Biaya Marginal (Marginal Cost), Bagaimana Cara Menghitungnya?
Harmony Blog
Accounting
Biaya Marginal (Marginal Cost), Bagaimana Cara Menghitungnya?
February 12, 2021
Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Tips Seputar Akuntansi Dengan Berlangganan Newsletter Harmony, isi data berikut ini :

Secara ekonomi, biaya marginal adalah perubahan total biaya produksi yang berasal dari pembuatan atau produksi satu unit tambahan. Sebagai pengusaha Anda tentu perlu menghitung harga pokok produksi bukan hanya itu Anda juga menghitung setiap komponen biaya lainnya seperti biaya marginal. Sederhananya biaya marginal adalah penurunan atau peningkatan dari total biaya suatu perusahaan.

Tujuan dari menganalisis biaya marginal adalah untuk menentukan pada titik apa suatu perusahaan dapat mencapai skala ekonomisnya.

Biasanya biaya marginal (marginal cost) terjadi karena adanya penambahan atau pengurangan satu unit produk tambahan. Namun selain itu marginal cost juga berhubungan dengan pendapatan marginal.

Mengapa demikian? Biasanya untuk mendapatkan suatu laba yang maksimal, perusahaan akan meningkatkan produksi hingga mencapai titik biaya marginal sama dengan jumlah pendapatan marginal. Dalam istilah bidang ekonomi, pendapatan marginal disebut sebagai MR (marginal revenue) dan biaya marginal disebut sebagai MC (marginal cost).

Apa itu Biaya Marginal?

Biaya marginal adalah biaya tambahan yang digunakan saat memproduksi satu unit produk tambahan. Selain itu biaya marginal adalah suatu biaya yang menunjukkan tingkat di mana total biaya pada suatu produk berubah ketika produksi meningkat satu unit.

Biaya marginal (marginal cost) merupakan hal yang sangat penting untuk mengambil keputusan bisnis di mana seorang manajemen harus dapat memberikan keputusan tentang pengalokasian sumber daya dalam proses produksinya.

Baca Juga: Mengenal Economic Order Quantity (EOQ) dan Cara Menghitungnya

Pentingnya Menerapkan Analisis Biaya Marginal Bagi Perusahaan

Setiap orang yang terlibat dalam dunia bisnis tentu harus tahu bagaimana menghitung marginal. Melakukan perhitungan marginal perlu dilakukan sebelum proses produksi, sehingga perusahaan dan seluruh pihak yang terlibat di dalamnya bisa tahu berapa jumlah target output yang mereka perlukan.

Seorang manajer akan mengambil keputusan yang berkaitan dengan fungsional. Di level apapun, seorang manajer akan bertanggung jawab dengan keputusannya seputar pembelian, harga pokok pesanan, investasi, pegawai, pemasaran, dan lainnya.

Tentunya dalam mengambil sebuah keputusan seorang manajer harus memerlukan data dan evaluasi dari seluruh pihak yang terlibat. Maka untuk itu sangat penting memastikan setiap data biaya dan pendapatan terekam dengan baik sehingga bisa dijadikan landasan dalam mengambil sebuah keputusan penting terkait dengan finansial.

Membuat laporan keuangan adalah salah satu cara untuk mengambil sebuah keputusan yang tepat bagi sebuah perusahaan. Namun bagaimana jika Anda adalah pebisnis yang sibuk sehingga tidak sempat membuat laporan keuangan? Jangan khawatir, Anda bisa menggunakan Harmony Accounting Service yaitu jasa pembuatan laporan keuangan dengan harga terjangkau yang dikerjakan oleh profesional berpengalaman dalam bidang akuntansi.

Rumus Biaya Marginal

Adapun rumus biaya marginal yang sering digunakan dalam menghitung setiap biaya margin perusahaan. Berikut rumus biaya marginal yaitu:

MC = ∆TC / ∆Q

Keterangan:
MC= Biaya marginal (marginal cost)

∆TC= Perubahan biaya total (total change in cost)

∆Q= Perubahan kualitas barang dan jasa (total change in quantity)

Tahap Dalam Menghitung Biaya Marginal

Adapun terdapat 3 tahap dalam menghitung biaya marginal yaitu:

• Tentukan Perubahan Kuantitas

Ketika Anda ingin menghitung biaya marginal, tentu Anda harus mengetahui jumlah total biaya yang diperlukan untuk memproduksi satu unit produk yang dihasilkan oleh perusahaan. Jumlah dari biaya tetap harus sama dalam seluruh analisis biaya. Maka dari itu, langkah pertama untuk menghitung biaya marginal adalah menentukan titik di mana biaya tetap akan berubah.

• Menghitung Perubahan Biaya

Setelah Anda mengetahui perubahan kuantitas produksi, maka langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah menghitung perubahan biaya. Perubahan biaya ini didapat dari pengurangan total biaya produksi lama dengan total biaya produksi yang baru. Jumlah total biaya produksi didapat dari penjumlahan biaya tetap dan biaya variabel.

• Menghitung Biaya Marginal

Biaya marginal merupakan biaya yang diperlukan untuk memproduksi satu unit produk tambahan. Dengan kata lain, menghitung biaya marginal dilakukan untuk mengetahui kenaikan biaya yang diperlukan untuk setiap tambahan unit produksi. Hasil biaya marginal didapat dengan membagi biaya produksi yang diperlukan dengan perubahan kuantitas produk.

custom-form-newsletter

Cara Menghitung Biaya Marginal

Setelah Anda mengetahui rumus biaya marginal, maka Anda dapat dengan mudah untuk mengetahui cara menghitung biaya marginal pada perusahaan Anda. Untuk mengetahui cara menghitung biaya marginal. Berikut di bawah ini terdapat contoh soal biaya marginal yang dapat.

Dari contoh soal biaya marginal terdapat sebuah perusahaan PT. Murni mengeluarkan biaya sebanyak Rp. 400 juta untuk menghasilkan 1000 unit meja. Pada saat jumlah produksi sudah mencapai 2000 unit, maka perusahaan mengeluarkan biaya sebesar Rp. 600 juta untuk memproduksinya.

Dari contoh soal biaya marginal di atas, berapakah jumlah biaya marginal pada produksi meja tersebut?

Diketahui:

∆TC = Rp. 600 juta – Rp. 400 juta

∆TC = Rp. 200 juta

∆Q = 2000 unit – 1000 unit

∆Q = 1000 unit

Penyelesaian:

MC = ∆TC / ∆Q

MC = Rp. 200.000.000 / 1000 unit

MC = Rp. 200.000 per unit

Maka biaya marginal produksi meja tersebut sebesar Rp. 200.000. Yang artinya adalah total biaya meningkat Rp. 200.000 dengan produksi satu meja.

Sebagai pemilik usaha, sangat penting bagi Anda untuk melacak dan memahami bagaimana berbagai biaya berubah dengan perubahan volume dan tingkat output. Tentu dalam rincian biaya ini sangat menentukan tingkat harga layanan dan membantu dalam banyak aspek lain dari strategi bisnis secara keseluruhan.

Dengan memperhatikan setiap perhitungan biaya marginal usaha Anda, tentu akan membuat Anda mendapatkan dan menghasilkan profit semaksimal mungkin. Namun untuk menghitung setiap profit perusahaan, Anda tentu sangat memerlukan software akuntansi. Di mana software ini akan membantu Anda dalam membuat laporan keuangan yang valid dan akurat. Salah satu software yang dapat Anda gunakan adalah Harmony.

Harmony adalah software akuntansi online yang mudah dan praktis digunakan. Harmony memiliki 20 lebih laporan keuangan real time yang akan mempermudah Anda dalam menjalankan usaha. Harmony sudah membantu ribuan pemilik bisnis dalam merapikan pembukuan dan laporan keuangan mereka. Jadi, tunggu apalagi? Coba gunakan GRATIS Harmony 30 hari dengan mendaftar di sini.

Anda juga bisa mendapatkan informasi tentang akuntansi, keuangan, pajak, bisnis dan marketing di media sosial Harmony. Follow akun Facebook, Instagram dan LinkedIn Harmony.

Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Subscribe Harmony Blog
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan nama.
Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Apa tanggapan Anda mengenai artikel ini?
Email Anda tidak akan terpublikasikan
Terima kasih telah berlangganan.
Anda akan menerima informasi terbaru dan artikel menarik di email Anda.
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-up.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-down.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/main-features/