Harmony Blog

Bagaimana Cara Membuat Jurnal Khusus Perusahaan Dagang?

Diupdate Feb 24th, 2021
6

SHARES

PEMBACA

jurnal khusus perusahaan dagangPin

Pada pelajaran akuntansi sudah pasti akan mempelajari pembukuan seperti jurnal atau yang diklasifikasi lagi menjadi jurnal khusus perusahaan dagang dan pastinya jurnal khusus perusahaan dagang akan diterapkan kepada kehidupan bisnis Anda sehari-hari.

Jurnal khusus perusahaan dagang berfungsi sebagai pencatatan jurnal perusahaan dagang yang dibuat secara khusus dalam menyusun dan mencatat berbagai jenis transaksi.

Jurnal terbagi menjadi beberapa jenis yaitu jurnal umum, jurnal penutup dan jurnal khusus perusahaan dagang. Pada jurnal khusus perusahaan dagang bagi pebisnis akan sangat membutuhkan ketika transaksi sudah berjalan dan digunakan oleh perusahaan ketika Anda sudah menjual produk tersebut yang menjadi suatu hasil pencatatan keuangan sehingga pembukuan tersebut lebih rapi dan terstruktur.

Dalam membantu Anda untuk memahami jurnal khusus perusahaan dagan, pada artikel ini akan dijelaskan lebih rinci dan detail yang akan dibahas  sehingga akan membuat Anda mudah memahami dan mengerti bagaimana cara membuat jurnal khusus perusahaan dagang dan penjelasannya yaitu berikut ini.

Pengertian Jurnal Khusus Perusahaan Dagang

Jurnal khusus perusahaan dagang merupakan suatu catatan pembukuan jurnal yang dibuat secara khusus bagi pebisnis yang memiliki perusahaan dagang yang sudah memiliki banyak transaksi.

Kegunaan pada jurnal umum bagi pebisnis juga sangat dirasakan dan tidak dapat memenuhi klasifikasi pencatatan jenis transaksi keluar dan masuk yang banyak atau sering berulang kali dalam setiap waktu maka dari itu jurnal umum sangat tidak dianjurkan hanya menggunakan jurnal umum saja yang harus dilakukan kepada perusahaan dagang.

Jika Anda memiliki perusahaan dagang akan sangat disarankan untuk menggunakan pencatatan jurnal khusus perusahaan dagang dimana setiap karyawan dapat dibagi dalam hal mengerjakan jurnal khusus yang sesuai dengan jenis jurnal khusus perusahaan dagang. 

Umumnya pada perusahaan dagang sebagai pemilik bisnis akan sangat memerlukan dari beberapa jenis transaksi yang cukup rumit dan kompleks sehingga pemilik binis perlu memiliki pencatatan yang mendetail bahkan klasifikasi jurnalnya dapat mudah dipahami dan pencatatan yang rapi.

Sama dengan halnya pencatatan jurnal penyesuaian yang memiliki sistem pencatatan dan pembukuan. misalnya adalah pembelian penerimaan kas, barang dagang, penjualan barang dagang, pengeluaran kas, maupun transaksi lainnya yang dapat digolongkan sebagai jenis transaksi yang disebutkan diatas.

Dalam hal berbinis suatu jenis transaksi pasti akan terjadi secara berkala selama satu periode dan satu waktu didalam pencatatan dan pelaporan akuntansi diperusahaan.

Oleh sebab itu, dalam menggunakan jurnal khusus perusahaan dagang bagi seorang akuntan akan merasa sangat perlu menerapkan ke dalam perusahaan supaya pencatatan tersebut dapat dengan mudah untuk melaporkan suatu kondisi keuangan perusahaan dari setiap jenis transaksi yang diperoleh perusahaan selama periode tersebut.  

Dari penjelasan diatas,  akan sangat mudah disimpulkan ketika Anda sebagai pemilik bisnis akan menggunakan jurnal khusus perusahaan dagang yang berfungsi sebagai pencatatan yang mudah dilakukan dalam akuntansi  sehingga perusahaan juga dapat mengurangi biaya yang tidak perlu dilakukan pada laporan yang memiliki jenis transaksi yang bermacam dan banyak.

