Harmony » Blog » 

Perbedaan Kas Kecil dan Kas Besar Dalam Perusahaan

Fina Pratiwi
/
Diupdate 
Mei 27, 2020

Dalam laporan keuangan akuntansi terdapat dua jenis kas, yang pertama adalah Kas kecil atau biasa yang disebut dengan Petty Cash dan yang kedua adalah Kas Besar atau biasa disebut dengan Cash at Bank. Apakah pengertian dari keduanya, apakah ada perbedaan kas dari keduanya dan bagaimana pengaplikasiannya, semuanya akan terangkum pada artikel dibawah ini.

Perbedaan Kas Kecil dan Kas Besar dapat menjadi acuan anda dalam penggunaannya agar lebih cermat dan teliti dalam penempatan kas yang ada.

Bagi Sebagian orang yang terbiasa berkutat dalam dunia akuntansi dan laporan keuangan mungkin sudah tidak asing lagi dengan kata kas. Kas tersebut termasuk hal yang kecil dan terkadang sering diabaikan, namun hal tersebut dapat mempengaruhi dalam pembuatan laporan keuangan.

Pengertian Kas dan Jenisnya

Kas adalah suatu alat pembayaran yang siap dan aktif dipergunakan untuk pembiayaan atau pengeluaran umum perusahaan. Kas dalam akuntansi bisnis merupakan salah satu elemen terpenting dalam sebuah bisnis. Kas tersebut biasanya berupa uang tunai atau simpanan dibank. Adapun kelompok kas meliputi :

1. Cek dan bilyet giro

2. Uang kertas atau logam

3. Cek traveler

4. Giro

5. Money Order

6. Chasier’s order

7. Bank draft

Dari pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa terdapat dua jenis kas yang biasa digunakan dalam laporan keuangan, yaitu Kas Kecil dan Kas Besar.

Kas Kecil (Petty Cash) merupakan dana yang dikeluarkan perusahaan dengan jumlah yang relatif kecil. Sesuai dengan namanya, tentunya dana ini akan dikeluarkan untuk pengeluaran-pengeluaran yang nominalnya juga kecil.

Sedangkan Kas Besar (Cash at Bank) merupakan dana yang disediakan untuk pengeluaran non rutin di perusahaan dengan nominal yang relatif lebih besar.

[elementor-template id="26379"]

Perbedaan Kas Kecil dan Kas Besar

Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa perbedaan kas diantara keduanya. Adapun perbedaan kas kecil dan kas besar tersebut adalah :

Kas kecil (petty cash)

Biasanya kas kecil diperuntukkan untuk kumpulan dari biaya-biaya dan pengeluaran yang kecil dan sering digunakan dalam keseharian pada sebuah perusahaan. Seperti pembelian alat-alat tulis kantor, lampu, tinta printer dan lain-lain.

Karena dari sisi fungsional adalah untuk melakukan pembayaran biaya-biaya kecil, maka cash kecil ini adalah solusi praktis yang dapat digunakan.

Perbedaan kas kecil dengan kas besar berikutnya adalah, kas kecil memiliki dua metode pencatatan, yaitu Metode Pencatatan Dana Tetap (Imprest Fund System), dan Metode Pencatatan Dana tidak Tetap ( Fluctuation Fund System).

Kas besar (Cash at Bank)

Kas Besar (cash at Bank) pada umumnya memiliki sistem pencatatan yang  menggunakan prosedur rekonsiliasi bank, yang dilakukan secara periodik antara pihak perusahaan dengan pihak Bank.

Kas Besar biasanya digunakan untuk pengeluaran yang jumlahnya relatif besar, dan tidak mungkin diberikan secara langsung terkait untuk menghindari dari rawan keamanan yang disebabkan karena jumlahnya yang besar.

Perbedaan kas besar adalah dari sisi keuntungannya, sebagai tempat penyimpanan yang aman dan terjamin oleh Otoritas Jasa Keuangan, serta dapat mempermudah pembayaran tagihan dan penerimaan kas dari klien.

Perbedaan kas besar selanjutnya adalah dari sisi pencegahan kesalahannya yaitu dapat meminimalisir kesalahan pembukuan dan kecurangan laporan keuangan karena dilakukan pencatatan oleh dua belah pihak.

Dari perbedaan diatas dapat anda jadikan referensi dalam penempatan kas-kas yang ada dalam perusahaan atau bisnis yang sedang Anda jalani. Agar nantinya tidak ada lagi kesalahan dalam penempatan biaya-biaya dan arus kas yang telah digunakan.

Dalam pencatatan arus kas kecil dan kas besar tersebut dapat dengan mudah dicatat dan dibukukan ke dalam sistem akuntansi terkini dan berbasis cloud technology, karena sudah terdapat fitur yang telah terintegrasi di dalamnya. Sistem akuntansi yang memiliki technology Cloud dan sudah terintegrasi di dalamnya tersebut bernama Harmony Smart Accounting Solution.

Dengan beragam fitur dan keunggulan di dalamnya dapat setia dalam menemani serta menjadi solusi dalam pembuatan laporan keuangan Anda yang telah memiliki lebih dari 20 jenis laporan keuangan yang disediakan. Penasaran dengan Harmony? Daftarkan diri Anda sekarang disini, dan dapatkan khusus bagi Anda hari ini GRATIS 30 Hari penggunaannya, dan dan jadilah salah satu bagian dari ribuan pebisnis lainnya yang terbantu oleh Harmony dalam rangka acara tahunan Fintax Fair.

 

trial harmony
Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
COBA GRATIS
Anda juga mungkin suka:
Fina Pratiwi
Fina Pratiwi adalah seorang ahli strategi keuangan dengan lebih dari 5 tahun pengalaman dalam industri keuangan. Dia memegang gelar dalam bidang Keuangan dan dikenal karena kemampuannya untuk menyederhanakan konsep keuangan yang kompleks menjadi sesuatu yang mudah dipahami. Fina percaya bahwa pemahaman yang baik tentang manajemen keuangan adalah kunci sukses bisnis. Dengan pengetahuannya yang luas, dia berdedikasi untuk membantu bisnis memahami dan memanfaatkan software Harmony untuk mencapai tujuan keuangan mereka.
chevron-down
Scan the code
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram