Harmony Blog

Apa Itu Korelasi Positif dan Negatif Dalam Keuangan? Cari Tahu Selengkapnya

Diposting Agu 11th, 2021
0

SHARES

PEMBACA

Apa Itu KorelasiPin

Sebenarnya apa itu korelasi? Dalam dunia finance atau keuangan, korelasi adalah salah satu hal penting yang perlu diperhatikan. Apalagi jika Anda bekerja di lembaga keuangan sebagai analisis investasi keuangan ataupun penasehat keuangan. Korelasi adalah metode yang umum digunakan untuk melakukan identifikasi tren dan hubungan antar variabel pada pemodelan keuangan.

Korelasi adalah suatu bentuk atau ukuran yang memiliki beberapa variabel dan menunjukkan suatu hubungan yang saling berkaitan.Click to Tweet

Jenis jenis korelasi sendiri terbagi menjadi 2 yaitu korelasi positif dan korelasi negatif. Apa itu korelasi positif dan negatif dalam dunia keuangan? Mari kita simak ulasan mengenai apa itu korelasi positif dan negatif berikut ini.

Apa Itu Korelasi Positif Dalam Keuangan?

Dari segi positif, korelasi adalah hubungan dua variabel yang secara bersama-sama bergerak ke arah yang sama. Dalam dunia statistik, apa itu korelasi adalah positif sempurna memiliki nilai beta +1.0.

Apa itu korelasi dalam keuanganPin

Apa itu korelasi? Sebuah korelasi adalah bisa dikatakan korelasi positif apabila ada satu variabel naik maka variabel yang lain juga ikut naik. Sedangkan, apabila ada satu variabel yang turun maka variabel yang lain juga ikut turun. Korelasi ini dalam keuangan dapat dikenali antara permintaan produk dan harga produk.

Sebagai contoh korelasi positif adalah apabila pasar naik, investasi juga ikut naik. Sedangkan, apabila pasar turun, investasi juga ikut turun yang turut memengaruhi distribusi pendapatan. Korelasi positif bukan diukur dari kesamaan dalam pengembalian, melainkan diukur dari pergerakkan dari waktu ke waktu. Selain itu, terdapat beberapa contoh korelasi positif yang bergerak ke arah yang sama, di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Jam kerja seorang karyawan meningkat menyebabkan jumlah gaji yang diterima juga ikut meningkat
  • Perusahaan mengeluarkan biaya untuk iklan lebih banyak, dan produk yang dijual oleh perusahaan juga semakin banyak.

Apa Itu Korelasi Negatif Dalam Keuangan?

Dalam sistem ekonomi, apa itu korelasi negatif atau korelasi terbalik adalah korelasi atau hubungan dua variabel yang bergerak ke arah yang berlawanan. Berkebalikan dengan korelasi positif, apa itu korelasi negatif dalam dunia statistik memiliki nilai beta -1.0.

Sedangkan, nilai beta 0 menunjukkan bahwa tidak ada korelasi dari dua variabel tersebut. Dan berikut adalah beberapa contoh korelasi negatif atau korelasi terbalik dalam dunia keuangan.

  • Contoh korelasi negatif yang pertama, misalnya ada orang yang intensitas dan jumlah belanja semakin meningkat. Sehingga, berakibat pada saldo bank menjadi turun.
  • Contoh korelasi negatif kedua, adalah seorang sopir mengemudikan mobil dengan kecepatan yang meningkat, berakibat pada turunnya jarak tempuh bahan bakar.
  • Contoh korelasi negatif selanjutnya, ketika saham naik, pasar obligasi akan menurun, sedangkan apabila saham turun, pasar obligasi akan berkinerja semakin baik.
Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Berbagai Tips & Update Artikel Menarik Lainnya dari Harmony, langsung di email Anda!

Cara Kerja Korelasi Dengan Beta

Analisa korelasi antara variabel dalam pasar saham cukup penting guna menanggulangi pengembalian dan risiko portofolio dalam bidang keuangan. Dalam dunia statistika, korelasi antara dua variabel tersebut diwakili dengan beta.

Seperti halnya dalam pasar saham, beta mewakili korelasi antara harga saham dan pasar yang lebih luas dalam bursa saham. Seperti yang dijelaskan diatas, bahwa korelasi positif memiliki nilai beta +1.0 sedangkan korelasi negatif memiliki nilai beta -1.0.

Saham memiliki korelasi kuat dengan pasar jika nilai beta +1.0. Dimana tidak ada resiko sistematis jika dalam portofolio saham ditambahkan dengan beta +1.0. Namun, juga tidak menjamin bahwa portofolio tidak memiliki banyak pengembalian. Secara teoritis, keamanan kurang stabil apabila beta yang ditambahkan pada portofolio kurang dari 1.0.

Misalnya, saham utilitas yang bergerak lebih lambat daripada rata-rata pasar, biasanya memiliki keamanan yang kurang stabil dibandingkan pasar apabila dalam portofolio ditambahkan beta kurang dari 1.0. Sedangkan, apabila beta memiliki nilai lebih dari 1.0, biasanya keamanan suatu saham akan lebih fluktuatif. Sebagai contoh, beta saham 1.4, kemungkinan ketidakstabilan saham mencapai 40% dibandingkan pasar. Contoh korelasi yang biasanya memiliki beta lebih dari 1.0 atau yang lebih tinggi dari benchmark adalah saham teknologi.

Korelasi positif dan negatif dalam keuangan, terkadang cukup merepotkan dan membingungkan. Anda merasa kesulitan mengelola dan menyusun laporan keuangan usaha? Jangan khawatir, serahkan pada ahlinya, Software Akuntansi Online dari Harmony.

Aplikasi Harmony adalah perangkat lunak yang dirancang khusus dengan fitur dan modul akuntansi lengkap. Dapat menyelesaikan tugas pembukuan dan pengelolaan anggaran secara otomatis, rapi, dan akurat. Mulai dari penagihan/ invoicing, laporan stok barang, rekonsiliasi bank otomatis dan banyak lagi. Pahami fitur-fitur selengkapnya, follow InstagramLinkedIn, dan  Facebook sekarang.

Bahkan, tersedia otomasi pembuatan laporan keuangan hingga 20 jenis template instan yang siap pakai dalam hitungan detik. Menjadikan pembukuan usaha semakin mudah, modern, dan minim kesalahan. Buktikan sendiri dengan FREE Trial 30 hari, aplikasi Harmony sekarang juga, klik di sini.

Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
Anda juga mungkin suka:
Harmony
Harmony
Harmony menyajikan artikel seputar bisnis, keuangan, perpajakan dan finansial untuk membantu para pemilik usaha kecil. Dapatkan cara mudah membereskan keuangan usaha Anda menggunakan Harmony dan coba gratis 30 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Follow Social Media Kami
Dapatkan konten terbaru dari Harmony
Gratis Tips & Trik Terbaru Harmony di Email Anda.
No spam, hanya Info terbaik kami kirimkan dan Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja.
Artikel Popular Lainnya
Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
Daftar Isi
    Add a header to begin generating the table of contents
    Daftar Isi
      Add a header to begin generating the table of contents
      Daftar Isi
        Add a header to begin generating the table of contents
        Subscribe Harmony Newsletter
        Subscribe Email Harmony M
        Dapatkan Berbagai Tips & Update Artikel Menarik Lainnya dari Harmony, langsung di email Anda!

        Pembukuan Lebih Mudah

        Coba Gratis 30 Hari dan
        Rasakan Perbedaannya!

        Kontak Harmony