Berikut ini merupakan pendapat wikipedia mengenai pengertian jurnal khusus yaitu :

Menurut Wikipedia Jurnal Khusus

Jurnal khusus pada akuntansi adalah daftar khusus catatan transaksi keuangan yang oleh akuntan disebut entri jurnal . Berbeda dengan jurnal umum , setiap jurnal khusus mencatat transaksi dari jenis tertentu, seperti penjualan atau pembelian . 

Misalnya, ketika sebuah perusahaan membeli barang dagangan dari vendor, dan kemudian menjual barang dagangan kepada pelanggan, pembelian dicatat dalam satu jurnal dan penjualan dicatat di jurnal lain.

Dalam menentukan setiap jenis transaksi, pada dasarnya jurnal khusus dapat dibedakan menjadi empat jenis yaitu Jurnal Pembelian, Jurnal Penjualan, Jurnal Penerimaan Kas, dan Jurnal Pengeluaran Kas.

Untuk semua transaksi yang tidak bisa digolongkan ke dalam jurnal tersebut, akan dicatat di Jurnal Umum perusahaan. Supaya memudahkan Anda untuk lebih jelas, pahami penjelasannya pada artikel berikut ini.

Tujuan Dalam Menggunakan Jurnal Khusus Perusahaan Dagang

Dengan menggunakan jurnal khusus perusahaan dagang pada suatu bisnis dalam bertransaksi ataupun kegiatan tersebut dapat secara berulang, jurnal khusus juga memiliki kesamaan pada jurnal penyesuaian dalam memposting kembali pemindahan pencatatan ke buku besar.

Sehingga memiliki tujuan untuk memperoleh banyak keuntungan bagi suatu pemilik bisnis. Diantaranya ada beberapa tujuan pemilik bisnis dapat memperoleh manfaatnya yaitu berikut dibawah ini:

1. Memberikan Kemajuan Efesiensi Perusahaan

Sebagai pemilik bisnis adanya penggunaan jurnal khusus, kegiatan ini sebagai pekerjaan untuk para karyawan finance maupun yang berkaitan dengan hal ini,  oleh sebab itu pencatatan suatu transaksi bisnis harus dikerjakan bagi beberapa karyawan yang sudah ahli pada bidang ini. Dalam pencatatan suatu transaksi di jurnal khusus dalam melaporkan pencatatan suatu transaksi tersebut juga tidak hanya dikerjakan pada satu orang akuntan, karena beberapa akuntan lainnya akan terfokus pada bagian lainnya hal ini akan menjadi efisiensi waktu dan manajemen biaya pada bagian akuntan.

2. Mengurangi Kesalahan Pada Pencatatan

Dalam melakukan pencatatan jurnal khusus sudah pasti yang menangani adalah yang sudah ahli pada pelaporan jurnal khusus perusahaan dagang, maka dari itu pencatatan dalam jurnal khusus akan diberikan kepada pihak yang terbiasa menangani jurnal khusus. Oleh sebab itu, dalam berbagai pemeriksaan dari banyak pihak akan mngurangi kesalahan pencatatan pada jurnal khusus.

3. Memberikan Kemudahan Pada Pencatatan

Untuk memudahkan pencatatan jurnal khusus, pada bagian satu baris akan difungsikan sebagai informasi yang diperlukan bagi pemilik bisnis. Contohnya, pemasok dan nama pemasok, pembelian barang dagangan harus dicatat pada satu kolom dan satu baris, pencatatan sesuai dengan pertanggal dan jumlah informasi yang ada, dan nominal didalam kredit ke akun.

4. Mengurangi Selisih dan Penipuan Jumlah Transaksi

Dalam perubahan laporan maupun nominal pada pencatatan maupun dengan transaksi, bisa saja ada pelaporan yang dipalsukan pada pencatatan jurnal khusus. Nominal dan akun akan mengalami selisih karena transaksi jurnal khusus dicatat secara kronologis sehingga jika pihak tertentu memalsukkan pasti penyebabnya pencatatan tersebut harus bertanggung jawab sesuai dengan adanya suatu transaksi tanpa dibuat-buat.

