Harmony Blog

Kebutuhan Sekunder: Mengenali dan Cara Memaksimalkannya

Diupdate Feb 24th, 2021
7

SHARES

PEMBACA

kebutuhan sekunderPin

Kebutuhan yang sering kita dengar biasanya adalah mencakup 3 kebutuhan ini, yaitu kebutuhan primer, kebutuhan sekunder, dan kebutuhan tersier. Khusus kali ini akan dibahas pengertian kebutuhan sekunder.

Setiap manusia pasti memiliki kebutuhan untuk hidup meskipun kebutuhan tiap manusia bisa berbeda-beda. Kebutuhan merupakan segala sesuatu yang diperlukan oleh manusia untuk menjalani hidup dan memperoleh kesejahteraan, meskipun terjadi sebuah masalah ekonomi modern yang sering dialami.

Tentunya hal ini tidak bisa kita pungkiri lagi, bahwa sebagian besar manusia juga memiliki kebutuhan diluar yang utama yaitu sekunder, tentunya setelah kebutuhan primer kita telah terpenuhi.

Karena kebutuhan ini merupakan bagian dari kebutuhan manusia yang dibagi berdasarkan intensitasnya, maka setiap orang memiliki kebutuhan sekundernya masing-masing dan berbeda.

 Namun sebelum membahas lebih jauh, ada baiknya terlebih dahulu Anda memahami pengertian kebutuhan sekunder itu sendiri.

Kebutuhan sekunder menjadi kebutuhan yang berbeda-beda tiap individu atau kelompok masyarakatnya, tergantung bagaimana Anda mengetahui cara memaksimalkannya.

Pengertian Kebutuhan Sekunder

Kebutuhan sekunder merupakan salah satu jenis kebutuhan manusia yang diperlukan atau bisa dipenuhi jika kebutuhan pokok atau kebutuhan primer sudah terpenuhi dan terlaksana dengan baik.

Tidak bisa dipungkiri bahwa semua manusia tentunya selalu memiliki kebutuhan sekunder, setelah kebutuhan primer itu terpenuhi.

Jikalaupun belum terpenuhi atau terlaksana, umumnya manusia sudah merancang apa saja yang sedang dibutuhkan. Dari penjelasan tersebut, maka dapat dikatakan bahwa kebutuhan ini sifatnya tidak terlalu mendesak yang mana pemenuhan kebutuhannya dapat ditangguhkan alias ditunda. Kebutuhan ini bisa kita penuhi, jika kebutuhan primer sudah terlaksana dengan baik.

Faktor yang Mempengaruhi Kebutuhan Sekunder

Ditinjau berdasarkan fungsi sistem ekonomi yang diterapkan, kebutuhan sekunder bisa saja beragam pada masing-masing individu dikarenakan kebutuhan primer merupakan kebutuhan paling dasar untuk menjalani hidup sebagai manusia, sedangkan kebutuhan ini terbentuk berdasarkan berbagai faktor.

 Berikut adalah beberapa faktor yang dapat membentuk kebutuhan sekunder seseorang:

1. Agama

Faktor penting yang pertama adalah menentukan terbentuknya kebutuhan sebagai individu mengenai agama yang dianutnya. Misalnya bagi kaum Muslim, mereka diwajibkan untuk menunaikan ibadahnya, sehingga peralatan shalat seperti mukena dan sarung menjadi kebutuhan sekunder, begitu juga agama lainnya yang ada di Indonesia.

2. Lingkungan

Lingkungan juga jadi salah satu faktor yang menentukan kebutuhan seseorang, dimana lingkungan yang berbeda bisa memunculkan kebutuhan yang berbeda juga.

Misalkan saja bagi seseorang yang tinggal disebuah lingkungan yang panas, memiliki kebutuhan yang besar terhadap kipas angin atau AC, dan membuat kedua barang itu menjadi suatu kebutuhan.

Mereka mungkin akan sulit tidur di malam hari karena terlalu panas, sehingga ketiadaan kedua barang itu jadi mengganggu kegiatan atau kehidupan mereka.

