Positioning Dalam Bisnis : Pengertian, Tujuan, dan Manfaatnya
Harmony Blog
Business
Positioning Dalam Bisnis : Pengertian, Tujuan, dan Manfaatnya
May 11, 2020
Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Tips Bisnis dengan Berlangganan Newsletter Harmony, isi data berikut ini :

Strategi positioning menjadi faktor yang sangat penting didalam meningkatkan kekuatan posisi pasar perusahaan. Selain itu, strategi positioning diperlukan sebagai langkah-langkah dalam menentukan segmen pasar untuk bisnis. Positioning harus dilakukan oleh perusahaan sebelum melakukan strategi branding atau menentukan cara penerapan branding dalam bisnis.

Positioning merupakan salah satu upaya pemasar untuk meningkatkan citra, persepsi, dan imajinasi yang terkait dengan produk yang ditawarkan kepada konsumen.

Berikut ini, akan diulas mengenai pengertian, tujuan, dan manfaat dari positioning dalam bisnis.

Pengertian Positioning 

Menurut Philip Kotler, positioning dapat diartikan sebagai tindakan untuk merancang produk dan bauran pemasaran sehingga tercipta kesan tertentu di dalam ingatan konsumen.

Baca Juga : Begini Caranya Menerapkan Branding dalam Bisnis Anda

Selanjutnya, Kotler dan Keller mengungkapkan pengertian positioning sebagai cara untuk mencari posisi yang tepat di dalam pasar setelah menentukan strategi segmentasi yang digunakan.

custom-form-newsletter

Perusahaan harus dapat mengidentifikasi posisi pesaing (kompetitor) kemudian memutuskan untuk mengambil posisi yang setara atau mencari kesempatan terbaik dalam pasar dengan menggunakan strategi yang telah dibuat sebelumnya.

Dari dua pendapat tersebut, maka positioning dapat diartikan sebagai langkah yang harus dipilih oleh perusahaan untuk menempatkan produk pada pikiran konsumen dengan ciri khas produk yang diunggulkan dibandingkan dengan pesaing.

Tujuan Positioning

Menurut Hasan (2008), terdapat tiga tujuan bagi perusahaan untuk melakukan positioning. Ketiga tujuan tersebut antara lain:

• Menempatkan dan memposisikan produk pada pasar sehingga produk tersebut tampak berbeda dan menjadi terpisah dengan merek pesaing.

• Memposisikan produk sehingga dapat menyampaikan beberapa hal keunikan produk kepada pelanggan.

• Mencapai hasil yang diharapkan oleh perusahaan yang meliputi pemenuhan kebutuhan segmen pasar yang lebih spesifik, membatasi kemungkinan terjadinya perubahan yang mendadak pada penjualan, dan untuk menciptakan keyakinan pelanggan pada merek yang ditawarkan

Manfaat Positioning dalam Strategi Pemasaran

Sebagaimana yang diungkapkan oleh Craven (1991) bahwa, positioning memiliki peran yang sangat penting dalam perang strategi pemasaran, khususnya setelah perusahaan tersebut melakukan analisis pasar dan analisis pesaing dalam suatu analisis internal perusahaan (total situation analysis). Berikut ini beberapa manfaat positioning dalam strategi pemasaran.

• Perusahaan dapat mempertahankan para prospek yang menjadi ajang pertempuran dalam over komunikasi, ledakan barang, media, dan iklan.

• Perusahaan mampu menciptakan suatu posisi yang mempertimbangkan kekuatan dan kelemahan perusahaan sendiri.

• Perusahaan mampu menciptakan suatu posisi yang mempertimbangkan dan memanfaatkan peluang dari kekuatan dan kelemahan pesaing. 

• Perusahaan dapat memanfaatkan dengan cerdik aspek-aspek yang ada di dalam pikiran konsumen dan mengkaitkan hubungan-hubungan yang telah ada.

• Mempermudah dalam memilih informasi yang telah disimpan. 

• Sebagai benteng terakhir pertahanan perusahaan dalam melawan komunikasi, sebagai tempat menyaring, menerima, dan menolak informasi yang ditawarkannya. 

• Melakukan reposisi terhadap pikiran konsumen telah terbentuk.

• Mengidentifikasi kesenjangan posisi.

• Perusahaan dapat menentukan standar evaluasi dan membuat perceptual map.

Strategi positioning merupakan faktor utama dalam meningkatkan kekuatan posisi pasar bagi sebuah perusahaan dibandingkan pesaing-pesaingnya pada pasar tertentu. Strategi ini berorientasi pada pikiran atau persepsi konsumen sebagai upaya untuk menemukan suatu celah di benak konsumen. Dengan demikian, konsumen mempunyai image yang khusus terhadap produk, merek, perusahaan.

Bisa dibilang, strategi ini mengedepankan sudut pandang konsumen dan dan kompetitor. Ketika konsumen mulai meragukan positioning sebuah produk karena tidak dilampirkan dengan bukti yang memadai, maka akan membuat konsumen menjadi tidak percaya dengan perusahaan. Selanjutnya, konsumen akan mencari produk yang didukung oleh bukti yang kuat dan juga bauran promosi yang dijalankan dengan konsisten, tentunya dari perusahaan kompetitor.

Salah satu strategi yang dapat digunakan demi menunjang strategi positioning adalah dengan mengelola keuangan. Dengan mengelola keuangan dengan baik Anda dapat lebih memahami kemampuan perushaan Anda dan dapat memantau seberapa kuat perusahaan Anda dengan kompetitor Anda. Anda dapat menggunakan software akuntansi online yang memudahkan Anda dalam melakukan monitoring perusahaan Anda.

Harmony merupakan software akuntansi yang sudah membantu ribuan pemilik bisnis dalam merapihkan pembukuan bisnis perusahaan. Dengan fitur yang lengkap dan juga mudah digunakan walaupun tidak memiliki background sebagai seorang akuntan. Ingin mengetahui fitur Harmony secara lengkap? Daftar Gratis 30 Hari sekarang juga disini.

Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Subscribe Harmony Blog
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan nama.
Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Apa tanggapan Anda mengenai artikel ini?
Email Anda tidak akan terpublikasikan
Terima kasih telah berlangganan.
Anda akan menerima informasi terbaru dan artikel menarik di email Anda.
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-up.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-down.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/main-features/