5. Mengawasi Suatu Tim Agar Lebih Baik

Adanya mengawasi suatu tim internal adalah cara perusahaan menciptakan suatu tim yang lebih baik supaya dapat suatu tim yang dapat melakukan pencatatan jurnal khusus. Oleh sebabnya, diciptakan suatu tim untuk mengontrol jika beberapa karyawan akan membagi pekerjaannya.

6. Cara Menghemat Waktu

Pada pencatatan jurnal khusus, penjurnalan ini akan lebih efesien waktu jika dilakukan secara bersamaan oleh beberapa karyawan, maka dari itu pada suatu  transaksi bisnis dapat dicatat jauh lebih cepat dan efisien dari pada dikerjakan oleh satu karyawan saja.

7. Sebagai Data Sumber Informasi Mendatang

Pada transaksi yang sifatnya serupa dan pertanggal akan dicatat setiap periode bulanan maupun tahunan dan dicatat kedalam satu jurnal. Dengan hal ini berfungsi sebagai data sumber informasi yang akan datang dan bisa dijadikan suatu pencatatan transaksi jurnal khusus yang lebih mudah.

Perbedaan Jurnal Umum Dengan Jurnal Khusus

Untuk memudahkan Anda sebagai pemilik bisnis maupun sebagai akuntan, cara ini dapat memperjelas dalam mencatat dan memposting ke dalam jurnal sehingga dapat mengarahkan Anda untuk bisa membedakan apa itu jurnal umum maupun dengan jurnal khusus yaitu berikut perbandingannya dibawah ini :

Perbedaan jurnal umum dan jurnal khususPin

Contoh 4 Jenis Jurnal Khusus Perusahaan Dagang

Pada setiap perusahaan sudah memiliki dan menyediakan jurnal khususnya atau bahkan pada perusahaan besar tentu akan merancang dan membuat jurnal khusus sesuai dengan kebutuhan perusahaan, maka dari itu suatu jurnal khusus memiliki bentuk yang berbeda satu perusahaan dengan perusahaan lainnya, namun jika ditemukan berbagai transaksi dan perusahaan sejenis, mungkin bisa saja ada kemungkinan jurnal khusus dibentuk dengan pencatatan yang sama. Berikut ini ada 4 jenis jurnal khusus perusahaan dagang yang dipakai oleh perusahaan yaitu :

1. Jurnal Khusus Pembelian

Jurnal khusus perusahaan dagang pada pembelian bertujuan untuk mencatat beberapa transaksi pembelian barang dagangan ataupun pembelian barang lainnya yang dapat dilakukan secara kredit atau yang disebut utang dagang. Kegunaannya yaitu berfungsi dalam mencatat beberapa transaksi pembelian barang yang sudah masuk dan dapat dilakukan dengan pembayaran utang dagang ataupun kredit. Berikut ini sebagai contoh bentuk jurnal khusus perusahaan dagang pada pembelian :

Contoh jurnal khusus perusahaan dagang - jurnal khusus pembelianPin

2. Jurnal Khusus Penjualan

Jurnal khusus perusahaan dagang dengan melakukan pencatatan pada beberapa transaksi penjualan barang yang dilakukan secara kredit. Kegunaannya yaitu berfungsi sebagai pencatatan transaksi penjualan barang dagangan atau jasa yang dilakukan pemilik bisnis dengan konsumen dengan syarat pembayaran secara kredit atau berupa tagihan. Berikut ini suatu bentuk contoh dari suatu jurnal penjualan yaitu :

Contoh jurnal khusus perusahaan dagang - jurnal khusus penjualanPin

Contoh Jurnal Khusus Penjualan

Berikut ini contoh jurnal khusus penjualan yang dapat digunakan dalam mencatat penjualan barang dagang secara kredit dengan bentuk jurnal :

Contoh jurnal khusus perusahaan dagang - jurnal khusus penjualanPin

Informasi Tambahan :

1. Tanggal yaitu suatu tempat mencatat tanggal terjadinya transaksi secara aktual.

2. Nomor faktur yaitu suatu tempat pencatatan pada setiap nomor faktur terupdate.

3. Keterangan yaitu suatu tempat yang harus di isi dengan nama debitur maupun denga alamat lengkapnya.

4. Syarat pembayaran yaitu tempat pencatatan dalam perjanjian dengan konsumen sebagai syarat pembayaran, contohnya 2/10, n/30.

