Risiko Keuangan : Pengertian dan Cara Mengelolanya
Harmony Blog
Finance
Risiko Keuangan : Pengertian dan Cara Mengelolanya
April 30, 2020
Berlangganan newsletter kami
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan alamat email Anda. Kami akan mengirimkannya langsung ke email Anda

Istilah risk atau risiko adalah kerugian atas kehilangan uang atau barang berharga lainnya. Hal ini sangat berkaitan dalam manajemen bisnis, dimana didalamnya terdapat proses perkiraan (forecasting) atas pengambilan keputusan yang akan anda lakukan di masa yang akan datang. Dalam pengambilan keputusan tersebut pastinya ada yang sifatnya merugikan keuangan bisnis Anda, hal ini disebut dengan risiko keuangan. Dalam artikel akan dijelaskan mengenai risiko keuangan dan cara mengelolanya?

Di dalam setiap aktivitas bisnis selalu mengandung risiko, dengan manajemen risiko Anda dapat mengurangi dan meminimalisir risiko kerugian yang ada

Pengertian Risiko Keuangan

Risiko keuangan (financial risk) merupakan segala bentuk keputusan berkaitan dengan keuangan yang menimbulkan kerugian. Risiko keuangan sangat berkaitan dengan keuangan seperti pengaruh transaksi dalam neraca, kewajiban kontrak kerja, jatuh tempo pembayaran utang, risiko likuiditas perusahaan dan hal-hal yang mengurangi fleksibilitas keuangan. Identifikasi dari pengelolaan risiko dikenal dengan manajemen risiko, dimana tidak hanya identifikasi melainkan menganalisa respon risiko secara formal, konsisten dan komprehensif sehingga terciptalah manfaat yang diraih.

Melakukan Manajemen Risiko Keuangan

Adapun langkah-langkah melakukan manajemen risiko sehingga risiko keuangan dapat dikelola dengan baik, antara lain:

1. Mulailah dengan Indentifikasi Risiko

Langkah pertama adalah memahami dan mengetahui untuk menemukan risiko-risiko yang mungkin timbul dalam bisnis anda. Anda dapat mengetahui gambaran prediksi yang dapat terjadi di masa yang akan datang, sehingga pengambilan keputusan cepat dan terarah. Metode mengidentifikasi risiko meliputi

– Menentukan unit risiko

– Memahami proses bisnis.

– Menentukan barang dan orang yang ada pada aktivitas tersebut.

– Menentukan bentuk kerugian yang dapat terjadi.

– Menentukan penyebab terjadinya risiko

– Membuat daftar risiko.

2. Membuat Indikator Penilaian dari Setiap Risiko

Anda dapat membuat penilaian indikator tingkat kerugian yang akan terjadi dan kemungkinan yang akan terjadi. Dalam hal ini dibutuhkan ketelitian dalam memberi penilaian dari setiap risiko yang telah diidentifikasi dan pengetahuan yang memadai bagi penilai sehingga agar tujuan tercapai.

3. Tanggapan Risiko Keuangan

Anda diminta untuk dapat memilih dan menerapkan Langkah-langkah yang tepat dalam mengelola risiko karena sebuah tantangan besar bagi anda pemilik bisnis mengambil keputusan strategi yang akan dilakukan berdasarkan dari respon yang telah diidentifikasi.

Adapun respon dari risiko tersebut seperti berikut:

Risk Avoidance, Mengambil tindakan untuk menghentikan kegiatan yang dapat menyebabkan risiko terjadi.

Risk Reduction, Mengambil tindakan untuk mengurangi kemungkinan risiko terjadi.

Risk Sharing, Mengambil tindakan untuk mentransfer beberapa risiko.

Risk Acceptence, Memilih untuk tidak mengambil tindakan apapun untuk menganggulangi risiko, melainkan menerima risiko tersebut terjadi.

4. Buatlah Tabel Rencana Manajemen Risiko

Dengan membuat tabel rencana manajemen risiko anda dapat menanggulangi risiko yang terjadi dan memberikan ilustrasi gambaran seperti apa risiko yang akan anda cermati. Dalam pembuatan tabel manajemen risiko anda harus meminta respon dan izin dari pimpinan perusahaan.

berikut adalah contoh tabel manajemen risiko:

tabel manajemen risiko keuangan

5. Action Implementation

Dalam pelaksanaannya anda harus konsisten melakukan metode yang sudah di sepakati dan direncanakan di awal sehingga mengurangi risiko kerugian. Apalagi mengenai pelaksanaan akan sangat kesalahan fatal bila anda tidak faham dan mengerti dari maksud tujuan dilakukannya manajemen risiko ini. Sehingga dibutuhkan pemahaman yang mendalam sebelum melakukan manajemen risiko.

6. Monitoring, Evaluate dan Review

Ketiga proses ini merupakan langkah akhir dalam melakukan manajemen risiko, sehingga dibutuhkan sistematik secara struktural dari awal dari segi perencanaan, evaluasi dan memberikan catatan atas risiko yang dicermati. Bilamana ada perubahan rencana manajemen risiko yang telah dibuat dan direncanakan itu harus dibuatkan secara langsung penggantinya, oleh karena itu perlu dilakukan perubahan rencana untuk menanggulangi atau mengurangi risiko yang akan mungkin terjadi.

Begitulah penjelasan tentang risiko keuangan pengertian beserta cara mengelolanya dengan baik agar anda terhindar dari risiko keuangan dan justru anda bisa mendapatkan profit yang signifikan.

Dalam menghitung profit perusahaan, untuk itu anda membutuhkan Harmony Accounting Software, yang mana dapat menyediakan 20 lebih jenis laporan keuangan secara real-time yang bisa membantu dalam menganalisa, memeriksa dan mengembangkan bisnis Anda. Harmony merupakan software akuntansi praktis dan mudah, yang merupakan pilihan utama bagi ribuan pemilik bisnis yang ingin memiliki laporan keuangan lengkap walau tanpa memiliki background sebagai keuangan atau akuntan. Coba GRATIS selama 30 hari Software Harmony disini.

Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Subscribe Harmony Blog
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan nama.
Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Apa tanggapan Anda mengenai artikel ini?
Email Anda tidak akan terpublikasikan
Terima kasih telah berlangganan.
Anda akan menerima informasi terbaru dan artikel menarik di email Anda.
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-up.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-down.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/main-features/