Bagaimana Menerapkan Perencanaan Produksi Untuk Perusahaan Manufaktur
Harmony Blog
Business
Bagaimana Menerapkan Perencanaan Produksi Untuk Perusahaan Manufaktur
September 2, 2020
Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Tips Seputar Bisnis Dengan Berlangganan Newsletter Harmony, isi data berikut ini :

Pada kehidupan sehari-hari diperjalanan Anda dapat menemui perusahaan manufaktur yang berada dekat dengan sekitar Anda. Walaupun perusahaan manufaktur tersebut memiliki sebuah pabrik yang besar, namun justru hal terpenting bagi perusahaan yaitu bagaimana mengetahui keberhasilan dalam perencanaan produksi.

Perencanaan produksi merupakan pekerjaan atas kegiatan manajer produksi. Sebagai pebisnis Anda harus melihat bahwa proses perencanaan produksi harus diputuskan dengan akurat dan menjalankan produksi tersebut harus dilakukan sesuai rencana.

Proses perencanaan produksi juga berkaitan dengan proses produksi bahan mentah menjadi barang jadi. Keputusan ini merupakan bagian dari perencanaan produksi. Perencanaan produksi sangat diperlukan apabila perusahaan Anda ingin menghasilkan barang dengan kualitas lebih baik dengan harga yang wajar dan dengan cara yang paling sistematis.

Sehingga hasil keputusan perusahaan dapat Anda jalankan. Supaya mengetahui lebih dalam dan menambah pengetahuan Anda tentang perencanaan produksi, pembahasan artikel kali ini akan menjelaskan mengenai perencanaan proses produksi perusahaan yaitu dibawah berikut ini.

Bagian penting dari tujuan perencanaan produksi yaitu untuk memastikan bahwa konsumen akan memiliki produk tersebut, sesuai pada tanggal pengiriman produk dan pengeluaran biaya seminim mungkin.

Tujuan Perencanaan Produksi

Untuk menjalankan tujuan perencanaan produksi, Anda harus memiliki beberapa tujuan penting untuk bisnis Anda salah satunya merupakan tahap menghitung hpp setelah dilakukan proses produksi. Beberapa tujuan rencana produksi diantaranya yaitu :

• Mengurangi pengeluaran yang tidak efektif

• Menambah laba melalui penjualan dan mengurangi biaya operasional

• Meningkatkan investasi aset hingga inventaris kantor

• Mengurangi perubahan dalam nilai atau output produksi

• Meningkatkan jumlah dan kualitas tenaga kerja

• Menggunakan manfaat fasilitas dan infrastruktur perusahaan atau pabrik

Adanya perencanaan produksi juga memiliki beberapa manfaat penting bagi bisnis Anda, yaitu sebagai berikut :

• Menunjukkan hasil output penjualan dan produksi yang konsisten dan sesuai dengan strategi perusahaan

• Memberikan hasil kinerja perusahaan dalam memproduksi produk

• Menunjukkan output produksi yang sesuai dengan rencana produksi

• Menjaga perencanaan dan keadaan faktual produksi sekaligus membuat penyesuaian

• Mengawasi persediaan produk sehingga perencanaan produksi bisa diwujudkan

• Melakukan kegiatan jadwal produksi sesuai dengan perencanaan awal yang strategis

Tujuan dan fungsi dari perencanaan produk dapat memberikan manfaat bagi perusahaan Anda. Perencanaan ini mampu memberikan hasil yang sesuai dari perhitungan siklus akuntansi perusahaan manufaktur sehingga rencana produk permintaan yang diminta sama dengan kebutuhan produksi sekaligus tingkat persediaan, hingga mengarahkan jadwal serta penugasan, dan tenaga kerja yang detail.

Penting bagi pemilik bisnis untuk melakukan perencanaan produksi tanpa terjadi kegagalan pada proses produksinya. Seperti halnya dalam keuangan, apakah Anda tidak terlalu yakin pada hasil laporan keuangan Anda?

Kami memberikan solusi bagi Anda yang ingin menyewa jasa pembukuan. Harmony Accounting Service merupakan jasa pembukuan, akuntansi online, perhitungan dan pelaporan pajak untuk membantu para pengusaha yang sibuk setiap harinya.

Langkah-Langkah Perencanaan Produksi

Perencanaan Produksi merupakan laporan kegiatan dalam membuat produk perusahaan menjadi lebih berkualitas dengan kuantitas yang tepat sehingga menghasilkan laporan keuangan industri. Dalam membantu Anda merencanakan langkah produksi, berikut ini langkah-langkah perencanaan produksi yaitu sebagai berikut :

1. Penyusunan Alur (Routing)

Penyusunan suatu alur merupakan langkah pertama dalam mengkontrol produksi. Susunan alur dapat dijadikan suatu rencanan kegiatan pekerjaan dan urutan proses produksinya. Berikut yang harus diperhatikan pada tahap ini adalah :

• Kuantitas dan kualitas produk.

• Tenaga kerja, mesin, dan bahan yang akan digunakan.

• Jenis produk, jumlah dan urutan operasi pabrik, dan

• Pabrik proses produksi.

Tujuan utama penyusunan alur yaitu dengan menentukan bahkan memperbaiki proses produksi sehingga dapat memastikan bahwa urutan ini dapat diikuti oleh pabrik.

2. Penjadwalan (Scheduling)

Penjadwalan yaitu langkah kedua dalam perencanaan dan kontrol produksi. Setelah penyusunan alur produksi.

• Perbaiki jumlah pekerjaan yang harus dilakukan.

• Mengatur rencana operasi pabrik yang berbeda sesuai urutan prioritas.

• Mengatur jadwal pekerjaan mulai hingga selesai.

Penjadwalan juga dilakukan untuk bahan, suku cadang, mesin, dan sebagainya. Seperti contoh tabel jadwal produksi.  Setiap bagian produksi diberikan khusus dalam penjadwalan. Ada berbagai jenis jadwal yaitu jadwal tujuan, jadwal Operasi dan jadwal harian.

3. Penugasan (Dispatching)

Penjadwalan membantu untuk memanfaatkan waktu secara optimal. Proses ini akan melihat bahwa setiap pekerjaan dimulai dan diselesaikan pada waktu tertentu yang telah ditentukan. Jadi, penjadwalan adalah langkah penting dalam perencanaan dan pengendalian produksi, terlebih pada pabrik yang memproduksi produk secara bersamaan.

Penugasan merupakan langkah ketiga dalam perencanaan dan pengendalian produksi. tahap ketiga ini merupakan bagian tindakan atau implementasi.

Penugasan berarti memulai proses produksi berdasarkan tanggung jawab. Ini memberikan otoritas yang diperlukan untuk memulai pekerjaan produksi. Penugasan dilakukan pada dua langkah rencana sebelumnya sebagai berikut :

• Masalah bahan, peralatan, perlengkapan, dan sebagainya. Yang diperlukan untuk proses produksi aktual.

• Masalah pesanan, instruksi, gambar, dan sebagainya. Untuk memulai pekerjaan.

• Menyimpan catatan yang tepat untuk memulai dan menyelesaikan setiap pekerjaan tepat waktu.

• Memindahkan pekerjaan dari satu proses ke proses lainnya sesuai jadwal.

• Mulai prosedur kontrol.

• Merekam waktu pengerjaan mesin.

Dispatching dapat dilakukan secara terpusat atau terdesentralisasi :

• Untuk pengiriman terpusat, pesanan dikeluarkan langsung oleh otoritas terpusat.

• Untuk desentralisasi penugasan dan dikeluarkan oleh departemen terkait.

4. Peninjauan Ulang (Follow-up)

Follow-up atau peninjauan ulang adalah langkah terakhir dalam perencanaan dan pengendalian produksi. Ini adalah perangkat pengendali dan berkaitan dengan evaluasi hasil.

Proses ini untuk menemukan dan menghilangkan cacat produk, keterlambatan, keterbatasan, kemacetan, dan masalah bagian lainnya dalam proses produksi.

custom-form-newsletter


Contoh Perencanaan Produksi

Perencanaan produksi sudah pasti melibatkan banyak kegiatan apalagi jika melakukannya untuk perencanaan produksi massal seperti penjadwalan, perencanaan, dan memperkirakan permintaan produk di masa depan. Ini berarti memperhitungkan laporan laba ruginya, pesanan pelanggan, kapasitas dan kemampuan produksi, perkiraan tren masa depan, dan tingkat persediaan.