5. Referal yaitu sebagai pemberi tanda ceklis (v) ketika nominal tersebut sudah dapat dipindahkan kebuku besar pembantu piutang.

6. Jumlah yaitu sebagai pencatatan nominal yang sesuai transaksi penjual dengan konsumen yang terdapat pada faktur.

Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Berbagai Tips & Update Artikel Menarik Lainnya dari Harmony, langsung di email Anda!

3. Jurnal Khusus Penerimaan Kas

Pada jurnal khusus perusahaan dagang untuk penerimaan kas, yang berkaitan dalam pencatatan semua transaksi penerimaan tunai sesuai dengan uang tunai ataupun cek.

Jurnal khusus ini sering disebut sebagai jurnal kas masuk. Kegunaannya yaitu sebagai pencatatan semua transaksi pada penerimaan kas seperti penerimaan uang, penerimaan piutang dari penjualan tunai secara kas, dan sebagainya.

Berikut ini suatu bentuk contoh dari suatu jurnal penerimaan kas yaitu :

Image 35Pin

Contoh Jurnal Penerimaan Kas

Berikut ini contoh jurnal khusus penerimaan kas yang dapat digunakan pada beberapa transaksi penerimaan uang tunai. Dibawah ini sebagai contoh yang berfungsi pada jurnal penerimaan kas dan disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan yang ada yaitu sebagai bentuk berikut :

Image 36Pin

Informasi Tambahan :

1. Pada pencatatan suatu transaksi jika kolom rekeningnya sudah tersedia, maka akan dicatat sebagai tanggal kejadianya transaksi dikolom tanggal. Akan tetapi,  nama debitur maupun keterangan lainnya akan dicatat pada kolom keterangan. Namun pada bagian jumlah nominal akan dicatat pada sisi debit dikolom kas, sedangkan sisi kredit pada kolom piutang.

2. Pada pencatatan suatu transaksi jika kolom rekeningnya pada kolom rekeningnya yang tidak tersedia, maka akan dicatat pada nominal di kolom kas pada posisi debet. Namun, untuk bagian nama rekening dan nominal jumlahnya akan dicatat pada kolom serba-serbi seperti contoh table diatas.

3. Pada pencatatan suatu kolom kas berfungsi sebagai pencatatan uang yang sudah diterima, namun jika pada kolom potongan penjualan berfungsi dalam melakukan pencatatan jumlah potongan penjualan atau diskon yang diberikan kepada konsumen karena sudah melunasi piutang.

4. Pada pencatatan setiap transaksi untuk jurnal khusus penerimaan kas dicatat terdiri dari dua kolom adalah sebagai satu kali dicatata pada sisi debet dan satu lagi pencatatan dilakukan pada sisi kredit.

4. Jurnal Khusus Pengeluaran Kas

Pada jurnal khusus perusahaan dagang untuk pengeluaran kas dalam mencatat semua transaksi pengeluaran dengan pembayaran secara tunai, yaitu baik dengan uang kas ataupun cek. Biasanya jurnal ini sering dikatakan sebagai jurnal pengeluaran secara tunai atau kas. Kegunaanya dalam melakukan pencatatan semua transaksi yang berkaitan dengan pengeluaran kas, contohnya pembayaran biaya atau beban dan pembayaran hutang maupun sebagainya. Berikut ini suatu bentuk contoh dari suatu jurnal pengeluaran kas yaitu :

