Harmony Blog

Apa Itu Defisit, Faktor Yang Mempengaruhi dan Dampaknya

Diupdate Mar 11th, 2021
0

SHARES

PEMBACA

apa itu defisitPin

Untuk bisa meningkatkan pendapatan nasional, pemerintah menempuh kebijakan fiskal. Salah satunya dengan melibatkan defisit anggaran, apa itu defisit? merupakan kondisi saat terjadi belanja lebih besar dari pendapatan. Dengan adanya stimulus fiskal berupa defisit anggaran tersebut, pemerintah akan bisa memaksimalkan pendapatan nasional yang bersumber dari kenaikan konsumsi, kenaikan investasi, kenaikan pengeluaran pemerintah, kenaikan ekspor, dan penurunan impor.

Contoh defisit yang pernah dialami oleh Indonesia yaitu meminjam uang dari Bank Indonesia sebagai bank sentral untuk menutupi pengeluaran yang berlebih.

Selain itu, dari sisi penawaran, pemerintah bisa memaksimalkan pendapatan nasional yang bersumber dari peningkatan produksi sebagai akibat dari kemajuan teknologi dan ketersediaan sumber daya ekonomi (resources). Dampak defisit memang tidak ada yang langsung berpengaruh kepada perekonomian, namun untuk menentukan kebijakannya tetapi harus dikombinasikan dengan kebijakan-kebijakan yang lain, misalnya dikombinasikan dengan kebijakan moneter.

Apa Itu Defisit Anggaran?

Mungkin banyak orang bertanya-tanya, apa itu defisit? Defisit merupakan istilah yang sangat populer di dalam dunia ekonomi. Jika merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia, apa itu defisit secara singkat dapat diartikan sebagai kondisi kekurangan dalam anggaran belanja. Jadi, bisa dimengerti bahwa defisit merupakan kurangnya kas dalam keuangan. Defisit bukan masalah baru bagi setiap negara, namun keberadaannya harus tetap terkontrol agar keseimbangan ekonomi dan elastisitas pendapatan tetap terjaga.

Baca Juga : Pengertian Sistem Ekonomi, Lengkap dengan Fungsi, dan Jenisnya

Selanjutnya, apa itu defisit anggaran? Meskipun banyak orang awam yang belum mengetahui apa itu defisit anggaran, sebenarnya defisit anggaran adalah salah satu permasalahan ekonomi terbesar yang dialami oleh suatu negara. Bagi negara yang mengalami apa itu defisit dipastikan memiliki pengeluaran yang lebih banyak dibandingkan dengan pendapatan.

Agar bisa mengatasi kekurangan anggaran tersebut, pemerintah harus bisa memaksimalkan pendanaan dari sumber keuangan negara. Contoh apa itu defisit anggaran bisa dilihat dalam kasus yang pernah terjadi. Yaitu, ketika pemerintah Indonesia meminjam uang dari Bank Indonesia sebagai bank sentral untuk menutupi pengeluaran yang berlebih.

Faktor Penyebab Defisit Anggaran

Setelah memahami apa itu defisit, perlu diketahui pula penyebabnya. Defisit anggaran memang terjadi pada setiap negara. Namun, defisit anggaran tidak terjadi tanpa sebab. Ada beberapa penyebab defisit anggaran pada suatu negara. Berikut ini, beberapa penyebab defisit anggaran yang dialami oleh suatu negara.

1. Pembangunan Negara

Penyebab utama defisit anggaran adalah pembangunan negara yang bertujuan untuk meningkatkan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi. Bagi negara-negara berkembang, melakukan pembangunan di berbagai bidang bisa menyebabkan hutang yang besar. Namun, keberhasilan di bidang pembangunan yang pada awalnya menyebabkan defisit akan memberikan titik balik untuk menunjang kegiatan ekonomi.

Keberhasilan dalam menempuh kebijakan fiskal dan moneter akan memberikan manfaat untuk meningkatkan pertahanan negara, memperbaiki sistem pendidikan, pembangunan daerah, hingga program untuk menanggulangi kemiskinan. Jika dilihat dari dampaknya, defisit anggaran untuk pembangunan negara cenderung akan diatasi secara bertahap meskipun untuk jangka waktu yang relatif panjang.

