Jenis dan Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur
Harmony Blog
Accounting
Jenis dan Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur
July 27, 2020
Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Tips Seputar Akuntansi Dengan Berlangganan Newsletter Harmony, isi data berikut ini :

Bagi Perusahaan UKM membuat pembukuan sederhana terbilang cukup mudah dilakukan. Namun, bagaimana dengan perusahaan besar seperti perusahaan manufaktur? Pastinya akan sangat membutuhkan bantuan teknologi dan tim profesional untuk melakukan pencatatan laporan keuangan perusahaan manufaktur.

Perbedaan Laporan keuangan perusahaan manufaktur dengan laporan perusahaan komersil lainnya adalah pada laporan harga pokok produksi.

Laporan keuangan perusahaan manufaktur sangat penting untuk berbagai pihak manajemen untuk menilai apakah perusahaan dalam kondisi baik atau menurun pada satu periode. Bahkan pihak manajemen harus selalu mengevaluasi laporan keuangan perusahaan manufaktur demi perkembangan perusahaan dimasa depan.

Laporan keuangan perusahaan manufaktur juga harus mampu memberikan hasil laporan secara real atau sesuai fakta pada posisi keuangan yang nantinya dapat memudahkan pihak manajemen dalam mengambil suatu keputusan pada perusahaan manufaktur.

Untuk itu laporan keuangan perusahaan manufaktur yang dipakai akan berbeda dengan perusahaan jasa, dagang dan sebagainya. Perbedaan ini disebabkan pada jenis perusahaan yang akan mempengaruhi setiap jenis laporan keuangan yang dipakai sesuai kebutuhan perusahaan.

Dalam artikel kali ini akan menjelaskan lebih lengkap mengenai pengertian, jenis dan contoh laporan keuangan perusahaan manufaktur.

Apa Itu Perusahaan Manufaktur?

Perusahaan manufaktur juga merupakan usaha industri yang bergerak fokus pada kegiatan pengelolaan bahan baku atau bahan mentah menjadi produk jadi dan dikemas sehingga dapat diproses kedalam distribusi maupun penjualan secara langsung ataupun tidak langsung.

Pengertian Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur

Seperti yang kita tahu pengertian laporan keuangan adalah suatu pencatatan yang secara tertulis dengan menunjukkan keadaan dan kondisi keuangan bagi perusahaan tersebut pada satu periode tertentu.

Jadi untuk Laporan keuangan perusahaan manufaktur artinya adalah hasil pencatatan yang berkaitan dengan informasi keuangan pada suatu perusahaan manufaktur dengan batas periode akuntansi tertentu.

Daftar laporan yang terkait pada laporan keuangan mencakup 5 jenis laporan keuangan yaitu laporan laba rugi, laporan neraca, laporan perubahan modal, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan.

Perusahaan Manufaktur di Indonesia

Beberapa contoh perusahaan manufaktur di Indonesia yang sering di cari untuk didownload dan dipelajari sebagai bahan referensi bersama laporan keuangannya baik dalam bentuk excel maupun pdf diantaranya yaitu :

Perusahaan Manufaktur Indonesia Sektor Industri Barang Konsumsi

1. Sub sektor Farmasi: PT Kimia Farma Tbk (KAEF), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) 4. Sub Sektor Kosmetik: PT Mustika Ratu Tbk (MRAT), PT Martina Berto Tbk (MBTO), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

2. Sub sektor Makanan & Minuman: PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Davomas Abadi Tbk (DLTA), PT Akasha Wira International Tbk (ADES).

3. Sub sektor Rokok: PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP), PT Bentoel International Investama Tbk (RMBA).

Perusahaan Manufaktur Indonesia Sektor Perusahaan Industri Dasar & Kimia

1. Sub sektor Kimia: PT Barito Pasific Tbk (BRPT), PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk (DPNS).

2. Sub sektor Semen: PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Semen Indonesia Tbk (SMBR).

3. Sub sektor Pakan Ternak: PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) 4. Sub Sektor Pul & Kertas: PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI).

Perusahaan Manufaktur Indonesia Sektor Aneka Industri

1. Sub sektor Teksil & Garment: PT Asia Pasific Fibers Tbk (POLY), PT Argo Pantes Tbk (ARGO), PT Eratex Djaya Tbk (ERTX).

2. Sub sektor Otomotif: PT Astra International Tbk (ASII), PT Astra Otopart Tbk (AUTO), PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR), PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL).

3. Sub sektor Elektronika: PT Sat Nusa Persada Tbk (PSTN).

Perbandingan Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur, Dagang dan Jasa

1. Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur

Jika pada laporan keuangan perusahaan manufaktur, terdapat beberapa komponen barang persediaan dan pembelian. Seperti pembelian, persediaan bahan baku, persediaan saat proses produksi, bahan pendukung, persediaan barang jadi sampai hingga laporan harga pokok penjualan dan perhitungan akuntansi biaya.

