Harmony Blog

Pasar Sekunder, Apa itu dan Bagaimana Mekanisme serta Contohnya?

Diposting Jul 20th, 2021
0

SHARES

PEMBACA

Pasar SekunderPin

Pasar saham bisa dibagi menjadi beberapa sub pasar, yaitu pasar primer dan pasar sekunder. Agar bisa berinteraksi dan mendapatkan keuntungan yang maksimal, investor perlu memahami pengertian pasar primer dan pasar sekunder.

Seperti diketahui, dalam sistem ekonomi, peran BUMN adalah sebagai perintis dalam sektor usaha untuk mengembangkan berbagai badan usaha yang belum diminati swasta.

Pasar sekunder adalah suatu pasar saham di mana investor berdagang di antara kalangan mereka sendiri di seluruh bursa utama secara global.Click to Tweet

Jika ekonomi semakin berkembang, maka distribusi pendapatan masyarakat juga semakin efektif. Pada gilirannya, dapat semakin menumbuhkan dan mendorong aktivitas ekonomi di pasar primer maupun pasar sekunder.

Apa itu Pasar Sekunder?

Banyak pro dan kontra mengenai pasar primer vs pasar sekunder. Definisi pasar sekunder adalah suatu pasar saham di mana investor berdagang di antara kalangan mereka sendiri di seluruh bursa utama secara global.

Contoh market sekunder misalnya, Toni selaku investor ingin membeli saham Apple Inc. di market sekunder. Maka, Toni bisa membeli sahamnya dari investor lain, dan bukan dari perusahaan itu sendiri. Jadi, pada dasarnya, siapa pun yang mau menjual saham di market sekunder sebenarnya menjual sahamnya kepada investor lain.

Apa itu pasar sekunderPin

Perlu diketahui, pasar sekunder dapat dipecah menjadi dua sub kategori, yaitu pasar lelang dan pasar dealer.

  • Pasar Lelang

    Bursa Efek Jakarta adalah contoh pasar lelang yang paling terkenal di Indonesia. Sesuai namanya, pasar lelang mirip dengan lelang pada umumnya. Namun, di market sekunder pasar lelang terjadi antara sesama investor yang ingin jual-beli.

  • Pasar Dealer

    NASDAQ adalah pasar dealer yang paling populer. Untuk memfasilitasi pasar dealer, dealer dapat mengumumkan harga sekuritas secara transparan yang ingin dijual atau dibeli sesuai keinginan mereka. Dealer akan mendapatkan keuntungan berdasarkan pembagian keuntungan dari setiap sekuritas yang berhasil dibeli atau dijual.

Perbedaan Antara Pasar Primer & Sekunder

Secara umum, perbedaan antara pasar primer dan pasar sekunder antara lain:

  1. Pasar primer menjadi tempat saham baru dijual pertama kali. Sedangkan, market sekunder adalah tempat berdagang surat berharga yang diterbitkan sebelumnya di antara sesama investor.
  2. Di pasar primer, investor beli surat berharga langsung dari emiten pada saat IPO (Initial Public Offering). Di sisi lain, market sekunder adalah tempat investor berdagang saham satu sama lain di indeks yang paling trend saat ini.
  3. Sekuritas tidak dijual satu kali di pasar primer. Namun, market sekunder adalah tempat menjual sekuritas berkali-kali.
  4. Di pasar primer, perusahaan (IPO baru) mendapatkan laba dari penjualan saham. Sementara, pasar sekunder adalah tempat investor mengetahui rahasia keuntungan penjualan.
  5. Bank atau lembaga keuangan berfungsi sebagai perantara pasar primer. Sedangkan, market sekunder adalah memakai pialang sebagai perantara.
Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Berbagai Tips & Update Artikel Menarik Lainnya dari Harmony, langsung di email Anda!

Contoh Pasar Sekunder

Transaksi di pasar sekunder adalah penyediaan likuiditas untuk semua jenis investor. Karena transaksi di market sekunder sangat tinggi, biaya transaksi juga berkurang.

Beberapa contoh market sekunder yang terkait transaksi surat berharga adalah sebagai berikut.

Di pasar sekunder, investor melakukan transaksi efek dengan investor lain, bukan emiten. Apabila seorang investor ingin membeli saham PT Khazanah, maka harus membeli dari investor lain yang memiliki saham tersebut, dan bukan membeli dari PT Khazanah secara langsung.

Dengan begitu, perusahaan tidak akan terlibat dalam transaksi tersebut. Sebab, transaksi terjadi hanya antara sesama investor saja.

Secara umum, keberadaan market sekunder sangat bermanfaat bagi investor. Terutama, ketika investor membutuhkan uang tunai, dapat menjual saham yang dimiliki dengan mudah karena sejumlah pembeli juga ada di pasar sekunder.

Selain itu, dana investor juga relatif tetap aman karena ada regulasi yang ketat terkait pengaturan transaksi saham di pasar sekunder. Sebagai pebisnis, usahakan agar arus kas dan manajemen keuangan Anda selalu tersusun rapi.

Pakai Software Akuntansi Harmony untuk segala proses pembukuan dan akuntansi bisnis yang modern, sistematis, dan akurat. Penasaran seperti apa kecanggihan Aplikasi Harmony? Yuk, langsung klik tautan ini untuk memakai demo GRATIS selama 30 hari.

Temukan detail fitur selengkapnya dengan follow Instagram,  LinkedIn, dan  Facebook Harmony.

Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
Anda juga mungkin suka:
Harmony
Harmony
Harmony menyajikan artikel seputar bisnis, keuangan, perpajakan dan finansial untuk membantu para pemilik usaha kecil. Dapatkan cara mudah membereskan keuangan usaha Anda menggunakan Harmony dan coba gratis 30 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Follow Social Media Kami
Dapatkan konten terbaru dari Harmony
Gratis Tips & Trik Terbaru Harmony di Email Anda.
No spam, hanya Info terbaik kami kirimkan dan Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja.
Artikel Popular Lainnya
Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
Daftar Isi
    Add a header to begin generating the table of contents
    Daftar Isi
      Add a header to begin generating the table of contents
      Daftar Isi
        Add a header to begin generating the table of contents
        Dapatkan Berbagai Tips & Update Artikel Menarik Lainnya dari Harmony, langsung di email Anda!

        Pembukuan Lebih Mudah

        Coba Gratis 30 Hari dan
        Rasakan Perbedaannya!

        Kontak Harmony