Sama halnya dalam ruang lingkup ekonomi, mengenai peranan koperasi dalam perekonomian, bagi yang belum tercukupi untuk ekonominya, menggunakan fasilitas koperasi menjadi sebuah kebutuhan sekunder masyarakat sekitar.

3. Pesatnya Perkembangan Jaman

Seperti halnya tentang sistem ekonomi tradisional yang sudah berkembang, kebutuhan sekunder-pun sudah berubah dan berkembang.

Salah satu jenis barang yang statusnya berubah dari kebutuhan tersier menjadi kebutuhan sekunder adalah barang yang seiring dengan berkembangnya jaman, seperti contoh barang elektronik dan komunikasi, seperti ponsel dan komputer.

Lima belas tahun yang lalu, ponsel masih menjadi barang mewah yang hanya dapat dimiliki oleh orang-orang kaya saja. Sedangkan sekarang hampir semua orang memiliki ponsel karena menjadi alat komunikasi yang penting dalam kehidupan bermasyarakat.

Itulah yang menyebabkan perkembangan jaman menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kebutuhan tersebut.

4. Adat Istiadat

Faktor yang terakhir yang mempengaruhi lainnya adalah adat istiadat. Adat istiadat ini dapat diartikan kepada kebiasaan disetiap keluarga atau masyarakat. Adat istiadat sangat berperan penting yang dapat mempengaruhi kebutuhan sekunder Anda.

Seperti untuk masyarakat yang mempunyai kebiasaan untuk berkumpul di waktu tertentu seperti pada kegiatan mudik ke luar kota, kebiasaan ini menjadi suatu yang harus terpenuhi.

Lain hal nya untuk yang tidak mempunyai kegiatan tersebut akan lebih memilih untuk memenuhinya dengan cara melalui alat komunikasi seperti video call.

Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Berbagai Tips & Update Artikel Menarik Lainnya dari Harmony, langsung di email Anda!

Cara Maksimal Mengelola Kebutuhan Sekunder

Kebutuhan memang sangat penting untuk dipenuhi agar kehidupan manusia tetap terjaga dengan baik. Maka dari itu Anda perlu melakukan pengaturan dalam mengelola keuangan.

Bayangkan kondisi keuangan Anda tidak terkelola dengan baik, Anda mengeluarkan uang untuk sesuatu yang sama sekali tidak penting, otomatis semua kebutuhan Anda menjadi terganggu, disinilah sangat penting ilmu dalam pengelolaan keuangan, baik pribadi dan juga bisnis.

Seperti dalam bisnis, penerapan prinsip ekonomi juga penting dalam memenuhi kebutuhan sekundernya, untuk itu perlu cara untuk memaksimalkan kebutuhan ini. Berikut adalah beberapa cara yang dapat diterapkan dalam memaksimalkannya:

1. Buatlah Daftar Kebutuhan Sekunder Anda

Hal yang pertama harus dilakukan adalah menentukan dan membuat daftar apa saja yang termasuk ke dalam kebutuhan sekunder Anda.

Lalu Anda dapat membuatnya dengan mengacu kepada faktor-faktor yang telah dijelaskan diatas, atau dengan panduan bahwa ketiadaan hal tersebut akan mengganggu kehidupan kita.

Jadi kalau hidup Anda masih dapat berjalan dengan baik dan kegiatan sehari-hari tetap lancar tanpa adanya hal tersebut, berarti hal itu bisa jadi bukan kebutuhan sekunder.

2. Tempatkan Skala Prioritas Kebutuhan Sekunder

Cara memaksimalkan yang kedua adalah dengan menempatkan skala prioritas. Disarankan untuk Anda jangan sampai kebutuhan sekunder menjadi prioritas yang dapat melupakan kebutuhan yang utama atau kebutuhan primer.

Karena tidak sedikit orang-orang yang salah memahami kebutuhan sekunder yang tidak kalah pentingnya dengan kebutuhan primer. Harus selalu diingat bahwa kebutuhan primer tetaplah harus menjadi kebutuhan yang pertama yang harus selalu terpenuhi dengan baik.

Setelah Anda telah berhasil memenuhinya, Anda dapat berusaha untuk memenuhi kebutuhan sekunder yang Anda miliki. Untuk itu lakukanlah salah satu bentuk tindakan ekonomi dalam berbisnis, yaitu Tindakan ekonomi yang rasional.

3. Efektif dalam Berbelanja

Cara memaksimalkan yang kedua adalah efektif dalam berbelanja. Seperti yang diketahui bahwa kebutuhan sekunder yang harus dipenuhi juga, namun tidak berarti harus memprioritaskannya melebihi kebutuhan primer.

Akan lebih baik, pertimbangkanlah terlebih dahulu dalam membeli suatu kebutuhan apakah kebutuhan tersebut efektif ? Dan tentunya dengan membandingkan harga.

Penting juga memilih produk yang berkualitas agar lebih awet dan tidak membuat kita sering membeli lagi di kemudian hari.

Dengen berefektif dalam berbelanja, Anda juga turut menjalankan tips dalam membuat keputusan di tengah krisis seperti saat sekarang ini.

4. Pentingnya Menabung

Tidak ada cara mengatur keuangan yang baik tanpa adanya langkah untuk menabung dengan rutin dan disiplin. Masih banyak orang yang salah kaprah dalam soal menabung, dimana mereka menabung dengan uang yang tersisa setelah membelikan semua kebutuhannya.

Menabung yang baik dilakukan dengan menyisihkan sejumlah uang di awal mendapatkan penghasilan, baru kemudian membelanjakan sisanya untuk membeli yang dibutuhkan. Hal tersebut menjadi instrumen yang penting dalam memaksimalkannya.

Baca Juga :   Penjelasan Lengkap Instrumen Kebijakan Moneter dan Contohnya

Seperti halnya dalam kehidupan sehari-hari, di dalam berbisnis juga memiliki kebutuhan sekunder, primer dan tersier. Dari dahulu sampai sekarang, pembukuan dan laporan keuangan menjadi sebuah kebutuhan premier dalam menjalankan sebuah usaha.

Hal ini yang mendasari orang-orang dan perusahaan untuk mengembangkan dunia akuntansi atau pembukuan keuangan menjadi semakin maju dan berkembang.

Berangkat dari rumitnya membuat sebuah pencatatan keuangan yang dibutuhkan masyarakat, Harmony Smart Accounting Solution kini sudah menjadi kebutuhan primer bagi pebisnis dinamis dalam membantu mereka melakukan pencatatan keuangan bisnis yang sedang dijalankan.

Dengan teknologi tinggi dan user friendly, Harmony menjadi salah satu pilihan para ribuan pebisnis yang telah terbantu dalam hal laporan keuangan, seperti yang diinformasikan melalui konferensi tahunan kami di  FinTax Fair 2019 .

Mulai gunakan Harmony untuk membereskan pembukuan bisnis Anda dan dapatkan Gratis 30 Hari disini dengan mendaftarkan akun bisnis/ perusahaan Anda. Dan nikmati perkembangan dunia akuntansi dan laporan keuangan berbasis teknologi dalam genggaman Anda hanya di Harmony Smart Accounting Solution.

Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
Anda juga mungkin suka:
Harmony
Harmony
Harmony menyajikan artikel seputar bisnis, keuangan, perpajakan dan finansial untuk membantu para pemilik usaha kecil. Dapatkan cara mudah membereskan keuangan usaha Anda menggunakan Harmony dan coba gratis 30 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Follow Social Media Kami
Dapatkan konten terbaru dari Harmony
Gratis Tips & Trik Terbaru Harmony di Email Anda.
No spam, hanya Info terbaik kami kirimkan dan Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja.
Artikel Popular Lainnya
Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
Daftar Isi
    Add a header to begin generating the table of contents
    Daftar Isi
      Add a header to begin generating the table of contents
      Daftar Isi
        Add a header to begin generating the table of contents
        Dapatkan Berbagai Tips & Update Artikel Menarik Lainnya dari Harmony, langsung di email Anda!

        Pembukuan Lebih Mudah

        Coba Gratis 30 Hari dan
        Rasakan Perbedaannya!

        Kontak Harmony