Harmony Blog

Apa Itu Ekonomi Moneter? Ketahui Jenis dan Contoh Penerapannya

Diposting Jun 3rd, 2021
1

SHARES

PEMBACA

Ekonomi MoneterPin

Ekonomi moneter? Ya, pada sekitar tahun 1998, sistem ekonomi Indonesia sempat mengalami dampak ekonomi moneter yang memprihatinkan. Permasalahan ekonomi tersebut bahkan sempat terjadi pada Presiden Soeharto yang diganti oleh wakilnya, Bapak BJ. Habibie.

Ekonomi moneter adalah kegiatan ekonomi yang membahas peran uang dan dampak pada stabilitas keuangan dan harga di suatu negara.Click to Tweet

Tak dapat disangkal, manajemen kebijakan moneter menjadi salah satu elemen kokohnya ekonomi bangsa. Baik, lembaga keuangan swasta maupun pemerintah, semuanya memegang peranan penting. Membantu dalam pengendalian, pengawasan, serta pelaksana jalannya roda ekonomi masyarakat.

Kebijakan ekonomi moneter adalah bagian penting langkah yang diambil pemerintah dalam menjaga stabilitas keuangan negara.

Misalnya, dalam kondisi mendesak, Bank Indonesia sebagai lembaga pengendali ekonomi moneter berhak mengeluarkan kebijakan moneter yang membantu perekonomian bangsa.

Entah itu, mempermudah izin usaha, meringkas mekanisme pelaporan pajak, merilis obligasi terbaru, atau menurunkan suku bunga bank dan pajak barang tertentu

Apa Itu Ekonomi Moneter?

Secara sederhana sistem ekonomi moneter adalah suatu kegiatan yang berhubungan dengan ilmu keuangan atau ilmu ekonomi serta membahas tentang peran uang yang dapat berdampak pada stabilitas keuangan dan harga di suatu negara.

Umumnya, pengelola ekonomi moneter adalah dipegang pemerintah melalui bank sentral atau Bank Indonesia.

Jenis-Jenis Ekonomi Moneter

Menghadapi berbagai tantangan dan krisis ekonomi secara moneter, pemerintah memakai kebijakan moneter khusus untuk mengatasinya.

Jenis ekonomi moneter yang bisa dipertimbangkan, seperti:

Kebijakan ekonomi moneterPin

  1. Kebijakan Ekspansif

    Kebijakan moneter ekspansif atau kebijakan ekspansif adalah suatu keputusan yang dilakukan pemerintah dalam hal penambahan peredaran jumlah uang di masyarakat.

    Kebijakan ekspansif berguna untuk menurunkan tingkat suku bunga bank, mengamankan aset sirkuit pemerintah, serta menurunkan kriteria cadangan bank.

    Kebijakan ekspansif termasuk kebijakan yang tidak terlalu ketat atau mengekang masyarakat.

    Diharapkan dengan adanya kebijakan ekspansif untuk mengatasi ekonomi secara moneter, maka bisa meminimalisir jumlah pengangguran serta mempercepat pertumbuhan ekonomi bangsa.

  2. Kebijakan Moneter Kontraktif

    Selanjutnya, ada kebijakan moneter kontraktif. Yaitu, suatu kebijakan ekonomi secara moneter yang dilakukan agar bisa menurunkan peredaran jumlah uang di masyarakat.

    Tak seperti kebijakan ekspansif yang memperluas atau menambah jumlah uang di suatu negara, kebijakan moneter kontraktif malah mengurangi.

    Kebijakan moneter kontraktif dikenal juga dengan istilah politik uang ketat atau tight money policy. Fungsi utama kebijakan moneter kontraktif atau ekonomi secara moneter kontraktif adalah dapat mengurangi laju inflasi suatu negara.

    Harapannya, suku bunga bank segera turun, sehingga surat berharga milik pemerintah juga meningkat.

Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Berbagai Tips & Update Artikel Menarik Lainnya dari Harmony, langsung di email Anda!

Contoh Penerapan Ekonomi Moneter

Contoh implementasi ekonomi moneter yang mudah dilihat saat ini adalah ketika inflasi berlangsung di suatu negara. Dalam keadaan genting, pemerintah bisa meminta Bank Sentral atau Bank Indonesia untuk menambah cadangan kas yang dibutuhkan. Salah satu caranya dengan membatasi jumlah uang yang beredar di masyarakat.

Contoh ekonomi moneter ini akan berbeda ketika pemerintah menambah jumlah uang yang beredar. Biasanya, difungsikan agar dapat menurunkan cadangan kas negara.

Kenapa cadangan kas negara harus diturunkan? Karena, pemerintah ingin agar lebih banyak masyarakat yang meminjam uang di bank agar daya beli meningkat dan memulihkan ekonomi moneter.

Sedangkan, jika pemerintah ingin cadangan kas bertambah, biasanya bank meminta masyarakat agar berbondong-bondong menyimpan uang di bank secara lebih aman dan menurunkan jumlah uang yang beredar.

Meskipun Anda masyarakat awam atau bukan kalangan ekonomi, semoga dengan contoh penerapan ekonomi moneter di atas, bisa lebih mudah memahami kebijakan moneter beserta arti ekonomi moneter.

Untuk Anda pebisnis maupun pelaku UMKM yang ingin mengelola keuangan lebih modern dan praktis, Anda bisa mencoba pakai Software Akuntansi Harmony.

Software Akuntansi Harmony adalah aplikasi akuntansi berbasis Cloud yang terbukti bisa membantu dan diandalkan ribuan klien. Cukup membayar harga sangat terjangkau per bulan, pembukuan bisnis Anda berjalan lebih cepat, sistematis, dan akurat.

Tanpa ribet, tanpa menyita waktu dan tenaga, karena semua fitur akuntansinya bisa dipakai semudah beberapa klik saja. Seperti pengelolaan invoice/ penagihan, unsur pajak, dan fitur lainnya, hingga membuat 20 jenis laporan keuangan instan, serta rekonsiliasi bank otomatis.

Masih banyak fitur-fitur akuntansi lainnya dari aplikasi Harmony yang bisa Anda coba sendiri, GRATIS selama 30 hari dengan daftar melalui tautan ini.

Bagi Anda yang belum follow aktivitas aplikasi Harmony di media sosial, yuk akun Facebook, Instagram dan LinkedIn Harmony agar tak ketinggalan info terupdate lainnya.

Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
Anda juga mungkin suka:
Harmony
Harmony
Harmony menyajikan artikel seputar bisnis, keuangan, perpajakan dan finansial untuk membantu para pemilik usaha kecil. Dapatkan cara mudah membereskan keuangan usaha Anda menggunakan Harmony dan coba gratis 30 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Follow Social Media Kami
Dapatkan konten terbaru dari Harmony
Gratis Tips & Trik Terbaru Harmony di Email Anda.
No spam, hanya Info terbaik kami kirimkan dan Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja.
Artikel Popular Lainnya
Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
Daftar Isi
    Add a header to begin generating the table of contents
    Daftar Isi
      Add a header to begin generating the table of contents
      Daftar Isi
        Add a header to begin generating the table of contents
        Subscribe Harmony Newsletter
        Subscribe Email Harmony M
        Dapatkan Berbagai Tips & Update Artikel Menarik Lainnya dari Harmony, langsung di email Anda!

        Pembukuan Lebih Mudah

        Coba Gratis 30 Hari dan
        Rasakan Perbedaannya!

        Kontak Harmony