan, kita mengenal dua istilah populer yaitu utang pajak dan piutang pajak. Obyek keduanya sama-sama pajak, tapi beda dalam perlakuan. Sama halnya dengan Yin dan Yang, saat ada utang pajak maka akan muncul juga piutangnya. Di ulasan kali ini kita akan fokus pada pembahasan tentang piutang pajak dan cara meminimalkannya.

Definisi Piutang Pajak Pemerintah dan Perusahaan

Untuk sisi pemerintah, kita mengenal piutang pajak dengan pengertian sebagai berikut:

Piutang pajak adalah piutang yang muncul karena pendapatan pajak yang telah diatur dalam UU Perpajakan belum dilunasi hingga akhir periode laporan keuangan.

Anda harus paham bahwa piutang pajak ini harus dilunasi oleh setiap wajib pajak dalam periode berjalan tahun berikutnya. Jadi, bisa dikatakan tidak akan ada piutang yang menumpuk hingga periode selanjutnya. Piutang seperti ini biasanya masuk dalam kategori piutang jangka pendek.

Sebagai informasi saja, dalam neraca laporan keuangan pemerintah pusat, piutang-piutang pajak yang muncul akan masuk dalam aset lancar. Nah, dalam penagihannya sendiri, akan ada 4 tahapan yang ditempuh yaitu melalui surat teguran, surat paksa, surat perintah melaksanakan penyitaan dan lelang.

Contohnya dari sisi pemerintah ini, adalah tagihan pajak perusahaan dan daerah yang belum dibayarkan ke pemerintah pusat. Piutang pajak daerah adalah jumlah uang yang harus dibayarkan Pemerintah Daerah ke Pemerintah Pusat dari berbagai pos pajak.

Beberapa jenis pajak yang masuk dalam kategori pajak daerah ini adalah pajak retribusi, pajak bumi dan bangunan, pajak kendaraan bermotor, pajak bea balik nama kendaraan dan lain sebagainya.

Sebaliknya, untuk perusahaan lebih merujuk pada kondisi di mana perusahaan membayar pajak lebih besar dibandingkan dengan nominal pajak yang seharusnya. Kondisi ini dikenal dengan nama lebih bayar.

Contoh piutang pajak perusahaan adalah sebagai berikut:

Setiap bulan pada tanggal 10, PT. A akan membayar pajak penghasilan sebesar Rp. 2.000.000. Pembayaran ini terus menerus dilakukan hingga 12 bulan (1 periode akuntansi). Saat akhir periode ternyata diketahui bahwa pajak penghasilan yang harus dibayar adalah Rp. 20.500.000 saja. Dengan begini maka, perusahaan lebih bayar sekitar Rp. 3.500.000.

Nominal lebih bayar ini nantinya bisa diminta dalam bentuk uang tunai ataupun dibebankan pada pembayaran pajak periode selanjutnya.

Baca juga: Apa Itu Kebijakan Fiskal? Simak Penjelasannya Lengkapnya  

Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Berbagai Tips & Update Artikel Menarik Lainnya dari Harmony, langsung di email Anda!

Bagaimana Cara Meminimalkan Piutang Pajak?

Piutang pajak menjadi salah satu topik panas tahun ini karena pada akhir tahun 2019 nilainya sudah mencapai Rp. 72,36 triliun. Dirjen Pajak, Suro Utomo sudah memberikan tanggapan bahwa pihaknya telah mengupayakan penagihan. Bahkan mereka sudah menerapkan RAS (Revenue Accounting System) sejak awal Juli 2020. Sistem ini membuat data piutang pajak bisa dipantau secara real time.

Dari sisi pemerintah, mereka bisa meminimalkan piutang pajak dengan terus gencar melakukan penagihan dan reminder bagi wajib pajak untuk membayar sebelum jatuh tempo. Semakin rendah tingkat kepatuhan wajib pajak, maka semakin tinggi pula jumlah piutang pajaknya.

Lalu bagaimana dengan piutang pajak perusahaan? Pada dasarnya, perusahaan bisa meminimalisir lebih bayar pajak dengan melakukan perhitungan yang akurat. Akurasi perhitungan ini bisa diperoleh dengan memanfaatkan penggunaan software akuntansi. Dengan begini, Anda tidak perlu kesulitan untuk melakukan perhitungan secara manual.

