Harmony Blog

Apa Sih Perbedaan Hutang dan Piutang Dalam Bisnis?

Diupdate Mar 11th, 2021
0

SHARES

PEMBACA

perbedaan hutang dan piutangPin

Sebenarnya apa sih perbedaan hutang dan piutang? Hutang dan piutang merupakan dua elemen yang sangat penting dalam sistem akuntansi suatu perusahaan. Dalam kehidupan sehari-hari, orang lebih sering menggunakan istilah hutang dan sangat jarang menggunakan istilah piutang. Di dunia bisnis, kedua istilah ini akan terus beriringan dan berpengaruh dalam kinerja keuangan usaha.

Maka itu, setiap pebisnis harus paham betul pengertian serta perbedaan hutang dan piutang. Bagi pihak-pihak yang terbiasa dengan pencatatan laporan keuangan, tentu tidak akan sulit memahami perbedaan hutang dan piutang. Bahkan, seorang akuntan tidak akan sulit mengelompokkan akun-akun yang tergolong dalam akun hutang atau piutang. Berikut ini, informasi mengenai pengertian serta perbedaan hutang dan piutang dalam bisnis.

Pengertian hutang atau utang adalah sebuah kewajiban yang harus dibayarkan dalam bentuk uang dari pelaku usaha kepada pihak yang debitur (yang meminjamkan uang).

Pengertian Hutang

Dalam dunia bisnis, pengertian hutang atau utang adalah sebuah kewajiban yang harus dibayarkan dalam bentuk uang dari pelaku usaha kepada pihak yang debitur (yang meminjamkan uang). Perusahaan hanya mungkin melakukan hutang jika dinilai akan memberikan dampak terhadap kemajuan bisnis yang dijalankan.

Hutang biasanya dilakukan untuk membeli mesin produksi ataupun modal menambah biaya produksi. Hutang merupakan akun-akun yang akan dicatat dalam neraca keuangan usaha. Di dalam neraca keuangan usaha, akan dituliskan pula tujuan dari utang yang dilakukan. 

Baca Juga : Apa itu Biaya Tetap? Simak Pengertian dan Contoh yang Ada Pada Perusahaan

Pengertian Piutang

Jika hutang adalah kewajiban, maka pengertian piutang adalah uang yang seharusnya dimiliki oleh pengusaha namun masih belum dilunasi oleh pelanggan. Jadi, piutang adalah hasil keuntungan dari penjualan usaha namun uangnya masih belum dibayarkan oleh pelanggan. Piutang terjadi karena penjualan yang dilakukan secara kredit, sehingga hanya akan masuk dalam neraca keuangan setelah ada pembayaran piutang dari pelanggan, yaitu dalam setiap angsuran yang dibayarkan.

Contoh Hutang dan Piutang

Dari pengertian di atas, sebenarnya sudah sangat bisa dimengerti perbedaan hutang dan piutang. Untuk lebih memudahkan dalam memahami perbedaan hutang dan piutang, berikut ini ilustrasi berupa contoh utang dan piutang usaha.

Sebuah perusahaan meminjam uang untuk modal usaha dari layanan finansial sebesar 125 juta rupiah untuk keperluan membeli mesin produksi dan bahan baku. Setelah mesin produksi dibeli dan melakukan kegiatan produksi, produk yang telah jadi dibeli secara kredit oleh seorang pelanggan dengan angsuran sesuai perjanjian yaitu 5 juta rupiah per bulan selama 3 tahun.

Baca Juga : Jenis Return Pembelian dan Cara Mencatatnya

Dari contoh tersebut, uang sebesar 125 juta rupiah merupakan hutang yang menjadi kewajiban dan beban perusahaan. Nilai tersebut harus dikembalikan sesuai dengan perjanjian yang telah dibuat dengan debitur. Sementara, angsuran sebesar 5 juta rupiah per bulan selama 3 tahun dari pelanggan adalah contoh utang dan piutang yang akan menjadi aktiva tetap.

Bentuk hutang dan piutang setiap perusahaan bisa berbeda, namun selama menjadi beban dan kewajiban, maka akan menyebabkan utang bagi perusahaan. Sementara jika akan berpengaruh terhadap pendapatan, maka akan menjadikan piutang bagi perusahaan.

Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Berbagai Tips & Update Artikel Menarik Lainnya dari Harmony, langsung di email Anda!

Perbedaan Hutang dan Piutang

Seperti yang telah dijelaskan dalam pengertian serta contoh utang dan piutang, maka bisa disimpulkan perbedaan hutang dan piutang. Hutang merupakan kewajiban yang sebisa mungkin harus dihindari dan tidak dimiliki oleh perusahaan. Sementara piutang adalah bagian dari aset lancar perusahaan. Jika hutang perusahaan lebih tinggi dari piutangnya, maka bisa disimpulkan bahwa perusahaan memiliki kinerja keuangan yang buruk.

Sebaliknya, jika piutang lebih tinggi dari hutang perusahaan, maka kinerja keuangan perusahaan dinilai cukup baik. Sebelum melakukan hutang, perusahaan biasanya menerapkan berbagai macam teknik rasio keuangan terlebih dahulu agar hutang yang menjadi beban dan kewajiban bisa diselesaikan tepat pada waktunya.

Ketika Anda menjalankan bisnis, sudah pasti Anda akan terlibat dalam hutang dan piutang usaha. Dua elemen ini harus dicatat dengan benar pada laporan neraca dan laporan keuangan usaha. Maka dari itu, Anda membutuhkan sebuah software akuntansi yang bisa mengurusi semua kegiatan bisnis secara otomatis. Software akuntansi Harmony yang mudah digunakan oleh setiap kalangan bisa menjadi pilihan terbaik untuk Anda. Hanya dengan mendaftarkan bisnis Anda di sini, Anda akan mendapatkan layanan free trial selama 1 bulan penuh.

Software Akuntansi Harmony yang memberikan banyak kemudahan untuk membuat buku jurnal dan laporan keuangan usaha dengan fitur dan modul yang fungsional. Melalui software akuntansi Harmony, siklus keuangan terus terkontrol dan kehidupan perusahaan akan terus tumbuh lebih baik. Coba dan buktikan kemudahannya klik di sini sekarang GRATIS (30 days). Cek juga akun Facebook, Instagram dan LinkedIn Harmony untuk update informasi menarik tiap hari. 

Bagaimana jika Anda adalah pebisnis yang sibuk sehingga tidak sempat membuat laporan keuangan? Jangan khawatir, Anda bisa menggunakan Harmony Accounting Service yaitu jasa pembuatan laporan keuangan dengan harga terjangkau yang dikerjakan oleh profesional berpengalaman dalam bidang akuntansi.

Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
Anda juga mungkin suka:
Harmony
Harmony
Harmony menyajikan artikel seputar bisnis, keuangan, perpajakan dan finansial untuk membantu para pemilik usaha kecil. Dapatkan cara mudah membereskan keuangan usaha Anda menggunakan Harmony dan coba gratis 30 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Follow Social Media Kami
Dapatkan konten terbaru dari Harmony
Gratis Tips & Trik Terbaru Harmony di Email Anda.
No spam, hanya Info terbaik kami kirimkan dan Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja.
Artikel Popular Lainnya
Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
Daftar Isi
    Add a header to begin generating the table of contents
    Daftar Isi
      Add a header to begin generating the table of contents
      Daftar Isi
        Add a header to begin generating the table of contents
        Dapatkan Berbagai Tips & Update Artikel Menarik Lainnya dari Harmony, langsung di email Anda!

        Pembukuan Lebih Mudah

        Coba Gratis 30 Hari dan
        Rasakan Perbedaannya!

        Kontak Harmony