Penjelasan Aktiva Tetap dan Contohnya dalam Perusahaan
Harmony Blog
Accounting
Penjelasan Aktiva Tetap dan Contohnya dalam Perusahaan
March 17, 2020
Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Tips Seputar Akuntansi Dengan Berlangganan Newsletter Harmony, isi data berikut ini :

Seringkali pebisnis hanya mengenal bahwa kas adalah satu-satunya sumber kekayaan Anda. Ternyata bukan hanya kas, masih banyak lagi unsur lain yang merupakan bagian dari sumber kekayaan. Pada dasarnya, kas merupakan bagian dari aktiva lancar yang menjadi komponen penting dalam bisnis.

Lalu, seperti apakah aktiva tetap tersebut? Dalam akuntansi, dibagi menjadi dua hal yaitu aktiva berwujud dan tidak berwujud. Artinya sumber kekayaan bagi perusahaan bisa dalam bentuk harta benda maupun hak seperti hak tagih, hak sewa, dan hak guna bangunan yang dimiliki dan dikuasai oleh perusahaan.

Aktiva merupakan hal yang sangat berharga. Tanpa adanya aktiva, maka perusahaan tidak mungkin bisa menjalankan proyek dengan baik.

Hal itu diperoleh dari kegiatan transaksi masa lalu dan diharapkan dapat memberikan manfaat di masa yang akan datang.  Agar dapat disebut sebagai aktiva, maka kekayaan atau sumber daya yang dimiliki oleh suatu perusahaan harus dapat diukur secara jelas menggunakan satuan mata uang.

Selain itu, pengukuran harus disesuaikan dengan situasi yang ada dan berdasarkan kecepatan perubahan saat dikonversi menjadi satuan mata uang kas. Kekayaan yang dimiliki suatu perusahaan dapat diperoleh dengan cara dibangun sendiri, membeli, melalui pertukaran aset, dan melalui sumbangan dari pihak lain.

Definisi Aktiva Tetap

Aktiva tetap adalah kekayaan yang dimiliki oleh suatu perusahaan yang didapatkan dalam bentuk siap pakai atau telah dibangun terlebih dahulu sebelumnya. Aktiva ini sifatnya permanen dan selalu dapat digunakan dalam berbagai kegiatan normal perusahaan untuk jangka waktu yang panjang dan memiliki nilai material yang cukup.

Hal ini juga bisa diartikan sebagai sumber daya ekonomi yang didapatkan dan dikuasai oleh perusahaan sebagai hasil dari transaksi yang terjadi di masa lalu seperti dalam kegiatan operasional dan dalam menghasilkan produk atau jasa.

Mungkin Anda juga tertarik dengan artikel ini Metode Penyusutan Aset Tetap Bisnis Dalam Perhitungan Akuntansi

Karakteristik Aktiva Tetap

Sebagai aset atau kekayaan tetap sebuah perusahaan, aktiva tetap memiliki beberapa karakteristik, yaitu sebagai berikut:

1. Tidak untuk dijual kembali.

2. Memiliki wujud fisik.

3. Memiliki nilai material yang cukup dan harga dari aset yang signifikan (harga tanah, harga mesin, harga bangunan, dan lain sebagainya)

4. Memiliki periode manfaat dengan jangka waktu yang relatif panjang 

5. Dapat memberikan banyak manfaat untuk perusahaan di masa yang akan datang.

6. Dapat digunakan secara efektif dalam aktivitas normal suatu perusahaan 

7. Dimiliki oleh perusahaan dan tidak sebagai properti untuk investasi.

Kenali Bentuk dan Contohnya

Berdasarkan sifatnya, aktiva tetap dapat dibagi menjadi dua, yaitu aktiva berwujud dan aktiva tidak berwujud. Berikut ini ulasan lengkapnya mengenai contoh aktiva tetap.

1. Aktiva tetap berwujud

Biasa disebut juga dengan tangible fixed assets merupakan aktiva yang memiliki bentuk fisik, sehingga nilai yang dimiliki harus dikonversikan dalam mata uang. Terdapat 3 jenis aktiva tetap berwujud, antara lain sebagai berikut:

a. Diperoleh dari sumber yang mengalami penyusutan atau depresiasi seperti: bangunan atau gedung, kendaraan, inventaris, mesin-mesin produksi, peralatan, dan lain sebagainya.

b. Dari sumber yang mengalami deplesi atau penyusutan seperti: tambang mineral, mineral deposit (sumber alam), dan lain sebagainya. 

c. Diperoleh dari sumber tidak mengalami penyusutan atau tidak mengalami deplesi seperti lahan atau tanah yang dijadikan tempat bagunan perusahaan.

custom-form-newsletter

Berdasarkan umurnya, aktiva tetap berwujud ada yang memiliki umur terbatas (limited life plant equipment) dan ada pula umur tidak terbatas (unlimited life plant equipment).

Contoh yang memiliki masa/umur penggunaan yang terbatas misalnya : bangunan, mesin, peralatan, kendaraan. Aktiva tersebut waktu yang terbatas, sehingga pada setiap akhir periode dihitung penyusutannya (depresiasi).

Aktiva tetap berwujud yang memiliki umur tidak terbatas dapat digunakan dalam jangka waktu yang tidak terbatas. Untuk aktiva seperti ini, maka tidak perlu dihitung penyusutannya.

2. Aktiva tetap tidak berwujud

Aktiva tidak berwujud (Intangible Assets) merupakan aktiva yang tidak memiliki wujud fisik, akan tetapi memiliki manfaat yang besar untuk perusahaan. Aktiva jenis ini dinyatakan dalam bentuk jaminan tertentu, seperti: hak cipta, hak paten, hak monopoli, biaya untuk riset, merek dagang, biaya untuk mendirikan perusahaan, dan lain sebagainya.

Itulah penjelasan tentang aktiva tetap dan contohnya bagi perusahaan. Bagi Anda yang membutuhkan perhitungan mengenai aktiva atau fixed asset perusahaan Anda. Anda dapat menggunakan software akuntansi seperti Harmony.

Harmony adalah software akuntansi online yang dapat membantu Anda dalam mengelola pembukuan bisnis dengan fitur yang lengkap dan mudah digunakan walaupun Anda tidak memiliki background akuntan sekalipun. Anda dapat mencoba GRATIS Selama 30 Hari Software Harmoy dengan mendaftar disini.

Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Subscribe Harmony Blog
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan nama.
Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Apa tanggapan Anda mengenai artikel ini?
Email Anda tidak akan terpublikasikan
Terima kasih telah berlangganan.
Anda akan menerima informasi terbaru dan artikel menarik di email Anda.
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-up.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-down.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/main-features/