Kurs: Pengertian, Jenis dan Hal-hal Yang Mempengaruhinya
Harmony Blog
Finance
Kurs: Pengertian, Jenis dan Hal-hal Yang Mempengaruhinya
June 23, 2020
Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Tips Seputar Keuangan Dengan Berlangganan Newsletter Harmony, isi data berikut ini :

Saat ini nilai tukar mata uang atau kita kenal dengan istilah “kurs” mulai menguat lagi. Seperti dilansir oleh media online pikiran-rakyat.com tanggal 16 Juni 2020, dimana kurs rupiah ditutup menjadi Rp. 14.090 per dolar AS dari sebelumnya Rp. 14.115 per dolar AS. Hal ini didongkrak dengan dibukanya mall dan pasar terutama di DKI Jakarta pada fase PSBB transisi.

Menurut Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi, dengan naiknya kurs rupiah tidak terpengaruh dari kebijakan moneter yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia untuk menstabilkan perekonomian negara namun terdorong perhatian dari bank sentral Amerika Federal Reserve (Fed) yang positif.

Selain itu kondisi seperti ini akan membawa angin segar untuk investor asing kembali masuk ke pasar dalam negeri terutama pasar obligasi dan surat utang negara (SUN).

Kali ini akan dibahas mengenai pengertian kurs, jenis-jenis dan hal-hal yang mempengaruhinya. Simak terus artikel ini.

“Membeli dan menggunakan produk dalam negeri merupakan salah satu upaya masyarakat membantu pemerintah untuk menguatkan kurs rupiah.”

Pengertian Kurs

Adapun beberapa pengertian menurut para ahli, sebagai berikut:

Menurut Nazir (1988:38), adalah harga satu satuan mata uang asing dalam uang dalam negeri. Dengan kata lain harga suatu mata uang yang ditukarkan dengan mata uang lainnya. Nilai tukar yang sering digunakan adalah nilai tukar rupiah terhadap dollar.

Menurut Wikipedia.org (2020), nilai tukar (atau dikenal sebagai kurs) adalah sebuah perjanjian yang dikenal sebagai nilai tukar mata uang terhadap pembayaran saat kini atau di kemudian hari, antara dua mata uang masing-masing negara atau wilayah.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2020), diartikan sebagai nilai mata uang suatu negara yang dinyatakan dengan nilai mata uang negara yang lain.

Dari ketiga pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa kurs atau nilai tukar adalah penetapan harga untuk penukaran mata uang asing dengan mata uang dalam negeri. Biasanya nilai tukar ini digunakan dalam perdagangan international karena menimbulkan permintaan dan penawaran terhadap mata uang asing maupun mata uang dalam negeri.

Perkembangan nilai tukar ini dapat berpengaruh pada tindakan ekonomi para investor asing untuk menanamkan modalnya, dengan begitu kestabilan sistem ekonomi dalam negeri dapat terjaga dengan baik.

Baca Juga : Mengenal Sistem Ekonomi Tradisional

Jenis-jenis Kurs

Adapun beberapa jenis-jenis menurut Sadono Sukirno (2011:411) terdiri dari 4 jenis yaitu:

1. Selling Rate (Kurs Jual)

Merupakan penentuan nilai tukar suatu mata uang asing yang dilakukan oleh pihak bank pada waktu yang ditentukan. Dalam kurs jual ini dapat diartikan pihak bank diposisikan sebagai penjual sedangkan Anda diposisikan sebagai pembeli mata uang asing tersebut.

Kurs jual ini dapat dikenal dengan offer rate dan biasanya memiliki nilai tukar lebih tinggi dari kurs beli.

2. Middle Rate (Kurs Tengah)

Merupakan penjumlahan antara kurs jual dan kurs beli dengan mengambil nilai tukar rata-rata dibagi dua diantara keduanya. Kurs tengah ini ditetapkan oleh bank sentral pada waktu yang ditentukan.

Kurs tengah sangat berpengaruh pada pelaporan pajak dan keuangan karena digunakan sebagai satuan nilai tukar mata uang asing dalam pelaporan keuangan perusahaan. Biasanya juga digunakan oleh perusahan asing yang beroperasi di Indonesia.

3. Buying Rate (Kurs Beli)

Merupakan penentuan nilai tukar kurs beli ini masih tetap ditentukan oleh pihak bank. Akan tetapi pihak bank akan memposisikan sebagai pembeli mata uang asing tersebut, sedangkan Anda akan diposisikan sebagi pemegang atau penjual mata uang asing tersebut.

