Pengertian Lengkap Arbitrase, Contoh dan Manfaatnya Bagi Bisnis
Harmony Blog
Business
Pengertian Lengkap Arbitrase, Contoh dan Manfaatnya Bagi Bisnis
August 24, 2020
Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Tips Seputar Bisnis Dengan Berlangganan Newsletter Harmony, isi data berikut ini :

Anda sebagai pembeli pernah mengalami dan melihat barang dipasar atau dimall yang memiliki harga berbeda dari toko yang pertama dengan toko yang lainnya. Bisa saja hal tersebut sudah sering Anda temui. Pada dasarnya tentu Anda akan memilih barang di toko yang menawarkan harga yang relatif terjangkau dan minim. Oleh sebab itu, Anda akan merasakan suatu keuntungan atas barang yang dibeli karena bisa memperoleh harga lebih murah dan terjangkaus.

Penyebab contoh di atas, sudah pasti sebagai etika profesi akuntansi akan mempelajari ilmu ekonomi yang sudah memiliki sebutan atau istilah pada penjelasan tersebut. Penyebutan dalam ilmu ekonomi yang dimaksud yaitu pengertian arbitrase atau arbitrasi. Pengertian arbitrase akan jarang didengar karena dibutuhkan pada kondisi dan keadaan tertentu. Keadaan tertentu yang dimaksud merupakan keadaan ekonomi di mana dalam satu sisi menguntungkan tetapi bisa juga menjadi masalah suatu bisnis.

Supaya Anda lebih memahami konsep maupun pengertian arbitrase pada artikel ini, berikut penjelasan tentang pengertian arbitrase dilihat dari sudut pandang ekonomi maupun pebisnis.

Adanya pengertian arbitrase yang terjadi pada kasus-kasus khusus pebisnis, bisa saja jarang terjadi tetapi bisa membuat perusahaan dapat mengalami sengketa.

Pengertian Arbitrase

Istilah pengertian arbitrase atau arbitrasi adalah berawal dari bahasa Prancis yang berujung pada putusan yang dibuat oleh arbiter pada suatu peradilan arbitrase. Dengan rujukan tersebut, pengertian arbitrase juga dapat dikatakan berasal dari bahasa latin yaitu arbitrare yang memiliki arti kekuasaan untuk mengatasi sesuatu dengan kebijaksanaan dalam mencapai suatu hasil. Oleh sebab itu, pada suatu ilmu hukum penyebutan pengertian arbitrase sangat populer dan secara umum dapat dipahami untuk menyelesaikan masalah melalui kebijakan di luar peradilan umum secara mudah.

Akan sangat berbeda ketika dilihat melalui sudut pandang ilmu ekonomi, sebutan arbitrase merupakan sebagai praktik untuk mendapatkan keuntungan akibat adanya perbedaan harga di antara dua pasar keuangan lainnya. Dengan hal tersebut akan berarti ada suatu gabungan antara dua jenis pasar keuangan supaya memperoleh suatu keuntungan. Dimaksud keuntungan merupakan suatu selisih harga pasar yang dari toko satu dengan toko yang lainnya.

Pada pendidikan, sebutan dari arbitrase merupakan suatu transaksi tanpa arus kas negatif dan setidaknya harus ada arus kas positif dalam suatu kondisi. Dengan ini dapat secara sederhana sering disebut sebagai pencapaian keuntungan tanpa memiliki langkah menerapkan manajemen resiko. Sebagai penerapan disuatu perusahaan itu sendiri biasanya akan melibatkan saham, obligasi, mata uang, komoditi, dan lainnya.

Kondisi Perusahaan Arbitrase

Keadaan yang dialami perusahaan akan terjadi dimana ada 3 kondisi perusahaan yang mengalami suatu arbitrase yaitu sebagai berikut :

• Pada setiap pasar aset yang sama tidak diperdagangkan dengan harga yang sama.

• Dengan dua aset perusahaan maupun arus kas yang identik tetapi tidak diperdagangkan dengan harga yang sama.

• Pada suatu aset dengan nilai kontrak berjangka, dimana aset tersebut pada saat ini tidak diperdagangkan dengan harga kontrak lantaran ada biaya penyimpanan gudang atas aset yang harus diperhatikan.

Contoh Jenis Arbitrase

Untuk sebuah perusahaan, pada pengertian arbitrase bisa mempengaruhi investasi sehingga di sisi lain dapat berkaitan dengan kondisi fungsi manajamen keuangan perusahaan. Dengan ini, berikut contoh jenis pada pengertian arbitrase yang akan ditemui pada perusahaan yaitu :

1. Arbitrase Peraturan

Pada peraturan arbitrase yaitu suatu bentuk keputusan yang diambil perusahaan saat terjadinya risiko keuangan perusahaan. Dengan ini arbitrase digunakan untuk memperoleh keuntungan atas selisih antara risiko nyata atau risiko ekonomis dengan posisi aturan yang ada pada perusahaan. Misalnya ketika saat pengajuan pinjaman dari pihak perusahaan kepada pihak suatu bank. Maka hal ini pihak perusahaan tentu harus mengikuti aturan untuk mendapat pinjaman dari bank. Namun pada sisi lain, sebagai perusahaan dapat menerima risiko gagal bayar, walaupun resikonya kecil karena perusahaan bisa menerapkan sekuritas yang baik bagi suatu bisnis.

2. Arbitrase Penggabungan

Untuk arbitrase gabungan akan terjadi ketika dua perusahaan atau dua divisi menjadi satu bagian dalam upaya menyeimbangkan keuntungan keuangan perusahaan. Meskipun biasanya perusahaan atau divisi yang tidak mendapat untung akan akuisisi perusahaan sehingga yang mendapat untung adalah perusahaan yang lebih kuat. Penggabungan inilah yang menjadikan istilahnya menjadi arbitrase penggabungan.

Dari pembahasan di atas, sudah jelas bahwa pada dasarnya perusahaan yang diakuisisi lebih rendah dari harga yang ditawarkan oleh perusahaan pengakuisisi untuk digabungkan menjadi satu perusahaan. Perbedaan harganya maupun keuntungan tergantung pada waktu selesainya pelaksanaan akuisisi dan suku bunga yang berlaku pada ketentuan tersebut.

3. Arbitrase Obligasi Konversi

Sebagai contoh jenis arbitrase obligasi konversi, sebagai investor bisa mengembalikan obligasi kepada perusahaan penerbit dengan ditukarkan sejumlah saham perusahaan yang sudah ditetapkan sebelumnya sesuai dengan ketentuannya. Dengan harga dari obligasi konversi yang ditetapkan sangat sensitif terhadap tiga hal adalah harga saham, obligasi selisih kredit, dan suku bunga.

4. Arbitrase Depository Receipts

Dengan menggunakan arbitrase jenis depository receipts biasanya terjadi pada pasar saham atau valuta asing yang memiliki fungsi kontrol saham. Meskipun biasanya dapat dijadikan perdagangan saham dan valuta asing perusahaan bisa dioptimalkan keuntungan keuangannya. Sehingga, arbitrase depository receipts dapat bertindak sebagai sekuriti yang ditawarkan sebagai pengikut saham pada pasar asing atau perusahaan.

Dapat Anda ketahui bahwa akan ada selisih antara nilai yang tertera dan nilai sesungguhnya pada pasar saham. Biasanya arbitrase depository receipts dapat diperdagangkan pada nilai yang lebih rendah, maka akan membuat orang yang membeli arbitrase depository receipts tersebut dalam mendapat keuntungan dari perusahaan. Meskipun, akan ada resiko jika nilai saham turun dan mengalami kerugian.

