Laporan Keuangan Konsolidasi : Pengertian, Fungsi dan Contohnya
Harmony Blog
Accounting
Laporan Keuangan Konsolidasi : Pengertian, Fungsi dan Contohnya
January 5, 2021
Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Tips Seputar Akuntansi Dengan Berlangganan Newsletter Harmony, isi data berikut ini :

Hampir setiap perusahaan besar tentu akan membuat laporan keuangan konsolidasi bukan? Namun kebanyakan orang mengira bahwa perusahaan besar tersebut merupakan perusahaan tunggal dan tidak memiliki perusahaan anak atau cabang.

Namun jika Anda perhatikan dengan lebih detail, perusahaan besar tersebut tentunya akan memiliki perusahaan anak atau cabang dari suatu induk perusahaan.

Laporan keuangan konsolidasi juga diketahui terdiri dari neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas konsolidasian.

Dengan demikian untuk menyajikan laporan keuangan konsolidasi, merupakan gabungan laporan keuangan PSAK yang diperoleh dari perusahaan induk dengan anak. Oleh karena itu laporan keuangan konsolidasi juga berguna dalam menyajikan informasi posisi keuangan, memberikan hasil operasi serta mengontrol perusahaan anak.

Sehingga dengan adanya laporan keuangan konsolidasi juga diharapkan informasi tersebut diberikan secara objektif, dan sesuai dengan ketentuan aktivitas perusahaan. Serta di mana tujuan laporan konsolidasi ini juga tidak boleh menyesatkan pihak berkepentingan, seperti pemegang saham, kreditor dan penyedia dana lainnya.

Mengetahui Pengertian Laporan Keuangan Konsolidasi

Pada dasarnya Anda harus mengetahui perbedaan dari dua kalimat, yaitu konsolidasi merupakan kata kerja sedangkan konsolidasian adalah kata benda.

Maka dari itu laporan keuangan konsolidasi adalah suatu laporan keuangan yang menyajikan informasi tentang posisi keuangan serta operasionalnya bagi perusahaan induk dan anak. Setelah itu laporan keuangan konsolidasi ini terdapat pada laporan tahunan, yang juga merupakan gabungan dari laporan keuangan perusahaan induk serta anak.

Tergabungnya laporan keuangan perusahaan induk serta anak, merupakan suatu kesatuan entitas yang tunggal. Di mana kata tunggal ini diartikan menjadi satu dan tidak terpisah lagi.

Dalam prinsipnya bentuk laporan konsolidasi dibutuhkan ketika perusahaan induk memiliki kendali atas anak perusahaan, dengan syarat laporan keuangan ini meliputi :

1. Memiliki anak perusahaan yang lebih satu atau dua entitas yang dibuktikan dengan kepemilikan saham.

2. Memperoleh kepemilikan saham induk perusahaan kepada anak perusahaan lebih dari 50%.

3. Mempunyai kepemilikan saham induk perusahaan untuk anak perusahaan kurang dari 50%, tetapi perusahaan induk memiliki kendali penuh.

Namun bagaimana jika tidak memenuhi syarat diatas? Maka sebaiknya perusahaan tersebut dapat membuat laporan keuangannya secara mandiri.

Apa Saja Fungsi Serta Manfaat Laporan Keuangan Konsolidasi?

Sebagai prinsipnya laporan keuangan memang harus difungsikan atas dasar prosedur konsolidasi agar memiliki tujuan yang baik. Oleh karena itu beberapa manfaat laporan keuangan konsolidasi yang diantaranya :

1. Memberikan informasi yang terbaru kepada divisi manajemen perusahaan induk, mengenai proses kinerja anak perusahaan.

2. Memahami dampak suatu entitas anak perusahaan terhadap induk perusahaan dalam jangka panjang.

3. Menyajikan suatu informasi kepada pihak luar yang membutuhkan.

4. Untuk rasio keuangan harus berdasarkan laporan konsolidasi keuangan yang terbentuk, dan tidak mencerminkan kondisi entitas yang membentuk konsolidasi induk perusahaan.

Sebagai salah satu manfaat laporan keuangan konsolidasi ini merupakan berkurangnya pembuatan dokumen yang baru. Hal ini dikarenakan ketika perusahaan induk ternyata memiliki banyak anak perusahaan,  maka laporan keuangan secara mandiri juga akan banyak dilihat.

Dengan demikian laporan ini berguna agar tidak menyulitkan pengguna laporan dalam melacak semua catatan dan tidak sulit melihat kondisi kesehatan keuangan perusahaan masing-masing.

Baca Juga : 3 Contoh Standar Audit Laporan Keuangan dan Penjelasannya

Bagaimana Prosedur Laporan Keuangan Konsolidasi?

Secara umum dalam membuat laporan keuangan ini tentu memiliki prosedurnya yang sama dengan bagian laporan keuangan biasanya. Biasanya laporan ini terdiri laporan neraca, laba rugi, perubahan modal, hingga laporan arus kas.

Namun untuk Indonesia sendiri, pembuatan prosedur laporan keuangan konsolidasi juga harus mengikuti ketentuan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK). Di mana penyusunan prosedur laporan keuangan konsolidasi adalah cara untuk menyajikan laporan keuangan entitas induk dan anak secara bersamaan pada laporan konsolidasi.

