Penjelasan Lengkap Closing Bank Balance Dalam Akuntansi
Harmony Blog
Accounting
Penjelasan Lengkap Closing Bank Balance Dalam Akuntansi
August 27, 2020
Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Tips Seputar Akuntansi Dengan Berlangganan Newsletter Harmony, isi data berikut ini :

Dalam akuntansi kita mengenal istilah closing balance yang berarti tutup buku. Aktivitas yang satu ini bisa dilakukan sesuai dengan periode yang ditentukan oleh perusahaan. Ada yang melakukan tutup buku mingguan, bulanan dan tahunan. Tapi diluar itu, masih ada closing bank balance yang  harus Anda tahu.

Saat mendengar istilah closing bank balance, apa yang ada dalam pikiran Anda?

Closing bank balance adalah jumlah nominal debit atau kredit dalam akun/rekening bank milik perusahaan di akhir periode.

Kenapa Closing Bank Balance Penting untuk Dilakukan?

Terlepas dari adanya proses pembukuan dalam siklus akuntansi perusahaan, dimana tentunya perusahaan memiliki track record dari setiap transaksi yang dilakukan. Namun, saat melakukan tutup buku perusahaan harus melakukan cross-check untuk setiap akun. Apakah jumlahnya sama atau ada selisih.

Hal ini juga berlaku untuk closing bank balance. Tentunya Anda tahu bahwa arus kas masuk dan kas keluar dalam perusahaan tidak terjadi dengan menggunakan kas kecil saja. Untuk transaksi dengan nominal besar, sudah pasti perusahaan menggunakan rekening bank untuk menerima atau melakukan pembayaran.

Sayangnya, tidak setiap hari bank aktif dalam menerima dan melakukan pembayaran. Sehingga terkadang ada beberapa transaksi pending untuk tanggal merah dan akhir pekan. Ada juga kasus dimana transaksi ditolak karena alasan tertentu.

Hal-hal yang disebutkan di atas tentunya bisa menyebabkan selisih data antara perusahaan dan supplier ataupun pelanggan. Karena itulah, closing bank balance perlu dilakukan di akhir periode untuk mengecek apakah nominalnya sama dengan catatan yang dimiliki perusahaan.

Rumus closing bank balance:

saldo awal bank (opening balance) + arus kas bersih (net cash flow).

Net cash flow pada perhitungan closing bank balance diperoleh dari selisih antara arus kas masuk dan arus kas keluar. Arus kas bersih setiap bulannya tentunya tidak sama karena sesuai dengan transaksi yang dilakukan oleh perusahaan.

Baca juga: Penjelasan Akuntansi Keuangan Daerah dan Metode Pencatatannya

custom-form-newsletter


Fungsi Closing Balance (Tutup Buku) Bagi Perusahaan

Selain closing bank balance, perusahaan perlu fokus pada proses tutup buku secara keseluruhan. Tutup buku dalam akuntansi adalah menghitung selisih akun debet dan kredit dalam rekening perusahaan. Tutup buku memiliki 3 fungsi utama yaitu:

1.     Untuk mencari selisih dengan cepat sehingga bisa diandalkan saat tiba-tiba ditemukan perbedaan saldo akhir.

2.    Proses tutup buku akan mempermudah perusahaan dalam membuat dan menyajikan laporan keuangan. Hal ini karena Anda hanya perlu memindah saldo akhir dari akun-akun yang dibutuhkan untuk menyusun laporan keuangan ke dalam laporan yang Anda buat.

3.    Merapikan pembukuan karena tutup buku dilakukan di tiap akhir periode. Jadi, saat periode baru dibuka maka pembukuan akan terlihat lebih rapi dan tidak membingungkan.

Tutup Buku Lebih Mudah dengan Software Akuntansi

Jika perusahaan Anda sudah menggunakan software akuntansi, maka mungkin proses tutup buku bisa dilakukan dengan lebih mudah. Hal ini karena Anda bisa mencegah terjadinya perubahan data pembukuan di periode laporan yang telah ditutup oleh pihak tidak bertanggung jawab. Selain itu, fitur tutup buku pada software akuntansi juga mempermudah Anda dalam menyusun laporan keuangan secara periodik.

Tak cukup sampai disitu, Anda juga bisa lebih mudah dalam memilih panjang periode closing balance dan kapan laporan keuangan harus dibuat. Biasanya ada pilihan periode bulanan, triwulan, semester hingga tahunan yang pastinya bisa disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda.

Untuk Anda yang membutuhkan bantuan untuk melakukan closing bank balance ataupun closing accounting balance tentunya bisa mencoba Harmony Accounting Software. Software yang satu ini memiliki fitur canggih dan sudah terintegrasi dengan baik. Jadi, Anda tidak perlu kesulitan lagi saat melakukan proses closing balance (tutup buku).

Dengan software ini, Anda juga bisa mengelola keuangan dengan lebih efektif dan efisien. Kebutuhan perusahaan untuk membuat laporan keuangan, manajemen inventory dan gudang hingga penghitungan pajak bisa terpenuhi dengan cepat.

Bahkan, software ini juga sangat mudah digunakan meski Anda tidak memiliki background pendidikan akuntansi. Ayo konsultasikan kebutuhan Anda dengan kami melalui live chat Harmony. Segera daftarkan akun Anda dan Dapatkan Software Harmony GRATIS 30 Hari disini.

Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Subscribe Harmony Blog
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan nama.
Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Apa tanggapan Anda mengenai artikel ini?
Email Anda tidak akan terpublikasikan
Terima kasih telah berlangganan.
Anda akan menerima informasi terbaru dan artikel menarik di email Anda.
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-up.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-down.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/main-features/