7 Prinsip Manajemen Mutu yang Efektif Diterapkan Pada Perusahaan Anda
Harmony Blog
Business
7 Prinsip Manajemen Mutu yang Efektif Diterapkan Pada Perusahaan Anda
February 11, 2021
Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Tips Seputar Bisnis Dengan Berlangganan Newsletter Harmony, isi data berikut ini :

Sudah tahukah Anda apa saja prinsip manajemen mutu? Sebelumnya, quality management atau manajemen kualitas seringkali menjadi dasar menentukan apakah kinerja suatu organisasi sudah sesuai dengan harapan atau belum. Selain Key Performance Indicator (KPI), sistem manajemen mutu juga perlu menjadi indikator agar perusahaan bisa meningkatkan kepuasaan pelanggan sekaligus melakukan quality control untuk memperbaiki kekurangan yang ada pada organisasi.

Jika perusahaan menerapkan prinsip manajemen mutu dengan baik, maka lebih mudah mencapai peningkatan kinerja perusahaan.

Lalu, bagaimana agar prinsip manajemen mutu dapat diterapkan secara efektif di perusahaan? Sebelumnya menjawab langkah-langkahnya, perlu diketahui terlebih dulu apa itu prinsip manajemen mutu. Prinsip manajemen mutu adalah sejumlah aturan atau nilai yang bisa dipakai untuk mendasari manajemen kualitas atau quality management. Nantinya, jika perusahaan menerapkan prinsip manajemen mutu dengan baik, maka lebih mudah mencapai peningkatan kinerja perusahaan.

Seiring waktu, sistem manajemen mutu ISO 9001: 2008, telah diubah menjadi ISO 9001: 2015. Perubahan yang terjadi cukup drastis dan di antaranya yaitu perubahan pada jumlah prinsip manajemen mutu yang tadinya berjumlah 8 poin, menjadi hanya 7 poin prinsip manajemen mutu saja.

Perbedaan Prinsip Manajemen Mutu ISO 9001: 2008 Dan ISO 9001: 2015

Seperti yang sedikit diulas pada paragraf sebelumnya, bahwa ada perubahan prinsip manajemen mutu ISO 9001: 2008 dengan ISO 9001: 2015. Adapun kedelapan poin dari prinsip manajemen mutu tersebut, antara lain:

1. Customer Focus.

2. Leadership.

3. Involvement of People.

4. Process Approach.

5. System Approach to management..

6. Continual Improvement.

7. Factual Approach Decision Making.

8. Mutual Beneficial Suppliers Relationship.

Perbedaan signifikan terdapat pada poin ke-4 dan ke-5. Di mana, poin ke-4 yaitu Process Approach, dijadikan satu ke dalam poin ke-5, yakni System Approach to management. Nah, agar lebih jelasnya, mari simak tabel perbedaan prinsip manajemen mutu berikut, yuk!

Perbedaan Prinsip manajemen Mutu ISO 9001: 2008 vs ISO 9001: 2015

Baca Juga: Sistem Informasi Manajemen Definisi Fungsi dan Tujuannya

Penjelasan 7 Prinsip Manajemen Mutu ISO 9001: 2015

1. Prinsip Manajemen Mutu : Customer Focus

Dalam poin ini, pelanggan menjadi fokus manajemen kualitas agar dapat memberikan layanan terbaik yang memuaskan dan melampaui ekspektasi pelanggan.

2. Prinsip Manajemen Mutu : Leadership

Kepemimpinan atau leadership menjadi poin selanjutnya, dimana manajemen kualitas mampu memberdayakan dan menciptakan kondisi agar setiap orang yang terlibat dalam sistem manajemen mutu bisa mencapai tujuan perusahaan.

3. Prinsip Manajemen Mutu : Engagement of People

Dalam penerapan sistem manajemen mutu, dibutuhkan keterlibatan atau saling interaksi dari setiap departemen maupun para pegawai. Kerjasama dari orang-orang di setiap level ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan perusahaan dalam memberikan nilai bagi masyarakat.

custom-form-newsletter

4. Process Approach

Setiap proses pendekatan yang dilakukan akan lebih efektif dan efisien apabila setiap kegiatan bisa dipahami dan dikelola menjadi proses yang saling terkait dan berfungsi sebagai sistem manajemen mutu yang solid.

5. Improvement

Perusahaan atau organisasi terus fokus untuk berimprovisasi dan berinovasi untuk memperbaiki manajemen operasinya.

6. Evidence-Based Decision Making

Proses pengambilan keputusan didasarkan atas evaluasi, analisis, serta informasi manajemen yang akurat untuk mendapatkan kemungkinan yang lebih besar dalam mencapai hasil sesuai ekspektasi perusahaan/ organisasi.

7. Relationship Management

Menjaga hubungan yang baik dalam sistem manajemen mutu akan sangat membantu dalam mempertahankan keberhasilan organisasi. Maka itu, organisasi/ perusahaan harus menjalin kerjasama yang baik dengan pihak-pihak terkait, seperti supplier, klien, pelanggan, dll.

Penerapan sistem manajemen mutu akan menjadi lebih mudah dengan hadirnya teknologi yang praktis dan otomatis. Software akuntansi Harmony menghadirkan inovasi fitur-fitur fungsional untuk menyajikan laporan keuangan dan pengelolaan data karyawan secara akurat, mudah digunakan, dan otomatis. Sehingga, kinerja operasional perusahaan akan semakin tumbuh dan berkembang dengan baik.

Mari buktikan kemudahannya dengan coba GRATIS 30 Hari, Software Akuntansi Harmony di sini. Atau follow dan like akun Facebook, Instagram dan LinkedIn Harmony untuk update informasi finansial yang menarik tiap hari. 

Ingin terima beres laporan keuangan perusahaan Anda? Jangan khawatir, Anda bisa menggunakan Harmony Accounting Service yaitu jasa pembuatan laporan keuangan dengan harga terjangkau yang dikerjakan oleh profesional berpengalaman dalam bidang akuntansi.

Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Subscribe Harmony Blog
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan nama.
Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Apa tanggapan Anda mengenai artikel ini?
Email Anda tidak akan terpublikasikan
Terima kasih telah berlangganan.
Anda akan menerima informasi terbaru dan artikel menarik di email Anda.
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-up.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-down.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/main-features/