Harmony » Blog » 

5 Soft Skill Yang Diperlukan Perusahaan dan Tips Mengembangkannya

Fina Pratiwi
/
Diupdate 
Juni 2, 2021

Sebagai pengusaha, Anda juga perlu memiliki team dengan soft skill yang beragam dan bisa dikembangkan. Dalam suatu organisasi atau perusahaan membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas. Entah itu, jenis perusahaan perseorangan maupun perseroan, selalu didukung oleh tim manajemen yang unggul.

Soft skill adalah sifat karakter dan keterampilan interpersonal yang menjadi ciri hubungan seseorang dengan orang lain.Click to Tweet

Tak cukup hanya hard skill dan kecerdasan, sebab kini perusahaan cenderung lebih mempertimbangkan keterampilan tersebut. Perusahaan sekelas Google, juga merekrut karyawan baru atas pertimbangan soft skill yang mumpuni.

Seiring perkembangan revolusi industri yang maju, perusahaan-perusahaan lain juga kini mendambakan tenaga kerja dengan kemampuan yang bagus. Selain itu, perusahaan juga melakukan analisis swot untuk mengidentifikasi kelemahan dan kekuatan setiap calon kandidat karyawan.

Apa Itu Soft Skill?

Soft skill artinya sifat karakter dan keterampilan interpersonal yang menjadi ciri hubungan seseorang dengan orang lain. Di tempat kerja, soft skill artinya bisa dianggap sebagai pelengkap hard skill, yang mengacu pada pengetahuan dan keterampilan kerja seseorang.

Contoh Soft Skill Yang Dibutuhkan Perusahaan

Berikut ini beberapa contoh kemampuan yang bisa Anda pahami sebagai kebutuhan perusahaan.

Soft Skill

  1. Kreativitas dan Inovasi

    Tingkat kreativitas dan inovasi adalah soft skill yang dibutuhkan perusahaan. Contoh soft skill ini misalnya Anda memberikan sebuah ide kreatif atau solusi pemecahan masalah.

    Dengan kreativitas dan inovasi, Anda akan semakin mudah menaklukkan setiap masalah dengan efisien. Inilah keterampilan yang dibutuhkan banyak perusahaan saat ini.

    Baca Juga: Ketahui Apa Saja Jenis Perusahaan Perseorangan Dan Contohnya

  2. Komunikasi

    Selanjutnya, contoh soft skill yang dibutuhkan perusahaan adalah komunikasi. Tidak bisa dipungkiri, setinggi dan sepintar apapun anggota team Anda, jika tidak memiliki cara penyampaian ide yang bagus juga akan sulit memaparkan idenya.

    Selain itu, hubungan dengan sesama rekan kerja juga bisa terhambat karena tidak adanya komunikasi yang lancar. Anda bisa melatih penyampaian cara berkomunikasi dengan seorang mentor atau pelatihan khusus.

    Atau, bisa juga sering berbicara di depan cermin untuk meningkatkan kepercayaan diri ketika berbicara di depan orang banyak, klien, atau rekan kerja satu tim.

  3. Leadership

    Leadership juga menjadi salah satu contoh kemampuan yang dibutuhkan perusahaan sepanjang masa. Banyak milenial yang akhirnya lebih memilih merintis usaha sendiri dan melatih keterampilan soft skill, leadership.

    Meski menjadi pemimpin terlihat enak, nyatanya tidak semudah apa yang terlihat. Pemimpin harus bisa membimbing, mengayomi, dan mengatur tim kerjanya. Bukan menjadi bos, tetapi mentor sekaligus coach bagi timnya.

  4. Analisis Data

    Saat ini, apapun jenis perusahaannya pasti sangat mengandalkan data untuk strategi marketing. Nah, kemampuan yang dibutuhkan perusahaan adalah kemampuan menganalisa data.

    Ada banyak informasi pelanggan yang dikelola lebih lanjut oleh perusahaan. Nantinya, data akan dijadikan bahan pertimbangan menentukan strategi marketing berikutnya.

    Contoh soft skill yang paling mudah dijumpai saat ini adalah kemampuan menganalisa suatu berita atau informasi yang diperoleh dari Whatsapp. Karyawan yang baik akan memastikan dulu kebenaran berita sebelum menyebarkan ke rekan kerja lainnya. Jangan sampai, justru berita bohong atau hoax tentang perusahaan yang tersebar ke masyarakat.

    [elementor-template id="26379"]

  5. Kritis dan Memiliki Inisiatif

    Dari sekian banyak soft skill yang dibutuhkan perusahaan, kemampuan berpikir kritis dan berinisiatif adalah beberapa di antaranya.

    Generasi milenial diharapkan memiliki keterampilan ini agar membantu perusahaan dalam mengembangkan berbagai produk yang lebih inovatif untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

    Untuk mengasah soft skill ini, rajinlah membaca berbagai buku, berdiskusi atau sharing pendapat dan pengalaman dengan sesama rekan pebisnis.

Banyak orang pintar di luar sana, tetapi sayangnya tidak memiliki keterampilan  yang dibutuhkan perusahaan. Jadi, tidak heran, ada beberapa lulusan sarjana dengan gelar berderet-deret, namun masih sulit mendapatkan pekerjaan yang mapan.

Padahal, ilmu pengetahuan saja bagi perusahaan tidak cukup. Beberapa soft skill yang dibutuhkan seperti keterampilan komunikasi, kepemimpinan, hingga kritis dan berinisiatif menjadi kriteria penting dimiliki pebisnis milenial agar perusahaan bisa semakin berkembang.

Kalau perusahaan Anda sudah semakin stabil dan berkembang pesat, yuk gunakan Software Akuntansi Harmony untuk menangani pembukuan bisnis.

Software Akuntansi Harmony adalah solusi praktis membuat laporan keuangan, seperti neraca, laporan laba-rugi, hingga pengelolaan stok barang dan lainnya.

Untuk memastikan Software Akuntansi Harmony adalah pilihan ideal bagi penanganan akunting Anda, silakan coba GRATIS 30 hari melalui tautan ini.

Follow akun Facebook, Instagram dan LinkedIn Harmony hari ini untuk informasi aplikasi Harmony terupdate lainnya.

trial harmony
Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
COBA GRATIS
Anda juga mungkin suka:
Fina Pratiwi
Fina Pratiwi adalah seorang ahli strategi keuangan dengan lebih dari 5 tahun pengalaman dalam industri keuangan. Dia memegang gelar dalam bidang Keuangan dan dikenal karena kemampuannya untuk menyederhanakan konsep keuangan yang kompleks menjadi sesuatu yang mudah dipahami. Fina percaya bahwa pemahaman yang baik tentang manajemen keuangan adalah kunci sukses bisnis. Dengan pengetahuannya yang luas, dia berdedikasi untuk membantu bisnis memahami dan memanfaatkan software Harmony untuk mencapai tujuan keuangan mereka.
chevron-down
Scan the code
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram