Piutang Wesel: Apa Itu dan Cara Mencatatnya Dalam Pembukuan?
Harmony Blog
Accounting
Piutang Wesel: Apa Itu dan Cara Mencatatnya Dalam Pembukuan?
October 27, 2020
Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Tips Seputar Akuntansi Dengan Berlangganan Newsletter Harmony, isi data berikut ini :

Dalam istilah piutang merupakan istilah yang lazim pada ilmu akuntansi, di dalam transaksi perdagangan serta pencatatan pembukuan. Setiap jenis piutang pun diketahui ada dua jenis yaitu piutang wesel dan piutang dagang.

Biasanya piutang dagang akan sering ditemui pada transaksi jual-beli kepada pelanggan tanpa harus melalui perjanjian secara tidak formal. Namun berbeda dibandingkan dengan piutang wesel yang kemungkinan Anda belum memahami istilah tersebut untuk kebutuhan perusahaan.

Dengan membahas pencatatan piutang wesel, tentu Anda harus memahami terlebih dahulu apa itu piutang wesel. Agar suatu saat Anda dapat menerapkan piutang tersebut pada perusahaan Anda nantinya.

Kegunaan piutang wesel dapat membantu perusahaan Anda ketika membutuhkan pinjaman atau saat bertransaksi jual-beli ketika kas yang Anda miliki tidak cukup.

Apa Itu Piutang Wesel?

Piutang wesel adalah bagian dari aset dan dapat dikatakan sebagai piutang atas tagihan perusahaan lain yang tidak memiliki cadangan kas dalam melakukan transaksi, sehingga kreditur berhak menerima pembayaran sejumlah nominal yang tertulis pada surat atau dokumen tersebut.

Misalnya seperti saat Anda membeli sebuah mesin kantor secara kredit, kemudian Anda akan menerima surat yang harus ditandatangani. Pada sisi pembeli akan menyebut piutang tersebut sebagai wesel bayar, namun dari sisi penjual akan menyebut sebagai wesel tagih.

Wesel tagih ini juga dicatat ke dalam pembukuan karena bisa menambah harta atau aset perusahaan.

Apa Saja Perbedaan Piutang Wesel Dan Piutang Dagang

Munculnya piutang wesel dengan piutang dagang karena adanya transaksi jual-beli secara kredit, maka apa saja perbedaannya yaitu :

Macam-Macam Jenis Piutang Wesel

Berikut ini ada dua jenis piutang wesel, yang bisa Anda jadikan sebuah kesepakatan pada transaksi jual-beli untuk perusahaan Anda yaitu :

1. Piutang Wesel Berbunga

Wesel berbunga merupakan tingkat bunga tertentu yang biasanya akan dinyatakan kedalam persen. Namun untuk wesel berbunga harus dicatat dengan jelas dari mana perhitungan jumlah bunga. Biasanya pada bunga periodik akan didapatkan melalui investasi seperti obligasi serta sertifikat deposito dengan membayar secara reguler.

2. Piutang Wesel Tidak Berbunga

Piutang wesel tidak berbunga merupakan wesel yang tidak berkaitan dengan suatu tingkat bunga tertentu serta pencatatannya. Biasanya pada wesel tidak berbunga termasuk ke dalam kategori bentuk utang.

Dengan pembayaran sejumlah uang tersebut harus dibayar oleh perusahaan dalam waktu satu tahun atau jatuh tempo tanpa pembayaran bunga, tergantung pada kesepakatan kedua belah pihak.

Baca Juga : Mengelola Cash Flow Harus Dilakukan Dengan Benar, Berikut Tipsnya!

Ciri-Ciri Pada Piutang Wesel Dalam Pembukuan

Jurnal Wesel Disajikan Dan Dilampirkan Dari Sisi  Pemberi Pinjaman

Berbanding terbalik dengan wesel bayar, wesel tagih merupakan bukti piutang perusahaan yang dibuat dan diterbitkan sebagai surat perjanjian secara tertulis yang telah disepakati oleh pihak pemberi pinjaman untuk penerimaan pembayaran pinjaman.

Wesel Tagih Bertambah di Sisi Debit

Selain itu dari sisi yang berbeda dari wesel bayar, untuk pencatatannya wesel ini berada di sisi debit. Sehingga pemberi pinjaman mendapat tambahan kas atau pendapatan di sisi debit.

Maka dari itu wesel tagih ini disebut sebagai salah satu aset perusahaan yang dapat menambah kekayaan perusahaan.

