Harmony Blog

Laporan Posisi Keuangan – Inilah Contoh Praktis Membuatnya, Unsur, Fungsinya

Diposting Jul 30th, 2021
0

SHARES

PEMBACA

Laporan Posisi KeuanganPin

Sudahkah Anda memahami cara membuat laporan posisi keuangan yang benar? Jika belum, maka pahamilah artikel di bawah ini yang akan membahas tentang bagaimana pentingnya membuat laporan posisi keuangan dalam perusahaan.

Laporan posisi keuangan biasanya disebut sebagai laporan neraca yang digunakan oleh seluruh perusahaan, baik itu UMKM atau instansi lainnya.Click to Tweet

Selain itu pada laporan posisi keuangan juga perlu memiliki karakteristik laporan keuangan salah satunya bisa memberikan informasi mengenai kondisi harta (aset), kewajiban, serta modal dalam periode tertentu.

Sehingga dengan dibuatnya laporan posisi keuangan pada periode tertentu, perusahaan akan lebih mudah menganalisis, mengevaluasi dan memprediksi arus kas usaha dimasa depan.

Pengertian Laporan Posisi Keuangan

Secara umum pengertian laporan posisi keuangan merupakan laporan yang bersifat secara sistematis dan penting bagi perusahaan. Baik itu usaha dagang, perusahaan jasa, dan manufaktur.

Apa itu laporan posisi keuanganPin

Di samping itu laporan posisi keuangan itu sendiri biasanya berfungsi sebagai ringkasan informasi atas suatu komponen aset, liabilitas, hingga ekuitas perusahaan.

Selain itu laporan posisi keuangan juga disebut sebagai balance sheet (neraca) maupun statements of financial position. Di mana urutan akun yang paling awal pada posisi neraca yaitu yang paling tinggi tingkat likuid setelah itu likuiditas paling rendah.

Apa Saja Fungsi Laporan Posisi Keuangan?

Berikut ini ada beberapa fungsi laporan keuangan pada neraca yang bisa Anda pahami yaitu:

  1. Menunjukkan Likuiditas

    Adanya fungsi laporan keuangan pada neraca yaitu di mana terdapat likuiditas yang menunjukkan jumlah waktu yang diperkirakan hingga aset dapat dilaksanakan atau sebaliknya.

    Namun apabila aset tersebut selesai maka bisa dikonversikan menjadi kas sampai kewajiban atau likuiditas terbayar.

  2. Mengacu Pada Solvabilitas

    Fungsi laporan keuangan lainnya pada neraca yaitu menunjukkan sisi solvabilitas, yang mana memberikan kemampuan pada sebuah perusahaan untuk membayar seluruh hutang ketika adanya jatuh tempo.

  3. Kemampuan Fleksibilitas

    Terakhir adanya kemampuan fleksibilitas keuangan ini dipengaruhi oleh likuiditas dan solvabilitas. Di mana manfaat laporan keuangan ini berguna untuk mengambil suatu tindakan yang efektif, mengubah penentuan waktu arus kas, dan jumlah.

    Dengan demikian laporan ini bisa menjadi suatu peluang dan kebutuhan yang mungkin suatu saat nanti terjadi kejadian tak terduga.

Ketahui Unsur-Unsur Laporan Posisi Keuangan

Berikut ini ada beberapa unsur laporan neraca adalah:

  1. Harta (Aset)

    Aset biasanya dikenal sebagai harta perusahaan atau apa yang dimiliki sebagai kekayaan.

    Aset memiliki dua jenis yaitu:

    • Aset Lancar: kas dan setara kas, persediaan, piutang, investasi lancar, piutang premi, kas yang dibatasi penggunaannya, persediaan, hingga pendapatan dibayar di muka, PPN, dsb.
    • Aset Tidak Lancar: investasi, aset tetap, aset tak berwujud, penyertaan saham, estimasi tagihan pajak, aset pajak tangguhan, dan aset dalam operasi, beban yang ditangguhkan, dsb.Baca Juga: Neraca Saldo : Pengertian Lengkap, Jenis Dan Contoh Praktisnya
  2. Kewajiban (Liabilitas)

    Sedangkan kewajiban diketahui sebagai liabilitas yang menjadi tanggungan perusahaan, baik itu jangka panjang atau pendek.

    • Liabilitas Jangka Pendek: utang bank, utang pajak, beban utang jangka panjang, beban akrual, utang obligasi, uang muka penjualan, utang pajak, utang komisi, utang klaim, utang pembiayaan konsumen, dll.
    • Liabilitas Jangka Panjang: utang sewa pembiayaan, utang jangka panjang, imbalan gaji karyawan, pajak tangguhan, hingga penghasilan ditangguhkan, dan lainnya.
  3. Modal (Ekuitas)

    Selain itu pada unsur terakhir yaitu ekuitas atau modal yang digunakan oleh perusahaan untuk menjalankan aktivitas operasional. Misalnya modal disetor atau laba ditahan, modal saham, serta penghasilan komprehensif, dsb.

    Baca Juga: Cara Membuat Buku Besar Bentuk T Dan Contohnya

Bagaimana Bentuk Format Laporan Posisi Keuangan?

Adapun dua bentuk penyajian laporan posisi laporan keuangan adalah:

  1. Bentuk Skontro

    Bentuk skontro biasanya digambarkan sebagai format yang berdampingan, dimana aset, kewajiban dan ekuitas disajikan secara bersebelahan yaitu pada sisi kiri maupun kanan.

    Hal yang perlu Anda ingat dalam persamaan dasar akuntansi untuk membuat laporan neraca yaitu dengan rumus : Aset = Liabilitas + Ekuitas

  2. Bentuk Staffel

    Laporan neraca bentuk staffel ini disajikan secara vertikal, yang mana setiap komponen aset akan dicatat pada bagian atas. Kemudian disusul liabilitas dan ekuitas.

Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Berbagai Tips & Update Artikel Menarik Lainnya dari Harmony, langsung di email Anda!

Contoh Laporan Posisi Keuangan dan Langkah Membuatnya

Pada dasarnya contoh laporan neraca dari usaha dagang, jasa, hingga manufaktur sebenarnya hampir mirip. Namun pada usaha jasa biasanya formatnya lebih simple dibandingkan dengan dagang dan manufaktur. Berikut contoh laporan posisi keuangan yang bisa dipahami adalah:

Contoh Laporan Posisi Keuangan Perusahaan Dagang dan Manufaktur

Biasanya usaha dagang ini berfokus pada perdagangan, sedangkan manufaktur biasanya terfokus pada proses produksi. Seperti contohnya perusahan snack yang menjual produk ke konsumen. Adapun contoh laporan posisi keuangan pada usaha dagang dan manufaktur adalah:

Laporan posisi keuangan dagangPin

Contoh Laporan Posisi Keuangan Perusahaan Jasa

Berbeda dengan laporan neraca perusahaan jasa dengan format yang lebih simple karena usaha ini bergerak dibidang asuransi atau layanan jasa.

Dan biasanya data yang di informasikan tentang kondisi aset, kewajiban, serta ekuitas di tanggal tertentu saja. Adapun bentuknya sebagai berikut ini:

Laporan posisi keuangan jasaPin

Secara simple ada beberapa langkah dalam membuat laporan posisi keuangan atau laporan neraca yaitu:

  • Mengklasifikasi dan menganalisis transaksi keuangan perusahaan
  • Mencatat dan mengkategorikan jurnal transaksi keuangan perusahaan
  • Memindahkan atau memposting hasil entri jurnal ke buku besar.
  • Menyusun neraca saldo berdasarkan buku besar yang ada.
  • Menyiapkan dokumen kerja sesuai dengan buku besar.
  • Menyusun laporan neraca berdasarkan kolom kertas kerja.

