Apa Itu CFO (Chief Financial Officer) Outsourcing?
Harmony Blog
Finance
Apa Itu CFO (Chief Financial Officer) Outsourcing?
October 17, 2020
Berlangganan newsletter kami
92YE2yVPbyIrr2GSaHwqxw

CFO (Chief Financial Officer) Outsourcing saat ini semakin memiliki peran dan tanggung jawab yang sangat penting di perusahaan. CFO (Chief Financial Officer) Outsourcing dinilai bisa membantu perusahaan untuk menyelesaikan beberapa tugas, terutama tugas penting yang mungkin saja tidak ada tenaga ahli lain perusahaan yang dapat mengerjakannya.

CFO bertanggung jawab dalam pengelolaan keuangan perusahaan seperti melacak arus kas dan perencanaan keuangan.

Misalnya saja tugas yang berkaitan dengan pengeluaran perusahaan dan menghindari agar perusahaan tidak mengalami kerugian. Dengan keahlian yang dimiliki CFO (Chief Financial Officer) yang bisa mengerjakan tugasnya dengan cepat, maka perusahaan akan lebih diuntungkan dari efisiensi waktu, tenaga, dan finansial.

Apa Perbedaan CFO Secara Umum dengan Layanan CFO Outsourcing?

Pada umumnya definisi dan tugas CFO Oursourcing tidak jauh berbeda, seperti yang sudah diketahui outsourcing merupakan pihak ketiga yang tidak termasuk kedalam manajemen internal perusahaan. Namun, tugas dan tanggung jawabnya sama dengan CFO pada umumnya.

Baik CFO dan CFO outsourcing tentunya harus memiliki pengetahuan dan pengalaman untuk membantu memandu keputusan bisnis, terutama pada startup yang pendirinya tidak memiliki latar belakang keuangan sendiri. Mari simak pengertian CFO secara lengkap dalam artikel ini.

Pengertian CFO (Chief Financial Officer)

CFO adalah eksekutif senior yang memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan keuangan perusahaan seperti melacak arus kas dan perencanaan keuangan. Selain itu, jobdesk chief financial officer juga berkaitan dengan tugas-tugas dalam menganalisis kinerja keuangan perusahaan, (kekuatan dan kelemahan keuangan) dan usulan atas tindakan korektif pada perusahaan.

Dalam istilah yang sederhana, banyak yang menganggap bahwa CFO adalah jabatan bendahara, karena tugasnya mengemban pengelolaan keuangan. Namun, Divisi CFO (Chief Financial Officer) memiliki tanggung jawab yang lebih luas karena harus mengupayakan agar perusahaan tidak mengalami kerugian dengan memperhatikan berbagai macam risiko keuangan yang dihadapi perusahaan.

Baca Juga : Pengertian Audit, Jenis, Manfaat, dan Cara Melakukannya

Tanggung Jawab Chief Financial Officer

Jika ditinjau dari tanggung jawab CFO (Chief Financial Officer), maka akan dapat diketahui dengan jelas perbedaan divisi ini dengan bendahara, meskipun, CFO memiliki tugas yang tidak jauh berkaitan dengan keuangan. Berikut ini, bahasan mengenai tanggung jawab CFO bagi perusahaan.

1. Mengelola keuangan

Tanggung jawab CFO (Chief Financial Officer) yang paling mencolok adalah dalam mengelola keuangan perusahaan. Dalam hal ini, CFO berkewajiban mengetahui dan melaporkan tentang input signifikan dalam investasi perusahaan, termasuk dalam budget management. Selanjutnya, laporan tersebut akan disampaikan kepada CEO (Chief Executive Officer).

Laporan keuangan yang dibuat oleh CFO (Chief Financial Officer) lebih luas dibandingkan laporan bendahara karena berkaitan dengan struktur modal, cara perusahaan mengelola pendapatan, dan cara meminimalisir pengeluaran. CFO juga menjadi peran penting dalam kolaborasinya dengan CEO untuk kesuksesan perusahaan dalam jangka Panjang.

2. Membuat Historical Financial

Tanggung jawab CFO selanjutnya adalah untuk menyelesaikan buku akuntansi secara tepat waktu. Maka dari itu, dalam mengemban tanggung jawab ini, CFO harus mengetahui sirkulasi keuangan perusahaan secara lebih rinci. Selanjutnya, rincian keuangan direkam dalam laporan keuangan yang harus diselesaikan dalam periode tertentu.

