Menjalankan usaha tidak cukup hanya keberanian dan modal. Namun, perlu memahami sejumlah teori struktur modal dalam bisnis. Struktur modal adalah pemakaian hutang dan modal perusahaan sebagai sarana membiaya operasional dan pembelian aset.
Struktur modal adalah salah satu kunci untuk membantu memahami kesehatan keuangan, manajemen piutang, maupun strategi investasi perusahaan. Baiklah, berikut kita akan membahas seputar teori struktur modal PT selengkapnya. Simak yuk.
Table of Contents
Dalam keuangan perusahaan, struktur modal adalah campuran dari berbagai bentuk dana pihak eksternal. Dikenal sebagai modal atau pembiayaan bisnis. Ada beberapa teori struktur modal PT, antara lain:
Dalam teori struktur modal konvensional, dikatakan bahwa struktur modal adalah berdampak pada valuasi perusahaan. Struktur modal PT fluktuatif atau bersifat mudah berubah sehingga nilai atau valuasinya semakin maksimal.
Menurut Modigliani & Miller, teori struktur modal tidak dapat berdampak bagi perusahaan. Terdiri atas teori Modigliani & Miller tanpa pajak dan teori Modigliani & Miller dengan pajak.
Dalam teori trade off, seperti yang dijelaskan Myers (2001), bisnis yang berhutang dalam level tertentu, sehingga mencapai kondisi keuangan di mana efisiensi pajak dari utang tambahan, akan sama dengan ongkos financial distress.
Financial distress adalah sejumlah biaya yang dikeluarkan perusahaan saat bankrut, membentuk ulang organisasi bisnis, serta biaya agen yang bertambah karena kredibilitas bisnis merosot.
Teori trade off menjelaskan jika manajer perlu mempertimbangkan efisiensi pajak serta biaya ketika keuangan terkendala saat menentukan struktur modal PT.
Dalam teori struktur modal ini dikatakan perusahaan yang beromset tinggi akan memiliki utang kecil. Sebab, perusahaan tersebut memiliki urutan tertentu dalam pengeluarannya.
Akan tetapi, menurut Singh (1995), perusahaan yang berada di negara berkembang tidak suka berhutang atau membiayai perusahaan, misalnya untuk jenis leasing atau kredit umumnya. Sebaliknya, mereka justru senang menerbitkan saham. Jadi, hal ini berlawanan dengan teori struktur modal pecking order.
[elementor-template id="26379"]
Teori struktur modal selanjutnya adalah beranggapan kalau perusahaan tidak memiliki informasi tentang prospek atau risiko keuangan usaha. Dalam teori ini muncul beberapa teori turunan, seperti teori Myers dan Majluf dan teori Signaling.
Namun, pada dasarnya, perusahaan yang menerapkan teori struktur modal ini mampu memberi sinyal kredibel adalah perusahaan yang percaya diri dan berani meningkatkan hutangnya karena merasa solvent untuk melunasi pinjaman dan meraih prospek di masa depan.
Sedangkan, dalam teori struktur modal pendekatan agensi, perusahaan ingin menekan atau meminimalisir konflik keagenan free cash flow. Yaitu, kemampuan manajer untuk memakai kas perusahaan dalam pembayaran bunga.
Sebagai pelaku UMKM atau pebisnis, jangan ragu menjalankan teori struktur dalam bisnis dengan pembahasan topik yang menarik atau isu hangat dalam usaha. Sebab, dengan teori struktur modal, siapa tau dapat memberikan berbagai perspektif, ide, serta solusi baru untuk mengatasi tantangan dan masalah bisnis Anda.
Satu lagi, yang tak kalah penting untuk mengatasi masalah pembukuan bisnis Anda, pakai Software Akuntansi Harmony. Aplikasi Harmony mendukung penanganan keuangan dan akuntansi yang real time, efisien waktu, serta bebas ribet. Anda bisa mengakses Software Harmony kapan saja dan dimanapun berada berbasis Cloud.
Dilengkapi otomasi pembuatan laporan keuangan hingga 20+ template instan siap pakai dalam hitungan detik, smart invoicing, laporan stok, otomasi rekonsiliasi bank, serta fitur dan modul accounting fungsional lainnya.
Aplikasi Harmony dapat melakukan pencatatan transaksi, laporan perubahan modal, serta otomasi laporan keuangan yang mudah diakses kapan saja 24/7. Coba GRATIS 30 hari, aplikasi Harmony silakan klik tautan ini sekarang.
Sistem keamanan aplikasi Harmony terjamin, sehingga pelacakan dan manajemen data keuangan bisnis semakin efektif dan efisien di era bisnis digital. Follow akun Instagram, LinkedIn, dan Facebook Harmony untuk mendapatkan update aktivitas dan info menarik lainnya.