2. Laporan Keuangan Perusahaan Jasa

Berbeda dengan perusahaan dagang, perusahaan industri jasa ini bukan menjual produk atau barang melainkan dengan menawarkan suatu layanan atau keahlian tertentu. Maka dari itu, bentuk laporan keuangannya pun sedikit berbeda yang terdapat pada bagian persediaan dan pembelian.

Ketika suatu keadaan terjadi pembelian di perusahaan jasa, maka transaksi pencatatan tersebut akan langsung diinput dan dijadikan sebagai biaya perlengkapan atau peralatan perusahaan.

Kecuali, pada saat didalam laporan keuangan perusahaan industri jasa tidak memiliki pencatatan mengenai harga pokok penjualan, sehingga pencatatan laporan keuangan tersebut tidak ada suatu laporan persediaan barang.

3. Laporan Keuangan Untuk Perusahaan Dagang

Seperti yang Anda ketahui jika perusahaan dagang akan membutuhkan pendapatan dari keuntungan ataupun profit dari produk yang mereka jual. Contoh yaitu produk belum jadi atau disebut bahan baku, produk setengah jadi atau disebut bahan makanan, terakhir hasil proses produk jadi.

Pada perusahaan industri perdagangan, sistem penjualannya akan diberlakukan secara sederhana yaitu dengan cara pedagang tersebut menjual kembali produk yang dibeli kepada konsumen. Setelah itu pedagang akan sedikit menaikkan harga barangnya dari harga yang dijual.

Akan tetapi dapat berbeda ketika pada perusahaan industri manufaktur, jika manufaktur barang yang akan dijual secara bersamaan dan serentak akan tetapi suatu produk yang dijual bisa lebih bervariasi dan bermacam-macam.

Produk manufaktur dapat juga berupa barang jadi ataupun bahan mentah yang harus dilakukan proses pengolahan atau bahan mentah yang sudah diolah tetapi masih mentah. Pada dasarnya, laporan keuangan perusahaan dagang yang sering digunakan terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

1. Laporan laba rugi

2. Laporan neraca

3. Laporan arus kas atau Cashflow

4. Laporan perubahan modal

5. Laporan hutang

6. Laporan persediaan barang

Tujuan Laporan Keuangan Manufaktur

Berikut ini mengapa perlu membuat laporan keuangan perusahaan manufaktur yaitu terdapat 2 tujuan laporan keuangan perusahaan manufaktur adalah yang pertama tujuan umum dan kedua tujuan kualitatif dibawah ini penjelasan lebih lengkapnya sebagai berikut :

Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur Tujuan Umum

1. Menghasilkan suatu informasi laporan keuangan yang bisa dipercaya karena secara real dan faktual.

2. Dapat mengasilkan suatu informasi untuk membantu dan memudahkan para pemakai laporan keuangan, sehingga para pemakai bisa memperkirakan keunggulan perusahaan yang dapat menghasilkan suatu keuntungan.

3. Dapat menunjukkan suatu informasi lainnya pada laporan keuangan, misalnya keuntungan perusahaan ketika ada kegiatan aktivitas penanaman modal atau saham dan pembelanjaan atau biaya perusahaan.

Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur Tujuan Kualitatif

1. Laporan keuangan yang lalu akan berguna dimasa depan dan dapat dimengerti

2. Sudah diteliti maupun dicek yang sesuai dengan faktual dan netral, laporan yang diberikan juga sudah tepat waktu.

3. Memiliki laporan keuangan dimasa lalu sebagai data perbandingan secara lengkap.

Dalam pembuatan laporan keuangan perusahaan manufaktur ini yang perlu Anda perhatikan ialah catatan pada semua laporan seperti yang dijelaskan di atas. Agar tak ada kesalahan dalam pembukuan.

Fungsi Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur

Bagian pada fungsi penting laporan keuangan perusahaan manufaktur juga perlu Anda pahami sebagai pebisnis dan pekerja yang sangat membutuhkan laporan keuangan termasuk laporan keuangan manufaktur. Berikut dibawah ini akan dijelaskan yang perlu Anda pahami yaitu :

1. Sebagai Panduan Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur

Dengan biaya manufaktur yang dikeluarkan, pada laporan keuangan juga akan merangkum pendapatan yang didapatkan. Perusahaan dapat mencari cara agar pendapatan yang didapatkan pada tahun berikutnya lebih baik, namun cara tersebut juga dapat perusahaan ketahui bagaimana relasi pendapatan dengan biaya, walaupun hanya bisa dibandingkan dengan pendapatan tahun ini.

Perusahaan harus dapat mengganti biaya-biaya mana saja yang mungkin dapat dikurangi sehingga hasil margin yang di dapat akan lebih besar, yaitu dengan cara perusahaan menerima informasi jenis biaya yang diperlukan.

2. Mengukur Kekuatan Nilai Saham Perusahaan

Pada bagian pihak manajemen laporan keuangan juga berfungsi sebagai kekuatan perusahaan dalam menjualkan sahamnya. Sehingga ketika perusahaan beralih menjadi perusahaan publik, maka perusahaan akan aktif menjual sebagian dari perusahaannya kepada masyarakat publik dalam bentuk saham.

3. Sebagai Informasi Perbandingan

Pendapatan perusahaan yang dihasilkan menjadi suatu kesimpulan apakah ada peningkatan mapun penurunan, bahkan hasil marginnya adalah suatu kesimpulan apakah lebih besar atau lebih kecil.

Laporan keuangan dibuat supaya pemilik perusahaan dan bagian karyawan penting lainnya dapat menggunakan laporan sebagai data perbandingan sehingga dapat diketahui sejauh mana performa perusahaan dalam produksinya. Pendapatan yang didapat apakah ada peningkatan atau penurunan, serta marginnya apakah lebih besar atau lebih kecil.

Selain itu perusahaan juga dapat menentukan strategi jangka panjang dan pendek. Serta menentukan prioritas, agar keuntungan yang didapatkan meningkat. Apakah mereka perlu meningkatkan biaya riset ataukah membeli teknologi baru agar biaya produksi dan penggunaan material menjadi lebih rendah.

4. Mengkontrol Kesehatan Keuangan Perusahaan

Kesehatan keuangan bagi sebuah perusahaan merupakan sangat penting karena dapat meningkatkan nama baik perusahaan dan memajukan suatu perusahaan supaya lebih baik lagi. Namun, pada perusahaan yang memiliki keuangan yang sehat juga tidak hanya berfokus dalam membiayai pengeluaran operasional saja.

Laporan keuangan juga dapat berfungsi mengetahui seberapa jauh kesehatan keuangan perusahaan. Sehingga, untuk memiliki keuangan yang sehat dapat melancarkan kegiatan perusahaan dan memudahkan perusahaan mendapatkan sebuah dana pinjaman dan memiliki gambaran yang bagus terutama untuk perusahaan publik dan masyarakat.

Baca Juga : 3 Contoh Standar Audit Laporan Keuangan dan Penjelasannya

custom-form-newsletter


Contoh Dan Jenis Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur

Umumnya, laporan keuangan perusahaan manufaktur terbagi menjadi beberapa contoh yaitu laporan harga pokok produksi, laporan laba rugi, neraca, dan laporan perubahan modal. Berikut ini akan dijabarkan mengenai jenis laporan keuangan beserta contoh pada perusahaan manufaktur :

A. Laporan Harga Pokok Produksi

Laporan harga pokok produksi sangat perlu dibuat dalam melihat jumlah nilai persediaan yang dipakai untuk proses produksi, jumlah nilai biaya untuk proses produksi, serta nilai biaya overhead perusahaan yang dikeluarkan selama masa produksi.

Aktivitas Kegiatan yang diutamakan perusahaan manufaktur adalah produksi, sehingga adanya biaya produski yang muncul akan diketahui menjadi harga pokok produksi.

Dengan adanya nilai dan biaya tersebut, maka akan terlihat berapa harga pokok produksi pada barang jadi yang telah dibuat yang nantinya akan berpengaruh terhadap nilai jual dari barang produksi tersebut. Kumpulan macam-macam biaya tersebut terdiri dari:

• Biaya bahan baku atau BBB

yaitu harga perolehan atau disebut harga pokok dari suatu bahan yang terdapat pada barang jadi. Namun, pada bahan baku merupakan bagian dari barang jadi yang dapat diketahui setiap rincian bahannya. Bahan baku pada sebuah pabrik, bisa juga berupa barang jadi dari pabrik lain.

• Biaya tenaga kerja langsung atau BTKL

Sebelum membahas apa yang dimaksud biaya tenaga kerja langsug, ada baiknya Anda memahami terlebih dahulu apa itu tenaga kerja langsung. Tenaga kerja langsung adalah tenaga kerja yang memiliki hubungan serta kinerja langsung dengan proses pengelolahan barang.

Baik pengelolaan bahan dengan menggunakan kemapuan fisik maupun dengan menggunakan bantuan mesin. Dari gambaran di atas maka bisa ditarik sebuah kesimpulan bahawa biaya tenaga kerja langsung adalah semua jenis kontraprestasi yang diberikan kpeada tenaga kerja langsung.

• Biaya overhead pabrik atau BOP

Yang dimaksud dengan biaya overhead pabrik adalah seluruh biaya yang timbul saat proses  pengolahan, yang tidak dapat digolongkan dalam biaya bahan baku atau biaya tenaga kerja langsung.

Setidaknya terdapat 3 jenis biaya yang termasuk kedalam biaya overhead. Ketiga jenis biaya tersebut adalah sebagai berikut:

1. Biaya bahan penolong merupakan jenis biaya yang sangat kecil kuantitasnya yang dipergunakan untuk proses pengolahan, dan tidak bisa ditelusuri keberadaannya pada barang jadi.

2. Biaya kerja tidak langsung, seperti contohnya upah pengawas, mekanik, mandor, dan bagian reparasi.

3. Biaya penyusutan gedung pabrik, seperti misalnya penyusutan mesin.

B. Laporan Laba Rugi Perusahaan Manufaktur

Pada informasi dari laporan laba rugi yang terdapat diperusahaan manufaktur memiliki gambaran kurang lebih sama dengan perusahan lainnya, seperti contohnya memiliki nilai pendapatan maupun beban yang akan menunjukkan selisihnya dengan hasil nilai laba atau rugi dari perusahaan tersebut dalam satu periode.

Sehingga, didalam laporan ini memiliki empat komponen dasar yang harus diperhatikan. Komponen tersebut merupakan bagian penting dalam melakukan pencatatan pada laporan laba rugi perusahaan yaitu :

• Pendapatan (Revenues)

Yaitu merupakan suatu pendapatan perusahaan dari hasil penjualan produk yang dibuat. Pendapatan tidak dapat dikatakan keuntungan murni hal ini karena dalam mencari keungtungan masih harus di hitung dengan biaya yang diperlukan sehingga menghasilkan barang ataupun jasa dari perusahaan tersebut.

• Beban/Biaya (Expense)

Yaitu merupakan beban yang memiliki semua perhitungan biaya yang diperoleh perusahaan dalam mendapatkan keuntungan.

• Keuntungan (Profit)

Yaitu merupakan hasil selisih antara pendapatan dengan beban. Namun, keuntungan harus didapatkan ketika sebuah pendapatan dari hasil penjualan harus melebihi dari biaya yang dikeluarkan.

Kerugian (Loss)

Pada tahap akhir komponen laba rugi yaitu kerugian merupakan kebalikan dari keuntungan. Sehingga, dapat dikatakan hasil pendapatan lebih kecil dari biaya.

C. Laporan Neraca Perusahaan Manufaktur

Pada dasarnya laporan neraca dapat dikatakan berbeda dengan neraca saldo. Pada laporan neraca dari perusahaan manufaktur terbagi menjadi 2 komponen kolom aktiva dan pasiva.

Sehingga pada kolom aktiva merupakan sumber keuangan utama dari perusahaan dimana semua aset perusahaan terdapat pada aktiva ini, seperti kas, persediaan, piutang, dan lain sebagainya.

Namun pada posisi pasiva yaitu hutang bahkan modal yang dimiliki oleh perusahaan. Laporan neraca pada perusahaan manufaktur kurang lebih juga sama dengan perusahaan lainnya seperti contoh laporan neraca dibawah ini:

D. Laporan Perubahan Modal

Pada pencatatan laporan perubahan modal adalah suatu laporan yang memiliki nilai dari modal awal, adanya perubahan modal, deviden yang dibagikan pada pemegang saham, serta hal lain yang tidak berhubungan dengan aktivitas atau kegiatan perusahaan. Untuk laporan perubahan modal pada perusahaan manufaktur juga isinya sama dengan perusahaan lainnya seperti contoh laporan perubahan modal dibawah ini.


Sesudah Anda mengetahui bagaimana laporan keuangan perusahaan manufaktur dan manfaatnya bagi perusahaan, dalam memudahkan Anda untuk mengelola dan mengembangkan bisnis, Anda juga dapat menggunakan software yang terintegrasi seperti sistem harmony.

Harmony dapat membantu Anda dalam mencatat, menganalisa dan mengatur keuangan dan akuntansi bisnis anda dengan berbagai fitur dan layanan yang ditawarkan. Tidak hanya itu, Harmony Accounting Software juga dapat membuat dan menampilkan laporan keuangan yang dibutuhkan secara lengkap, terperinci dan terintegrasi dengan bagian akuntansi walaupun Anda tidak memiliki background akuntansi sekalipun, konsultasikan dengan kami di live chat Harmony dan pakai fitur-fitur menarik lainnya yang bisa Anda gunakan. Segera daftarkan akun Anda dan DapatkanSoftware Harmony GRATIS 30 Haridisini.

Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Subscribe Harmony Blog
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan nama.
Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Apa tanggapan Anda mengenai artikel ini?
Email Anda tidak akan terpublikasikan
Terima kasih telah berlangganan.
Anda akan menerima informasi terbaru dan artikel menarik di email Anda.
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-up.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-down.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/main-features/