Jika setelah sudah dilakukan langkah perencanaan, ada lima contoh utama perencanaan produksi. Masing-masing didasarkan pada prinsip dan asumsi yang berbeda dan memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri seperti :

1. Metode Pekerjaan

Melakukan metode pekerjaan merupakan tugas lengkap pembuatan produk yang ditangani oleh pekerja tunggal atau kelompok. Jenis pekerjaan yang menggunakan metode ini bisa berskala kecil atau kompleks. Metode ini biasanya dimasukkan ketika spesifikasi pelanggan sangat penting dalam produksi.

Misalnya seperti penjahit, juru masak, dan penata rambut yang merupakan contoh dari para profesional yang menggunakan metode pekerjaan dalam perencanaan produksi. Dengan pertimbangan tersebut, persyaratan spesifik pelanggan dapat dengan mudah melakukan pekerjaan tersebut.

2. Metode Pembagian

Metode pembagian merupakan pembagian bisnis dari output dan volume produksinya, metode perencanaan produksi pembagian juga dilakukan seperti pada perusahaan lainnya. Dengan metode ini diperlukan pembagian kerja menjadi beberapa bagian.

Supaya pekerjaan tersebut dapat dilanjutkan dan menyelesaikannya secara keseluruhan, sebaiknya pekerjaan sebelumnya harus diselesaikan. Misalnya seprti bisnis pembuatan komponen elektronik menggunakan metode pembagian. Metode pembagian ini justru membutuhkan spesialisasi tenaga kerja untuk setiap pekerjaan.

3. Metode Aliran

Metode aliran sangat mirip dengan metode pembagian. Metode aliran berguna untuk meningkatkan hasil material dan pekerjaan, dengan cara mengurangi biaya tenaga kerja dan tenaga kerja akan menyelesaikan pekerjaan lebih cepat.

Misalnya seperti produksi perakitan yang membuat televisi biasanya menggunakan metode ini. Produk ini diproduksi oleh sejumlah operasi yang saling berhubungan di mana bahan bergerak satu tahap ke tahap kedua tanpa jeda waktu dan tanpa ada gangguan.

4. Metode Proses

Dengan metode proses produksi menggunakan urutan yang sama dan sesuai standar. Mesin yang sangat canggih sangat diperlukan pada metode ini. Misalnya contoh produksi otomotif.

5. Metode Produksi Massal

Metode produksi massal secara khusus dilakukan untuk meningkatkan penjualan dan pengeluaran biaya unitnya rendah. Dengan menggunakan metode ini, barang yang diproduksi harus menggunakan standarisasi tertentu seperti perusahaan manufaktur yang memberikan produk dengan jumlah besar seperti misalnya pembuatan produk kesehatan atau obat-obatan.

Sebelum Anda melakukan perencanaan produksi yang akan mempengaruhi perkembangan bisnis Anda kedepan. Salah satu hal yang perlu Anda pertimbangkan adalah keuangan. Bagaimana kondisi keuangan bisnis Anda saat ini? Sangat penting jika Anda memilih harmony yang terintegrasi dengan kegiatan bisnis Anda dan membuat hidup Anda menjadi lebih mudah. Dapatkan sistem pembukuan Harmony sebagai sebuah solusi untuk kemudahan pengelolaan keuangan bisnis Anda secara Gratis 30 Hari disini.

Harmony merupakan software akuntansi online yang telah membantu ribuan UMKM untuk mendapatkan laporan keuangan yang teratur setiap harinya. Dengan fitur yang lengkap dan mudah dipahami Anda dapat melakukan pembukuan walaupun Anda tidak memiliki background akuntan sekalipun.

Supaya Anda tidak ketinggalan berita terbaru seputar keuangan, bisnis dan lainnya? Kunjungi dan ikuti updatenya melalui Facebook, Instagram, dan Linkedin Harmony.

Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Subscribe Harmony Blog
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan nama.
Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Apa tanggapan Anda mengenai artikel ini?
Email Anda tidak akan terpublikasikan
Terima kasih telah berlangganan.
Anda akan menerima informasi terbaru dan artikel menarik di email Anda.
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-up.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-down.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/main-features/