Harmony Blog

Ketahui Jenis Perlakuan Beban Bunga dan Contoh Mencatatnya

Diupdate Mar 11th, 2021
0

SHARES

PEMBACA

Beban-Bunga-HarmonyPin

Dalam siklus akuntansi beban bunga akan selalu masuk ke dalam komponen laporan keuangan karena merupakan biaya bunga yang wajib dibayar oleh perusahaan dengan alasan adanya peminjaman modal kepada pihak lain.

Beban bunga adalah indikator dalam akuntansi yang timbul karena adanya pembayaran hutang.

Istilah lain biaya bunga adalah beban bunga atas biaya pinjaman yang dibayarkan kepada pihak lain mengenai kegiatan pemberian dana. Selain itu biaya pinjaman ini dapat dikatakan sebagai beban bunga dikapitalisasi yang berdasarkan akuntansi berbasis akrual.

Dengan menghitung beban bunga ini dapat membantu akuntan untuk menyajikan pencatatan laporan keuangan, bagi pihak kepentingan perusahaan serta investor. Maka dari itu beban bunga dalam laporan keuangan ini dapat mempengaruhi saldo dalam laporan neraca serta laba rugi perusahaan.

Maka dari itu artikel ini akan membahas bagaimana perlakuan beban bunga serta contoh pencatatannya, agar nantinya di masa mendatang Anda dapat menerapkan biaya pengeluaran ini sebagai perhatian bagi para pihak perusahaan untuk bahan evaluasi.

Apa Itu Beban Bunga?

Dalam definisinya biaya bunga adalah beban bunga yang dicatat ke dalam laporan laba rugi sehingga mengacu pada sebuah entitas seperti kreditur, bank, dan pemberi pinjaman lainnya atas jangka waktu tertentu.

Biasanya dalam siklus akuntansi biaya, pinjaman tersebut termasuk obligasi, hutang, pinjaman, konversi dan kredit yang dibebankan.

Namun dalam beban bunga dikapitalisasi akan berkaitan, dengan beban pinjaman atas aset tetap atau saldo pinjaman untuk penyusutan aset jangka panjang. Sehingga beban bunga dalam laporan keuangan akan dicatat ke dalam laporan neraca dan laba rugi, yang berguna untuk membantu investor serta pihak kepentingan perusahaan.

Mengapa Adanya Beban Bunga Dikapitalisasi?

Menurut pendapat FASB (Financial Accounting Standards Board) adanya tujuan kapitalisasi biaya bunga adalah suatu biaya pinjaman untuk mendapatkan sebuah angka dari harga perolehan yang menghasilkan sebuah investasi dari seluruh total aset tersebut.

Adanya fungsi beban bunga ini berguna untuk membebankan suatu biaya yang berkaitan dengan harga perolehan dari suatu kegiatan perusahaan dengan manfaat yang diperoleh di masa mendatang.

Oleh karena itu biaya ini dapat menjadi perbandingan dengan pendapatan yang diperoleh. Adapun alasan beban bunga dikapitalisasi yaitu :

1. Adanya bunga yang timbul dapat dikapitalisasi sebagai pengukuran harga aset, sehingga biaya bunga adalah total harga aset tersebut.

2. Harga perolehan aset termasuk beban bunga yang harus dibayar oleh perusahaan atas pembangunan.

3. Pembebanan biaya bunga akan mempengaruhi pendapatan selama kegiatan perusahaan.

4. Beban bunga selama kegiatan perusahaan akan mempengaruhi pendanaan biaya.

Apa Saja Jenis Perlakuan Beban Bunga?        

Adapun beberapa jenis perlakuan biaya bunga sebagai sebuah pilihan dalam kegiatan perusahaan yaitu :

1. Bunga yang tidak dikapitalisasi akan diberlakukan sebagai biaya periode.

2. Beban bunga dikapitalisasi dapat dijadikan sebagai biaya fisik. Sebagai jumlah perhitungan kapitalisasinya adalah :

Adanya pembayaran seluruh beban bunga atas dana pinjaman untuk pembangunan.

Seluruh jumlah pembayaran beban bunga yang untuk semua dana pinjaman yang ada.

Beban bunga dikapitalisasi senilai pembayaran bunga implisit dana tersimpan dalam perusahaan.

3. Perlakuan akuntansi biaya bunga lainnya yaitu :

a. Beban bunga dikapitalisasi tidak dapat dijadikan elemen harga

b. Besarnya menghitung beban bunga harus berdasarkan perlakuan bebannya.

c. Perlakuan akuntansi biaya bunga adalah bagian dari biaya pendanaan.

Adanya perlakuan biaya ini agar tidak menimbulkan perhitungan yang keliru atas kegiatan perusahaan, sehingga pendapatan tersebut dapat menutupi laba yang belum cukup besar.

Maka dari itu selama ada beban bunga dikapitalisasi juga akan mempengaruhi jangka waktu amortisasi biaya bunga, sehingga amortisasi ini akan mempengaruhi umur ekonomis dalam suatu biaya tetap aset tersebut.

Solusi untuk Anda yang ingin mendapatkan pembukuan yang rapi yaitu dengan menggunakan teknologi software akuntansi atau manfaatkan layanan profesional seperti jasa pembukuan. Sehingga dapat membantu Anda mendapatkan laporan keuangan secara realtime, buat invoice, mengurus unsur-unsur perhitungan pajak, serta payroll.

Bagaimana Ketentuan Yang Mengatur Beban Bunga?

Dalam berbagai cara untuk menerapkan perlakuan biaya bunga ini juga harus memliki ketentuan standar akuntansi tersebut, sehingga biaya ini dapat dijadikan perbandingan didalam laporan keuangan serta mudah dibaca.

Secara konsepnya biaya bunga ini perlu memiliki syarat yang harus dipenuhi seperti jenis aset perusahaan yang berkaitan dengan bunga tersebut. Sehingga beban bunga dikapitalisasi harus memiliki periode jangka waktunya.

Sesuai dengan ketentuan dasarnya bahwa adanya kapitalisasi ini memang diperlukan syarat-syarat yang harus memenuhi ketentuan standar akuntansi keuangan tersebut.

Baca Juga : Perbedaan Biaya Tetap dan Biaya Variabel Yang Harus Anda Tahu

Apa Saja Pengaruh Jangka Waktu Periode Dalam Biaya?

Dalam kapitalisasi biaya bunga adalah suatu perhitungan atas periode biaya perolehan menjadi biaya periode kapitalisasi, adapun 3 kondisi yang mempengaruhi waktu periode dan harus dipenuhi yaitu :

1. Adanya biaya pengeluaran sebagai pembangunan aset yang terjadi.

2. Kegiatan perusahaan ini harus diselesaikan sesuai dengan periode yang berlangsung.

3. Biaya bunga yang berjalan secara bersamaan dengan adanya kegiatan perusahaan atau aset pembangunan.

Pembebanan bunga ini memang akan mempengaruhi pendapatan yang sejalan dengan biaya aset atau depresiasi, selain itu tujuan kapitalisasi beban bunga adalah untuk mendapatkan nilai perolehan secara aktual terhadap investasi perusahaan.

Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Berbagai Tips & Update Artikel Menarik Lainnya dari Harmony, langsung di email Anda!

Contoh Mencatat Biaya Tersebut Dalam Akuntansi

Dalam mencatat serta menghitung beban bunga untuk penyajian laporan keuangan akuntansi sebagai contoh yaitu :

Pada tanggal 01 Februari 2020, PT Sukses mengambil pinjaman sebesar Rp100.000.000 dari bank, dengan tingkat bunga tahunannya sebesar 8%. Tujuan dari pinjaman ini berguna untuk membiayai pembangunan dalam produksi.

Pembangunan ini dimulai pada bulan konstruksi yaitu 01 Maret 2020. PT. Sukses menginvestasikan dana tersebut sebesar Rp80.000.000 sebagai uang pinjaman selama bulan Maret dan April 2020 dengan suku bunga 3% per tahun. Berapa biaya bunga pinjaman yang dapat dikapitalisasi dalam 2020? (Asumsikan semua bunga telah dibayarkan).

Jawaban :

Jika pinjaman dana terjadi pada 01 Februari, maka beban bunga dikapitalisasi hanya dapat dimulai pada 01 Maret 2020. Apabila semua syarat telah terpenuhi pada 01 April maka perhitungannya.

Perhitungan:

Beban Bunga :

Rp100.000.000 x 8% x 9/12 = Rp 6.000.000

Notes : perhitungan ini digunakan dengan bunga rill atau metode bunga efektif yang timbul.

Dikurangi Pendapatan Investasi :

Rp80.000.000 x 3% x 2/12 = Rp 400.000

Total Beban Bunga Dikapitalisasi :

Beban Bunga – Pendapatan Investasi

=Rp 6.000.000 – Rp 400.0000

= Rp 5.600.000

Setelah pembahasan di atas mengenai contoh soal beban bunga dikapitalisasi yang bisa Anda ketahui, diharapkan Anda dapat mengetahui perhitungan dari jenis beban bunga ini.

Di mana perhitungan ini akan membantu Anda untuk memahami berapa beban bunga yang akan Anda dapatkan, atau Anda bayarkan jika Anda mengajukan investasi atau pinjaman baik untuk Anda ataupun untuk bisnis Anda.

Setelah mengajukan pinjaman serta investasi, pastikan juga bahwa angsuran atau bunga dikenakan pada bisnis Anda dapat menguntungkan pendapatan Anda atau pinjaman tersebut tidak lebih dari pendapatan dalam bisnis Anda.

Jika pendapatan dalam bisnis berkurang, bahkan Anda mengalami kesulitan perhitungan dalam mengelola arus kas, laba rugi dan neraca. Cobalah untuk menggunakan proses pembukuan yang baik dan terencana agar data keuangan yang dihasilkan secara aktual, dan bisa dipertanggungjawabkan dengan memanfaatkan teknologi akuntansi Harmony.

Apa sih itu Harmony? Harmony merupakan sistem atau software akuntansi berbasis online yang bisa membantu Anda membereskan pembukuan lebih cepat dan rapi.

Harmony juga mudah melakukan pemantauan stok, pembuatan invoice otomatis, rekonsiliasi bank transaksi secara otomatis, penghitungan aset, dan keuangan usaha yang mudah dikelola karena terdapat 20 lebih laporan keuangan secara real time. Agar lebih optimal cobalah gunakan Harmony software secara gratis selama 30 hari di sini.

Kunjungi halaman sosial media Harmony agar Anda tidak ketinggalan berita terbaru seputar keuangan, bisnis dan lainnya melalui Facebook, Instagram, dan Linked In Harmony.

Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
Anda juga mungkin suka:
Harmony
Harmony
Harmony menyajikan artikel seputar bisnis, keuangan, perpajakan dan finansial untuk membantu para pemilik usaha kecil. Dapatkan cara mudah membereskan keuangan usaha Anda menggunakan Harmony dan coba gratis 30 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Follow Social Media Kami
Dapatkan konten terbaru dari Harmony
Gratis Tips & Trik Terbaru Harmony di Email Anda.
No spam, hanya Info terbaik kami kirimkan dan Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja.
Artikel Popular Lainnya
Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
Daftar Isi
    Add a header to begin generating the table of contents
    Daftar Isi
      Add a header to begin generating the table of contents
      Daftar Isi
        Add a header to begin generating the table of contents
        Subscribe Harmony Newsletter
        Subscribe Email Harmony M
        Dapatkan Berbagai Tips & Update Artikel Menarik Lainnya dari Harmony, langsung di email Anda!
        Software Akuntansi Online Harmony

        Tingkatkan keahlian Anda bersama pakar kami, gratis!

        • 00HARI
        • 00JAM
        • 00MENIT
        • 00DETIK