Baca Juga : Apa itu Produksi Massal? Simak Penjelasan Lengkapnya

custom-form-newsletter


Contoh Kasus Perusahaan Arbitrase

• Contoh kasus pertama yaitu, sengketa Pertamina yang melawan Commerz Asia Emerald yang diatasi dengan cara Singapore International Arbitration Centre (SIAC), di Singapore pada tahun 2008.

• Contoh kasus kedua yaitu, sengketa berkaitan dengan Bank Century yang mana dua pemegang sahamnya melakukan gugatan kepada Pemerintah Indonesia yaitu Rafat Ali Rizvi dan Hesman Al Warraq yang diatasi dengan ICSID, Singapore

• Contoh kasus ketiga yaitu, sengketa antara Cemex Asia Holdings yang melakukan perlawanan kepada Indonesia yagn diselesaikan dengan cara International Centre for Sttlement of Investment Dispute (ICSID) di tahun 2004 hingga 2007.

• Contoh kasus keempat yaitu, sengketa antara Newmont yang melawan Pemerintah Indonesia yang diatasi dengan ICSID, Washington DC.

Manfaat Arbitrase Pada Perusahaan

Adanya sebuah perusahaan, pada pengertian arbitrase bisa mempengaruhi kegunaan arbitrase perusahaan sehingga di sisi lain dapat berkaitan dengan kondisi keuangan perusahaan. Dengan ini, berikut manfaat arbitrase pada pengertian arbitrase yang akan ditemui pada perusahaan yaitu :

1. Arbitrase Privasi

Dengan melakukan proses arbitrase bahkan persidangan tidak terbuka untuk umum atau publik. Sebagai pihak bersangkutan dan arbiter sering kali terikat oleh aturan kerahasiaan yang ketat melalui syaratnya. Walaupun, pada rahasia bisnis dan informasi sangat penting dan harus dilindungi dari publik, media, maupun pesaing perusahaan.

2. Ahli Arbiter

Sebagai pihak arbitrase dapat dengan bebas memilih arbiter selama sebagai arbiter yang dipilih tidak memihak dan harus sebagai independen dengan ketentuan tersebut. Menjadi arbiter yang dipilih bisa berasal dari negara lain atau pada bidang profesional yang dimiliki. Sehingga, hal ini akan menjamin arbiter memiliki keahlian profesional dan mampu menangani peselisihan atau persengketaan perusahaan.

3. Arbitrase Penghemat Biaya Dan Waktu

Melalui standar operasional prosedur yang dibuat khusus dan tidak adanya proses banding dan atau peninjauan ulang memberikan peluang untuk proses arbitrase diselesaikan dalam waktu yang relatif singkat dan efesien. Sebagai biaya yang harus dikeluarkan perusahaan harus menjadi lebih hemat.

Demikianlah informasi seputar Arbitrase dalam pandangan ekonomi dan akuntansi. Meskipun hal ini penting bagi tiap perusahaan dalam melakukan penyusunan akuntansi dan keuangan yang baik untuk menghindari masalah bisnis keuangan perusahaan.

Pergunakanlah bantuan software akuntansi online seperti harmony untuk pengelolaan keuangan bisnis Anda. Untuk itu dalam memperoleh perhitungan laporan keuangan yang Anda inginkan. Harmony Smart Accounting akan memudahkan pekerjaan Anda karena dapat di akses melalui gadget di mana saja dan kapan saja.

Harmony adalah software akuntansi online yang dapat membantu ribuan UMKM dalam mengelola pembukuan bisnis dengan fitur yang lengkap dan mudah digunakan walaupun Anda tidak memiliki background akuntan sekalipun. Software ini menyediakan lebih dari 20 jenis laporan keuangan secara real-time agar lebih efektif dan efisien. Anda dapat mencoba GRATIS selama 30 hari disini.

Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Subscribe Harmony Blog
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan nama.
Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Apa tanggapan Anda mengenai artikel ini?
Email Anda tidak akan terpublikasikan
Terima kasih telah berlangganan.
Anda akan menerima informasi terbaru dan artikel menarik di email Anda.
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-up.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-down.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/main-features/