Apa Saja Termin Pembayaran dan Perbedaannya dengan Uang Muka?
Harmony Blog
Finance
Apa Saja Termin Pembayaran dan Perbedaannya dengan Uang Muka?
December 14, 2020
Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Tips Keuangan Dengan Berlangganan Newsletter Harmony, isi data berikut ini :

Pada dunia bisnis atas transaksi jual beli tentu akan menyediakan sistem bayar yang disebut sebagai termin pembayaran bukan? Biasanya termin pembayaran adalah sejumlah pembayaran yang harus ditagih kepada pembeli sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati.

Tentu termin pembayaran juga tetap berkaitan dengan down payment atau uang muka. Biasanya penerapan termin dengan uang muka memiliki kegunaan yang berbeda. Namun hal ini tergantung pada lokasi dan jenis kerja sama yang disepakati oleh kedua belah pihak.

Pentingnya termin pembayaran juga akan berpengaruh pada kinerja keuangan di dalam suatu bisnis, yang bertujuan supaya keuangan perusahaan tetap berjalan dan lancar.

Sistem termin pembayaran yang dilakukan perusahaan, berguna untuk memberikan syarat pembayaran secara bertahap kepada pembeli.

Pengertian Termin Pembayaran

Secara umum pengertian termin adalah suatu pembayaran yang telah dikerjakan sesuai kesepakatan pihak penjual dengan pihak pembeli. Maka dari itu termin dilakukan ketika barang atau jasa sudah diterima atau didapatkan, sehingga ketika pembayaran telah berjalan biasanya disebut dengan uang muka.

Dari segi sifatnya termin digunakan sebagai pembayaran yang secara bertahap. Sehingga hal ini akan timbul ketika perusahaan akan mengakui pembayaran selanjutnya, yang biasa disebut sebagai termin kedua, ketiga, hingga sampai batas waktu ketentuan tersebut.

Istilah dari termin adalah sebuah sistem pembayaran yang memiliki jangka waktu pelunasan berbeda-beda. Sehingga biasanya termin dibayar paling cepat 10 hari terhitung, dan waktu maksimalnya selama 30 hari setelah barang diterima. Hal ini dilakukan agar Anda dapat melakukan budget management perusahaan supaya bisa mencerminkan keuangan bisnis yang sehat.

Dalam menjalankan pembayaran, biasanya termin juga menggunakan kode seperti n/10 dengan memiliki fungsi sebagai cicilan ke berapa (n) yang telah diselesaikan sebanyak 10 kali. Namun ketika pembayaran dilakukan tepat waktu maka Anda akan mendapatkan potongan harga.

Apa Saja Fungsi Termin Pembayaran?

Penerapan sistem termin dijalankan ketika ada suatu transaksi produk serta jasa yang berfungsi untuk menguntungkan perusahaan, adapun beberapa fungsi seperti :

1. Sebagai Dokumen Kerja Sama Yang Sah

Munculnya termin ini karena adanya perjanjian atau kerjasama dengan pihak pembeli dan penjual. Biasanya kesepakatan ini terjadi dalam bentuk dokumen sah yang tertulis, namun dalam bukti informasinya juga akan tercantum perjanjian termin, persentase penyelesaian, jumlah termin dan jumlah pembayaran.

2. Alat Bukti Pembayaran yang Sah

Pentingnya peran termin ini juga berkaitan dengan adanya bukti pembayaran yang sah. Sehingga ketika barang atau jasa telah diterima, dan ada kesalahan pencatatan maka dokumen ini bisa dijadikan bukti bayar yang sah.

3. Sebagai Alat Pemberitahuan Jatuh Tempo

Biasanya setiap termin diterbitkan akan memiliki jangka waktu yang berbeda, tetapi jatuh tempo termin akan memiliki batas waktu hingga 30 hari sejak diterimanya barang atau jasa dari penjual untuk pembeli.

4. Menunjukkan Tahap Perkembangan Transaksi

Pembayaran termin tentunya akan menyesuaikan jangka waktu penyelesaian kerja dari penjual kepada pembeli, misalnya penjual menyelesaikan pekerjaan jasanya sebesar 60%, maka pembayaran termin ketiga akan dilakukan hingga waktu selesai.

Baca Juga : 10 Ilmu Ekonomi Yang Wajib Anda Tahu Jika Anda Sebagai Pengusaha

Mengenal Manfaat Termin Pembayaran

Setelah mengetahui beberapa fungsi yang berguna bagi perusahaan, selanjutnya yaitu termin pembayaran juga memiliki beberapa manfaat yang baik bagi penjual, pembeli, dan penyedia jasa. Berikut ini manfaatnya yaitu :

1. Pekerjaan Proyek Selesai Tepat Waktu

Ketika penyedia jasa telah menyepakati perjanjian secara termin. Untuk itu syarat tersebut pekerjaannya tidak bisa dilakukan secara santai, karena pembayarannya dilakukan saat hasil persentase yang sudah dilihat dari segi penyelesaiannya.

Namun apabila pekerjaan tersebut lambat dari waktu target yang ditentukan, maka penyedia jasa akan mengalami kerugian.

2. Tanggungan Biaya Menjadi Lebih Kecil.

Setelah Anda melakukan kesepakatan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut, biasanya tanggungan biaya penjual cenderung lebih kecil. Hal ini karena pembayaran termin juga dapat meringankan seluruh biaya tanpa harus mengorbankan dananya. Serta penggunaan aktiva perusahaan yang dilakukan agar bisa menutupi biayanya, yang juga termasuk ke dalam istilah financial leverage.

3. Adanya Kesepakatan Pembayaran Secara Berkala

Ketika Anda ingin melaksanakan pembayaran secara berkala, hal ini akan memudahkan pembeli untuk mengingat pembayaran termin yang harus dilakukan. Sehingga ketika penyelesaian pekerjaan jasa telah berjalan, bisa menyiapkan dananya supaya tidak telat bayar.

Baca Juga : Pengertian Perantara Keuangan Serta Kelebihan dan Kekurangannya

custom-form-newsletter

Lalu, Apa Perbedaan Dari Termin Pembayaran dan Uang Muka Dalam Bisnis?

Dengan memahami secara dasar atas istilah uang muka adalah ketika barang atau jasa tersebut sudah diterima atau belum. Sehingga pada saat perjanjian kedua pihak telah dilaksanakan, dan ketentuan pembayaran bisa dilakukan saat barang atau jasa belum diterima maka pembayaran tersebut biasanya disebut sebagai uang muka.

Disisi lain termin pembayaran biasanya dilakukan pada dunia perbankan juga, ketika nasabah ingin menyerahkan data konfirmasi pembayaran kepada pihak bank. Sebagai konfirmasi pembayaran dari pihak bank kepada penjual, maka perhitungannya pihak bank harus menghitung nilai harga jual dikurangi dengan uang muka.

Untuk itu sebagai pembeli, sebaiknya perlu diperhatikan perhitungan termin pembayaran yang telah berjalan kepada pihak penjual. Sehingga ketika salah pencatatan atau pembayaran tidak saling merugikan kedua belah pihak.

Apa Saja Jenis Termin Pembayaran Dalam Perusahaan?

Setiap perusahaan tentu memiliki jenis termin pembayaran yang berbeda-beda, dan seperti apa syarat pembayaran yang akan dipakai yaitu :

1. Syarat EOM (End of Month)

Syarat pembayaran seperti ini harus dilunasi secara akhir bulan yang berjalan, dan tanggal berapa saja ingin dibayar maka pelunasan wajib memiliki jatuh tempo akhir bulan untuk segera dilunasi. Misalnya pembelian tanggal 10 April 2020, maka batas akhir pelunasannya tanggal 31 April 2020 tanpa potongan.

2. Syarat n/30

Biasanya jenis pembayaran ini sering dijumpai seperti n/30, yang merupakan syarat pembayaran dengan ketentuan tenggang waktu selama 30 hari setelah transaksi.

Namun syarat ini juga bisa dilakukan secara n/45, n/50, n/60 dan seterusnya, tergantung kesepakatan yang dilakukan oleh kedua pihak. Misalnya ditanggal 02 April 2020 perusahaan membeli barang senilai Rp15.000.000 dengan syarat n/30 tanpa ada potongan, maka jatuh tempo pelunasan tersebut segera dilunasi per 31 April 2020.

3. Syarat n/10, dengan EOM

Sebagai syarat n/10 EOM berarti ketentuan pelunasannya memiliki jatuh tempo 10 hari setelah tanggal akhir bulan. Namun angka 10 belum tentu ditetapkan, tergantung atas kesepakatan kedua pihak, biasanya yang dipakai 10 atau 15 hari dan juga tidak memiliki potongan pembayaran.

Misalnya tanggal 15 April 2020 perusahaan membeli barang Rp15.000.000, sehingga pembayaran paling lama 10 hari setelah akhir bulan yaitu pada tanggal 10 Mei 2020.

4. Syarat 2/10, n/30

Jenis termin ini sering digunakan oleh perusahaan seperti 2/10, n/30. Syarat ini melakukan pembayaran paling lama setelah 30 hari. Namun dari segi perbedaannya ketika pelunasan kurang dari 10 hari sejak pembelian barang, maka Anda mendapatkan potongan sebesar 2% yang dapat menguntungkan kedua pihak.

5. Syarat 2/10, EOM

Jenis syarat ini memiliki jatuh tempo pembayaran akhir bulan berjalan, dimana pembayaran tersebut dilakukan 10 hari setelah tanggal transaksi sehingga mendapatkan potongan sebesar 2%.

Seperti itulah pembahasan diatas mengenai termin pembayaran dengan uang, maka dari itu termin biasanya dilakukan ketika barang atau jasa telah dirasakan baik secara berkala atau seluruhnya.

Dengan menjalankan proses termin tersebut, hal ini justru memerlukan perencanaan keuangan perusahaan yang matang dan pencatatan pembukuan akuntansi yang tepat. Maka untuk memudahkan Anda dalam melakukan rencana keuangan serta pencatatan akuntansi yang rapih serta detail, maka Anda bisa menggunakan aplikasi akuntansi dari Harmony.

Apa sih itu Harmony? Harmony merupakan sistem atau software akuntansi berbasis online yang bisa membantu Anda membereskan pembukuan lebih cepat dan rapi.

Selain mudah dalam mencatat transaksi pengeluaran dan pemasukan, laporan keuangan Harmony juga sudah dilengkapi dengan Laporan Neraca, Laba Rugi dan Arus Kas. Hingga pembukuan dapat dikelola secara real-time kapan saja dan dimana saja.

Penting bagi Anda untuk mencari pembukuan yang lengkap dan mudah digunakan. Namun bagaimana jika Anda kesulitan mengelolanya? Anda bisa gunakan Harmony software sebagai alat bantu untuk Anda. Semua jenis laporan keuangan lengkap disajikan untuk keperluan analisa bisnis. Agar lebih optimal cobalah gunakan Harmony software secara gratis selama 30 hari.

Bagi Anda yang sibuk dan membutuhkan jasa pembuatan laporan keuangan beserta analisanya bisa menggunakan Harmony Accounting Service

Kunjungi halaman sosial media Harmony agar Anda tidak ketinggalan berita terbaru seputar keuangan, bisnis dan lainnya melalui Facebook, Instagram, dan Linked In Harmony.

Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Subscribe Harmony Blog
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan nama.
Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Apa tanggapan Anda mengenai artikel ini?
Email Anda tidak akan terpublikasikan
Terima kasih telah berlangganan.
Anda akan menerima informasi terbaru dan artikel menarik di email Anda.
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-up.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-down.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/main-features/