Apa Saja Jenis-Jenis Transaksi Pada Perusahaan Dagang?
Harmony Blog
Accounting
Apa Saja Jenis-Jenis Transaksi Pada Perusahaan Dagang?
June 29, 2020
Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Tips Seputar Akuntansi Dengan Berlangganan Newsletter Harmony, isi data berikut ini :

Perusahaan manufaktur dan Perusahaan dagang umumnya memiliki jenis-jenis transaksi yang berbeda. Mulai dari grosir, retail, melalui sistem pre order, dan lain sebagainya. Dalam artikel kali ini akan dijelaskan lebih dalam apa saja jenis-jenis transaksi yang ada pada perusahaan terutama perusahaan dagang.

Transaksi Perusahaan dagang dapat membantu Anda dalam memproduksi pendapatan terhadap perusahaan, tetapi pendapatan yang didapatkan asalnya dari transaksi jual beli barang.

Hal yang tidak kalah penting dari transaksi penjualan adalah persediaan. Baik yang ada di dalam toko maupun di gudang persediaan. Persediaan tersebut dapat berupa persediaan bahan baku, barang dalam proses atau barang jadi.

Namun stok persediaan harus dimiliki perusahaan karena merupakan produk perusahaan yang harus dijual sebagai sumber pendapatan perusahaan dan dapat dilakukan sebagai transaksi perusahaan dagang tersebut.

Persediaan merupakan salah satu aktiva perusahaan yang penting sekali, karena berpengaruh secara langsung terhadap kemampuan perusahaan dalam memperoleh pendapatan.

Oleh karena itu, persediaan harus dikelola dengan baik dan dicatat dengan baik, agar perusahaan dapat menjual produknya dan memperoleh pendapatan sehingga tujuan perusahaan tercapai. Namun apa saja transaksi perusahaan dagang yang terjadi pada sebuah perusahaan ? Berikut penjelasannya :

Pengertian Transaksi Perusahaan Dagang

Perusahaan dagang memiliki sebuah pengertian yaitu perusahaan yang bisnis utamanya membeli barang dari pemasok dan menjual lagi ke konsumen tanpa mengubah wujud barang. Salah satu contoh yang biasa kita temui adalah toko kelontong dan supermarket.

Dari kegiatan kedua jenis usaha tersebut adalah membeli barang kebutuhan sehari-hari dari pemasok dan menjual kembali kepada konsumen. Akuntansi pada perusahaan dagang tidak berbeda dengan perusahaan jasa.

Baik itu perusahaan jasa maupun perusahaan dagang, semua transaksi harus dicatat dalam jurnal dan kemudian secara periodik dibukukan ke dalam rekening-rekening di buku besar.

Sedangkan Transaksi perusahaan dagang adalah suatu aktivitas perusahaan yang menimbulkan perubahan terhadap posisi harta keuangan perusahaan, misalnya seperti menjual, membeli, membayar gaji, serta membayar berbagai macam biaya yang lainnya.

Administrasi transaksi adalah suatu kegiatan untuk mencatat berbagai perubahan posisi keuangan dari sebuah perusahaan yang dilakukan secara kronologis dengan metode-metode tertentu sehingga hasil pencatatan dapat dikomunikasikan pada pihak lainnya.

Jenis-Jenis Transaksi Pada Perusahaan Dagang

Transaksi merupakan kegiatan yang umum yang banyak dilakukan oleh semua manusia, tidak terkecuali juga dilakukan oleh sebuah pebisnis maupun perusahaan. Berikut ada beberapa jenis-jenis transaksi pada perusahaan dagang yang perlu Anda ketahui :

1. Pembelian barang dagang

Transaksi pembelian barang dagang merupakan kegiatan membeli barang dari pihak lain baik toko, perorangan   maupun perusahaan .  Transaksi pembelian barang dagang dibagi menjadi 2 bagian yaitu transaksi pembelian barang dagang secara tunai, dan transaksi pembelian barang secara kredit.

• Pembelian barang secara tunai

Pada saat pembelian barang secara tunai maka perusahaan membayar secara tunai kepada supplier atas barang yang telah dibelinya yang kemudian akan dijual kembali.  Dan pada saat melakukan pencatatan pembelian barang dagangan dengan cara tunai dalam sebuah jurnal akan dicatat dalam akun pembelian di debit dan kas di kredit.

• Pembelian barang secara kredit

Pada saat pembelian barang secara kredit maka Perusahaan berhutang kepada supplier atas pembelian barang dagang yang akan diperdagangkan kembali nantinya oleh perusahaan.  Maka dalam melakukan pencatatan pembelian barang dagangan dengan cara kredit dalam sebuah jurnal akan dicatat dengan cara mendebit akun pembelian dan mengkredit akun utang dagang.

2. Retur Pembelian

Pada saat transaksi perusahaan dagang membeli barang dan mendapati barang yang di beli mengalami kerusakan atau tidak sesuai dengan pesanan, maka pihak perusahaan akan mengembalikan barang tersebut. 

Maka pihak pembeli berhak mengembalikan barang yang rusak tersebut kepada penjual. Dalam peristiwa ini apabila dalam pembelian barang yang dikembalikan itu dilakukan secara tunai, maka penjual akan mengembalikan uang tersebut secara tunai kepada pembeli. 