Cara Praktis Membuat Laporan Posisi Keuangan Pada Pembukuan Harmony

Perlu Anda ketahui bahwa Harmony memiliki fitur terkait laporan neraca yang praktis dan mudah untuk dimanfaatkan sebagai monitor perkembangan bisnis Anda. Cobalah ikuti langkah berikut:

  1. Daftar Akun Gratis Selama 30 Hari

    Masuk ke aplikasi Harmony.co.id, Apabila Anda belum punya? Miliki akun Gratis 30 Hari klik di sini.

    Sign upPin

  2. Memiliki Laporan Posisi Keuangan

    Catat semua transaksi bisnis dengan mudah menggunakan beberapa fitur yang diberikan. Di halaman menu laporan, pilih laporan yang ingin Anda miliki, lalu klik laporan tersebut.

    Baik itu “neraca” berdasarkan tanggal periode atau pilih “neraca komparasi” berdasarkan tahunnya secara lengkap.

    Miliki laporan posisi keuanganPin

  3. Identifikasi Laporan Posisi Keuangan

    Pada pilihan “neraca” lebih simple karena Anda bisa memilih tanggal periode yang Anda inginkan, lalu klik tampilkan.

    Namun jika lebih lengkap Anda bisa pilih “neraca komparasi” dengan memilih periode tahunan atau bulanan, setelah itu klik periode mulainya dan akhir. Jika sudah klik tampilkan. Berikut contohnya di bawah ini:

    Identifikasi laporan posisi keuanganPin

    Identifikasi laporan posisi keuangan1Pin

  4. Ekspor Laporan Posisi Keuangan

    Cara ini sama dilakukan apabila Anda ingin mengekspor laporan pada “neraca” atau “neraca komparasi” sebagai kebutuhan evaluasi perusahaan.

    Anda bisa mengklik pilihan pada pojok kanan atas “ekspor ke”. Setelah itu pilih format yang Anda inginkan baik itu excel ataupun PDF.

    Ekspor laporan posisi keuanganPin

Demikianlah cara praktis pembuatan laporan posisi keuangan yang sangat penting bagi perusahaan. Dengan adanya laporan ini Anda bisa mengetahui kondisi keuangan perusahaan. Dari situ, Anda akan lebih mudah untuk mengambil keputusan-keputusan perusahaan di masa mendatang.

Yuk, tunggu apalagi? Fitur-fitur yang disediakan memungkinkan untuk digunakan oleh berbagai kalangan bisnis, tanpa perlu keahlian khusus sebagai seorang akuntan. Untuk membuktikan kemudahannya, Anda bisa segera melakukan pendaftaran di sini dan menikmati layanan gratis atau trial selama 30 hari.

Mau update info menarik dan penawaran terbaik kami selanjutnya? Ayo, follow dan like akun Facebook, Instagram dan LinkedIn Harmony hari ini ya.

Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
Anda juga mungkin suka:
Harmony
Harmony
Harmony menyajikan artikel seputar bisnis, keuangan, perpajakan dan finansial untuk membantu para pemilik usaha kecil. Dapatkan cara mudah membereskan keuangan usaha Anda menggunakan Harmony dan coba gratis 30 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Follow Social Media Kami
Dapatkan konten terbaru dari Harmony
Gratis Tips & Trik Terbaru Harmony di Email Anda.
No spam, hanya Info terbaik kami kirimkan dan Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja.
Artikel Popular Lainnya
Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
Daftar Isi
    Add a header to begin generating the table of contents
    Daftar Isi
      Add a header to begin generating the table of contents
      Daftar Isi
        Add a header to begin generating the table of contents
        Subscribe Harmony Newsletter
        Subscribe Email Harmony M
        Dapatkan Berbagai Tips & Update Artikel Menarik Lainnya dari Harmony, langsung di email Anda!

        Pembukuan Lebih Mudah

        Coba Gratis 30 Hari dan
        Rasakan Perbedaannya!

        Kontak Harmony