Harmony » Blog » 

Work In Progress (WIP) : Pahami Contohnya Dalam Proses Produksi

Fina Pratiwi
/
Diupdate 
September 22, 2021

Pada perusahaan manufaktur, Work in Process (WIP) seringkali disebut juga Work in Progress. Secara sederhana, Work in Progress atau Work in Process (WIP) adalah sebuah tahap di mana persediaan masih terdiri atas barang-barang yang belum selesai. Atau, bahan baku yang masih memerlukan perakitan dan proses lebih lanjut. Bahan baku belum selesai tersebut harus melalui sistem produksi agar diubah menjadi barang jadi yang siap dikirim ke pelanggan.

Tujuan Work in Progress (WIP) adalah meminimalisir persediaan barang yang belum selesai dan waktu yang dibutuhkan dalam proses produksiClick to Tweet

Istilah Work in Progress atau Work in Process (WIP) hanya berlaku bagi jenis produk dalam persediaan yang sudah dipindahkan ke pemrosesan. Sedangkan, jenis barang yang belum dikerjakan dianggap masih menjadi bahan baku mentah. Jika Work in Progress atau Work in Process (WIP) terlalu berlebihan, maka dapat berdampak kerugian bagi perusahaan. Sebab, tidak bisa segera menghasilkan uang, dan bahkan menjadi barang yang menumpuk saja di pabrik.

Contoh Work in Progress atau Work in Process (WIP) Dalam Proses Produksi

Untuk lebih memahami secara jelas, tentang Work in Progress atau Work in Process (WIP), mari kita simak contoh-contoh dalam proses produksi berikut:

  • Toko Kue

    Contoh Work in Progress atau Work in Process (WIP) dalam proses produksi toko kue adalah pembuatan roti atau kue tart. Bahan dasar roti untuk kue tart akan lebih enak ketika dipanggang terlebih dulu.

    Selanjutnya, dasar roti harus disimpan di lemari es selama proses produksi. Nantinya, kalau ada pesanan, roti tart baru dikeluarkan dari kulkas untuk dihias sesuai kebutuhan.
    Akan tetapi, perlu diingat bahwa selama proses produksi ini, toko kue bisa saja berisiko pemborosan. Maka itu, toko kue harus memperkirakan secara akurat berapa jumlah dasar kue tart yang diperlukan setiap hari untuk mengoptimalkan jumlah bahan dasar roti tart yang disimpan di lemari es toko.

  • Pabrik Sepeda Motor

    Istilah Work in Progress atau Work in Process (WIP) dalam pabrik perakitan sepeda motor juga bisa dijumpai. Pasalnya, sepeda motor harus dirakit satu per satu melewati beberapa unit kerja atau divisi kerja yang berbeda.

    Contoh Work In Progress

    Misalnya, unit kerja 1 merakit karburator. Selanjutnya, unit kerja 2 merakit tempat poros karburator dan ditest agar tidak ada kerusakan. Bila terjadi kesalahan, maka proses produksi harus dihentikan untuk pemasangan secara manual.

    Dalam hal ini, jalur perakitan terpaksa menyimpan lebih banyak unit dalam persediaan barang untuk mengurangi penundaan proses produksi unit kerja lain. Pabrik sepeda motor menghindari contoh Work in Progress atau Work in Process (WIP) yang buruk seperti ini, sebab bisa menciptakan penundaan bahkan berhenti produksi.

    [elementor-template id="26379"]

  • Pabrik Skateboard

    Pabrik atau produsen skateboard dapat menyediakan kustom atau model khusus bagi konsumen yang menginginkannya. Akan tetapi, tentunya pesanan khusus seperti ini tidak diproduksi dalam jumlah besar. Namun, skateboard dilengkapi dengan seni kustom yang memproduksi hanya 200 unit saja per minggu.

    Setelah papan skateboard selesai dilukis, maka akan dikirim ke pelanggan. Dalam hal ini, persediaan barang dalam proses pabrikan jauh lebih besar ketimbang persediaan produk jadi.

  • Kesehatan

    Di bidang manufaktur, Work in Progress atau Work in Process (WIP) mempengaruhi aliran proses ketika operator atau anggota tim tidak dapat bekerja atau terpaksa menunggu karena masalah di salah satu langkah produksi.

    Misalnya, ada komponen yang rusak atau stok barang berkurang. Tetapi, ternyata hal ini juga terjadi di bidang penyedia layanan kesehatan. Berikut diantara contohnya:

    • Pasien duduk di ruang tunggu atau ruang pemeriksaan.
    • Staf dengan beban kerja rendah menunggu tugas berikutnya.
    • Pasien dan dokter di ruang gawat darurat menunggu hasil tes.
    • Pasien di Unit Gawat Darurat menunggu masuk.
    • Pasien yang telah dirawat dan menunggu keluar dari rumah sakit

Nah, dalam setiap contoh Work in Progress atau Work in Process (WIP), hasil yang diinginkan adalah meminimalisir persediaan barang dalam proses yang belum selesai dan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk memproduksi bahan baku mentah ke produk jadi untuk dipasarkan.

Kalau sampai Work in Progress atau Work in Process (WIP) terhambat, maka biaya-biaya komponen produksi juga turut membengkak. Bisnis harus memperhitungkan pengelolaan anggarannya secara akurat, terperinci, dan modern.

Untuk mempermudah manajemen keuangan, sekarang saatnya memakai Software Akuntansi Harmony yang sudah diakui kecanggihan fiturnya! Aplikasi Harmony merilis fitur-fitur pembukuan yang memudahkan manajemen accounting usaha. Mulai dari pencatatan stok, rekonsiliasi bank, paybills, penjualan, pembelian, penyusutan aset dll.

Bila penasaran ingin mengetahui apa saja fitur Harmony, silakan coba buktikan sendiri, daftar FREE Trial 30 hari di sini. Jangan lupa follow dan like akun Instagram, LinkedIn, dan Facebook Harmony untuk info selengkapnya.

trial harmony
Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
COBA GRATIS
Anda juga mungkin suka:
Fina Pratiwi
Fina Pratiwi adalah seorang ahli strategi keuangan dengan lebih dari 5 tahun pengalaman dalam industri keuangan. Dia memegang gelar dalam bidang Keuangan dan dikenal karena kemampuannya untuk menyederhanakan konsep keuangan yang kompleks menjadi sesuatu yang mudah dipahami. Fina percaya bahwa pemahaman yang baik tentang manajemen keuangan adalah kunci sukses bisnis. Dengan pengetahuannya yang luas, dia berdedikasi untuk membantu bisnis memahami dan memanfaatkan software Harmony untuk mencapai tujuan keuangan mereka.
chevron-down
Scan the code
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram