Harmony Blog

Cara Membuat Jurnal Penutup Perusahaan Dagang dan Contohnya

Diupdate Apr 8th, 2021
162

SHARES

PEMBACA

Jurnal-Penutup-Perusahaan-DagangPin

Pada dasarnya jurnal penutup perusahaan dagang merupakan bagian dari jenis jurnal akuntansi lainnya. Di mana salah satunya adalah jurnal penutup yang berkaitan dengan akun beban, pendapatan, ikhtisar laba rugi, dan akun prive.

Namun dapat diketahui bahwa jurnal penutup adalah pencatatan ke dalam jurnal yang harus menutup akun tersebut, dengan berbagai tahapan siklus akuntansi di mana salah satunya yaitu seperti jurnal penyesuaian.

Selain itu tujuannya pencatatan jurnal penutup perusahaan dagang ini berguna, untuk mengakhiri proses pencatatan dalam periode tersebut. Kemudian Anda juga bisa melakukan persiapan akun-akun yang akan dipakai untuk periode selanjutnya.

Jurnal penutup perusahaan dagang adalah cara untuk menutup setiap akun-akun nominal khusus transaksi perusahaan dagang.Click to Tweet

Ketahui Apa Itu Jurnal Penutup Perusahaan Dagang

Dalam siklus akuntansi terakhir, proses penutupan akun ini ternyata menggunakan ayat jurnal penutup. Di mana secara definisi jurnal penutup adalah kegiatan untuk menjurnal dan menutup proses siklus akuntansi.

Dengan demikian untuk periode selanjutnya Anda juga bisa mempersiapkan akun-akun yang akan dipakai sebagai jurnal laporan keuangan. Nah, adapun beberapa tujuan dalam membuat jurnal penutup perusahaan dagang meliputi:

  1. Menutup saldo perkiraan sehingga menjadi 0 (nol).
  2. Melakukan perhitungan pada saldo akun modal sesuai dengan keadaan pada akhir periode, agar saldo tersebut sama dengan yang laporan neraca.
  3. Memudahkan pemisahan transaksi akun pendapatan dan beban periode sekarang dengan periode selanjutnya.
  4. Mempersiapkan laporan neraca awal untuk periode berikutnya.
  5. Memudahkan kegiatan proses audit jika dibutuhkan.
  6. Menunjukkan sebuah informasi keuangan perusahaan setelah pembuatan jurnal penutup yaitu seperti harta, kewajiban dan ekuitas.

Apa Saja Metode Dalam Jurnal Penutup Perusahaan Dagang?

Pada dasarnya pencatatan jurnal penutup perusahaan dagang dibagi menjadi dua metode yaitu metode periodik dan perpetual, adapun penjelasannya.

  1. Pencatatan Metode Periodik

    Untuk metode periodik ini memang banyak digunakan oleh perusahaan dagang yang menjual barang dengan harga terjangkau, sehingga metode ini biasanya digunakan dalam akhir periode.

    Namun dengan menggunakan metode ini juga memiliki kekurangan yaitu Anda sebagai pemilik bisnis tidak dapat mengetahui seberapa besar jumlah persediaan barang Anda pada waktu tertentu.

    Mengapa demikian? karena metode ini tidak memiliki adanya pencatatan transaksi pembelian barang di debit, ataupun transaksi penjualan barang pada posisi kredit.

    Selain itu perhitungan jumlah persediaan hanya dapat dilakukan dengan menyesuaikan jumlah barang yang tersedia saja, melalui proses perhitungan fisik setiap periodenya.

    Bahkan metode ini akan sulit digunakan apabila dipakai oleh perusahaan besar, karena bisnis tersebut juga memiliki proses persediaan barang arus keluar dan masuk yang tinggi.

    Secara kesimpulan membuat jurnal penutup dengan metode ini akan dicatat saat ketika adanya transaksi pembelian, dan penjualan yaitu akun pembelian di debit, dan pada akun penjualan posisi kredit. Kecuali Anda yang ingin mencatat HPP ini tidak dapat dilakukan dengan metode periodik ini.

  2. Pencatatan Metode Perpetual

    Kali ini metode perpetual yang digunakan oleh perusahaan dagang, biasanya menjual barang dengan harga yang cukup mahal. Bahkan metode ini dilakukan secara terperinci dan terus menerus atas semua transaksi.

    Sehingga akibatnya pencatatan metode ini menjadi lebih detail hingga rumit, namun keuntungannya persediaan barang Anda dapat diketahui kapan pun yang Anda inginkan.

    Selain itu pencatatan ini tingkat akuratnya juga lebih tinggi dibandingkan dengan metode periodik, bahkan transaksi pembelian akan dicatat ke dalam akun persediaan pada debit. Sedangkan penjualan akan mencatat persediaan dengan harga pokok dikredit.

Berbagai Tahap Dalam Membuat Jurnal Penutup Perusahaan Dagang

Berikut ini ada empat tahap dalam membuat jurnal penutup beserta contohnya yang bisa Anda ketahui.

  1. Menutup Akun Pendapatan Pada Saldo Kredit

    Tahap pertama jurnal penutup yaitu dengan menutup akun yang di saldo kredit seperti penjualan atau pendapatan terhadap akun ikhtisar laba rugi. Seperti contoh soal jurnal penutup perusahaan dagang memiliki penjualan sebesar Rp287.000.000, selain itu perusahaan juga menerima pendapatan sewa sebesar Rp25.000.000. Maka pencatatan jurnal 31 Desember 2020 adalah:

    Dr. Pendapatan Penjualan Rp287.000.000

    Dr. Pendapatan Sewa Rp25.000.000

    Cr. Ikhtisar Laba Rugi Rp312.000.000

  2. Menutup Akun Beban Pada Saldo Debit

    Selanjutnya menutup akun beban pada saldo di debit, yang biasanya beban ini termasuk diskon penjualan, retur dan potongan, harga pokok penjualan, ongkos kirim dan beban lainnya terhadap ikhtisar laba rugi. Seperti contoh soal jurnal penutup perusahaan dagang di bawah ini:

    Menutup-akun-beban-jurnal-penutup1Pin

  3. Menutup Saldo Akun Ikhtisar Laba Rugi

    Berikutnya dengan menutup saldo akun ikhtisar laba rugi berarti juga akan menutup akun modal pemilik. Nah, cara ini memiliki dua tahap kemungkinan, yaitu seperti contoh soal jurnal penutup perusahaan dagang berikut ini:

    Apabila perusahaan memiliki keuntungan, maka pencatatan akun ikhtisar laba rugi berada posisi di debit.

    Dr. Ikhtisar Laba Rugi Rp 95.200.000

    Cr. Modal Pemilik Rp 95.200.000

    Namun apabila perusahaan mengalami kerugian, maka pencatatan akun ikhtisar laba rugi berada di kredit.

    Dr. Modal Pemilik Rp 95.200.000

    Cr. Ikhtisar Laba Rugi Rp 95.200.000

  4. Menutup Akun Prive (Penarikan) Bagi Pemilik

    Terakhir pada tahap ini dengan cara menutup akun penarikan modal pemilik dengan contoh soal jurnal penutup perusahaan dagang sebagai berikut:

    Dr. Modal Rp 27.000.000

    Cr. Prive Rp 27.000.000

Setelah Anda mengikuti empat tahap jurnal penutup, maka selanjutnya yaitu memposting dua ayat jurnal pendapatan dan beban dalam meraih saldo laba bersih. Dengan contoh dibawah ini yaitu:

Menutup akun ikhtisar laba rugi jurnal penutup1Pin

Dengan mengetahui cara membuat jurnal penutup ini tentunya akan mengembalikan akun Anda menjadi posisi nol, sehingga nantinya Anda akan memulai pencatatan hingga pelaporan perusahaan dagang untuk periode berikutnya.

Nah, namun bagaimana langkah selanjutnya demi mencapai laporan keuangan perusahaan yang akurat, dan detail? Tentunya ini akan sangat merepotkan bukan hingga membuang waktu Anda. Kini semakin canggihnya teknologi Anda dapat menggunakan software pembukuan otomatis seperti Harmony.

Dengan Harmony software Anda bisa mengurangi resiko kesalahan pencatatan, mengetahui stok persediaan barang, memberikan invoice melalui share link dan nikmati berbagai fitur lainnya. Bahkan data keuangan Anda juga bisa selalu terupdate ataupun secara real time.

Apa sih itu Harmony? Harmony merupakan sistem atau software akuntansi berbasis online yang bisa membantu Anda membereskan pembukuan lebih cepat dan rapi.

Jangan sampai Anda dipusingkan oleh pencatatan pembukuan yang berantakan di bisnis Anda. Jadi, tunggu apalagi? Coba gunakan Harmony Gratis 30 Hari dengan membuat akun di sini.

Kunjungi halaman sosial media Harmony agar Anda tidak ketinggalan berita terbaru seputar keuangan, bisnis dan lainnya melalui Facebook, Instagram, dan Linked In Harmony.

Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
Anda juga mungkin suka:
Harmony
Harmony
Harmony menyajikan artikel seputar bisnis, keuangan, perpajakan dan finansial untuk membantu para pemilik usaha kecil. Dapatkan cara mudah membereskan keuangan usaha Anda menggunakan Harmony dan coba gratis 30 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Follow Social Media Kami
Dapatkan konten terbaru dari Harmony
Gratis Tips & Trik Terbaru Harmony di Email Anda.
No spam, hanya Info terbaik kami kirimkan dan Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja.
Artikel Popular Lainnya
Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
Daftar Isi
    Add a header to begin generating the table of contents
    Daftar Isi
      Add a header to begin generating the table of contents
      Daftar Isi
        Add a header to begin generating the table of contents
        Subscribe Harmony Newsletter
        Subscribe Email Harmony M
        Dapatkan Berbagai Tips & Update Artikel Menarik Lainnya dari Harmony, langsung di email Anda!
        Software Akuntansi Online Harmony

        Tingkatkan keahlian Anda bersama pakar kami, gratis!

        • 00HARI
        • 00JAM
        • 00MENIT
        • 00DETIK