Apa Yang Dilakukan Pemegang Pembukuan (Bookkeeper)?
Harmony Blog
Accounting
Apa Yang Dilakukan Pemegang Pembukuan (Bookkeeper)?
October 23, 2020
Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Tips Seputar Akuntansi Dengan Berlangganan Newsletter Harmony, isi data berikut ini :

Tak sedikit orang yang menganggap bahwa bookkeeper adalah akuntan. Padahal keduanya dua hal yang sangat berbeda. Walaupun bookkeeper juga sama-sama menangani perihal keuangan. Bookkeeper adalah seseorang yang mencatat transaksi keuangan meliputi penjualan, pengeluaran hingga pembelian seseorang maupun organisasi.

Bookkeeper tidak sama dengan akuntan walau sama-sama bekerja dalam bidang keuangan.

Bookkeeper adalah ahli pembukuan yang membantu pekerjaan akuntan dalam membuat laporan keuangan. Kuasa dari akuntan lebih besar ketimbang bookkeeper. Biarpun begitu pekerjaan antara keduanya saling terkait satu sama lainnya.

Baca Juga : Penjelasan Akuntansi Keuangan Daerah dan Metode Pencatatannya

Perbedaan Bookkeeper & Akuntan

Bookkeeper dan akuntan memiliki perbedaan misalnya dalam hal transaksi keuangan. Bookkeeper bertugas untuk mencatat laporan keuangan sementara akuntan membuat laporan keuangan dan melakukan pemeriksaan pajak pada akhir tahun buku.  Catatan bookkeeper digunakan oleh akuntan untuk menyusun laporan keuangan.

Sementara catatan akuntan digunakan manajerial untuk mengambil keputusan manajerial. Pembukuan sendiri merupakan langkah awal menuju akuntansi itu sendiri. Pembukuan tidak bisa mengungkapkan posisi keuangan secara keseluruhan berbeda dengan akuntansi yang mampu menunjukkan keadaan posisi keuangan perusahaan tersebut.

Biasanya bookkeeper menangani perusahaan skala kecil seperti UMKM. sementara akuntan paling tidak harus memiliki gelar sarjana dengan keahlian yang lebih tinggi ketimbang bookkeeper. Tujuan pembukuan adalah memberikan gambaran terkait pendapatan dan pengeluaran pada satu periode akuntansi.

Sementara akuntan memberikan gambaran kondisi perusahaan dari berbagai sudut pandang keuangan mulai dari aset hingga permodalannya. Persamaan antara pembukuan dan akuntansi sendiri ialah keduanya menggunakan data keuangan perusahaan.

Tugas & Tanggung Jawab Bookkeeper

Bookkeeper adalah ahli pembukuan yang mana memiliki tugas dan tanggung jawab atau job desk bookkeeper diantaranya adalah sebagai berikut :

• Bookkeeper adalah seseorang yang memiliki tugas mencatat transaksi keuangan harian dan memahami buku besar

• Bookkeeper adalah seorang pengawas yang mengawasi transaksi dan laporan keuangan. Apabila diperlukan ia juga bisa bekerja sama dengan • akuntan. Bookkeeper sendiri memahami akuntansi dan perkembangannya sehingga dapat bekerjasama dengan baik bersama akuntan.

• Bookkeeper adalah seseorang yang memproses hutang dan piutang perusahaan. Ia juga menangani penggajian bulanan secara manual maupun dengan perangkat lunak

• Bookkeeper adalah seorang pemantau laporan keuangan dan memproses cek untuk keperluan perusahaan

• Bookkeeper bertugas untuk menerbitkan faktur kepada konsumen ataupun supplier

Ia juga bertugas untuk mencatat perubahan stok persediaan yang dimiliki perusahaan

Bookkeeper juga bertugas untuk melakukan rekonsiliasi pajak penjualan maupun pajak gaji yang tentunya telah diverifikasi oleh bagian akuntan setiap akhir bulan

custom-form-newsletter

Cara Memilih Bookkeeper yang Tepat

Dalam memilih bookkeeper tak boleh asal. Paling tidak seorang ahli pembukuan harus memenuhi poin dibawah ini :

1. Bersertifikasi

Seorang ahli bookkeeper harus memiliki sertifikasi atas kemampuan yang ditawarkannya.  Sertifikat ini membuktikan bahwa bookkeeper yang anda rekrut telah melalui pelatihan pembukuan dan memiliki pengalaman dalam bidangnya. Ia juga memiliki gelar associate di bidang akuntansi.

2. Memiliki Keterampilan yang Dibutuhkan

Bookkeeper adalah pencatat transaksi bila dari dasar akuntansinya saja sudah keliru maka laporan keuangan juga tidak valid. Seorang bookkeeper harus mampu membuktikan bahwa ia mampu dan andal dalam bidangnya

3. Memahami Etika & Etos Kerja

Walaupun bookkeeper adalah ahli pembukuan namun attitude yang dimilikinya juga harus baik. Ia dapat bekerja secara tim dan memiliki komunikasi yang baik. Memahami etika bisnis dan etos kerja yang tinggi.

Jasa bookkeeping sendiri bisa dibantu dengan aplikasi akuntansi yang memadai seperti Harmony Accounting Software. Software ini memahami debit dan kredit dalam akuntansi. Keunggulan dari Harmony adalah mampu menyediakan laporan keuangan dengan tampilan elegan, minimalis dan mudah untuk dimengerti.

Pembuatan invoice dan penawaran juga bisa mengandalkan Harmony Accounting Software. Anda bisa menggunakan mata uang berganda serta memiliki fitur auto match yang dapat dapat melakukan rekonsiliasi bank secara otomatis. Tak hanya itu saja Anda juga bisa memakai software ini secara GRATIS selama 30 Hari penuh dengan daftar akun disini.

Anda bisa mendapatkan  informasi terbaru seputar akuntansi maupun perpajakan dan konsultasi seputar keuangan melalui live chat Harmony. Tunggu apalagi yuk segera buat akun dan nikmati beragam fitur keuangan canggihnya.

Mengurus pembukuan memang membutuhkan keahlian yang memadai. Bagi Anda yang membutuhkan jasa pembuatan laporan keuangan beserta analisanya Anda dapat menggunakan layanan Harmony Accounting Service. Dapatkan update informasi dari Harmony dengan mengikuti media sosialnya di FacebookInstagram dan LinkedIn.

Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Subscribe Harmony Blog
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan nama.
Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Apa tanggapan Anda mengenai artikel ini?
Email Anda tidak akan terpublikasikan
Terima kasih telah berlangganan.
Anda akan menerima informasi terbaru dan artikel menarik di email Anda.
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-up.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-down.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/main-features/