Cash Flow: Kenali Metode Yang Digunakan & Cara Praktis Membuatnya
Harmony Blog
Accounting
Cash Flow: Kenali Metode Yang Digunakan & Cara Praktis Membuatnya
January 15, 2020
Berlangganan newsletter kami
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan alamat email Anda. Kami akan mengirimkannya langsung ke email Anda

Cash flow atau disebut laporan arus kas merupakan laporan keuangan yang berisi mengenai penerimaan dan pengeluaran kas dalam sebuah perusahaan pada periode tertentu. Sebagai pebisnis penting bagi Anda untuk mengelola cash flow dengan benar, karena sangat berguna untuk mengetahui detail tentang aktifitas keuangan dari perusahaan Anda.

Seringkali pebisnis masih mencoba untuk membuat pembukuan sederhana untuk bisnisnya. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mengetahui seberapa besar bisnis ini bergerak dan bagaimana kesehatan keuangan di dalamnya. Dalam membuat laporan cash flow dibutuhkan semua aktifitas kas dalam periode tertentu seperti aktifitas uang masuk, darimana sumber pendanaan sampai dengan semua beban yang harus dibayarkan oleh perusahaan.

Penting! Kelola cash flow Anda dengan benar, agar Anda mengetahui apakah perusahaan Anda sedang untung atau rugi ?

Metode Cash Flow

Cash Flow dapat disusun dengan menggunakan dua metode, yaitu metode langsung (Direct Cash Flow) dan metode tidak langsung (Indirect Cash Flow). Metode langsung merupakan metode yang paling banyak digunakan. Pada artikel ini akan membahas cara membuat Cash Flow dengan metode tidak langsung (Indirect Cash Flow).

Dalam membuat laporan arus kas dengan metode tidak langsung, setidaknya diperlukan dua data, yaitu laporan laba rugi periode berjalan dan neraca periode yang sedang berjalan dengan neraca periode tahun sebelumnya.

Baca juga artikel ini: Mengelola Cash Flow Harus Dilakukan Dengan Benar, Berikut Tipsnya!

Elemen Penting Dalam Cash Flow

Sebelum membuat laporan cash flow, ada 3 elemen penting yang harus diketahui. Ketiga elemen tersebut antara lain:

1. Operating Activities, yaitu arus kas yang berasal dari kegiatan bisnis pemasukan atau pengeluaran seperti penerima dari konsumen, membayar gaji karyawan, tagihan listrik, dan lain sebagainya.

2. Investing Activities, yaitu pemasukan atau pengeluaran yang diperoleh dari kegiatan penjualan atau pembelian dari aktiva perusahaan seperti pembelian kendaraan baru atau sewa peralatan.

3. Financing Activities, yaitu arus kas yang asalnya dari pendanaan yang didapatkan oleh sebuah perusahaan seperti saham, penjualan obligasi, dan lain sebagainya.

Tahapan Dalam Membuat Laporan Cash Flow

Seringkali Anda merasa kesulitan untuk membuat laporan arus kas (cash flow). Namun, saat ini Anda akan diberikan tips praktis untuk membuatnya. Dalam membuat laporan kas flow, terdapat 4 tahap yang sederhana yaitu sebagai berikut:

Tahap 1 : Kumpulkan Data Laba Rugi Periode Berjalan

Data laba rugi periode berjalan dapat diperoleh dengan menjumlahkan laba/rugi kotor dengan jumlah beban usaha. Sedangkan untuk memperoleh laba/rugi kotor diperoleh dengan menghitung selisih Penjualan dengan harga pokok penjualan (HPP). 

Laba Kotor = Penjualan – Harga Pokok Penjualan (HPP)

Rugi Kotor = Harga Pokok Penjualan (HPP) – Penjualan

Beban usaha adalah total biaya yang diperoleh dari Beban Pemasaran, Beban Administrasi dan Umum, Beban Listrik Air telepon, Beban Penyusutan Kendaraan, dan Beban Penyusutan gedung. 