Laporan yang dibuat harus detail dan bisa dipertanggungjawabkan keasliannya. CFO harus bisa menjelaskan dengan detail segala item-item pemasukan, pengeluaran, dan segala digit angka yang tertera. Intinya, CFO (Chief Financial Officer) harus benar-benar memperhatikan akurasi dan validasi dari Historical financial.

custom-form-newsletter

3. Melakukan Analis

Tanggung jawab dalam hal analisa bisa dilakukan oleh CFO tentang hal-hal strategis yang dapat menguntungkan perusahaan. Misalnya, bagi CFO (Chief Financial Officer) produsen sebuah mobil harus mampu menganalisa desain mobil yang diprediksi akan sangat laris di pasaran dan akan menguntungkan perusahaan di masa yang akan datang.

Dalam hal ini, tugas CFO dalam mencangkup peramalan dan strategi ekonomi yang akan diterapkan. Maka dari itu, menempati posisi sebagai CFO harus memiliki track record mengelola perusahaan dalam waktu yang lama, atau sudah sangat paham tentang dunia bisnis.

4. Kreditur

Tanggung jawab dalam hal kreditur merupakan perbedaan yang mencolok dari CFO (Chief Financial Officer) dengan bendahara. Selain itu, faktor ini menjadi tantangan terbesar bagi CFO karena harus mampu menyelesaikan utang perusahaan. Setiap perusahaan tentu memiliki jumlah utang. Tugas CFO adalah mencari cara agar sirkulasi keuangan bisa diatur dan proyek yang dijalankan bisa berjalan lancar. Dengan demikian, segala keputusan yang diambil harus bisa menguntungkan bagi perusahaan dan mampu menutupi utang.

CFO harus bisa berpikir kritis dan ahli dalam menentukan strategi pelunasan utang perusahaan. Tantangan akan semakin besar ketika perusahaan mengalami krisis atau karena faktor ketidakstabilan perekonomian  nasional dan global. Misalnya, rupiah yang sedang melemah atau bisnis yang kurang lancar. Ketika hal ini terjadi, maka berbagai strategi yang matang harus segera diambil oleh CFO untuk penyelamatan perekonomian perusahaan.

5. Penghubung

CFO (Chief Financial Officer) juga bertanggung jawab sebagai penghubung antara perusahaan dan mitra bisnisnya, baik sesama perusahaan, pemberi modal, banker, dan mitra bisnis lainnya. Sebelum proyek bisnis dilakukan, CFO harus bisa menarik hati mitra bisnis. Sedangkan saat bisnis sedang berlangsung, CFO harus pandai menjaga relasi dari mitra bisnis perusahaan.

Dengan demikian, CFO harus pandai berkomunikasi dengan mitra bisnis untuk kelancaran proyek bisnis yang sedang dijalankan. CFO harus bisa memaparkan program yang menarik saat proses pengenalan dan selama proyek dijalankan.

Menjadi CFO (Chief Financial Officer) Outsourcing tidak cukup hanya paham akuntansi dan struktur modal saja, tetapi harus memiliki kemampuan yang lain. Tapi, tanggung jawab utama dalam hal akuntansi harus tetap Anda dukung, misalnya dengan menggunakan software akuntansi Harmony. Dengan software ini, maka CFO akan melakukan tugasnya untuk membuat laporan keuangan dengan lebih mudah, cepat, dan real time. Dengan melakukan pendaftaran disini, tim CFO (Chief Financial Officer) perusahaan Anda bisa menggunakan software akuntansi Harmony secara gratis selama 30 hari.

Jika Anda adalah pebisnis yang sibuk, atau tidak memiliki SDM yang mumpuni untuk mengurus pembukuan perusahaan Anda, maka Anda bisa menggunakan Harmony Accounting Service yaitu layanan CFO Outsourcing pembuatan laporan keuangan menggunakan aplikasi Harmony dengan harga terjangkau. Dapatkan update informasi lengkapnya dari Harmony dengan mengikuti media sosialnya di FacebookInstagram dan LinkedIn.

Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Subscribe Harmony Blog
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan nama.
Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Apa tanggapan Anda mengenai artikel ini?
Email Anda tidak akan terpublikasikan
Terima kasih telah berlangganan.
Anda akan menerima informasi terbaru dan artikel menarik di email Anda.
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-up.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-down.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/main-features/