Dokumen AMDAL (Analisis Dampak Lingkungan) : Pengertian dan Bagaimana Menyusunnya?
Harmony Blog
Business
Dokumen AMDAL (Analisis Dampak Lingkungan) : Pengertian dan Bagaimana Menyusunnya?
December 25, 2020
Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Tips Seputar Bisnis Dengan Berlangganan Newsletter Harmony, isi data berikut ini :

Setiap usaha pasti memerlukan sertifikat atau izin dari pihak pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Termasuk usaha yang melibatkan pembangunan dan eksploitasi lingkungan, terdapat dokumen AMDAL yang menjadi harus tersedia supaya kegiatan usaha bisa dilakukan.

Dokumen AMDAL dibutuhkan untuk hampir setiap jenis usaha, misalnya pertanian, perikanan, perindustrian, pekerjaan umum, perhubungan, teknologi, pariwisata, dan banyak lagi yang lainnya. Segala bentuk usaha tersebut baru bisa dilaksanakan setelah memiliki dokumen AMDAL yang dikeluarkan oleh Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup (Bapedal)

Kajian dokumen analisis dampak lingkungan (AMDAL) dibuat pada tahap perencanaan dan digunakan untuk pengambilan keputusan sebelum proses eksploitasi lingkungan

Pada dasarnya, analisis dampak lingkungan adalah sebuah kajian terhadap dampak besar yang mungkin saja terjadi terhadap lingkungan hidup. Kajian tersebut dibuat pada tahap perencanaan dan digunakan untuk pengambilan sebuah keputusan sebelum proses eksploitasi lingkungan. Hal-hal yang harus dikaji dalam kegiatan AMDAL meliputi aspek fisik-kimia, ekologi, sosial-ekonomi, sosial-budaya, dan kesehatan masyarakat.

Pada awalnya, prinsip AMDAL hanya sebagai pelengkap dalam studi kelayakan suatu rencana usaha atau kegiatan pembangunan. Akan tetapi, saat ini prinsip AMDAL sudah menjadi suatu hal yang harus diterapkan. Ketika suatu perusahaan, organisasi, instansi, maupun perorangan akan melakukan kegiatan AMDAL di suatu tempat untuk kebutuhan usaha maupun komersial yang berpotensi mengubah struktur alam wajib memiliki Dokumen AMDAL.

Pengertian Dokumen AMDAL

Dokumen AMDAL merupakan salah satu dokumen lingkungan agar bisa melakukan tindakan terhadap lingkungan seperti yang tertulis dalam dokumen tersebut. Secara sederhana, dokumen AMDAL merupakan dokumen yang menjadi syarat untuk memperoleh izin lingkungan. Saat ini, dokumen AMDAL menjadi pembahasan tersendiri dalam RUU (Omnibus Law) Cipta Kerja, khususnya berkenaan dengan syarat-syarat untuk mendapatkannya.

Seperti perusahaan selalu memiliki risiko dan membutuhkan manajemen risiko untuk menghadapinya, suatu lingkungan juga berpotensi menghadapi berbagai risiko atas setiap aktivitas usaha. Kegunaan AMDAL dan dokumen AMDAL berfungsi juga sebagai Izin lingkungan yang diberikan kepada setiap orang yang akan melakukan usaha. Dalam hal ini, kegunaan AMDAL ditujukan untuk perlindungan dan pengelolaan lingkungan, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Angka 35 UU No. 32 Tahun 2009 dan Pasal 1 angka 1 Peraturan Pemerintah No. 27 tahun 2012 tentang Izin Lingkungan.

Secara khusus, dalam UU No. 32 Tahun 2009 Pasal 23 ayat (1) mengatur tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Di dalamnya mengatur kriteria usaha yang berdampak penting terhadap lingkungan yang wajib dilengkapi dengan dokumen AMDAL, yaitu :

• Setiap usaha yang mengubahan bentuk lahan dan bentang alam

• Setiap usaha yang secara potensial dapat menimbulkan pencemaran atau kerusakan

• Segala kegiatan usaha yang melakukan eksploitasi terhadap sumber daya alam, baik yang terbarukan maupun yang tidak terbarukan.

• Setiap usaha yang memanfaat lingkungan hidup dan berpotensi terhadap pemborosan dan  kemerosotan sumber daya alam.

• Setiap usaha yang hasilnya dapat mempengaruhi lingkungan alam,  lingkungan buatan, serta lingkungan sosial dan budaya.

• Setiap usaha yang bisa mempengaruhi pelestarian kawasan konservasi sumber daya alam dan perlindungan cagar budaya (situs sejarah)

• Setiap usaha yang memungkina terjadi introduksi jenis tumbuh-tumbuhan,  hewan, dan jasad renik

• Setiap usaha yang beroperasi untuk pembuatan dan penggunaan bahan hayati dan nonhayati

• Setiap usaha yang mempunyai risiko tinggi dalam mempengaruhi pertahanan  negara

Setiap usaha yang memanfaatkan teknologi dan diperkirakan bisa memberikan potensi besar untuk mempengaruhi lingkungan hidup.

Baca Juga : Pengertian,Fungsi, dan Penerapan Analisis SWOT

custom-form-newsletter

Cara Mendapatkan Dokumen AMDAL

Setiap kegiatan usaha yang akan dilakukan dengan risiko yang disebutkan di atas, harus memiliki dokumen AMDAL. Prosedur pembuatan dokumen AMDAL sangat penting untuk memperoleh izin pembangunan sehingga manajemen operasi perusahaan bisa segera memulai proyek sesuai dengan yang telah direncanakan. Cara-cara untuk mendapatkan Dokumen AMDAL antara lain:

• Proses penapisan, yaitu untuk menentukan kewajiban izin lingkungan atas suatu rencana kegiatan perusahaan (Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 11 Tahun 2006 Tentang Jenis Rencana Usaha yang Wajib dilengkapi dengan Dokumen)

• Proses Pengumuman atas rencana kegiatan usaha terhadap masyarakat (Keputusan Kepala Bapedal No. 8 Tahun 2000)

• Proses Pelingkupan, yaitu menentukan lingkup permasalahan dan mengidentifikasi kemungkinan dampak yang terjadi atas kegiatan usaha yang berlangsung.

• Proses Penyusunan dan penilaian KA-Andal yang dilakukan dengan mengajukan dokumen yang telah dibuat kepada Komisi Penilai AMDAL.

• Proses Penyusunan dan Penilaian Andal, RKL, dan RPL dengan mengacu pada KA-Andal yang telah disepakati agar segera bisa diajukan kepada Komisi Penilai AMDAL untuk dinilai.

• Persetujuan Kelayakan Lingkungan yang diterbitkan oleh Menteri (dokumen yang dinilai oleh komisi penilai pusat), Gubernur (dokumen yang dinilai oleh komisi penilai provinsi), dan Bupati atau walikota (dokumen yang dinilai oleh komisi penilai kabupaten atau kota).

Contoh dokumen AMDAL dapat dilihat pada dokumen izin tata ruang, izin prinsip lokasi, peta-peta terkait, dan sebagainya. Selain itu, pengurusan dokumen AMDAL membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Prosesnya bisa berlangsung selama 75 hari sampai dengan 150 hari. Maka itu, dalam manajemen perusahaan harus melakukan analisis dampak lingkungan yang tepat terhadap dalam perencanaan usaha.

Demikian pembahasan mengenai mengenai dokumen analisis dampak lingkungan yang akan sangat penting Anda ketahui saat akan melakukan sebuah proyek yang melibatkan lingkungan alam. Untuk kemudahan dalam mengelola keuangan usaha, Software Akuntansi Harmony Hadir dengan fitur-fitur menarik dan lengkap untuk mengelola laporan keuangan. Tersedia layanan gratis atau Free Trial selama 30 hari setelah mendaftar disini.

Untuk Anda yang tidak memiliki waktu atau SDM dalam mengurus pembukuan perusahaan Anda, Anda dapat menggunakan layanan dari Harmony Accounting Service dan follow akun Facebook, Instagram dan LinkedIn Harmony untuk info seputar finansial menarik lainnya.

Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Subscribe Harmony Blog
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan nama.
Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Apa tanggapan Anda mengenai artikel ini?
Email Anda tidak akan terpublikasikan
Terima kasih telah berlangganan.
Anda akan menerima informasi terbaru dan artikel menarik di email Anda.
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-up.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-down.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/main-features/