Manajemen Bisnis : Pengertian, Komponen dan Penerapannya
Harmony Blog
Business
Manajemen Bisnis : Pengertian, Komponen dan Penerapannya
March 23, 2020
Berlangganan newsletter kami
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan alamat email Anda. Kami akan mengirimkannya langsung ke email Anda

Manajemen bisnis adalah sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, penerapan tindakan dan pengontrolan tindakan apapun dalam suatu bisnis dengan tujuan terciptanya suatu sistem kerja yang efektif dan efisien dalam mencapai tujuan bisnis (perusahaan) tersebut.

Banyak orang berpikir bahwa omset atau penjualan yang besar adalah hal yang utama dalam menentukan kesuksesan sebuah bisnis dan tidak sedikit orang yang tidak tahu bagaimana menerapkan manajemen bisnis yang baik didalam usahanya sehingga banyak usaha mengalami kendala dalam perkembangannya bahkan bisa menyebabkan tutupnya usaha tersebut.

Berbicara tentang manajemen bisnis tentu tidak lepas dari komponen-komponen didalamnya. Pada umumnya ada 4 komponen dalam manajemen bisnis yaitu :

1. Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan yang baik sangat dibutuhkan dalam sebuah pengelolaan bisnis. Fungsinya sendiri meliputi banyak aspek seperti arus kas yang baik, ketersediaan dana operasional, pembuatan laporan laba rugi perusahaan dll. Mungkin Anda tertarik untuk mengetahui lebih lengkap fungsi manajemen keuangan terlebih dahulu sebelum jauh membahas ke point berikutnya.

Dalam manajemen keuangan ini tujuan utamanya adalah sirkulasi keuangan dikelola dengan baik yatu dengan langkah-langkah seperti perencanaan, penganggaran, pemeriksanan dan bahkan penyimpanan dana sehingga perusahaan tetap dapat berjalan dengan baik dan tidak mengalami masalah keuangan yang bisa berakibat fatal yaitu kebangkrutan usaha tersebut.

2. Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen sumber daya manusia menyangkut aspek ketersediaan karyawan, penilaian dari kinerja karyawan dan termasuk didalamnya penyediaan jenjang karir. Manajemen sumber daya manusia akan sangat membantu suatu perusahan dalam menentukan standar-standar keterampilan, pengaturan upah karyawan, memberikan kejelasan terhadap hak dan kewajiban karyawan dan bahkan pemilihan karyawan berprestasi yang bisa menjadi key person perusahaan dalam menentukan tujuan perusahaan.

3. Manajemen Pemasaran

Manajemen pemasaran merupakan kegiatan yang berhubungan dengan perencanaan, penentuan target, hasil serta sampai dengan evaluasi dari pencapaian tersebut. Tujuan dari manajemen pemasaran salah satunya adalah meningkatkan penjualan dan dikenalnya produk di pasar (branding). Pada umumnya strategi pemasaran mencakup 4 hal yang sangat penting yang sering disebut 4P yaitu Product (Produk), Price (Harga), Place (Lokasi) dan Promotion (Promosi). Semua hal itu harus dibuat, dihitung dan dianalisa secara detail sebelum sebuah produk diluncurkan/dijual agar keberhasilan penjualan produk tersebut lebih tinggi.

Baca lengkap juga : Strategi Pemasaran 4P dan Contohnya

4. Manajemen Produksi

Kegiatan dalam manajemen produksi berkaitan dengan hal-hal bagaimana sebuah proses produksi dapat berjalan dengan baik, sehingga akan mampu menghasilkan barang atau jasa yang lebih bermanfaat dan cocok untuk target market yang sudah kita tentukan. Aspek -aspek dalam manajemen produksi meliputi: perencanaan produksi, barang yang diproduksi, mutu barang, jumlah barang, bahan baku, dan juga pengendalian terhadap proses produksinya.

Dalam penerapannya manajemen bisnis bisa berjalan dengan baik apabila seluruh divisi dan karyawan terkait serta team manajemen bisa bekerjasama dengan baik untuk mewujudkannya. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menerapkan manajemen bisnis, bahkan sebelum usaha mulai dibuat :

a. Anda harus memahami dengan sangat baik jenis usaha yang Anda lakukan. Jangan usaha karena ikut-ikutan tetapi Anda harus tahu detail tentang usaha ini dari segi permodalan, supplier, target market, harga produk, biaya operasional, jumlah karyawan yang dibutuhkan dan lain sebagainya.

b. Melakukan pemasaran yang tepat, mulai dari menetukan segmentation, targeting, positiong produk Anda dan sampai kepada promosi (online atau offline).

c. Harus mempunyai laporan keuangan yang baik dan rapi karena laporan keuangan sangat penting untuk menentukan kebijakan strategis apa yang harus diambil dan juga sebagai indikator sehat atau tidak bisnis Anda.

d. Selalu melakukan evaluasi pada strategi pemasaran, produk dan sumber daya manusia agar dapat lebih meningkatkan performa bisnis Anda serta untuk menghindari atau meminalisir kesalahan.

e. Gunakan software atau aplikasi untuk mempermudah Anda dalam mengontrol penerapan manajemen bisnis tersebut. Dengan software dan aplikasi yang tepat, Anda dapat mengelola berbagai divisi dengan lebih efisien dan akurat, sebagai contoh penggunaan media online yang tepat dapat meningkatkan performa manajemen marketing Anda, atau penggunaan aplikasi HR untuk memonitor karyawan Anda, penggunaan aplikasi sales activity monitoring untuk tenaga penjual, dan manajemen keuangan yang tepat menggunakan software akuntansi agar pembukuan bisnis Anda tercatat dengan baik, mudah dicari dan cepat diakses.

Harmony merupakan software akuntansi praktis dan mudah, yang merupakan pilihan utama bagi ribuan UMKM yang ingin memiliki laporan keuangan lengkap walau tanpa memiliki background sebagai keuangan atau akuntan. Coba GRATIS selama 30 hari Software Harmony disini.

Demikian penjelasan tentang manajemen bisnis, komponen serta penerapannya semoga bisa bermanfaat.

Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Subscribe Harmony Blog
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan nama.
Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Apa tanggapan Anda mengenai artikel ini?
Email Anda tidak akan terpublikasikan
Terima kasih telah berlangganan.
Anda akan menerima informasi terbaru dan artikel menarik di email Anda.
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-up.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-down.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/main-features/