4. Kurs Referensi Bank Indonesia

Jenis ini mulai diterbitkan oleh bank Indonesia pada tahun 2013 lalu. Dikenal dengan istilah Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JIISDOR) dimana jenis ini merupakan cerminan kurs rupiah terhadap dolar yang dipasar forex setiap hari.

Kurs referensi BI ini sangat memberi keuntungan signifikan bagi pelaku pasar atau bank yang akan memiliki acuannya. Data ini akan dipublikasikan jam 10.00 WIB hingga jam 16.00 WIB di website BI sehingga dapat menunjukan keadaan riil yang terjadi di pasar forex.

custom-form-newsletter


Hal-hal yang Mempengaruhi Kurs

Dalam pergerakan nilai tukar setiap harinya pasti dipengaruhi oleh beberapa hal-hal yang mempengaruhi kurs, yaitu:

1. Perbedaan Tingkat Inflasi

Perbedaan inflasi sangat berpengaruh pada kurs pertukaran mata uang asing. Tingkat inflasi dapat menyebabkan harga-harga barang ekpor lebih mahal daripada barang impor sehingga dapat mengurangi ekpor sedangkan jika barang impor lebih mahal dari barang ekspor justru dapat meningkatkan adanya impor dari luar negeri. Tingkat inflasi ini merupakan bagian dari 10 prinsip ekonomi yang diterapkan dalam bisnis.

2. Tingkat Suku Bunga

Selain tingkat inflasi tingkat suku bunga juga dapat berpengaruh pada kurs suatu negara dikarenakan jika tingkat pengembalian investasi meningkat maka modal luar negeri akan masuk ke negara juga semakin tinggi dan permintaan atas mata uang semakin bertambah.

Dan jika suku bunga dan tingkat pengembalian rendah maka luar negeri akan menarik modalnya dan modal dalam negeri akan mengalir ke luar negeri.

3. Perubahan Harga

Harga akan berpengaruh pada adanya permintaan dan penawaran terhadap mata uang asing tersebut. Jika harga barang dalam negeri dijual relatif murah maka akan menaikkan ekspor begitu juga sebaliknya jika harga dalam negeri relatif mahal makan akan mengurangi ekspor dan menaikkan impor.

4. Perubahan Daya Beli Masyarakat

Kurs juga dapat dipengaruhi oleh kemampuan daya beli masyarakat. Dengan masyarakat membeli atau menggunakan produk dalam negeri akan meningkatkan keinginan masyarakat untuk mengimpor dan juga akan menaikkan ekspor.

Perubahan daya beli masyarakat juga dipengaruhi oleh adanya kebutuhan yang berubah-ubah sehingga dapat menjadi masalah ekonomi modern bagi para pelaku bisnis.

5. Kestabilan Politik dan Ekonomi

Dengan kondisi politik dan ekonomi suatu negara mengalami kestabilan akan mendatangkan kepercayaan investor dan bersedia menanamkan modalnya. 

Seperti itulah penjelasan mengenai pengertian, jenis dan hal yang mempengaruhi dari nilai tukar atau kurs. Dengan begitu Anda mengetahui pentingnya dalam membuat perusahaan Anda semakin dipercaya oleh investor. Hal tersebut sangat dibutuhkan untuk tetap dapat memperbaiki kinerja perusahan dan bisa menghasilkan profit atau keuntungan perusahaan.

Untuk menghitung omset dan profit Anda membutuhkan alat bantu seperti software akuntansi. Dengan adanya software akuntansi Anda dapat bisa fokus pada pengembangan bisnis biar urusan pengelolaan keuangan dikerjakan oleh software akuntansi.

Software akuntansi ini dapat membantu segala keperluan keuangan bisnis Anda dalam satu sistem aplikasi keuangan bisnis bernama Harmony Smart Accounting Solution yang mana menyediakan 20 lebih jenis laporan keuangan secara real-time yang bisa membantu dalam menganalisa, memeriksa dan mengembangkan bisnis.

Harmony merupakan software akuntansi praktis dan mudah, yang merupakan pilihan utama bagi ribuan pemilik bisnis yang ingin memiliki laporan keuangan lengkap walau tanpa memiliki background sebagai keuangan atau akuntan. Coba GRATIS selama 30 hari Software Harmony disini.

Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Subscribe Harmony Blog
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan nama.
Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Apa tanggapan Anda mengenai artikel ini?
Email Anda tidak akan terpublikasikan
Terima kasih telah berlangganan.
Anda akan menerima informasi terbaru dan artikel menarik di email Anda.
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-up.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-down.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/main-features/