Harmony » Blog » 

Produk Domestik Bruto (PDB), Ketahui Komponen dan Manfaatnya

Fina Pratiwi
/
Diupdate 
Juli 7, 2021

Salah satu indikator pengukuran yang kerap dipakai untuk mengevaluasi kemajuan ekonomi nasional adalah produk domestik bruto (PDB). Dalam mengukur perkembangan ekonominya, negara Indonesia menerapkan sistem ekonomi pancasila.

Dengan begitu, negara terkait dapat memanfaatkan data yang telah disimpulkan sebagai landasan membuat kebijakan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat.

Cara menghitung PDB adalah dengan menjumlahkan seluruh komponennya. Mulai dari konsumsi rumah tangga nasional, investasi, konsumsi negara, hingga produk perdagangan internasional.Click to Tweet

Definisi Produk Domestik Bruto (PDB)

PDB adalah jumlah total produksi jasa dan barang yang sanggup dihasilkan oleh suatu negara dalam rentang waktu tertentu. Dalam bahasa internasional Produk Domestik Bruto juga dikenal sebagai Gross Domestic Product (GDP).

Pada dasarnya, PDB adalah indikator yang dapat digunakan suatu negara untuk mengukur jumlah total produksi, baik itu dihasilkan oleh perorangan maupun perusahaan. Hal ini bisa menjadi tolak ukur pertumbuhan ekonomi skala nasional.

Definisi Produk Domestik Bruto

Selain memahami definisi Produk Domestik Bruto, penting juga untuk mengetahui komponennya. Berikut empat komponen PDB yang harus dipahami.

  1. Private Consumption atau Konsumsi Privat

    Konsumsi privat merujuk pada perhitungan konsumsi rumah tangga atau individu untuk beberapa produk seperti Durable Goods, Non Durable Goods dan Service.

    Non Durable Goods yaitu produk yang dikonsumsi langsung dan manfaatnya segera habis. Contoh Produk Domestik Bruto pada kategori ini, yakni minuman, makanan, pakaian, dan sebangsanya.

    Durable Goods yaitu produk yang tidak cepat rusak atau awet, biasanya memiliki jangka waktu pemakaian relatif lebih panjang dengan patokan lebih dari tiga tahun.

    Contoh Produk Domestik Bruto dalam hal ini adalah mobil, motor, perangkat elektronik, namun pembelian rumah baru tidak termasuk.

    Sementara service, umumnya merujuk pada konsumsi jasa. Contohnya, jasa dokter, guru, dan lainnya.

  2. Investment

    Produk Domestik Bruto yang berkaitan dengan perhitungan pengeluaran untuk produk modal. Misalnya, pembangunan pabrik baru, pembelian rumah, program baru serta beragam jenis investasi yang lain.

  3. Government Spending atau Pengeluaran Pemerintah

    Komponen yang berfungsi menghitung seluruh pengeluaran yang dilakukan oleh pemerintah. Contoh Produk Domestik Bruto dalam aspek ini, yakni pembayaran gaji pegawai pemerintah atau PNS, pembangunan infrastruktur, pembelian perlengkapan militer, dan sejenisnya.

    Pada dasarnya, komponen ketiga ini tidak terlepas dari peran BUMN terhadap ekonomi, di mana perusahaan tersebut senantiasa menjadi partner pemerintah dalam pembangunan nasional.

    [elementor-template id="26379"]

  4. Net Export atau Ekspor Bersih

    Merujuk pada perhitungan selisih yang didapat melalui Total Ekspor dikurangi Total Impor. Produk Domestik Bruto memang pada dasarnya memiliki komponen yang kompleks tidak terkecuali pada aspek perdagangan internasional.

Perhitungan Produk Domestik Bruto

Cara menghitung PDB adalah dengan menjumlahkan seluruh komponennya. Mulai dari konsumsi rumah tangga nasional, investasi, konsumsi negara, hingga produk perdagangan internasional.

Untuk lebih jelasnya, berikut merupakan rumus Produk Domestik Bruto.

PDB=C+I+G+NX

Rumus produk domestik bruto di atas merujuk pada keterangan tertentu, yakni PDB mewakili produk domestik bruto, C merepresentasikan konsumsi rumah tangga, I artinya investasi, G merupakan konsumsi negara, dan NX berarti total ekspor dikurangi total Impor.

Lebih jauh, meningkatnya nilai konsumsi di tengah masyarakat mengindikasikan tingginya minat belanja terhadap produk yang ditawarkan. Hal ini bisa pula diartikan sebagai representasi kecil dari terpenuhinya distribusi pendapatan skala nasional.

  • Pada akhirnya, produk domestik bruto memang memiliki sejumlah manfaat antara lain:
  • Mengevaluasi laku pertumbuhan ekonomi nasional
  • Melakukan perbandingan ekonomi di antara negara-negara
  • Meninjau struktur perekonomian negara
  • Sebagai landasan pemerintah dalam merumuskan kebijakan.

Karena itu, mempelajari rumus produk domestik bruto sama artinya mencoba memahami pengukuran kemajuan sistem ekonomi bangsa Indonesia.

Bagaimana dengan bisnis Anda? Tentunya Anda ingin mengalami kemajuan juga dalam menjalankan bisnis. Untuk mempermudah Anda dalam mengelola keuangan serta mencatat profit dan transaksi bisnis, pakai Software Akuntansi Harmony.

Arus kas masuk-keluar yang cepat, sudah sepatutnya didukung sistem pembukuan yang otomatis, modern, dan rapi. Aplikasi Harmony hadir dengan fitur dan modul akunting canggih untuk menyederhanakan tugas administratif seperti pencatatan transaksi jual beli, penagihan otomatis, rekonsiliasi bank otomatis, serta pembuatan laporan keuangan hingga 20 jenis template siap pakai.

Jika Anda ingin menguji seberapa efisien Aplikasi Harmony untuk akuntansi bisnis Anda, silakan daftar di tautan ini untuk pakai GRATIS 30 hari. Temukan tips menarik serta ulasan fitur selengkapnya, dengan follow Instagram, LinkedIn, dan Facebook Harmony.

trial harmony
Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
COBA GRATIS
Anda juga mungkin suka:
Fina Pratiwi
Fina Pratiwi adalah seorang ahli strategi keuangan dengan lebih dari 5 tahun pengalaman dalam industri keuangan. Dia memegang gelar dalam bidang Keuangan dan dikenal karena kemampuannya untuk menyederhanakan konsep keuangan yang kompleks menjadi sesuatu yang mudah dipahami. Fina percaya bahwa pemahaman yang baik tentang manajemen keuangan adalah kunci sukses bisnis. Dengan pengetahuannya yang luas, dia berdedikasi untuk membantu bisnis memahami dan memanfaatkan software Harmony untuk mencapai tujuan keuangan mereka.
chevron-down
Scan the code
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram