Pada perusahaan manufaktur, Work in Process (WIP) seringkali disebut juga Work in Progress. Secara sederhana, Work in Progress atau Work in Process (WIP) adalah sebuah tahap di mana persediaan masih terdiri atas barang-barang yang belum selesai. Atau, bahan baku yang masih memerlukan perakitan dan proses lebih lanjut. Bahan baku belum selesai tersebut harus melalui sistem produksi agar diubah menjadi barang jadi yang siap dikirim ke pelanggan.
Istilah Work in Progress atau Work in Process (WIP) hanya berlaku bagi jenis produk dalam persediaan yang sudah dipindahkan ke pemrosesan. Sedangkan, jenis barang yang belum dikerjakan dianggap masih menjadi bahan baku mentah. Jika Work in Progress atau Work in Process (WIP) terlalu berlebihan, maka dapat berdampak kerugian bagi perusahaan. Sebab, tidak bisa segera menghasilkan uang, dan bahkan menjadi barang yang menumpuk saja di pabrik.
Table of Contents
Untuk lebih memahami secara jelas, tentang Work in Progress atau Work in Process (WIP), mari kita simak contoh-contoh dalam proses produksi berikut:
Contoh Work in Progress atau Work in Process (WIP) dalam proses produksi toko kue adalah pembuatan roti atau kue tart. Bahan dasar roti untuk kue tart akan lebih enak ketika dipanggang terlebih dulu.
Selanjutnya, dasar roti harus disimpan di lemari es selama proses produksi. Nantinya, kalau ada pesanan, roti tart baru dikeluarkan dari kulkas untuk dihias sesuai kebutuhan.
Akan tetapi, perlu diingat bahwa selama proses produksi ini, toko kue bisa saja berisiko pemborosan. Maka itu, toko kue harus memperkirakan secara akurat berapa jumlah dasar kue tart yang diperlukan setiap hari untuk mengoptimalkan jumlah bahan dasar roti tart yang disimpan di lemari es toko.
Istilah Work in Progress atau Work in Process (WIP) dalam pabrik perakitan sepeda motor juga bisa dijumpai. Pasalnya, sepeda motor harus dirakit satu per satu melewati beberapa unit kerja atau divisi kerja yang berbeda.
Misalnya, unit kerja 1 merakit karburator. Selanjutnya, unit kerja 2 merakit tempat poros karburator dan ditest agar tidak ada kerusakan. Bila terjadi kesalahan, maka proses produksi harus dihentikan untuk pemasangan secara manual.
Dalam hal ini, jalur perakitan terpaksa menyimpan lebih banyak unit dalam persediaan barang untuk mengurangi penundaan proses produksi unit kerja lain. Pabrik sepeda motor menghindari contoh Work in Progress atau Work in Process (WIP) yang buruk seperti ini, sebab bisa menciptakan penundaan bahkan berhenti produksi.
[elementor-template id="26379"]
Pabrik atau produsen skateboard dapat menyediakan kustom atau model khusus bagi konsumen yang menginginkannya. Akan tetapi, tentunya pesanan khusus seperti ini tidak diproduksi dalam jumlah besar. Namun, skateboard dilengkapi dengan seni kustom yang memproduksi hanya 200 unit saja per minggu.
Setelah papan skateboard selesai dilukis, maka akan dikirim ke pelanggan. Dalam hal ini, persediaan barang dalam proses pabrikan jauh lebih besar ketimbang persediaan produk jadi.
Di bidang manufaktur, Work in Progress atau Work in Process (WIP) mempengaruhi aliran proses ketika operator atau anggota tim tidak dapat bekerja atau terpaksa menunggu karena masalah di salah satu langkah produksi.
Misalnya, ada komponen yang rusak atau stok barang berkurang. Tetapi, ternyata hal ini juga terjadi di bidang penyedia layanan kesehatan. Berikut diantara contohnya:
Nah, dalam setiap contoh Work in Progress atau Work in Process (WIP), hasil yang diinginkan adalah meminimalisir persediaan barang dalam proses yang belum selesai dan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk memproduksi bahan baku mentah ke produk jadi untuk dipasarkan.
Kalau sampai Work in Progress atau Work in Process (WIP) terhambat, maka biaya-biaya komponen produksi juga turut membengkak. Bisnis harus memperhitungkan pengelolaan anggarannya secara akurat, terperinci, dan modern.
Untuk mempermudah manajemen keuangan, sekarang saatnya memakai Software Akuntansi Harmony yang sudah diakui kecanggihan fiturnya! Aplikasi Harmony merilis fitur-fitur pembukuan yang memudahkan manajemen accounting usaha. Mulai dari pencatatan stok, rekonsiliasi bank, paybills, penjualan, pembelian, penyusutan aset dll.
Bila penasaran ingin mengetahui apa saja fitur Harmony, silakan coba buktikan sendiri, daftar FREE Trial 30 hari di sini. Jangan lupa follow dan like akun Instagram, LinkedIn, dan Facebook Harmony untuk info selengkapnya.