Harmony Blog

Mengenal Sistem Ekonomi Tradisional Serta Kelebihan & Kekurangannya

Diupdate Feb 24th, 2021
0

SHARES

PEMBACA

Sistem Ekonomi TradsionalPin

Apakah sistem ekonomi tradisional masih digunakan sampai saat ini? Tentunya, untuk Anda pebisnis millennial sudah beralih dengan sistem ekonomi modern. Dimana anda bisa melakukan transaksi cukup melakukan handphone saja tanpa mengeluarkan fisik uang tersebut. Namun, tahukah Anda masih banyak pengusaha Indonesia menggunakan sistem ekonomi tradisional sebagai alat dan sistem transaksi bisnisnya. Sebelum Anda mengerti apa itu sistem ekonomi tradisional, disarankan terlebih dahulu memahami pengertian dasar sistem ekonomi serta fungsinya.

Sistem ekonomi tradisional hingga saat ini masih digunakan di beberapa wilayah atau daerah di Indonesia karena masih dianggap sebagai sistem ekonomi yang memiliki kelebihan bagi peminatnya.

Pengertian Sistem Ekonomi Tradisional

Sebenarnya, apa sih sistem ekonomi tradisional itu? Menurut pengertiannya, sistem ekonomi tradisional adalah sistem ekonomi yang dilakukan dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup dengan bergantung pada sumber daya alam. Bisa dikatakan pula bahwa sistem ekonomi ini adalah sistem ekonomi uang paling sederhana jika dibandingkan dengan sistem ekonomi lainnya. Pada sistem ekonomi ini masyarakat masih mengandalkan hasil alam serta tenaga manusia saja. Metode pertukaran barang juga masih dilakukan dengan cara barter seperti yang diajarkan pada generasi sebelumnya.

Selain itu masyarakat juga masih berperan sebagai produsen dan merangkap sebagai konsumen. Sebab, dalam hal ini proses transaksi masih menggunakan cara barter atau bertukar barang. Dalam proses pelaksanaannya, pemerintah hanya memiliki peran sebagai penjaga ketertiban saja.

Dalam berkegiatan ekonomi, masyarakat dengan sistem ekonomi ini tidak berorientasi pada profit atau cari untung. Namun, lebih berdasarkan pada upaya untuk memenuhi kebutuhan. Salah satu tipikal masyarakat yang hidup dalam sistem ekonomi ini adalah masyarakat subsisten, yaitu masyarakat yang berorientasi untuk bertahan hidup.

Baca Juga : Tindakan Ekonomi Dalam Berbisnis

Ciri-ciri Sistem Tradisional

Untuk mengidentifikasi sistem ekonomi tradisional tidaklah sulit. Sebab caranya masih sangat sederhana, bahkan hanya dengan mengamati karakteristiknya saja Anda sudah bisa tahu bahwa itu adalah sistem ekonomi tradisional. Namun terdapat beberapa ciri-ciri khusus dari sistem tradisional ini yaitu :

1. Masyarakat yang menggunakan sistem ekonomi ini belum menggunakan uang karena transaksi masih dilakukan dengan menggunakan cara barter.

2. Pemerintah tidak terjun langsung dalam berbagai macam aktivitas sistem ekonomi ini melainkan hanya ikut serta dalam menjaga ketertiban saja.

3. Seringkali melakukan proses produksi dengan sangat sederhana dan dipelajari dari generasi ke generasi selanjutnya.

4. Kegiatan ekonomi yang dilakukan masih menganut tradisi dan budaya masyarakat.

5. Jenis produksi yang dihasilkan masih berdasarkan dengan kemampuan dan kebutuhan.

6. Tidak adanya pembagian kerja yang jelas karena semuanya dilakukan secara mandiri.

7. Adapun hubungan masyarakat sudah bersifat kekeluargaan dimana sistem ekonomi ini dilakukan sebagai upaya untuk tolong menolong.

Kelebihan Dan kekurangan Menggunakan Sistem Ekonomi Tradisional

Jika kita menelaah lebih dalam lagi berdasarkan karakteristik diatas, maka kita akan menemukan bahwa sistem ekonomi tradisional ini masih dilakukan di masa lampau dan bahkan mungkin beberapa wilayah di Indonesia, khususnya di daerah-daerah perkampungan masih menggunakan cara dan sistem ekonomi ini. Dan dari hal tersebut kita lantas menemukan kelebihan dan kekurangan menggunakan sistem ekonomi tradisional tersebut.

A. Kelebihan

-Tidak ada persaingan

-Tidak ada konflik yang timbul akibat persaingan

-Anggota masyarakat tidak dibebani oleh kuantitas hasil produksi

-Tidak ada persepsi untung-rugi finansial yang bisa memicu stress

-Memiliki riset pemasaran yang sederhana

B. Kekurangan

-Kuantitas hasil produksi relatif rendah.

-Pemenuhan atas kebutuhan melebihi orientasi kesejahteraan dan kekayaan.

-Tidak ada kalkulasi mengenai efisiensi dalam berkegiatan ekonomi.

-Kecil kemungkinan terjadi mobilitas sosial melalui tindakan ekonomi.

Tentunya setelah Anda mengetahui kelebihan dan kekurangan dari sistem ekonomi tradisional, sebagai pebisnis Anda dapat mempertimbangkan penggunaan sistem ekonomi ini. Di era teknologi, Anda tidak perlu khawatir dengan sistem ekonomi yang digunakan. Pastinya pebisnis modern dipermudah dengan kecanggihan sistem yang dapat membantu Anda menjalankan bisnis. Dengan mengikuti sistem yang ada, Anda perlu memastikan pula metode pembukuan menggunakan sistem akuntansi yang modern dan memiliki teknologi canggih serta  lebih efisien baik waktu maupun biaya.

Harmony adalah software accounting yang dapat Anda gunakan di era modern saat ini. Dengan berbasis cloud, Harmony dapat membantu Anda melakukan pencatatan laporan keuangan secara real time. Anda tidak perlu repot, karena software ini menyediakan lebih dari 20 jenis laporan keuangan. Sudah saatnya Anda memakai teknologi Harmony. Cukup daftarkan diri Anda disini dan nikmati Gratis 30 Hari, dan rasakan perbedaannya sekarang juga.

Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
Anda juga mungkin suka:
Harmony
Harmony
Harmony menyajikan artikel seputar bisnis, keuangan, perpajakan dan finansial untuk membantu para pemilik usaha kecil. Dapatkan cara mudah membereskan keuangan usaha Anda menggunakan Harmony dan coba gratis 30 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Follow Social Media Kami
Dapatkan konten terbaru dari Harmony
Gratis Tips & Trik Terbaru Harmony di Email Anda.
No spam, hanya Info terbaik kami kirimkan dan Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja.
Artikel Popular Lainnya
Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
Daftar Isi
    Add a header to begin generating the table of contents
    Daftar Isi
      Add a header to begin generating the table of contents
      Daftar Isi
        Add a header to begin generating the table of contents
        Dapatkan Berbagai Tips & Update Artikel Menarik Lainnya dari Harmony, langsung di email Anda!

        Pembukuan Lebih Mudah

        Coba Gratis 30 Hari dan
        Rasakan Perbedaannya!

        Kontak Harmony