Software Akuntansi untuk Perhitungan Pajak yang Akurat

Software akuntansi menjadi salah satu produk hasil kecanggihan teknologi. Produk ini hadir dengan berbagai fitur dan keunggulan untuk mempermudah Anda dalam mengelola keuangan.

Penggunaan software akuntansi bisa membuat perhitungan pajak lebih mudah dan akurat sehingga bisa meminimalisir terjadinya kurang bayar atau lebih bayar. Tak hanya itu, Anda juga bisa membuat laporan pajak dengan lengkap dan akurat.

Jika Anda tidak mau repot dan ingin terima beres mengenai laporan keuangan perusahaan Anda? Pastikan Anda menggunakan Harmony Accounting Service sebagai partner layanan pembukuan Anda.

Bila Anda membutuhkan software akuntansi yang memudahkan penghitungan pajak dan pelaporan pajak perusahaan? Harmony Accounting Software memiliki fitur lengkap dan cocok digunakan oleh berbagai jenis perusahaan.

Pembuatan jurnal, buku besar hingga laporan keuangan yang dibutuhkan bisa dilakukan secara otomatis, terperinci dan terintegrasi. Ayo konsultasikan kebutuhan Anda dengan kami melalui live chat Harmony. Segera daftarkan akun Anda dan Dapatkan Software Harmony GRATIS 30 Hari disini.

Ingin mendapatkan berita terbaru seputar keuangan, bisnis, pajak dan lainnya? Kunjungi dan ikuti updatenya melalui Facebook, Instagram, dan Linkedin Harmony.

Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
Anda juga mungkin suka:
Harmony
Harmony
Harmony menyajikan artikel seputar bisnis, keuangan, perpajakan dan finansial untuk membantu para pemilik usaha kecil. Dapatkan cara mudah membereskan keuangan usaha Anda menggunakan Harmony dan coba gratis 30 hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Follow Social Media Kami
Dapatkan konten terbaru dari Harmony
Gratis Tips & Trik Terbaru Harmony di Email Anda.
No spam, hanya Info terbaik kami kirimkan dan Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja.
Artikel Popular Lainnya
  • Weekly
  • Monthly
  • All-Time

Memahami Tahapan Siklus Bisnis dan PenerapannyaMemahami Tahapan Siklus Bisnis dan Penerapannya Siklus bisnis tentu sangat berpengaruh pada fase naik dan turun output ekonomi secara berkala namun tidak teratur. Dalam fase nya dapat dilacak melalui indikator aktivitas…Pentingnya Mempelajari Ilmu Manajemen Untuk Mengembangkan Bisnis AndaPentingnya Mempelajari Ilmu Manajemen Untuk Mengembangkan Bisnis Anda Sebagian dari Anda mungkin pernah merasa tidak memiliki waktu yang cukup dalam mengerjakan sesuatu. Sehingga beban tugas dan pekerjaaan bisa menumpuk walaupun mendekati deadline. Penyebabnya…Bukti Potong PPh 23, Cara Mudah Membuatnya Dengan e-BupotBukti Potong PPh 23, Cara Mudah Membuatnya Dengan e-Bupot Dalam sebuah perpajakan bukti potong PPh 23 adalah suatu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan bagi pengusaha kena pajak. PPh pasal 23 ini merupakan pajak penghasilan…10 Tips Meningkatkan Repeat Order Untuk Pelanggan Produk Anda10 Tips Meningkatkan Repeat Order Untuk Pelanggan Produk Anda Dalam dunia bisnis, tentu Anda pasti tahu mengenai apa itu repeat order. Namun bagi Anda yang belum memahami jelas mengenai apa itu repeat order, berikut…Penghasilan Kena Pajak (PKP), Ketahui Tarif dan Perhitungan LengkapnyaPenghasilan Kena Pajak (PKP), Ketahui Tarif dan Perhitungan Lengkapnya Yang dimaksud dengan penghasilan kena pajak adalah penghasilan yang digunakan untuk menghitung pajak penghasilan Pasal 23 dan juga Pasal 25. Untuk penghasilan kena pajak ini…

Memahami Tahapan Siklus Bisnis dan PenerapannyaMemahami Tahapan Siklus Bisnis dan Penerapannya Siklus bisnis tentu sangat berpengaruh pada fase naik dan turun output ekonomi secara berkala namun tidak teratur. Dalam fase nya dapat dilacak melalui indikator aktivitas…Pentingnya Mempelajari Ilmu Manajemen Untuk Mengembangkan Bisnis AndaPentingnya Mempelajari Ilmu Manajemen Untuk Mengembangkan Bisnis Anda Sebagian dari Anda mungkin pernah merasa tidak memiliki waktu yang cukup dalam mengerjakan sesuatu. Sehingga beban tugas dan pekerjaaan bisa menumpuk walaupun mendekati deadline. Penyebabnya…Bukti Potong PPh 23, Cara Mudah Membuatnya Dengan e-BupotBukti Potong PPh 23, Cara Mudah Membuatnya Dengan e-Bupot Dalam sebuah perpajakan bukti potong PPh 23 adalah suatu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan bagi pengusaha kena pajak. PPh pasal 23 ini merupakan pajak penghasilan…10 Tips Meningkatkan Repeat Order Untuk Pelanggan Produk Anda10 Tips Meningkatkan Repeat Order Untuk Pelanggan Produk Anda Dalam dunia bisnis, tentu Anda pasti tahu mengenai apa itu repeat order. Namun bagi Anda yang belum memahami jelas mengenai apa itu repeat order, berikut…Penghasilan Kena Pajak (PKP), Ketahui Tarif dan Perhitungan LengkapnyaPenghasilan Kena Pajak (PKP), Ketahui Tarif dan Perhitungan Lengkapnya Yang dimaksud dengan penghasilan kena pajak adalah penghasilan yang digunakan untuk menghitung pajak penghasilan Pasal 23 dan juga Pasal 25. Untuk penghasilan kena pajak ini…

Memahami Tahapan Siklus Bisnis dan PenerapannyaMemahami Tahapan Siklus Bisnis dan Penerapannya Siklus bisnis tentu sangat berpengaruh pada fase naik dan turun output ekonomi secara berkala namun tidak teratur. Dalam fase nya dapat dilacak melalui indikator aktivitas…Pentingnya Mempelajari Ilmu Manajemen Untuk Mengembangkan Bisnis AndaPentingnya Mempelajari Ilmu Manajemen Untuk Mengembangkan Bisnis Anda Sebagian dari Anda mungkin pernah merasa tidak memiliki waktu yang cukup dalam mengerjakan sesuatu. Sehingga beban tugas dan pekerjaaan bisa menumpuk walaupun mendekati deadline. Penyebabnya…Bukti Potong PPh 23, Cara Mudah Membuatnya Dengan e-BupotBukti Potong PPh 23, Cara Mudah Membuatnya Dengan e-Bupot Dalam sebuah perpajakan bukti potong PPh 23 adalah suatu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan bagi pengusaha kena pajak. PPh pasal 23 ini merupakan pajak penghasilan…10 Tips Meningkatkan Repeat Order Untuk Pelanggan Produk Anda10 Tips Meningkatkan Repeat Order Untuk Pelanggan Produk Anda Dalam dunia bisnis, tentu Anda pasti tahu mengenai apa itu repeat order. Namun bagi Anda yang belum memahami jelas mengenai apa itu repeat order, berikut…Penghasilan Kena Pajak (PKP), Ketahui Tarif dan Perhitungan LengkapnyaPenghasilan Kena Pajak (PKP), Ketahui Tarif dan Perhitungan Lengkapnya Yang dimaksud dengan penghasilan kena pajak adalah penghasilan yang digunakan untuk menghitung pajak penghasilan Pasal 23 dan juga Pasal 25. Untuk penghasilan kena pajak ini…

Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
Daftar Isi
    Add a header to begin generating the table of contents
    Daftar Isi
      Add a header to begin generating the table of contents
      Daftar Isi
        Add a header to begin generating the table of contents
        Dapatkan Berbagai Tips & Update Artikel Menarik Lainnya dari Harmony, langsung di email Anda!

        Pembukuan Lebih Mudah

        Coba Gratis 30 Hari dan
        Rasakan Perbedaannya!

        Contact Harmony