Wesel Tagih Bagian Dari Aktiva

Untuk wesel bayar biasanya disebut sebagai pasiva, namun pada wesel tagih akan masuk pada bagian dari aktiva. Wesel tagih ini digolongkan sebagai aktiva karena menambah kekayaan perusahaan dimasa yang akan datang sesuai dengan jangka waktu pinjaman.

•  Wesel Tagih Dapat Diketahui Dari Tanggal Jatuh Tempo

Secara spesifik wesel tagih dapat dilihat dari tanggal jatuh temponya pada saat memberikan pinjaman, sehingga pemberi pinjaman dapat menentukan tanggal pembayaran tersebut dengan jangka waktu yang panjang atau pendek.

Seperti jatuh temponya harian, bulanan atau lebih. Sehingga wesel tagih ini akan berbeda dengan jatuh tempo wesel bayar.

Baca Juga : Membuat Laporan Keuangan: Manual VS Aplikasi

custom-form-newsletter

Contoh Dan Cara Mencatat Piutang Wesel Pada Pembukuan

Berikut ini contoh dan cara mencatat piutang wesel atau yang disebut sebagai wesel tagih untuk pembukuan Anda sebagai berikut :

Perusahaan menerima wesel dalam jangka waktu 90 hari, dengan bunga sebesar 10% yang bertanggal 01 April 2019, sebagai penyelesaian piutang PT Sukses Kemilau, yang telah lewat jatuh tempo sebesar Rp. 20.000.000.

Pencatatan Pembukuan Jurnal Wesel Tagih

Awalnya yang harus Anda lakukan dalam mencatat penerimaan wesel yaitu :

PT Sukses Kemilau gagal melakukan pembayaran utang, selanjutnya perusahaan pemegang wesel harus memindahkan kembali nilai nominal dan bunga ke piutang.

Pada saat wesel telah jatuh tempo, maka perusahaan harus melakukan pencatatan penerimaan pelunasan piutang dari PT Sukses Kemilau sebesar Rp. 20.000.000 beserta bunganya Rp. 500.000 (Rp 20.000.000 X 10% X 90/360).

• Pada Pencatatan Jurnal Wesel Dan Pendapatan Bunga

Sebagai pihak yang berhak menerima pembayaran uang dari wesel tagih disebut pihak penerima pembayaran dengan pihak yang akan membuat janji dapat disebut sebagai pihak pembuat janji. Sehingga wesel tagih dapat digolongkan sebagai aset lancar di neraca.

Seperti itulah pembahasan singkat mengenai piutang wesel khususnya pada perusahaan Anda. Dengan dibuatnya wesel ini sendiri harus sesuai dengan perjanjian kerja sama antar perusahaan. Bahkan juga akan lebih terbantu serta terkontrol sehingga tidak akan ada pihak yang mengalami kerugian dan mengalami hal-hal yang tidak diinginkan.

Kebutuhan transaksi seperti piutang wesel juga dapat terintegrasi langsung ke dalam laporan keuangan, sehingga semakin memudahkan perusahaan Anda dalam menyajikan dan membuat laporan keuangan.

Dengan hadirnya fitur software online di era teknologi sekarang, tentunya akan memudahkan Anda dalam melakukan pencatatan piutang atau utang kedalam laporan keuangan Anda yang dapat mengganggu alur bisnis Anda.

Jadikan bisnis lebih mudah dengan Harmony software. Dengan ratusan fitur yang saling berhubungan untuk mempercepat proses pembukuan, pengeluaran transaksi, pemasukan pendapatan, posting jurnal, pengelolaan stok opname, hingga laporan keuangan. Tertarik menggunakan Harmony software? Anda bisa mencobanya secara gratis selama 30 hari.

Bagi Anda yang sibuk dan membutuhkan jasa pembuatan laporan keuangan beserta analisanya bisa menggunakan Harmony Accounting Service.

Untuk mengenal Harmony lebih lanjut, kunjungi halaman sosial media Harmony agar Anda tidak ketinggalan berita terbaru seputar keuangan, bisnis dan lainnya. Jangan lupa untuk ikuti updatenya melalui Facebook, Instagram, dan Linked In Harmony.

Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Subscribe Harmony Blog
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan nama.
Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Apa tanggapan Anda mengenai artikel ini?
Email Anda tidak akan terpublikasikan
Terima kasih telah berlangganan.
Anda akan menerima informasi terbaru dan artikel menarik di email Anda.
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-up.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-down.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/main-features/