Apa Itu Margin Laba Kotor, Cara Menghitung dan Perbedaannya Dengan Laba Bersih
Harmony Blog
Accounting
Apa Itu Margin Laba Kotor, Cara Menghitung dan Perbedaannya Dengan Laba Bersih
January 7, 2021
Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Tips Seputar Akuntansi Dengan Berlangganan Newsletter Harmony, isi data berikut ini :

Bagi Anda pebisnis, kata margin laba kotor tentu sudah tak asing lagi. Margin laba kotor merupakan salah satu komponen dalam laporan laba rugi. Maka, hal ini sangat penting untuk Anda ketahui agar bisa memperhitungkan semua laba yang seharusnya diterima oleh Anda setiap periode bisnis.

Margin laba kotor dan laba bersih dapat membantu Anda banyak hal mengenai profitabilitas dan posisi perusahaan Anda saat ini di pasar yang lebih luas.

Dengan Anda membandingkan laba saat ini dengan laba dari periode akuntansi sebelumnya tentu sangat membantu Anda dalam memahami pertumbuhan bisnis dengan jelas.

Margin laba kotor dan margin laba bersih adalah dua unsur dalam rasio profitabilitas. Di mana rasio ini merupakan bagian dari jenis rasio keuangan untuk mengukur keuntungan bisnis Anda selama masa periode tertentu. Oleh karena itulah segala jenis perhitungan yang terkait dengan laba perusahaan harus dilakukan dengan benar oleh akuntan.

Tentu bagi setiap pebisnis pemahaman tentang apa itu margin laba bersih dan margin laba kotor juga sangat mendasar untuk dikenali.

Lalu apa sebenarnya pengertian dari kedua hal tersebut dan apa bedanya? Untuk memahami kedua margin laba tersebut, simak penjelasannya di bawah ini.

Apa itu Margin Laba Kotor dan Margin Laba Bersih?

Margin Laba Kotor

Pada dasarnya istilah margin laba kotor adalah gross profit margin yang merupakan suatu perbandingan antara laba kotor dengan pendapatan penjualannya.

Namun, hal ini berguna sebagai perhitungan rasio profitabilitas agar dapat mengetahui jumlah kelebihan laba kotornya terhadap pendapatan penjualan tersebut.

Secara umum pengertian laba kotor adalah pendapatan penjualan yang dikurangi harga pokok penjualan (HPP), di mana laba kotor ini mempengaruhi margin laba kotor yaitu seperti utang, persediaan, net working capital, hingga struktur modal perusahaan.

Untuk perhitungannya margin laba kotor adalah suatu cara dalam mengukur seberapa efisien perusahaan dapat menggunakan sumber dayanya.

Selain itu dengan adanya margin kotor manajemen ataupun investor juga dapat mengetahui seberapa besar keuntungan serta dan kondisi kesehatan perusahaan dari kegiatan bisnis yang dijalankan.

Margin Laba Bersih

Margin laba bersih atau disebut sebagai nett margin adalah jumlah total pendapatan yang tersisa setelah semua pembayaran biaya dalam suatu periode dihitung. 

Margin laba bersih ini juga merupakan keuntungan bersih bisnis. Margin laba bersih Anda akan terlihat ketika Anda mengurangi segala harga pokok penjualan seperti, pengeluaran operasional, pembayaran hutang, pajak, pembayaran satu kali, dan pendapatan dari investasi.

Margin laba bersih (nett profit margin) juga dapat menunjukkan kemampuan keseluruhan bisnis untuk menghasilkan laba pada periode tersebut.

Sehingga informasi yang didapat akan digunakan oleh manajemen untuk mengatur strategi dalam upaya peningkatan kinerja perusahaan dan mengukur seberapa efisiennya manajemen dalam pengelolaan perusahaan.

Selain itu juga digunakan untuk memperkirakan profitabilitas di masa depan berdasarkan prediksi yang dibuat oleh manajemen perusahaan.

Baca Juga: Rasio Likuiditas: Penjelasan dan Kegunaannya dalam Perusahaan

Perbedaan Margin Laba Bersih dan Margin Laba Kotor

Setelah Anda memahami pengertian dari margin laba kotor dan laba bersih, maka Anda juga bisa mengetahui perbedaan dan fungsi dari kedua margin laba tersebut.

Salah satu perbedaan dari kedua margin tersebut adalah apakah Anda ingin segala perhitungan Anda mempertimbangkan semua pengeluaran bisnis saja atau hanya harga pokok penjualan (HPP).

Bagi bisnis yang menggunakan istilah margin laba kotor adalah untuk memberitahu berapa banyak nilai keuntungan yang tersisa pada akhir periode yang dapat digunakan untuk menutupi biaya operasional (biaya admin, penjualan atau pemasaran, dan lainnya) dan ini adalah jumlah pendapatan setelah semua dikurangi jumlah HPP.

Sedangkan pada margin laba bersih hanya memperhitungkan berapa banyak keuntungan yang bisnis Anda simpan setelah pajak untuk setiap rupiah yang bisnis hasilkan dalam pendapatan. Selain itu tujuan ataupun manfaat dari margin laba bersih dan margin kotor juga berbeda.

Margin kotor akan menunjukkan efektivitas perusahaan dalam pengendalian biaya barang dan produksi. Sedangkan margin laba bersih akan menunjukkan seberapa efektif perusahaan dalam meminimalkan beban operasional.

Baca Juga: Definisi Current Ratio (Rasio Lancar) dan Contoh Cara Menghitungnya

custom-form-newsletter

Cara Menghitung Margin Laba Kotor dan Margin Laba Bersih

Selain pengertian dan perbedaan kedua margin tersebut, Anda juga harus dapat memahami bagaimana cara menghitung margin laba kotor dan laba bersih tersebut.

• Margin Laba Kotor

Adapun secara sederhana rumusnya adalah

Margin Laba Kotor = (Penjualan – Harga Pokok Penjualan) / Penjualan x 100%

Untuk lebih mengetahui cara menghitungnya tersebut adapun contoh perhitungan yang sederhana untuk mengetahui margin laba kotor pada bisnis Anda.

Misalnya, PT. Cahaya Makmur merupakan perusahaan yang memproduksi celana. Total penjualan celana pada tahun 2020 adalah sebesar Rp 500.000.000 sedangkan Harga Pokok Penjualan (HPP) adalah sebesar Rp. 200.000.000

Dari permasalahan di atas untuk mengetahui margin laba kotor PT. Cahaya Makmur yaitu:

Menghitung laba kotor (gross profit)

Laba Kotor = (Pendapatan Penjualan – Harga Pokok Penjualan) / Pendapatan Penjualan x 100

Laba Kotor = (Rp 500.000.000 – Rp 200.000.000) / Rp 500.000.000 x 100%

Laba Kotor = Rp 300.000.000 / Rp 500.000.000

Laba Kotor = 0,6 atau 60%

• Margin Laba Bersih

Berikut rumus yang perlu Anda gunakan dalam menghitung margin laba bersih:

Margin Laba Bersih = Laba Bersih Setelah Pajak / Pendapatan Penjualan Bersih

Untuk membantu Anda dalam memahami margin laba bersih ini berikut adalah contoh kasusnya.

Pada tahun 2020, pendapatan dari penjualan bersih (net sales) PT. Sinar Jaya adalah sebesar Rp200.000.000. Laba bersih setelah pajak perusahaan itu sendiri adalah sebesar Rp80.000.000. Lalu berapa margin laba bersih yang di dapat dalam perusahaan PT. Sinar Jaya tersebut? Berikut perhitungannya:

Nett Margin = Laba Bersih Setelah Pajak / Pendapatan Penjualan Bersih

Nett Margin = Rp80.000.000 : Rp200.000.000

Nett Margin = 0,4 atau 40%

Menjalankan bisnis yang mendatangkan keuntungan pada pemiliknya, tentunya merupakan acuan semangat untuk menjadikan bisnis semakin berkembang dan bermanfaat.

Jika Anda masih merasa bingung dengan formula margin laba di atas, agar lebih mudah menghitung profit bisnis, Anda juga bisa menggunakan software akuntansi untuk kemudahan pengelolaan keuangan bisnis Anda.

Tak perlu ribet, solusi menghitung laporan keuangan untuk perusahaan Anda adalah dengan software akuntansi Harmony yang telah diintegrasikan. Penggunaan software Harmony sangat mudah sehingga akan menghemat waktu, biaya, dan tenaga tim akuntansi dan admin keuangan.

Untuk dapat menikmati fitur-fitur lengkap dari software akuntansi Harmony, caranya mudah! Klik di sini dan isi data secara lengkap. Jangan khawatir, Anda akan dapatkan software Harmony tanpa perlu membayar apapun alias GRATIS selama 30 hari.

Namun bagi Anda yang tidak ingin repot Anda dapat menggunakan layanan dari Harmony Accounting Service, Anda akan terima beres laporan keuangan Anda setiap bulannya.

Jangan lupa, Anda juga bisa update info dan penawaran terbaru kami melalui akun Facebook, Instagram dan LinkedIn Harmony.

Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Subscribe Harmony Blog
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan nama.
Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Apa tanggapan Anda mengenai artikel ini?
Email Anda tidak akan terpublikasikan
Terima kasih telah berlangganan.
Anda akan menerima informasi terbaru dan artikel menarik di email Anda.
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-up.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-down.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/main-features/