5 Manfaat Laporan Keuangan Dalam Bisnis dan Contohnya
Harmony Blog
Accounting
5 Manfaat Laporan Keuangan Dalam Bisnis dan Contohnya
July 28, 2020
Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Tips Seputar Akuntansi Dengan Berlangganan Newsletter Harmony, isi data berikut ini :

Dalam sebuah perusahaan, manfaat laporan keuangan sangat berpengaruh besar bagi perkembangan semua bisnis perusahaan. Salah satu tujuan utama didirikan suatu perusahaan adalah untuk memperoleh keuntungan yang maksimal.

Namun berhasil atau tidaknya suatu perusahaan mencari keuntungan dan mempertahankan perusahaanya tergantung pada manajemen keuangan perusahaan dan mendapatkan manfaat laporan keuangan tersebut . Sebuah perusahaan harus memiliki kinerja manajemen yang sehat dan efesien untuk mendapatkan keuntungan atau laba.

Perusahaan perlu menganalisi laporan keuangan, sebab laporan keuangan berguna untuk menilai kinerja suatu perusahaan.

Oleh sebab itu kinerja keuangan merupakan hal yang penting bagi setiap perusahaan di dalam persaingan bisnis untuk mempertahankan perusahaannya. Sebuah kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan adalah kunci perusahaan untuk dapat dikatakan mempunyai kinerja perusahaan yang baik, karena keuntungan merupakan komponen keuangan sebagai alat untuk menilai baik atau tidaknya kinerja perusahaan.

Hal ini akan mempengaruhi keberlangsungan perusahaan untuk maju dan bekerja sama dengan perusahaan lainnya. Dan Salah satu faktor yang menunjukkan kinerja perusahaan itu baik atau tidaknya yaitu dengan hasil laporan keuangan.

Pengertian Laporan Keuangan

Pengertian laporan keuangan ialah suatu ringkasan dari suatu proses pencatatan, laporan keuangan dari transaksi-transaksi keuangan yang terjadi selama satu periode atau tahun buku yang bersangkutan. Dalam membuat sebuah laporan keuangan harus melalui proses audit sehingga isi laporan tersebut teruji liabillitasnya.

Penyusunan laporan keuangan ini bertujuan untuk mempertanggungjawabkan seluruh kegiatan yang telah direncanakan dalam pencapaian hasilnya. Pada dasarnya, suatu laporan keuangan merupakan hasil dari proses akuntansi sebagai alat komunikasi antara data keuangan atau kegiatan suatu perusahaan dengan data atau aktivitas tersebut.

Biasanya laporan keuangan sering juga disebut sebagai produk akhir dari proses akuntansi. Tujuan disusunnya laporan keuangan untuk dapat menyediakan sebuah informasi mengenai posisi keuangan dalam format laporan keuangan, kinerja suatu perusahaan serta perubahan yang terjadi pada keuangan suatu perusahaan yang memiliki manfaat untuk pemakai laporan keuangan dalam suatu pengambil keputusan atau kebijakan.

Manfaat Laporan Keuangan

Manfaat laporan keuangan sangat berpengaruh banyak bagi setiap pihak, yaitu pihak eksternal dan internal. Berikut beberapa manfaat laporan keuangan tersebut :

1. Pengelola (Direksi & Manajemen)

Manfaat laporan keuangan bagi manajemen perusahaan yaitu memberikan informasi yang digunakan dalam pengambilan keputusan, evaluasi usaha yang sedang berjalan,melakukan budgeting dan kontrol internal. Dan jika sebuah informasi keuangan yang diberikan akurat, maka pengelola bisa mengambil keputusan dengan jernih berdasarkan data-data yang dimiliki.

2. Investor/Owner

Manfaat laporan keuangan bagi Investor atau owner berkepentingan dengan informasi yang berhubungan dengan resiko yang terkait dengan investasi modal. Informasi tersebut akan membantu mengambil keputusan apakah harus menambah modal, mengurangi atau menjual sahamnya. Namun selain itu, investor juga perlu menilai kemampuan perusahaan membayarkan dividen/bagi hasil.

3. Supplier

Dalam sebuah manfaat laporan keuangan, pihak supplier dan pemberi hutang jangka pendek lainnya berkepentingan dengan informasi yang menunjukkan kemampuan perusahaan membayar hutang jangka pendeknya. Informasi keuangan tersebut akan membantu supplier untuk menentukan jumlah piutang yang diberikan dan jangka waktu nya.

4. Pemerintah

Sebuah pemerintah, sangat memerlukan laporan keuangan. Manfaat laporan keuangan tersebut bagi mereka, ialah dapat menilai kemampuan perusahaan dalam membayar suatu pajak. Oleh sebab ini manfaat laporan keuangan sangatlah membantu pemerintah dalam membuat sebuah laporan pajak bagi setiap masyarakat.

5. Pemberi Pinjaman

Pihak yang memberi pinjaman berkepentingan dengan informasi yang menunjukkan kemampuan perusahaan membayar hutang beserta bunga nya dengan tepat waktu. Sebuah manfaat laporan keuangan dapat membantu mereka untuk menentukan besar plafon, bunga dan jangka waktu yang diberikan.

Komponen Laporan Keuangan

Dalam sebuah laporan keuangan, Untuk mencapai tingkat keakuratan yang diinginkan, maka laporan keuangan haruslah memiliki sejumlah komponen pendukung di dalamnya. Namun apa saja komponen penting dari sebuah laporan keuangan perusahaan? Berikut ini empat di antaranya :

• Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah bagian terpenting dari laporan keuangan. Komponen ini memberikan gambaran mengenai keuntungan (atau kerugian) yang didapatkan perusahaan di periode tertentu. Laporan laba rugi ini terdiri dari dua bagian.

Bagian yang pertama menunjukkan laba/rugi kotor yang didapatkan perusahaan. Angka laba/rugi kotor bisa didapatkan dengan cara mengurangi total pendapatan dengan harga pokok penjualan. Harga pokok penjualan adalah stok awal ditambah pembelian bersih dikurangi stok penutupan.

Bagian kedua menunjukkan laba/rugi bersih perusahaan. Jumlah laba/rugi bersih didapatkan dengan mengurangi laba/rugi kotor dengan biaya operasional perusahaan. Biaya operasional ini meliputi pembayaran gaji, pajak, biaya sewa dan lain-lainnya.

• Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah bagian dari laporan keuangan perusahaan yang menunjukkan kemampuan perusahaan untuk membayar utang dan kewajibannya dilihat dari keseluruhan jumlah aset perusahaan.

Perhitungan neraca keuangan ini dimulai dari mencatat aset tak lancar, seperti komputer/laptop, mesin, atau furnitur yang dimiliki perusahaan. Setelah itu aset lancar ikut dicatat, seperti inventaris, piutang dagang, dan uang tunai.

Kewajiban tidak lancar seperti utang pembiayaan, serta kewajiban lancar seperti piutang dagang dan cerukan bank harus dicatat pula. Neraca keuangan menjelaskan posisi keuangan sebuah perusahaan dalam periode tertentu.

• Arus Kas

Dalam laporan keuangan, komponen berikutnya dari laporan keuangan perusahaan adalah arus kas, atau sering disebut juga sebagai cash flow. Arus kas merangkum pergerakan uang yang keluar masuk dari sebuah perusahaan.

Sebuah elemen arus kas perusahaan di antaranya adalah kegiatan operasional perusahaan, investasi dan kegiatan pendanaan yang dilakukan perusahaan. Arus kas di operasional perusahaan bisa dilihat dari aktivitas sehari-hari perusahaan.

Jual beli dan pembelian inventaris masuk dalam kategori operasional perusahaan. Investasi berhubungan dengan pemasukan dan pengeluaran uang untuk program atau proyek jangka panjang. Sedangkan kegiatan pendanaan adalah arus kas yang berhubungan dengan penjualan saham atau pembayaran deviden.

• Laporan Perubahan Modal

Sebuah komponen laporan keuangan perusahaan yang terakhir ialah laporan perubahan modal. Komponen ini melaporkan jumlah dan sumber perubahan modal. Semua pertambahan atau pengurangan yang terjadi pada modal dalam periode tertentu bisa dilihat dari naik atau turunnya saldo awal dibandingkan dengan saldo akhir. Laporan ini pada dasarnya menunjukkan komposisi modal yang terus berubah dari tahun ke tahun.

Baca Juga: Membuat Pembukuan Sederhana Yang Mudah dan Simple

Karakteristik Laporan Keuangan

Adapun beberapa Karakteristik dari laporan keuangan yang harus dipenuhi dalam membuat laporan adalah sebagai berikut :

a. Dapat dipahami

Kualitas penting informasi yang ditampung dalam laporan keuangan adalah kemudahan nya untuk segera dapat dipahami oleh pemakai dengan asumsi bahwa pemakai memiliki pengetahuan yang memadai tentang aktivitas ekonomi dan bisnis, apabila pengguna laporan keuangan dapat mengerti semua informasi yang disajikan, maka informasi tersebut bisa dikatakan mudah dipahami dan dimengerti.

b. Relevant

Dalam sebuah laporan keuangan, informasi laporan tersebut harus relevan agar memenuhi kebutuhan pemakai dalam proses pengambilan keputusan. Jika Informasi memiliki kualitas yang relevan, maka akan dapat mempengaruhi keputusan ekonomi pemakai dengan membantu mereka mengevaluasi peristiwa masa lalu, masa kini atau masa depan, menegaskan atau mengoreksi hasil evaluasi mereka di masa lalu. Relevansi informasi bermanfaat dalam peramalan (predictive) dan penegasan (confirmatory) yang keduanya berkaitan satu sama lain.

c. Keandalan

Agar bermanfaat, informasi juga harus andal (reliable). Dan sebuah Informasi memiliki kualitas yang andal jika bebas dari pengertian yang menyesatkan, kesalahan material, dan dapat diandalkan pemakainya sebagai penyajian yang jujur dari yang seharusnya disajikan atau yang secara wajar diharapkan dapat disajikan. Keandalan informasi dipengaruhi oleh penyajian yang jujur, substansi mengungguli bentuk, netralitas, pertimbangan sehat, dan kelengkapan.

d. Dapat Dibandingkan

Pemakai harus dapat membandingkan laporan keuangan perusahaan antar periode untuk mengidentifikasi kecenderungan posisi dan kinerja keuangan. Dan pemakai juga harus dapat membandingkan laporan keuangan antar perusahaan untuk mengevaluasi posisi keuangan, kinerja serta perubahan posisi keuangan secara relatif. Oleh karenanya, pengukuran dan penyajian transaksi yang sama harus dilakukan secara konsisten.

Tujuan Laporan Keuangan

Sebuah laporan keuangan bagi suatu perusahaan hanyalah berfungsi sebagai “alat pengujian” dari pekerjaan fungsi bagian pembukuan, akan tetapi untuk selanjutnya seiring dengan perkembangan zaman, fungsi laporan keuangan sebagai dasar sebagai alat  penilaian atas posisi keuangan perusahaan tersebut.

Dan dengan menggunakan hasil analisis tersebut, maka pihak-pihak yang berkepentingan dapat mengambil suatu keputusan dalam membuat sebuah tindakan pada perusahaan tersebut.

Dan melalui laporan keuangan juga akan dapat dinilai kemampuan perusahaan untuk memenuhi seluruh kewajiban-kewajibannya baik jangka pendek maupun jangka panjang, struktur modal perusahaan, pendistribusian pada aktivanya, efektivitas dari penggunaan aktiva, sebuah pendapatan atau hasil usaha yang telah dicapai, beban-beban tetap yang harus dibayarkan oleh perusahaan serta nilai-nilai buku dari setiap lembar saham perusahaan yang bersangkutan.

Dan menurut Standar Akuntansi Keuangan (Ikatan Akuntan Indonesia 2002:4) tujuan laporan keuangan adalah sebagai berikut:

Tujuan laporan keuangan perusahaan adalah untuk menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, seta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi.

Dalam sebuah laporan keuangan, setiap perusahaan sangat membutuhkan nya dan tujuan ini memenuhi kebutuhan bersama sebagian besar pemakai. Tetapi, sebuah laporan keuangan tidak menyediakan semua informasi yang mungkin dibutuhkan pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi karena secara umum menggambarkan pengaruh keuangan dan kejadian di masa lalu.

Dalam laporan keuangan juga menunjukkan apa yang telah dilakukan manajemen (stewardship) atau pertanggungjawaban manajemen atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya.

custom-form-newsletter


Seperti itulah penjelasan manfaat laporan keuangan bagi perusahaan. Adanya laporan keuangan akan sangat membantu perusahaan melakukan analisa terhadap apa yang harus dilakukan kedepannya terkait masalah keuangan.

Berikutnya akan dijelaskan seperti apa penerapan laporan keuangan dan contoh manfaat yang akan didapatkan. Kali ini akan dibahas manfaat laporan keuangan bagi perusahaan koperasi, simak selengkapnya:

Contoh Manfaat Laporan Keuangan Koperasi

Berikut contoh manfaat laporan keuangan bagi pemilik perusahaan Koperasi. Laporan keuangan koperasi adalah laporan pertanggungjawaban pengurus atau manajemen tentang koperasi. Selain itu, laporan keuangan koperasi juga merupakan bagian dari system pelaporan keuangan koperasi. Pemakai utama dari laporan keuangan koperasi adalah para anggota koperasi beserta pengurus atau manajemen koperasi.

Pemakai lainnya adalah calon anggota koperasi, bank, kreditor, dan kantor pajak. Dalam sebuah modal koperasi ini bisa berasal dari modal sendiri maupun pinjaman anggota atau pun lembaga, maupun surat-surat hutang. Modal terdiri dari 2 yaitu modal jangka panjang (Fasilitas Fisik) dan modal jangka pendek (Kegiatan Operasional).

Sedangkan SHU koperasi yang diterima oleh setiap anggota akan berbeda, tergantung besarnya partisipasi modal dan transaksi anggota terhadap pembentukan pendapan koperasi. Dan dalam pengertian ini, juga di jelaskan bahwa ada hubungan linear antara transaksi usaha anggota dan koperasinya dalam perolehan SHU.