Tahap 2 : Kumpulkan Data Neraca Tahun Berjalan dan Tahun Sebelumnya

Pembuatan neraca bukanlah hal yang sulit, jika pebisnis sudah paham betul segala komponen yang ada di neraca. Dalam tahap kedua ini data neraca tahun berjalan dan tahun sebelumnya diperlukan untuk mengetahui aktiva, ekuitas, dan kewajiban. 

Aktiva terdiri dari dua jenis, yaitu aktiva lancar dan aktiva tetap. Aktiva lancar dapat diketahui dengan menjumlahkan kas, piutang dagang, cadangan kerugian piutang, perlengkapan persediaan barang.

Adapun aktiva tetap diperoleh dengan menjumlahkan biaya kendaraan, penyusutan kendaraan, gedung, penyusutan gedung, dan tanah. Kewajiban merupakan serangkaian biaya yang dikeluarkan untuk utang dagang, utang bank, dan utang sewa. Sedangkan ekuitas merupakan total dari modal, prive, dan laba/rugi periode berjalan.

Tahap 3 : Bandingkan Kedua Neraca

Pada tahap ini dilakukan perhitungan selisih antara neraca tahun berjalan dengan neraca periode tahun sebelumnya. Selisih yang dihitung mencakup aktiva, kewajiban, dan ekuitas.

Tahap 4 : Lakukan Penyusunan Laporan Cash Flow

Pada tahap ini, memungkinkan penyusunan laporan cash flow dengan data-data yang diperoleh dari laporan laba rugi tahun berjalan, data neraca tahun berjalan, dan data neraca tahun sebelumnya. Dari data tersebut dapat disajikan hal-hal berikut ini:

a. Operating activities yang diperoleh dari menghitung Laba rugi tahun berjalan dikurangi dengan selisih aktiva dua periode, dikurangi selisih kewajiban dua periode, dan dikurangi kembali dengan selisih ekuitas dua periode.

b. Investing Activities diperoleh dari selisih operating activities dengan penurunan perlengkapan.

c. Financing Activities dapat dihitung dengan kenaikan modal dikurang dengan penambahan prive dan penurunan utang bank.

d. Total Kegiatan Kas (Total Cash Activities) dapat diperoleh dengan cara (Operating Activities + Investing Activities – Financing Activities)

e. Saldo Awal Kas (Cash Beginning Balance) yang diambil dari neraca pada tahun sebelumnya.

f. Saldo Kas Seharusnya (Expected Cash Ending Balance), bisa diperoleh dengan penjumlahan total aktivitas kas dengan saldo awal kas pada Neraca Tahun sebelumnya.

g. Saldo Akhir Kenyataan (Actual Cash Ending Balance), bisa didapatkan dari Neraca yang sedang berjalan

h. Selisih (Variance), adalah alat uji untuk perhitungan antara saldo kas seharusnya dengan saldo kenyataan. Jika hasilnya adalah 0 (nol), maka laporan cash flow dianggap selesai.


Demikianlah pembahasan mengenai cara membuat laporan arus kas dengan metode tidak langsung (indirect cash flow). Untuk membantu dalam pembuatan laporan arus kas, sebaiknya menggunakan software akuntansi. Harmony adalah software akuntansi berbasis online yang dapat membantu Anda dalam pembuatan laporan arus kas secara otomatis dan real time.

Anda bisa menganalisa keuangan bisnis Anda dengan lebih cepat, kapanpun dan dimanapun. Tidak perlu khawatir, software ini dapat digunakan dengan mudah walaupun Anda tidak memiliki background akuntansi sekalipun. Dapatkan pelatihan video tutorial secara online, lifetime customer support dan Gratis 30 Hari Harmony Accounting Software dengan mendaftar disini.

Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Subscribe Harmony Blog
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan nama.
Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Apa tanggapan Anda mengenai artikel ini?
Email Anda tidak akan terpublikasikan
Terima kasih telah berlangganan.
Anda akan menerima informasi terbaru dan artikel menarik di email Anda.
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-up.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-down.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/main-features/