Pengertian Kas Kecil dan Penerapannya dalam Bisnis Anda
Harmony Blog
Accounting
Pengertian Kas Kecil dan Penerapannya dalam Bisnis Anda
March 16, 2020
Berlangganan newsletter kami
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan alamat email Anda. Kami akan mengirimkannya langsung ke email Anda

Keberadaan kas kecil sangat dibutuhkan untuk segala bentuk bisnis yang sedang berjalan, baik bisnis dalam skala kecil, menengah (UKM) hingga bisnis besar. Kas kecil merupakan salah satu bagian yang dibutuhkan dalam manajemen keuangan perusahaan. Dengan demikian, perusahaan tentu menyadari bahwa fungsi manajemen keuangan perusahaan merupakan faktor krusial sehingga harus diperhatikan dengan cermat. 

Manajemen keuangan sebuah perusahaan dapat diketahui secara jelas dari perkembangan bisnis yang ditinjau dari besarnya pengeluaran atau pemasukan. Dengan demikian, perusahaan dapat melihat data-data dari hasil pengelolaan keuangan perusahaan tersebut sebagai bahan evaluasi proyek bisnis di masa yang akan datang. Untuk mengelola keuangan perusahaan dengan baik, maka para staf dari divisi keuangan harus mampu membangun sistem yang tepat dan cocok dengan mekanisme yang ada pada perusahaan. 

Baca Juga : Apa itu Kas dalam Akuntansi Bisnis?

Ada beberapa cara yang bisa digunakan, salah satunya adalah kas kecil atau biasa disebut petty cash. Berikut ini, informasi lengkapnya dan penerapannya untuk bisnis Anda.


Kas Kecil atau Petty Cash : Inilah artinya

Kas kecil (Petty Cash) merupakan sejumlah dana yang disediakan khusus untuk pengeluaran yang bersifat rutin dan relatif kecil jumlahnya dibandingkan dana untuk produksi. Kas ini digunakan untuk mempersiapkan terjadinya berbagai pengeluaran yang jumlahnya relatif kecil seperti dana entertain pelanggan, dana konsumsi untuk kepentingan rapat, dan kebutuhan mendadak lainnya.

Dalam melakukan suatu aktivitas, perusahaan tidak selalu mengeluarkan dana besar untuk membayar sesuatu. Namun, tanpa disadari ternyata perusahaan dapat mengalami pengeluaran uang dengan nominal yang kecil dengan kuantitas yang banyak (sering). Dengan demikian, setiap uang yang keluar tetap harus dimuat dan dicatat dalam pembukuan agar mempermudah akuntan perusahaan mencatat keuangan perusahaan.

Tanpa disadari ternyata perusahaan dapat mengalami pengeluaran besar dengan uang yang nominal nya kecil namun dengan kuantitas yang banyak (sering).

Kegunaan Kas Kecil

Kas ini berguna untuk menghimpun data pengeluaran nominal kecil namun sering dilakukan. Selain itu, kas kecil atau petty cash memiliki kegunaan lain, yaitu sebagai berikut:

1. Mempercepat proses klaim dari atasan atau pihak yang membutuhkan dana secara mendadak.

2. Mengatasi supply perlengkapan usaha dan beberapa divisi yang memerlukan.

3. Mempermudah sistem bayar lebih praktis dan efektif untuk biaya dengan jumlah kecil dan secara mendadak.

4. Meningkatan fleksibilitas bagi staff untuk memberikan respon kepada konsumen dan relasi bisnis.

Penerapan Kas Kecil dalam Perusahaan

Penerapannya dalam perusahaan mencakup tahapan-tahapan dalam pengelolaan dan penggunaan dana yang ada. Ketika laporan penggunaan kas kecil atau petty cash ini diminta oleh pihak-pihak yang terkait, maka akan segera dapat ditunjukkan dengan lengkap tanpa disertai adanya kesalahan. Metode pencatatannya ada 2 macam, yaitu metode berubah-ubah dan metode tetap .

1. Metode Berubah-ubah

Metode berubah-ubah merupakan suatu metode pengisian petty cash dengan jumlah yang tidak tetap atau selalu berubah-ubah sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Metode ini memungkinkan jumlah nominal kas tidak ditetapkan, melainkan sesuai dengan kebutuhan. Contoh, saat awal memiliki kebijakan, bahwa nominal sebesar Rp3.000.000 namun dana tersebut habis.

Saat refill petty cash, nominal bisa diisi dengan jumlah yang lain sesuai dengan kebijakan baru. Dengan demikian jumlah kas tidak harus sama dengan jumlah pengisian awal, bisa kurang maupun lebih.

Semua transaksi ini wajib dicatat pada akun kas kecil dengan mendebit akun-akun yang terkait dalam penggunaan kredit. Besarnya jumlah dana kas yang disediakan berfluktuasi disesuaikan dengan perkembangan kegiatan dari divisi-divisi perusahaan yang memakai dana kas ini.

2. Metode Tetap

Metode Tetap merupakan metode pembukuan petty cash dengan saldo selalu tetap. Setiap pengeluaran kas terjadi tidak selalu mencatatnya, namun hanya mengumpulkan bukti transaksi keluar saja.

Pengisian kas ini dilakukan dengan jumlah penarikan dana yang sama dengan jumlah petty cash yang telah digunakan. Artinya, jumlah dana kas ini kembali dan selalu sama dengan jumlah saldo awal.

Umumnya perusahaan menggunakan kas kecil untuk membantu kegiatan operasional atas usaha tersebut. Pencatatan kas kecil merupakan unsur penting dalam pembuatan laporan keuangan. Anda tentu ingin melakukan pembuatan laporan keuangan perusahaan yang tepat, cepat, dan akurat. Saat ini, Anda dapat membuat laporan keuangan dengan mudah dan cepat menggunakan software akuntansi. Harmony adalah software akuntansi online yang dapat membantu Anda membuat laporan keuangan instan setiap saat. Gunakan Harmony sekarang juga dapatkan GRATIS 30 Hari dengan daftar disini.

Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Subscribe Harmony Blog
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan nama.
Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Apa tanggapan Anda mengenai artikel ini?
Email Anda tidak akan terpublikasikan
Terima kasih telah berlangganan.
Anda akan menerima informasi terbaru dan artikel menarik di email Anda.
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-up.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-down.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/main-features/