Harmony Blog

Cara Membuat Bisnis Plan Sederhana untuk Memulai Usaha

Diupdate Feb 24th, 2021
0

SHARES

PEMBACA

Contoh Bisnis Plan Sederhana Dan Panduan MembuatnyaPin

Bagi Anda yang sedang menjalankan usaha ataupun ingin memulai usaha, membuat suatu rencana bisnis atau bisnis plan sebaiknya Anda lakukan pada tahap awal untuk mengetahui arah dan tujuan bisnis Anda kedepannya. Untuk membuat rencana bisnis pada sebagian orang mungkin akan bingung memulai darimana. Dalam artikel kali ini akan diberikan cara membuat bisnis plan sederhana untuk Anda yang ingin memulai.

Bisnis plan adalah suatu rancangan bisnis yang merupakan pernyataan tertulis yang bertujuan untuk mencapai sebuah tujuan bisnis.

Bagaimana Cara Membuat Bisnis Plan Sederhana Dengan Mudah?

Membuat bisnis plan sebaiknya dilakukan dengan tidak terburu-buru jika Anda ingin serius memulai bisnis. Carilah dahulu segala informasi yang ada terkait bisnis yang ingin Anda jalankan. Analisa bisa dilakukan dengan cara melakukan peramalan atau forecasting untuk bisnis Anda.

Kini, perhatikan langkah-langkah berikut dan siapkan kertas atau note pada gadget Anda, serta catat semua yang diperlukan.

Membuat Ringkasan Bisnis Plan

Panduan pertama dalam contoh membuat bisnis plan sederhana ini adalah membuat rangkuman singkat bisnis plan Anda. Ringkasan ini berisi tentang visi misi perusahaan atau tujuan dari bisnis Anda, disini Anda juga diharapkan untuk menjelaskan mengapa bisnis Anda perlu dibuat dan masalah apa yang ingin Anda selesaikan dengan bisnis Anda.

Mungkin Anda juga tertarik untuk membaca artikel ini yang dapat menjadi contoh bisnis plan bagi Anda yaitu cara membuat bisnis plan makanan.

Menjelaskan Latar Belakang Perusahaan

Setelah membuat ringkasan bisnis plan, langkah kedua yang harus Anda lakukan adalah membuat latar belakang perusahaan, dalam hal ini Anda diharapkan bercerita tentang profil perusahaan Anda, contohnya seperti struktur organisasi, konsultan dan para ahli yang mendampingi, susunan pemilik saham jika perusahaan Anda adalah PT, dan lainnya yang dapat Anda cantumkan untuk latar belakang perusahaan.

Menjelaskan Target Market Anda

Dalam langkah ketiga ini Anda diharapkan untuk menentukan siapa target market Anda. Anda dapat memulai dari kategori anak-anak, kalangan orang remaja maupun orang dewasa. Masih banyak faktor yang dapat Anda gunakan seperti dari wilayah, minat pelanggan, dan banyak lainnya.

Membuat Analisis Produksi Dalam Bisnis Plan

Setelah mengetahui target market Anda, yang dapat Anda lakukan selanjutnya adalah menjelaskan sistem operasi dalam bisnis Anda. Contohnya, misal bisnis Anda adalah home industry, atau terkait dengan produksi produk, yang dimana Anda harus mengetahui bagaimana proses penerimaan pesanan, produksi setiap barang, distribusi barang, penagihan, dan banyak lainnya.

Dalam era digitalisasi seperti ini, mungkin Anda bisa memanfaatkan sistem bisnis dropship. Sistem ini membantu Anda mengatasi masalah produksi yang akan menghambat bisnis Anda. Lain halnya jika bisnis Anda adalah jasa, Anda diharapkan untuk menjelaskan dengan detail bagaimana Anda menyalurkan jasa Anda kepada pelanggan.

Membuat List Kompetitor

Salah satu cara membuat bisnis plan adalah dengan membuat list kompetitor Anda. Bukan hanya menulis daftar kompetitor saja, Anda harus menganalisis apa yang dilakukan kompetitor, ini berguna sebagai acuan terhadap perkembangan bisnis Anda dalam segi produk sampai strategi pemasaran.

Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Berbagai Tips & Update Artikel Menarik Lainnya dari Harmony, langsung di email Anda!

Membuat Risiko Usaha

Membuat risiko usaha merupakan hal yang penting, Anda dapat mengetahui apa saja risiko usaha yang akan Anda hadapi. Contohnya adalah, risiko operasional, risiko bisnis, risiko keuangan dan lainnya.

Membuat bisnis plan merupakan kebanggan tersendiri jika Anda berhasil membuatnya, dengan bisnis plan, bisnis Anda akan lebih jelas terarah dan meyakini bisnis yang Anda jalankan bisa sukses di masa depan.

Membuat Rencana Keuangan Bisnis

Dengan merencanakan keuangan Anda dapat memberikan proyeksi atau asumsi kedepannya kepada perusahaan maupun bisnis yang Anda buat dalam mendata pendapatan serta pengeluaran, dan juga tentang pengembalian modal, pengembalian tentang investasi, dan masih banyak lainnya.

Membuat rencana keuangan dalam tahap awal sangat penting untuk menjalankan sebuah bisnis. Bayangkan jika Anda baru mulai mengurus keuangan jika posisi bisnis Anda sudah besar dan transaksinya sudah sangat banyak, pasti Anda akan kerepotan untuk mengurusnya.

Manfaatkan teknologi jaman now untuk membereskan pembukuan bisnis Anda. Kapan Anda akan memulai? Yuk, gunakan software akuntansi berbasis cloud seperti Harmony. Daftarkan sekarang juga dan dapatkan Gratis 30 Hari disini.

Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
Anda juga mungkin suka:
Harmony
Harmony
Harmony menyajikan artikel seputar bisnis, keuangan, perpajakan dan finansial untuk membantu para pemilik usaha kecil. Dapatkan cara mudah membereskan keuangan usaha Anda menggunakan Harmony dan coba gratis 30 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Follow Social Media Kami
Dapatkan konten terbaru dari Harmony
Gratis Tips & Trik Terbaru Harmony di Email Anda.
No spam, hanya Info terbaik kami kirimkan dan Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja.
Artikel Popular Lainnya
Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
Daftar Isi
    Add a header to begin generating the table of contents
    Daftar Isi
      Add a header to begin generating the table of contents
      Daftar Isi
        Add a header to begin generating the table of contents
        Dapatkan Berbagai Tips & Update Artikel Menarik Lainnya dari Harmony, langsung di email Anda!
        Software Akuntansi Online Harmony

        Tingkatkan keahlian Anda bersama pakar kami, gratis!

        • 00HARI
        • 00JAM
        • 00MENIT
        • 00DETIK