Sehingga ketika semakin tinggi saham yang telah di investasikan kepada perusahaan anak, maka akan semakin tinggi kekuasaan maupun kontrol terhadap anak perusahaan. Untuk itu laporan keuangan konsolidasi dibuat terdiri dari laporan posisi keuangan konsolidasi, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, dan laporan arus kas konsolidasi.

Perlu Anda perhatikan bahwa penyesuaian serta eliminasi saldo akun tertentu perlu dilakukan secara terliti dan disesuaikan, maka dari itu untuk mengetahui sifat transaksi tersebut juga perlu analisis laporan dalam bentuk penggabungan usaha konsolidasi.

Dengan mempermudah penyusunan laporan konsolidasi serta laporan keuangan, Anda tentu bisa menggunakan Microsoft Excel atau software aplikasi akuntansi seperti Harmony. Di mana fitur ini menyediakan kemudahan dalam pembuatan laporan keuangan yang lengkap dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis.

Bahkan kemungkinan Anda juga memiliki kesulitan dalam melakukan laporan keuangan, namun tidak perlu khawatir Anda bisa menggunakan layanan jasa pembukuan yang dapat membantu Anda. Dibantu oleh profesional berpengalaman dalam bidang akuntansi.

Untuk itulah prosedur digunakan dalam pembuatan laporan keuangan konsolidasi, agar tujuannya tercapai dengan maksimal dan tidak mengalami kesalahan di setiap periodenya.

custom-form-newsletter

Bagaimana Langkah Pembuatan Contoh Laporan Keuangan Konsolidasi?

Pada dasarnya langkah pembuatan contoh laporan keuangan konsolidasi digabung dengan cara menambahkan secara bersamaan laporan keuangan perusahaan induk dengan anak.

Berikut ini untuk mengetahui bagaimana contoh laporan keuangan konsolidasi, bisa Anda lihat melalui website idx atau bursa efek indonesia yang meliputi contoh laporan posisi keuangan konsolidasi PT Bukit Darmo Property Tbk dengan entitas anak perusahaan yaitu :

Selanjutnya melakukan penyesuaian serta eliminasi transaksi yang terjadi, namun jika kepemilikan perusahaan terhadap anak kurang dari 100%. Maka pembuatan laporan keuangan konsolidasi akan mengalami masalah, oleh karena itu perlu dilakukan langkah dalam membuat contoh laporan keuangan konsolidasi yaitu :

1. Untuk tahap awal, lakukan pemeriksaan laporan keuangan perusahaan induk dengan anak secara menyeluruh. Setelah itu lakukan identifikasi jika ada kesalahan atau tidak hati-hati dalam pencatatan, selanjutnya lakukan koreksi serta penyesuaian.

2. Tahap selanjutnya lakukan penyesuaian dengan cara mengeliminasi pada laporan laba rugi untuk setiap perusahaan.

3. Setelah itu lakukan eliminasi pada penghasilan dan dividen anak perusahaan.

4. Kemudian mengembalikan saldo akun investasi anak perusahaan ke saldo awal periode.

5. Di tahap ini melakukan penyesuaian serta mencatat bagian kepentingan non pengendali pada laba dan dividen perusahaan anak.

6. Kemudian lakukan eliminasi saldo respirokal untuk laporan anak perusahaan, yang awalnya hanya dilaporkan ke dalam laporan induk perusahaan. Namun sebaliknya eliminasi ekuitas yang dilaporkan entitas anak perusahaan.

7. Ketika terjadi selisih nilai yang secara wajar, maka lakukan alokasi dan amortisasi.

8. Tahap akhir yaitu lakukan eliminasi pada saldo resiprokal lainnya, seperti utang, piutang, pendapatan dan beban, dan sebagainya.

Seperti itulah pembuatan laporan keuangan konsolidasi pada suatu bisnis merupakan hal yang wajib dilakukan. Penyajiannya juga harus sesuai karakteristik laporan keuangan yang tidak boleh dibuat secara sembarangan, karena hal ini harus berkaitan dengan kepentingan pihak luar perusahaan.

Dalam melakukan laporan keuangan secara terperinci, pemilik bisnis dapat dengan mudah menyajikan perencanaan dan pengembangan bisnis secara berkesinambungan melalui data kondisi keuangan yang terkini.

Untuk mengetahui kondisi keuangan yang terkini, Anda bisa menggunakan bantuan software pembukuan seperti Harmony. Di mana Harmony sebagai salah satu software yang dapat menyimpan, menganalisis, serta mengelola keuangan dan akuntansi bisnis Anda dengan berbagai fitur modern dan lengkap.

Dengan demikian, Anda tidak perlu lagi bingung dalam menyusun laporan secara manual, termasuk laporan lainnya. Harmony menyediakan 20 lebih laporan keuangan secara realtime. Segera daftarkan akun Anda dan buktikan manfaat fitur software Harmony secara GRATIS 30 Hari di sini.

Untuk mengenal Harmony lebih lanjut, kunjungi halaman sosial media Harmony supaya tidak ketinggalan berita terbaru seputar keuangan, bisnis dan lainnya. Dengan mengklik sukai dan ikuti updatenya melalui Facebook, Instagram, dan Linked In Harmony.

Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Subscribe Harmony Blog
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan nama.
Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Apa tanggapan Anda mengenai artikel ini?
Email Anda tidak akan terpublikasikan
Terima kasih telah berlangganan.
Anda akan menerima informasi terbaru dan artikel menarik di email Anda.
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-up.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-down.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/main-features/