Siklus Akuntansi Perusahaan Manufaktur Yang Mudah Dipahami
Harmony Blog
Accounting
Siklus Akuntansi Perusahaan Manufaktur Yang Mudah Dipahami
November 18, 2019
Berlangganan newsletter kami
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan alamat email Anda. Kami akan mengirimkannya langsung ke email Anda

Perusahaan manufaktur merupakan sebuah badan usaha yang mengoperasikan mesin, peralatan, dan juga tenaga kerja yang kegiatan utamanya mengubah bahan mentah menjadi barang jadi sehingga memiliki nilai jual yang tinggi agar dapat dipasarkan dalam skala besar kepada konsumen. Kegiatan tersebut seringkali disebut dengan proses produksi. Penting bagi Anda untuk memahami secara detail penjelasan proses produksi itu sendiri. Namun sebelumnya ketahui juga bagaimana siklus akuntansi bagi perusahaan manufaktur.

Apa saja tahapan siklus akuntansi perusahaan manufaktur ?

Perusahaan manufaktur, mempunyai tahapan siklus akuntansi yang berbeda dengan tahap siklus akuntansi perusahaan yang lainnya. Dalam sebuah perusahaan manufaktur, beberapa hal khusus seperti jenis laporan keuangan, syarat dan unsur yang terkait dalam laporan tersebut dan masih banyak hal lainnya.

Berikut tahapan siklus akuntansi perusahaan manufaktur.

Siklus Akuntansi Perusahaan Manufaktur #1 Menerima Dokumen Transaksi

Tahapan siklus akuntansi perusahaan manufaktur dimulai dengan menerima dokumen transaksi. Bukti transaksi kemudian akan dikumpulkan, selanjutnya diolah agar menjadi data pencatatan sebuah laporan keuangan. Pada proses mengumpulkan dokumen transaksi, Anda harus teliti ketika mengumpulkannya, khususnya seperti transaksi pembelian seperti bahan baku.

Siklus Akuntansi Perusahaan Manufaktur #2 Proses Penjurnalan

Tahap selanjutnya yaitu proses penjurnalan. Proses ini dilakukan ketika sejumlah bukti transaksi sudah selesai dikumpulkan. Anda dapat mulai memasukkannya ke jurnal akuntansi. Ada dua jenis jurnal yaitu, jurnal umum khusus.

Dalam jurnal umum, berisi informasi yang umum seperti transaksi yang telah terjadi dalam kurun waktu tertentu. Pada jurnal khusus, mempunyai fungsi memberikan penjelasan yang berkaitaan dengan segala sesuatu yang telah dicatat didalam jurnal umum.

#3 Pencatatan dalam Buku Besar

Pencatatan dalam buku besar merupakan tahap ketiga siklus akuntansi perusahaan manufaktur. Tahukah Anda, buku besar merupakan sebuah muara dalam seluruh transaksi bisnis. Pada tahap ini, segala transaksi yang sudah dimasukkan ke jurnal khusus dan umum kemudian dimasukkan ke buku besar. Contohnya biaya-biaya, piutang usaha, akun kas, utang usaha, dan sebagainya.

#4 Neraca Saldo

Sesudah pencatatan dalam buku besar, tahap siklus akuntansi yang harus dijalankan oleh perusahaan manufaktur, yaitu neraca saldo. Pada tahap ini Anda disarankan untuk melakukan koreksi atas segala transaksi yang sudah tercatat pada buku besar. Penting bagi Anda untuk juga mengetahui penjelasan lengkap terkait fungsi dan cara membuat neraca saldo yang sesuai dan mudah untuk dipahami.

#5 Jurnal Penyesuaian

Dalam tahap ini, seluruh persediaan kemudian akan disesuaikan, misalnya persediaan yang akan disesuaikan yaitu barang jadi, barang proses, dan barang baku.

#6 Neraca Saldo Setelah Penyesuaian

Tahap selanjutnya yaitu neraca saldo setelah penyesuaian, pada tahap ini, Kamu harus memasukkan persediaan yang sudah disesuaikan dalam jurnal penyesuaian kemudian harus dimasukkan lagi ke dalam neraca saldo supaya nilai kredit dan debit seimbang atau balance.

#7 Laporan Keuangan

Tahap yang terakhir yaitu laporan keuangan. Seluruh data yang sudah di proses dari tahap awal sampai tahap sesudah penyesuaian kemudian dimasukkan ke laporan keuangan. Laporan keuangan pun telah selesai dilakukan, nilai debit dan kredit mempunyai Manfaat untuk pihak manajemen sehingga pihak tersebut bisa mengetahui bagaimana kondisi keuangan yang terjadi di perusahaan tersebut.

Dari penjelasan diatas, Anda tentunya sudah mengetahui bahwa ada 7 tahap siklus akuntansi. Ketujuh tahap mempunyai kedudukan yang sangat penting dalam sebuah perusahaan manufaktur. Untuk itu, Anda diharapkan untuk lebih teliti agar proses pencatatan laporan keuangan sesuai dengan persyaratan.

Bagi para pebisnis, penting untuk melakukan monitoring atas setiap proses yang dijalankan demi menghasilkan laporan keuangan yang benar dan sesuai. Dengan adanya perkembangan teknologi, Harmony Software Accounting berbasis cloud dapat membantu Anda dalam membereskan proses siklus akuntansi tersebut secara otomatis.

Saksikan bagaimana Harmony telah membantu ribuan pemilik bisnis untuk memiliki pembukuan yang rapih dan teratur dengan teknologi pada acara konferensi tahunan kami FinTax Fair.

Tunggu apalagi, saatnya Anda memulai dengan Harmony. Dapatkan Gratis 30 Hari untuk menggunakan Harmony dengan mendaftarkan akun disini.

Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Subscribe Harmony Blog
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan nama.
Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Apa tanggapan Anda mengenai artikel ini?
Email Anda tidak akan terpublikasikan
Terima kasih telah berlangganan.
Anda akan menerima informasi terbaru dan artikel menarik di email Anda.
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-up.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-down.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/main-features/