Cara Mudah Melakukan Analisis Bukti Transaksi Dalam Akuntansi
Harmony Blog
Accounting
Cara Mudah Melakukan Analisis Bukti Transaksi Dalam Akuntansi
May 11, 2020
Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Tips dan Pembelajaran Akuntansi dengan Berlangganan Newsletter Harmony dengan isi data berikut ini :

Dalam membuat laporan keuangan yang lengkap dan akurat Anda perlu memperhatikan langkah awal yang satu ini, yaitu analisis bukti transaksi. Kesalahan memasukkan bukti transaksi jika tidak valid dapat merusak keabsahan dari laporan keuangan yang Anda miliki dan Anda mesti membuat laporan keuangan yang baru. Sungguh sangat merepotkan bukan, artikel ini akan membahas cara mudah menganalisis bukti transaksi agar Anda tidak terulang kembali.

Menganalisis bukti transaksi dengan valid, merupakan langkah membuat laporan keuangan dengan baik dan benar.

Ketika Anda mengumpulkan semua bukti transaksi, Anda harus identifikasi keaslian bukti tersebut. Mungkin Sebagian dari Anda mungkin masih melakukan cross check kepada buyer perihal transaksi yang sudah terjadi dan kepada supplier perihal nota pembelian yang sudah dibeli. Berikut beberapa cara mudah menganalisis bukti transaksi, sebagai berikut:

1. Cek Kembali Keabsahan Fisik Bukti Transaksi

Anda dapat mencek ulang keabsahan fisik bukti transaksi tersebut. Biasanya keabsahan formal itu bukti transaksi tersebut sudah sesuai dengan prosedur formal yang tertera dalam bukti transaksi dengan adanya tanda tangan pihak-pihak yang bersangkutan. Dan keabsahan dari segi material itu perhitungan nilai uang yang tertera dalam bukti transaksi dilakukan dengan benar sehingga adanya kecocokan transaksi.

custom-form-newsletter

Anda bisa menghubungi pihak-pihak terkait bilamana adanya keanehan yang tertera dalam bukti transaksi tersebut. Cek fisik ini guna menyakinkan kedua belah pihak bahwa bukti transaksi ini benar-benar valid dan bisa dipertanggung-jawabkan dikemudian hari. Pada umumnya macam-macam  bentuk fisik bukti transaksi seperti : kwitansi, cek, bilyet giro, nota kontan, faktur, invoice, bukti kas masuk, bukti kas keluar dan lain sebagainya.

2. Cermati Bukti Transaksi Sesuai dengan Prosedur

Setelah Anda identifikasi bukti tersebut langkah analisis bukti transaksi selanjutnya adalah Anda harus identifikasi apakah bukti transaksi tersebut sudah sesuai dengan ketentuan-ketentuan transaksi dalam perusahaan. Justru prosedur dan ketentuan-ketentuan dalam suatu perusahaan berbeda-beda, akan tetapi ada standarisasi setiap perusahaan yaitu adanya tanda-tangan dan stempel cap perusahaan. Biasanya bukti transaksi harus dicetak menggunakan kop perusahaan, logo, nama perusahaan dan lainnya harus sesuai panduan standar akuntansi keuangan (PSAK). Banyak kasus yang terjadi adalah penyalahgunaan tanda-tangan palsu pimpinan sehingga dapat merugikan perusahaan jutaan bahkan sampai milyaran nilai kerugiannya tersebut.

3. Amati Nilai Transaksi sudah Benar

Langkah analisis bukti transaksi selanjutnya adalah Anda harus amati dan periksa ulang satu per satu total transaksi dari perhitungan perjumlahan atau pengurangan di setiap lembar bukti transaksi. Soalnya bilamana ada kesalahan dan transaksi sudah tercatat pada jurnal, Anda harus membuat jurnal pembalik.

Dalam menganalisis nilai total transaksi, Anda dapat mengecek keuangan apakah nilai total transaksi tersebut apakah sudah sesuai. Sehingga dapat meminimalisir resiko kerugian yang ada. Sudah banyak kasus yang terjadi dalam menganalisis bukti transaksi dan rata-rata salah dalam perhitungan penjumlahan dan pengurangan itupun kalau Anda masih menggunakan perhitungan manual.

4. Identifikasi Waktu Transaksi

Langkah terakhir dari analisis bukti transaksi adalah Anda harus cek ulang perihal waktu transaksi dari tanggal, bulan dan tahun yang tertera dalam bukti transaksi tersebut. Perihal waktu transaksi biasanya tertera dalam isi yang tertera dalam bukti transaksi dan biasanya waktu transaksi itu dapat tertera dalam tanda-tangan atau stempel cap perusahaan sehingga dengan begitu dapat dinyatakan bahwa bukti transaksi tersebut benar-benar valid dan dapat dipertanggung-jawabkan dikemudian hari.

Begitulah penjelasan tentang cara mudah menganalisis bukti transaksi untuk keperluan akuntansi, kesalahan fatal dalam menganalisis bukti transaksi mengakibatkan kerugian yang cukup signifikan. Apalagi pengelolaan keuangan perusahaan Anda membutuhkan laporan keuangan yang lengkap dan akurat.

Anda bisa menggunakan alat bantu seperti Software Akuntansi Harmony, yang mana dapat menyediakan 20 lebih jenis laporan keuangan secara real-time yang bisa membantu dalam menganalisa, memeriksa dan mengembangkan bisnis Anda. Harmony merupakan software akuntansi praktis dan mudah digunakan, yang merupakan pilihan utama bagi ribuan pemilik bisnis yang ingin memiliki laporan keuangan lengkap walau tanpa memiliki background sebagai keuangan atau akuntan. Coba GRATIS selama 30 hari Software Harmony disini.

Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Subscribe Harmony Blog
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan nama.
Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Apa tanggapan Anda mengenai artikel ini?
Email Anda tidak akan terpublikasikan
Terima kasih telah berlangganan.
Anda akan menerima informasi terbaru dan artikel menarik di email Anda.
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-up.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-down.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/main-features/