Harmony » Blog » 

Rasio Hutang, Inilah Contoh Perhitungan dan Analisis Bisnisnya

Fina Pratiwi
/
Diupdate 
Juni 24, 2021

Rasio hutang atau dikenal pula dengan istilah debt ratio umumnya dipakai untuk mengabarkan kepada komunitas investasi mengenai total dana yang sudah disumbangkan oleh kreditor dan bukan pemegang saham.

Pemegang saham biasanya relatif memilih ketidakpastian serta risiko pembayaran lebih tinggi, sementara kreditor perusahaan memperoleh pembayaran rendah karena tetap mengutamakan keamanan.

Dengan memperhitungkan rasio hutang, para kreditor dan investor juga sebenarnya lebih terbantu dalam hal menganalisis semua beban utang.Click to Tweet

Mengenal Rasio Hutang

Merupakan rasio keuangan yang menjadi tolak ukur persentase total aset perusahaan terhadap total kewajibannya. Dengan kata lain, rasio hutang merepresentasikan kemampuan perusahaan dalam upaya melunasi kewajiban menggunakan aset yang dimilikinya. Ini berarti, perusahaan perlu memperkirakan berapa jumlah aset yang harus dijual agar semua kewajibannya terlunasi.

Rasio aktivitas berfungsi mengukur leverage keuangan perusahaan. Jika tingkat kewajiban perusahaan lebih tinggi daripada total asetnya, maka dianggap memiliki leverage yang tinggi pula.

Para pemberi pinjaman tentu menilai kondisi demikian lebih berisiko atau rasio keuangan kurang baik.

Dengan memperhitungkan rasio hutang, para kreditor dan investor juga sebenarnya lebih terbantu dalam hal menganalisis semua beban utang, serta bagaimana kapabilitas perusahaan dalam upaya melunasi utang tersebut pada masa yang akan datang. Terutama, ketika menghadapi situasi ekonomi tidak pasti.

Menghitung Rasio Hutang Dan Analisis Bisnisnya

Debt ratio adalah evaluasi umum atas setiap investasi yang memerlukan pinjaman. Singkatnya, berfungsi mengukur stabilitas keuangan perusahaan.

Besar kecil risiko perusahaan bergantung pada tinggi rendahnya ketergantungan terhadap utang untuk pembangunan aset.

Semakin rendah ketergantungan utang untuk membangun aset, maka semakin rendah pula risiko perusahaan tersebut.

Menghitung Rasio Hutang

Dalam konteks ini, utang berlebihan bisa menyebabkan beban pembayaran lebih berat karena risiko insolvent perusahaan menjadi tinggi tinggi. Untuk lebih jelasnya, berikut ini gambaran rumus rasio hutang.

Rasio hutang biasanya disajikan menggunakan format desimal sebab perhitungan total kewajiban merupakan persentase dari total aset.

Pada prinsipnya, rasio lebih rendah lebih disenangi dibandingkan rasio yang relatif tinggi sebagaimana pada kebanyakan rasio keuangan.

Debt ratio menandakan potensi perusahaan untuk berumur panjang sebab ini berarti utang keseluruhan jelas lebih rendah pula.

Setiap industri biasanya mempunyai tolak ukur khusus mengenai utang, namun sejauh ini biasanya berada pada angka 0,5 karena dinilai atau bisa dianggap berisiko rendah.

Itu berarti, total aset perusahaan sejumlah dua kali lipat lebih banyak dibandingkan kewajibannya. Dalam artian sederhana, perusahaan hanya memiliki kewajiban sebesar 50 persen dari total asetnya jika merujuk pada rumus rasio hutang.

Pada dasarnya, kreditur mengambil alih setengah aset perusahaan, sementara sisanya dimiliki oleh pemegang saham.

Namun demikian, ada batasan dalam perhitungan debt to assets, di mana perlu dipastikan bahwa indikator yang digunakan sepadan.

Artinya, pelaku bisnis harus yakin bahwa perusahaan lain pada industri sejenis juga memakai perbandingan rasio hutang terhadap aset dengan istilah pembilang dan penyebut yang sama.

[elementor-template id="26379"]

Simulasi Contoh Kasus

PT Sukses berencana membangun ruangan tambahan di belakang kantor utama agar mampu menampung inventory yang lebih banyak. Ownernya pun mengkonsultasikan keinginan tersebut kepada akuntannya mengenai pengajuan pinjaman baru. Kemudian, PT Sukses diminta oleh bank untuk menunjukkan total keseluruhan utangnya.

Ternyata PT Sukses memiliki total kewajiban senilai $25.000 dan aset $100.000. Jika menggunakan rumus rasio hutang, maka hasilnya sebagai berikut.

Rasio hutang PT Sukses ternyata hanya sebesar 0,25. Ini berarti, total asetnya berjumlah 4 kali lipat lebih besar dibanding kewajibannya atau PT Sukses memenuhi rasio lancar.

Hal tersebut menjadi indikasi bahwa PT Sukses mampu mengembalikan pinjamannya karena rasio hutang masih tergolong rendah. Seharusnya bankir bisa mengabulkan pengajuan pinjaman dari PT Sukses.

Nah, untuk mempermudah Anda dalam mengelola urusan utang-piutang, tak perlu ribet mencatat di buku besar. Gunakan Software Akuntansi Harmony yang kini jadi andalan ribuan klien di Indonesia.

Berbagai instansi, lembaga, perusahaan, serta klien pebisnis mengakui fitur-fitur akuntansi dari Aplikasi Harmony sangat membantu menangani urusan pembukuan secara akurat, rapi, dan otomatis.

Aplikasi Harmony adalah solusi bagi pembukuan bisnis atau pengelolaan keuangan berbasis Cloud. Anda bisa mengakses kapanpun dan dimanapun, dengan keamanan data yang terjamin.

Apabila Anda ingin membuktikan sendiri kemudahan fitur-fitur akunting Aplikasi Harmony, segera daftar melalui tautan ini. Info lebih lanjut mengenai Aplikasi Harmony silahkan follow akun Facebook, Instagram dan LinkedIn Harmony.

trial harmony
Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
COBA GRATIS
Anda juga mungkin suka:
Fina Pratiwi
Fina Pratiwi adalah seorang ahli strategi keuangan dengan lebih dari 5 tahun pengalaman dalam industri keuangan. Dia memegang gelar dalam bidang Keuangan dan dikenal karena kemampuannya untuk menyederhanakan konsep keuangan yang kompleks menjadi sesuatu yang mudah dipahami. Fina percaya bahwa pemahaman yang baik tentang manajemen keuangan adalah kunci sukses bisnis. Dengan pengetahuannya yang luas, dia berdedikasi untuk membantu bisnis memahami dan memanfaatkan software Harmony untuk mencapai tujuan keuangan mereka.
chevron-down
Scan the code
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram