Harmony » Blog » 

10 Prinsip Ekonomi yang Harus Anda Terapkan dalam Bisnis

Fina Pratiwi
/
Diupdate 
Mei 4, 2020

Melaksanakan tindakan ekonomi dalam berbisnis dapat dijumpai dalam berbagai aspek kehidupan seperti membeli baju, menabung di bank, dan ketika seseorang pergi bekerja ke kantor. Dalam pelaksanaannya, tindakan ekonomi harus mengedepankan prinsip ekonomi yang sering dijadikan panduan dalam menjalankan sebuah kegiatan ekonomi pada proses produksi, distribusi dan konsumsi.

Prinsip ekonomi menjadi bagian dasar dalam Ilmu ekonomi agar dapat melakukan kegiatan produksi dan menarik pasar dengan baik dan tepat.

Prinsip ekonomi juga berfungsi sebagai landasan untuk menjalankan kegiatan ekonomi dari lingkup kecil sampai yang besar sekalipun. Berikut ini, akan diulas 10 prinsip ekonomi yang harus diterapkan dalam bisnis.

Trade-Off

Ketika seseorang menginginkan sesuatu, maka harus dapat mengorbankan sesuatu yang lain. Setiap orang yang menginginkan suatu barang berkualitas, maka harus ada sesuatu yang dikorbankan untuk mendapatkan barang tersebut. Pengorbanan (trade-off) bisa dalam bentuk waktu, uang, tenaga, dan lain sebagainya.

Opportunity Cost

Opportunity cost akan terjadi ketika seseorang harus menentukan sebuah pilihan, maka kesempatan akan menjadi berubah. Maka dari itu, seseorang harus dituntut untuk dapat mengambil peluang atau kesempatan yang lebih menguntungkan dan meninggalkan kesempatan yang lain. Setidaknya, kesempatan yang diambil harus sebanding dengan biaya yang telah dikeluarkan.

Rational

Rational merupakan prinsip ekonomi yang mendorong para pelaku ekonomi untuk menggunakan pikiran yang rasional setiap kali memutuskan sesuatu. Berpikir secara rasional akan membuat seseorang mudah memahami keuntungan dan juga menghindari kerugian pada setiap kesempatan yang dipilih.

Response to Intensive

Pada umumnya manusia akan lebih aktif ketika memperoleh keuntungan tambahan dari hal-hal yang telah dikerjakan. Sebagai contoh, ketika seseorang ditawarkan insentif untuk bekerja lebih keras, maka akan tanpa ada ragu untuk mengambil kesempatan tersebut.

Profitable Trading

Profitable trading merupakan prinsip ekonomi yang mengedepankan spesialisasi. Misalnya, suatu negara memproduksi barang atau jasa berdasarkan kemampuan terbaik yang dimiliki, kemudian menjual produk tersebut ke negara lain yang produksinya tidak optimal untuk barang tersebut. Negara yang produksinya tidak optimal akan membeli barang dari negara yang tingkat produksinya lebih optimal. Maka dari itu, diperlukan prinsip yang menguntungkan semua pihak dengan profitable trading.

Baca Juga : Pengertian Sistem Ekonomi , Fungsi dan Jenisnya

Market

Pasar merupakan tempat terjadinya transaksi jual-beli barang dan jasa antara penjual dan pembeli. Maka dari itu, produsen berhak untuk menentukan oknum yang memproduksi dan barang yang diproduksi. Sedangkan konsumen berhak untuk bekerja di sebuah perusahaan dan membeli barang yang diinginkan dari penghasilan yang telah diperoleh.

Intervention

Pemerintah dapat melakukan intervensi di bidang ekonomi yang kemudian dilakukan melalui pasar dengan membantu para pedagang. Dengan demikian, pemerintah dapat  meningkatkan Faktor Produksi yang menguntungkan bagi penjual dan pembeli. Intervensi pemerintah dapat membantu penjual dalam memaksimalkan penghasilan, dengan menambah barang maupun stok dagang.

Living Existences

Kemampuan faktor produksi dapat menjadi penentu standar hidup (living existences) di suatu negara. Negara yang para pekerjanya dapat menghasilkan barang dan jasa dalam jumlah tertentu dengan maksimal, maka sebagian besar masyarakatnya tentu hidup dalam standar hidup yang tinggi.  Dengan demikian, standar hidup dan tingkat pertumbuhan produktivitas suatu negara akan dapat menentukan tingkat pertumbuhan pendapatan rata-rata.

Inflation

Tingginya jumlah uang yang beredar di masyarakat akan berdampak pada nilai uang yang cenderung menjadi lebih merosot. Dengan demikian, suatu negara akan mengalami inflasi dengan dampak nilai barang naik karena nilai uang yang menurun.

Unemployment

Masyarakat yang menghadapi trade-off jangka pendek antara Inflasi dan pengangguran mungkin hanya bersifat sementara. Namun, keadaan ini juga dapat terjadi dalam rentang waktu bertahun-tahun. Keadaan unik pernah terjadi pada beberapa negara yang telah mengalami inflasi justru membuat angka pengangguran menurun di negara tersebut. 

Demikianlah 10 prinsip ekonomi yang harus diketahui dalam menjalankan proses ekonomi dan bisnis. Perlu Anda ketahui bahwa tindakan ekonomi tidak pernah lepas dari pembuatan laporan keuangan yang sangat penting.  Sekarang, Anda dapat membuat laporan keuangan dengan mudah menggunakan software akuntansi dari Harmony. Harmony merupakan software akuntansi yang mudah digunakan walaupun tidak memiliki background akuntan sekalipun. Coba Gratis 30 Hari Software Harmony disini.

trial harmony
Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
COBA GRATIS
Anda juga mungkin suka:
Fina Pratiwi
Fina Pratiwi adalah seorang ahli strategi keuangan dengan lebih dari 5 tahun pengalaman dalam industri keuangan. Dia memegang gelar dalam bidang Keuangan dan dikenal karena kemampuannya untuk menyederhanakan konsep keuangan yang kompleks menjadi sesuatu yang mudah dipahami. Fina percaya bahwa pemahaman yang baik tentang manajemen keuangan adalah kunci sukses bisnis. Dengan pengetahuannya yang luas, dia berdedikasi untuk membantu bisnis memahami dan memanfaatkan software Harmony untuk mencapai tujuan keuangan mereka.
chevron-down
Scan the code
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram