Apa Itu Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Pengaruhnya Bagi Masyarakat
Harmony Blog
Finance
Apa Itu Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Pengaruhnya Bagi Masyarakat
February 15, 2021
Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Tips Keuangan Dengan Berlangganan Newsletter Harmony, isi data berikut ini :

Pendapatan asli daerah adalah salah satu unsur penting kebijakan fiskal di Indonesia. PAD merupakan salah satu bukti komitmen pemerintah Indonesia untuk menjalankan sistem ekonomi pemerintahan secara terdesentralisasi.

Saat ini, pendapatan asli daerah di berbagai wilayah di Indonesia menurun akibat pandemi covid19. Hal ini dikarenakan pandemi menurunkan jumlah sumber pendapatan daerah yang disetor ke pemerintah daerah. Lantas, apakah pendapatan asli daerah itu dan apa saja pengaruhnya bagi masyarakat?

Pendapatan asli daerah adalah pendapatan yang diperoleh pemerintah suatu daerah dari sumber daya daerah itu sendiri.

Definisi Pendapatan Asli Daerah

Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 mendefinisikan PAD sebagai pendapatan yang diperoleh daerah yang dipungut berdasarkan peraturan daerah sesuai dengan peraturan perundangan. Artinya, pendapatan asli daerah adalah pendapatan yang diperoleh pemerintah suatu daerah dari sumber daya daerah itu sendiri.

Oleh karena itu, jumlah pendapatan asli daerah setiap provinsi dan kabupaten di Indonesia berbeda-beda tergantung kondisi alam dan ekonomi daerah tersebut. Data tahun 2018 menunjukan bahwa provinsi DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan jumlah pendapatan asli daerah (PAD) terbesar di Indonesia.

Baca Juga: Sistem Ekonomi Pancasila: Pengertian, Fungsi dan Tujuannya

Jenis Pendapatan Asli Daerah

Jenis pendapatan asli daerah menurut Pasal 6 ayat (1) UU 33/2004 adalah:

1. Pajak Daerah Menjadi Sumber Pendapatan Asli Daerah

Pajak Daerah adalah sumber pendapatan daerah dari pajak yang dipungut oleh pemerintah daerah untuk keperluan daerah itu sendiri. Contoh Pajak Daerah seperti, pajak kendaraan bermotor, pajak hotel, pajak restoran dan lain-lain.

2. Retribusi Daerah

Retribusi Daerah adalah sejumlah biaya yang dibayarkan oleh masyarakat atas pelayanan langsung yang mereka dapat dari pemerintah. Jenis pendapatan asli daerah ini berbeda dengan pajak. Pajak adalah sumber pendapatan asli daerah yang diperoleh karena manfaat tidak langsung sementara retribusi adalah sumber pendapatan asli daerah dari manfaat atau jasa yang diperoleh langsung oleh masyarakat.

Contoh dari Retribusi Daerah seperti, retribusi parkir di pinggir jalan umum, retribusi yang dibayarkan oleh pedagang pasar, retribusi atas pengelolaan sampah dan lain-lain.

Baca Juga: Memahami Apa Itu Elastisitas Pendapatan dan Contohnya

3. Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah

Kekayaan daerah tersebut seperti hasil tambang batu bara, perkebunan kelapa sawit, hasil tambang marmer dan lain-lain. Kekayaan daerah ini berbeda beda di setiap provinsi dan kabupaten.

4. Pendapatan lain-lain yang sah

Pada Pasal 6 ayat (2) UU 22/2004 dijelaskan bahwa yang termasuk variabel lain-lain di sini seperti, pendapatan bunga, jasa giro, keuntungan selisih nilai tukar mata uang, komisi, potongan atau pendapatan dalam bentuk lain yang dihasilkan dari pengadaan barang dan jasa di setiap daerah.

Karena jumlah sumber pendapatan asli daerah berbeda beda di setiap provinsi, maka tidak heran jika jumlah PAD juga berbeda di setiap provinsi. Provinsi dengan jumlah penduduk lebih banyak tentu memiliki PAD yang lebih banyak juga.

custom-form-newsletter

Pengaruh PAD Bagi Masyarakat

Pendapatan asli daerah adalah pendapatan daerah yang diperoleh dari pembayaran pajak dan retribusi masyarakat daerah itu sendiri. Oleh karena itu, PAD harus dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat dengan sebaik mungkin.

Pendapatan asli daerah bersama dengan jenis pendapatan daerah lainnya seperti, hibah, dana perimbangan dan bahkan dana keistimewaan (untuk provinsi-provinsi tertentu) harus dijadikan pertimbangan utama dalam menyusun APBD (Anggaran Pengeluaran Belanja Daerah).

Anggaran yang disusun dalam APBD inilah yang memperlihatkan bagaimana penyaluran pendapatan asli daerah kepada masyarakat. Dana APBD ini bisa digunakan untuk berbagai macam hal seperti, membayar pegawai kontrak, memperbaiki jalan daerah hingga beasiswa pendidikan untuk putra putri daerah.

Sebagai seorang pebisnis, tentu Anda seringkali harus membayar pajak daerah dan retribusi yang datang tanpa diduga. Catat pengeluaran Anda kapanpun dan di manapun menggunakan Harmony Accounting Software dan dapatkan gratis penggunaan selama 30 hari. Jadi, tunggu apalagi! Segera daftarkan diri Anda di sini atau dapatkan info terupdate lainnya melalui akun Facebook, Instagram dan LinkedIn Harmony setiap hari.

Ingin terima beres laporan keuangan perusahaan Anda? Jangan khawatir, Anda bisa menggunakan Harmony Accounting Service yaitu jasa pembuatan laporan keuangan dengan harga terjangkau yang dikerjakan oleh profesional berpengalaman dalam bidang akuntansi.

Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Subscribe Harmony Blog
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan nama.
Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Apa tanggapan Anda mengenai artikel ini?
Email Anda tidak akan terpublikasikan
Terima kasih telah berlangganan.
Anda akan menerima informasi terbaru dan artikel menarik di email Anda.
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-up.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-down.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/main-features/