Image 37Pin

Contoh Jurnal Pengeluaran Kas

Berikut ini contoh jurnal khusus pengeluaran kas yang dapat digunakan pada beberapa transaksi pembayaran secara uang tunai. Dibawah ini sebagai contoh yang berfungsi pada jurnal pengeluaran kas dan disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan yang ada yaitu sebagai bentuk berikut :

Image 38Pin

Informasi Tambahan :

1. Dalam pencatatan tanggal, beserta nomor bukti akan ditempatkan pada kolom yang sudah disediakan.

2. Dalam pencatatan nama beserta alamat lengkap pihak debitur bahkan keterangan lainnya dengan pihak yang bersangkutan terkait bertransaksi secara langsung akan ditempatkan pada kolom keterangan.

3. Pada pencatatan nominal pada sisi debet dikolom rekening di isi sebagai utang ataupun sesuai dengan sisi kredit pada kolom kas.

4. Pada pencatatan transaksi yang kolomnya tidak tersedia, untuk pencatatannya akan dilakukan seperti contoh diatas, bahkan pada nama rekening ataupun nominalnya harus dicatat pada kolom serba-serbi.

5. Untuk kolom kas dalam mencatat nominal jumlah uang sesuai yang harus dibayarkan, namun pada kolom potongan pembelian dalam pencatatan nominal jumlah potongan sesuai dengan selisih pembayaran utang karna sudah melunasi pada masa periode waktu potongan.

Dengan suatu pilihan dalam menggunakan jurnal khusus sudah seharusnya akan memudahkan laporan keuangan pada bisnis Anda. Akan tetapi, seperti penjelasan yang sudah Anda baca diatas, pembuatan jurnal khusus perusahaan dagang memang terkadang akan membuat kesulitan dan efesiensi waktu tidak sesuai target.

Maka dari itu sangat mengkhawatirkan jika resiko kesalahan banyak ditemukan karena terjadi kesalahan penghitungan pada hasil laporan keuangan tersebut. Dengan cara praktis,mudah, cepat dan akurat. perusahaan jasa maupun perusahaan berdagang dapat menggunakan bantuan teknologi dalam proses penyusunannya yaitu dengan menggunakan software akuntansi harmony.

Harmony merupakan software akuntansi berbasis cloud yang dapat membantu Anda menghemat waktu, biaya tenaga kerja dan biaya lainnya yang terkait pembukuan.

Melalui teknologi ini, Anda secara otomatis mendapatkan segala jurnal yang dibutuhkan baik jurnal khusus atau umum dengan mudah dan cepat. Cukup fokus pada cara input transaksi setiap harinya, maka laporan keuangan dengan mudah Anda dapatkan secara realtime.

Tidak perlu ragu lagi, sudah saatnya Anda meninggalkan cara manual untuk pembukuan. Nikmati berbagai kemudahan Harmony yang juga telah dirasakan oleh ribuan pebisnis untuk memiliki laporan keuangan secara teratur menggunakan pembukuan berbasis teknologi. Mulailah gunakan Harmony dan dapatkan Coba Gratis 30 Hari dengan mendaftar disini.

Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
Anda juga mungkin suka:
Harmony
Harmony
Harmony menyajikan artikel seputar bisnis, keuangan, perpajakan dan finansial untuk membantu para pemilik usaha kecil. Dapatkan cara mudah membereskan keuangan usaha Anda menggunakan Harmony dan coba gratis 30 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Follow Social Media Kami
Dapatkan konten terbaru dari Harmony
Gratis Tips & Trik Terbaru Harmony di Email Anda.
No spam, hanya Info terbaik kami kirimkan dan Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja.
Artikel Popular Lainnya
Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
Daftar Isi
    Add a header to begin generating the table of contents
    Daftar Isi
      Add a header to begin generating the table of contents
      Daftar Isi
        Add a header to begin generating the table of contents
        Dapatkan Berbagai Tips & Update Artikel Menarik Lainnya dari Harmony, langsung di email Anda!

        Pembukuan Lebih Mudah

        Coba Gratis 30 Hari dan
        Rasakan Perbedaannya!

        Kontak Harmony