Cara Mudah Memahami Rasio Rentabilitas dan Menghitungnya
Harmony Blog
Accounting
Cara Mudah Memahami Rasio Rentabilitas dan Menghitungnya
April 6, 2020
Berlangganan newsletter kami
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan alamat email Anda. Kami akan mengirimkannya langsung ke email Anda

Setiap pebisnis tentu menginginkan laba besar sehingga bisa meningkatkan target keuntungan setiap tahunnya. Tapi, laba yang besar belum tentu bisa menjadi alat ukur yang efisiensi untuk target perusahaan. Untuk dapat mengetahui efisiensi suatu perusahaan, bisa dilakukan dengan berbagai rasio keuangan seperti rasio solvabilitas, rasio likuiditas, dan rasio profitabilitas juga terkait dengan mengukur laba perusahaan. Kali ini Anda dapat mengetahui dengan membandingkan antara laba yang didapatkan dengan modal yang telah dikeluarkan atau dengan cara menghitung rasio rentabilitas perusahaan. Untuk mengetahui perbandingan laba rugi dengan target perusahaan, berikut ini akan dijelaskan mengenai rasio rentabilitas dan cara menghitungnya.

Jika nilai rasio rentabilitas perusahaan cukup tinggi, maka keuangan perusahaan dalam keadaan sehat.

Pengertian Rasio Rentabilitas

Rasio rentabilitas sangat krusial untuk suatu perusahaan karena rasio berkaitan erat dengan kelangsungan hidup suatu perusahaan. Rasio rentabilitas ini merupakan rasio yang sering digunakan untuk mengukur kemampuan dari suatu perusahaan dalam menghasilkan laba dalam periode tertentu.

Secara umum, rasio rentabilitas dapat dihitung dengan membandingkan laba yang dihasilkan dengan modal usaha yang dikeluarkan. Rasio rentabilitas bisa digunakan untuk mengukur pada saat pengambilan suatu keputusan tentang masalah pemenuhan kebutuhan keuangan perusahaan. Perusahaan bisa memutuskan untuk menggunakan bantuan modal asing  secara kredit atau dengan menggunakan modal sendiri. Dimana jika perusahaan memiliki perubahan modal maka pastinya akan tertera juga dalam laporan perubahan modal.

Untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba, ada dua jenis rasio rentabilitas yang harus dipahami, yaitu rentabilitas ekonomi dan rentabilitas modal. Rentabilitas ekonomi merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk bisa menghasilkan laba yang berasal dari modal asing maupun modal pribadi. Sedangkan rentabilitas modal sendiri digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk bisa menghasilkan laba yang berasal dari modal keuangan milik pribadi.

Cara Menghitung Rasio Rentabilitas

Untuk memahami rasio rentabilitas perusahaan, setidaknya ada 5 cara yang bisa dilakukan. Berikut ini cara menghitung rasio rentabilitas lengkap dengan rumus untuk menghitungnya.

1. Profit Margin Rasio Rentabilitas

Profit margin merupakan cara menghitung seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan pada tingkat penjualan. Profit margin dihitung dengan membagikan laba bersih dengan penjualan kemudian dikalikan 100%. Rumus perhitungan profit margin yaitu:



2. Return on Investment (ROI)

Return on investment (ROI) merupakan kemampuan suatu perusahaan dalam menghasilkan keuntungan yang sebesar-besarnya untuk menutup biaya yang dikeluarkan ketika masa investasi atau modal bisnis. Laba yang biasanya digunakan untuk menutup biaya investasi tersebut yaitu laba bersih setelah dikenakan pajak atau (EAT). 

Jadi, untuk mendapatkankan nilai ROI dapat dilakukan dengan membagikan EAT dengan nilai investasi dan dikalikan 100%. Untuk rumus cara perhitungan ROI sebagai berikut ini:



3. Net Profit Margin

Net profit margin (laba bersih) merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur besaran laba bersih yang diperoleh perusahaan setelah dikurangi berbagai macam hal. Dalam rasio ini bisa diketahui jika semakin tinggi rasio net profit marginnya, maka akan semakin besar pula laba bersih yang dihasilkan.

Untuk mendapatkan nilai net profit margin yang tinggi, maka dari segi penjualan perusahaan juga harus ditingkatkan. Net profit margin dapat dihitung dengan membagi laba bersih setelah pajak dengan penjualan bersih kemudian dikalikan 100%. Rumus untuk menghitung net profit margin, yaitu:



4. Gross Profit Margin

Gross profit margin (margin laba kotor) merupakan perbandingan pendapatan laba kotor yang diperoleh perusahaan dalam periode tertentu dibandingkan dengan besarnya tingkat penjualan pada satu periode yang sama. Rasio ini bisa digunakan untuk mengetahui seberapa besar laba kotor yang diperoleh suatu perusahaan sebelum dikurangi beberapa biaya operasional dan produksi. Maka dari itu, semakin besar suatu perusahaan bisa mengontrol rasionya, maka akan semakin besar pula laba yang akan didapatkan oleh perusahaan tersebut. 

Gross profit margin dapat dihitung dengan membagi laba kotor dengan penjualan bersih kemudian dikalikan 100%. Untuk rumus perhitungannya yaitu:



5. Return on Assets

Return on assets merupakan kemampuan suatu perusahaan dalam menghasilkan laba dengan mengandalkan semua aktiva yang dimiliki oleh perusahaan. Laba yang digunakan untuk menutup aset tersebut adalah laba sebelum terkena bunga bank dan pajak atau disebut (EBIT). 

Dengan demikian, untuk menghitung return on assets dapat dilakukan dengan membagikan EBIT dengan total aktiva dan dikalikan 100%. Adapun rumus perhitungan return on assets yaitu :



Semakin besar rasio rentabilitas yang didapatkan perusahaan, maka perusahaan dapat memahami keadaan untuk periode bisnis selanjutnya, yaitu untuk menggunakan modal pinjaman atau modal perusahaan sendiri. Dalam menghitung rasio rentabilitas, pastikan Anda menghitung dengan benar dan tepat. Agar mendapatkan hasil yang maksimal guna mengetahui efektifitas keuangan perusahaan, sudah saatnya Anda menggunakan teknologi seperti Harmony Accounting Software.

Dengan adanya Harmony, Anda tidak perlu repot mengetahui hasil rasio dikarenakan semua sudah tersajikan secara realtime dan otomatis. Harmony adalah software accounting berbasis cloud yang dapat membantu Anda untuk memiliki pembukuan yang rapih dan teratur setiap bulannya. Tunggu apalagi? Pakai Harmony sekarang juga dan dapatkan Gratis 30 Hari dengan mendaftarkan diri Anda disini. Cepat, praktis, dan akurat untuk mendukung akuntansi bisnis yang optimal.

Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Subscribe Harmony Blog
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan nama.
Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Apa tanggapan Anda mengenai artikel ini?
Email Anda tidak akan terpublikasikan
Terima kasih telah berlangganan.
Anda akan menerima informasi terbaru dan artikel menarik di email Anda.
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-up.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-down.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/main-features/