Yang berarti, semakin besar transaksi (usaha dan modal) anggota dengan koperasinya, maka semakin besar SHU yang akan diterima. Hal ini berbeda dengan perusahaan swasta, dimana dividen yang diperoleh pemilik saham adalah proporsional, sesuai dengan besarnya modal yang dimiliki. Dan hal ini merupakan salah satu pembeda koperasi dengan badan usaha lainnya.

Adapun karakteristik yang bersifat spesifik dari laporan keuangan koperasi yaitu di antaranya adalah:

Sebuah laporan keuangan koperasi merupakan bagian dari laporan pertanggungjawaban pengurus selama satu periode akuntansi, yang dapat dipakai sebagai bahan untuk menilai hasil kerja pengelolaan koperasi;

Laporan keuangan koperasi merupakan bagian dari sistem pelaporan keuangan yang ditujukan untuk pihak internal maupun eksternal koperasi.

Sebuah laporan keuangan koperasi harus berdayaguna bagi para anggotanya sehingga pihak anggota dapat menilai manfaat ekonomi yang diberikan koperasi dan berguna juga untuk mengetahui :

Sebuah prestasi unit kegiatan koperasi yang secara khusus bertugas memberikan pelayanan kepada para anggotanya selama satu periode akuntansi tertentu.

Untuk mengetahui prestasi unit kegiatan koperasi yang secara khusus ditujukan untuk tujuan bisnis dengan non anggota selama satu periode akuntansi tertentu.

Mengetahui informasi penting lainnya yang mempengaruhi keadaan keuangan koperasi jangka pendek dan jangka panjang.

Tujuan Laporan Keuangan Koperasi

Laporan keuangan koperasi merupakan bagian dari laporan pertanggungjawaban pengurus selama satu periode akuntansi, sehingga dapat dipakai sebagai bahan untuk menilai hasil kerja dan prestasi koperasi. Selain itu untuk mengetahui sumber daya ekonomis yang dimiliki oleh koperasi, kewajiban dan kekayaan bersih, transaksi, kejadian dan keadaan yang mengubah sumber daya ekonomis, kewajiban dan kekayaan bersih dalam suatu periode tertentu serta informasi lainnya yang berkaitan dengan keuangan jangka pendek dan jangka panjang.

Sebuah laporan keuangan merupakan proses akhir dalam proses akuntansi yang mempunyai peranan penting bagi pengukuran dan penilaian kinerja sebuah perusahaan. Dalam Perusahaan-perusahaan di Indonesia, khususnya perusahaan yang go public diharuskan membuat laporan keuangan setiap periodenya.

Dalam membuat laporan keuangan tersebut mempunyai tujuan untuk memberikan informasi tentang posisi keuangan, kinerja, dan arus kas perusahaan yang bermanfaat bagi sebagian besar kalangan pengguna laporan dalam rangka membuat sebuah keputusan ekonomi serta menunjukkan pertanggungjawaban (stewardship) manajemen atas penggunaan sumber-sumber daya yang dipercayakan kepada mereka.

Di atas sudah dijelaskan mengenai beberapa manfaat dari sebuah laporan keuangan. Sangat penting bagi perusahaan dalam membuat sebuah laporan keuangan ini. Selain membantu para karyawan perusahaan, juga dapat membantu dan memberikan manfaat langsung kepada perusahaan agar dapat mengembangkan sebuah perusahaan yang ada khususnya dalam hal keuangan perusahaan tersebut.

Dan untuk membantu Anda dalam membuat sebuah laporan keuangan, Anda dapat menggunakan Software Akuntansi Harmony yang dapat membantu dalam membuat sebuah laporan keuangan .

Dengan Anda menggunakan software akuntansi dari Harmony, dapat membantu Anda dalam membuat laporan keuangan secara cepat dan tepat, tanpa harus memakan waktu yang lama dalam mengerjakanya. Harmony Software Akuntansi, menyediakan 20 lebih jenis laporan keuangan secara otomatis, dan real-time. 

Anda hanya perlu input transaksi yang ada di perusahaan maupun bisnis Anda. Harmony dapat digunakan dengan sangat mudah walaupun tidak memiliki background sebagai seorang akuntan sekalipun. Harmony telah membantu ribuan pemilik bisnis yang ingin memiliki laporan keuangan lengkap. Ingin menggunakan Harmony? Ada Coba GRATIS 30 hari Software Harmony disini.

Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Subscribe Harmony Blog
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan nama.
Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Apa tanggapan Anda mengenai artikel ini?
Email Anda tidak akan terpublikasikan
Terima kasih telah berlangganan.
Anda akan menerima informasi terbaru dan artikel menarik di email Anda.
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-up.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-down.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/main-features/