Namun sebaliknya bila pembelian dilakukan secara kredit, maka pembeli akan membuat nota debit sebagai bukti pengurangan utangnya.  Dalam Pengurangan utang dilakukan dengan cara mendebit akun utang dagang dan mengkredit akun retur pembelian.

Jadi apabila setiap terjadi transaksi yang berhubungan dengan pengembalian barang yang telah dibeli, akan dicatat dalam satu akun yaitu akun retur pembelian. Dan bukti transaksi yang digunakan adalah nota debit.

3. Penjualan Barang dagang

Penjualan barang  dagang adalah penjualan barang yang dapat di lakukan secara tunai maupun kredit.  sedangkan penjualan secara tunai di catat dengan mendebit akun kas dan mengkredit akun penjualan. Namun sedangkan penjualan menggunakan kredit lalu di catat dengan cara mendebit akun piutang dagang dan mengkredit akun penjualan

4. Retur Penjualan dan Pengurangan Harga

Pada saat transaksi perusahaan dagang, retur penjualan dan Pengurangan harga pada transaksi perusahaan dagang merupakan transaksi yang terjadi karena pengembalian suatu barang dagang yang rusak atau tidak sesuai dengan pesanan pembeli.

Apabila penjualan dilakukan secara kredit maka pencatatan akan dilakukan dengan cara mengkredit piutang dagang dan mendebit akun retur penjualan dan pengurangan harga. Namun sedangkan untuk penjualan yang dilakukan secara tunai maka pencatatan nya adalah dengan mengkredit kas dan mendebit akun retur penjualan dan pengurangan harga.

custom-form-newsletter


5. Potongan Penjualan

Potongan penjualan diberikan untuk membuat pembeli agar segera membayar utangnya, sebelum tanggal jatuh tempo yang ditetapkan. Dan potongan penjualan tersebut akan mengurangi jumlah piutang yang diterima disaat jatuh tempo, dan dicatat dalam akun potongan penjualan. Dan bukti transaksi yang digunakan berupa kuitansi atau bukti kas masuk.

6. Beban Angkut Pembelian

Dalam transaksi perusahaan dagang, Beban angkut pembelian merupakan beban angkut pada barang dagang dari gudang pihak supplier ke gudang pihak pembeli yang akan ditanggung oleh pihak pembeli.

Pada saat pelunasan pembayaran sudah dilakukan maka akan diberikan potongan pembelian. Lalu transaksi beban angkut pembelian tersebut dicatat dalam jurnal dengan mengkredit akun kas dan mendebit akun beban angkut pembelian. Maka dari itu penting bagi Anda untuk memakai aplikasi pendukung agar setiap pembukuan yang Anda miliki rapih.

7. Persediaan Barang Dagang

Dalam transaksi perusahaan dagang, transaksi Persediaan barang dagang merupakan jumlah persediaan barang dagang yang ada pada akhir periode tertentu. Sebagai contoh, Persediaan barang dagang 20 Desember 2018, yaitu nilai persediaan setelah dilakukan perhitungan secara fisik ( stock opname ) yang ada didalam gudang atau toko. Dan persediaan tersebut dicatat dalam akun persediaan barang dagang. Bukti yang digunakan adalah bukti memorial.

8. Pembayaran Hutang

Apabila perusahaan mempunyai utang maka Anda atau pembeli wajib melakukan pelunasan utang kepada pihak kreditor. Dalam hal ini utang yang sering dilakukan oleh perusahaan dagang yaitu utang pembelian barang dagangan karena dilakukan secara kredit.

Maka Sebaiknya apabila Anda memiliki utang terhadap pihak kreditor, sebaiknya utang tersebut dilunasi sesuai dengan kesepakatan yang dibuat bersama bahkan akan lebih baik jika dilunasi sebelum waktu jatuh tempo.

9. Penerimaan Piutang

Apabila perusahaan atau pihak penjual memperoleh pelunasan piutang dari pihak pembeli atas pembelian barang secara kredit oleh pihak pembeli, maka yang harus dilakukan adalah mencatat pelunasan tersebut kedalam pembukuan.

Dari penjelasan di atas, Itulah jenis transaksi dan pencatatan akuntansi yang harus Anda pahami pada perusahaan dagang. Namun untuk memudahkan Anda dalam melakukan transaksi perusahaan dagang. hal penting lainnya yang harus ada dalam setiap usaha adalah pembukuan, karena tanpa pembukuan tentu pengembangan bisnis akan sulit.

Anda dapat menggunakan aplikasi pembukuan seperti Software Akuntansi Harmony. Yang mampu membantu Anda dalam melakukan transaksi mengenai keuangan bisnis Anda.

Harmony adalah software akuntansi online yang bisa membantu perusahaan Anda lebih mudah dalam menyelesaikan siklus akuntansi. Tak hanya membuat laporan keuangan atau melakukan pencatatan secara online, Harmony juga bisa Anda manfaatkan untuk membuat invoice lho. Pada akhirnya Harmony akan membantu kegiatan operasional perusahaan berjalan dengan lebih efektif dan efisien. Anda ingin mencoba bagaimana mudahnya menggunakan Harmony? Klik disini untuk Gratis 30 Hari. Tersedia buku panduan dan video tutorial di website Harmony.

Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Subscribe Harmony Blog
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan nama.
Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Apa tanggapan Anda mengenai artikel ini?
Email Anda tidak akan terpublikasikan
Terima kasih telah berlangganan.
Anda akan menerima informasi terbaru dan artikel menarik di email Anda.
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-up.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-down.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/main-features/