2. Melemahnya Nilai Tukar Mata Uang

Negara berkembang yang belum mandiri dan masih banyak terlilit hutang dengan pihak luar tentu akan berdampak pada melemahnya nilai tukar mata uang. Masalah ini juga masih dihadapi oleh negara Indonesia. Apalagi, nilai tukar mata uang Indonesia sangat dipengaruhi oleh perubahan mata uang asing. Jika terjadi penurunan terhadap nilai tukar mata uang, maka dampak yang dirasakan oleh suatu negara akan sangat besar yang secara berkelanjutan akan menyebabkan defisit anggaran.

3. Daya Beli Masyarakat Yang Rendah

Daya beli masyarakat yang rendah akan mendorong defisit anggaran di suatu negara. Setiap warga di dunia saat ini sangat membutuhkan barang dan jasa sehari-hari seperti BBM, sembako, listrik, transportasi, sarana kesehatan, dan pendidikan. Jka banyak dari warga negara yang tidak mampu mencukupi kebutuhannya, maka negara harus melakukan subsidi dengan mengambil dari anggaran negara. Semakin banyak warta yang memiliki daya beli rendah maka besarnya dana yang harus dikeluarkan pemerintah untuk keperluan subsidi semakin banyak dan terjadi defisit anggaran.

4. Inflasi

Salah satu kondisi yang bisa sangat merugikan keuangan negara dan menyebabkan defisit anggaran adalah inflasi. Meskipun negara sudah memiliki standar harga sendiri, yang ditetapkan setiap tahun melalui APBN, namun kondisi pasar yang sangat dinamis bisa menyebabkan inflasi. Jika terjadi inflasi, maka pengeluaran pemerintah akan semakin membengkak.

Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Berbagai Tips & Update Artikel Menarik Lainnya dari Harmony, langsung di email Anda!

Dampak Defisit Anggaran

Defisit anggaran yang dilanda suatu negara akan memberikan dampak yang bisa dirasakan oleh pemerintah dan warga negaranya. Beberapa dampak terjadinya defisit anggaran antara lain:

• Pemerintah harus meningkatkan suku bunga untuk menambah modal dan pendapatan negara.

• Defisit anggaran berdampak pula pada inflasi karena harga-harga akan cenderung mengalami kenaikan.

• Daya beli masyarakat akan semakin menurun akan berujung pada penurunan tingkat konsumsi masyarakat

• Semakin banyak pengangguran

Defisit anggaran akan memberikan dampak untuk pemerintah dan warga negaranya. Tentunya, defisit anggaran akan memberikan kerugian bagi perusahaan dan sektor bisnis. Maka dari itu, sebagai pengusaha Anda harus tetap waspada, karena defisit anggaran bisa datang di setiap negara dan setiap saat. Untuk mempersiapkan hal ini terjadi, maka pastikan kondisi keuangan usaha selalu sehat dan terkontrol setiap saat.

Caranya adalah dengan memanfaatkan software akuntansi Harmony untuk memudahkan Anda melihat arus kas dan kinerja keuangan usaha Anda. Software akuntansi Harmony bisa Anda manfaatkan secara GRATIS dalam 30 hari. Namun, sebelumnya Anda bisa melakukan pendaftaran di sini. Yuk, follow dan like juga akun Facebook, Instagram dan LinkedIn Harmony untuk info terupdate lainnya.

 Bagaimana jika Anda adalah pebisnis yang sibuk sehingga tidak sempat membuat laporan keuangan? Jangan khawatir, Anda bisa menggunakan Harmony Accounting Service yaitu jasa pembuatan laporan keuangan dengan harga terjangkau yang dikerjakan oleh profesional berpengalaman dalam bidang akuntansi.

Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
Anda juga mungkin suka:
Harmony
Harmony
Harmony menyajikan artikel seputar bisnis, keuangan, perpajakan dan finansial untuk membantu para pemilik usaha kecil. Dapatkan cara mudah membereskan keuangan usaha Anda menggunakan Harmony dan coba gratis 30 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Follow Social Media Kami
Dapatkan konten terbaru dari Harmony
Gratis Tips & Trik Terbaru Harmony di Email Anda.
No spam, hanya Info terbaik kami kirimkan dan Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja.
Artikel Popular Lainnya
Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
Daftar Isi
    Add a header to begin generating the table of contents
    Daftar Isi
      Add a header to begin generating the table of contents
      Daftar Isi
        Add a header to begin generating the table of contents
        Subscribe Harmony Newsletter
        Subscribe Email Harmony M
        Dapatkan Berbagai Tips & Update Artikel Menarik Lainnya dari Harmony, langsung di email Anda!

        Pembukuan Lebih Mudah

        Coba Gratis 30 Hari dan
        Rasakan Perbedaannya!

        Kontak Harmony