Apa itu Burn Rate dan Bagaimana Cara Menghitungnya?
Harmony Blog
Finance
Apa itu Burn Rate dan Bagaimana Cara Menghitungnya?
October 22, 2020
Berlangganan newsletter kami
Dapatkan Tips Keuangan Dengan Berlangganan Newsletter Harmony, isi data berikut ini :

Kerap kali ketika sebuah bisnis yang baru berdiri mencantumkan burn rate di laporan keuangan yang dimiliki. Walaupun pencatatan ini berlangsung sementara namun proyeksi ini sangat penting untuk perusahaan Anda. Hasil perhitungan dari burn rate perusahaan dapat dipergunakan untuk melihat keberlangsungan hidup perusahaan startup.

Perusahaan startup wajib hukumnya melakukan perhitungan burn rate karena termasuk dalam aliran arus kas negatif.

Mengenal Burn Rate

Burn Rate adalah salah satu istilah yang digunakan di dalam dunia bisnis khususnya keuangan. Istilah ini mengacu pada berapa banyak uang yang digunakan oleh perusahaan startup, khususnya sebelum perusahaan tersebut berhasil mendapatkan pendapatan. Uang yang dipergunakan untuk biaya inilah yang disebut burn rate atau ‘bakar uang’.

Dalam dunia bisnis burn rate disebut juga sebuah aliran arus kas yang negatif. Penyebabnya adalah dana perusahaan yang banyak berasal dari venture capital belum mengalir secara maksimal. Hanya ada pengeluaran-pengeluaran di bulan awal perusahaan berdiri.

Mengapa Harus Menghitung Burn Rate?

Dalam membaca laporan keuangan perusahaan startup, investor harus mampu overlook atas keadaan di dalamnya. Membaca laporan keuangan ini termasuk juga memahami makna dari burn rate perusahaan. Investor dengan tingkat perhitungan yang tinggi akan mampu memperhitungkan perusahaan ini mampu mengembalikan investasi dan memberi imbal hasil atau tidak.

Selain untuk investor, burn rate juga sangat berguna membantu perusahaan itu sendiri. Mengetahui berapa burn rate setiap bulannya memberikan perusahaan waktu untuk segera muncul di pasaran sebelum uangnya habis. Manfaat lainnya dari burn rate seperti:

a. Waktu Menjadi Lebih Efisien

Menjadi perusahaan startup waktu adalah kunci utama. Inovasi untuk menarik pelanggan dan menghasilkan penjualan semaksimal mungkin adalah kunci utama agar perusahaan berjalan.

Jika perusahaan tidak menggunakan waktunya seefektif mungkin, bukan tidak mungkin tingkat burn rate perusahaan semakin meningkat. Expense perusahaan semakin meningkat dari waktu ke waktu apalagi ditambah tingkat inflasi yang lumayan tinggi.

b. Pengeluaran Perusahaan Menjadi lebih Terkontrol

Ketika literasi keuangan dan wawasan keuangan tertanam dalam jiwa owner start-up maka penilaian terhadap pelaporan keuangan lebih maksimal. Nilai dari burn rate misalnya dapat menjadi acuan apakah perusahaan bisa survive dengan nilai kas yang dimiliki.

Jika nilai burn rate meningkat pada current month maka untuk bulan depan perusahaan harus melakukan efisiensi pengeluaran. Pengurangan gaji dan mengurangi konsumsi listrik merupakan contoh-contoh dari efisien untuk mengontrolnya.

c. Menghitung Burn Rate

Konsep dasar keuangan sejatinya harus dipahami oleh pelaku usaha. Salah satu keuntungannya adalah mengetahui berapa tingkat burn rate perusahaan. Perhitungannya sebenarnya sangat mudah.

Cara menghitung burn rate memerlukan cash flow perusahaan pada satu periode, misalnya cash flow bulan ini. Perhitungannya dibagi menjadi 2 yaitu:

1. Gross Burn Rate

Menghitung gross burn rate adalah sama dengan menghitung berapa pengeluaran bulanan dari perusahaan. Misalnya saja biaya gaji bulanan, biaya sewa, biaya listrik dan berbagai biaya bulanan lainnya. Mengetahui berapa gross burn rate dari perusahaan memudahkan perusahaan melakukan efisiensi dari pengeluaran bulannya.

Gross burn rate = kas/jumlah pengeluaran bulanan

Contoh kasus:

Perusahaan startup di bidang Pupuk kandang sedang berusaha menghitung burn rate. Setelah didata ternyata uang kas yang dimiliki berjumlah 10 juta rupiah. Biaya bulanan yang dikeluarkan mencapai 2 juta per bulan untuk gaji, sewa dan pembelian bahan baku.

Berdasarkan contoh diatas gross burn rate dapat dihitung:

Gross burn rate: 10juta/2juta= 5

Sehingga gross burn rate adalah 5. Maksud dari nilai gross burn rate adalah perusahaan hanya punya waktu 5 bulan sebelum semua uang kas yang dimiliki habis.

custom-form-newsletter

2. Net Burn Rate

Metode penghitungan selanjutnya adalah metode burn rate. Cara inilah yang paling sering digunakan perusahaan dalam menghitung burn rate yang dimiliki. Rumus burn rate ini menggunakan pembagian antara kas yang dimiliki dengan jumlah kerugian pada periode tersebut.

Net burn rate=kas/kerugian periode tersebut

Contoh kasusnya:

Perusahaan start-up A, mulai melakukan penjualan dengan pendapatan sebesar 2 juta perbulan. Catatan pengeluaran perusahaan bulan tersebut mencapai 3 juta perbulan. Perusahaan menderita kerugian 1 juta pada bulan tersebut.

Uang kas yang dimiliki adalah 10 juta rupiah. Penghitungan dari burn rate adalah

Net burn rate =10 juta/1 juta = 10

Jadi nilai burn rate-nya adalah 10. Artinya perusahaan hanya punya jangka waktu 10 bulan sebelum uang untuk operasi perusahaan habis.

Perhitungan burn rate kebanyakan akan bersifat sementara. Burn rate tidak akan digunakan ketika aliran kas sudah mencapai titik positif. Walaupun begitu mengetahui cara penghitungan metode ini akan sangat membantu di awal perusahaan berdiri.

Selain memperhitungkan burn rate, startup juga perlu mengatur pembukuannya. Gunakan Harmony Accounting Software yang bisa Anda coba secara gratis selama 30 hari penuh dengan membuat akun disini. Software akuntansi ini menjamin pembukuan Anda tersaji secara real time dan diakses di berbagai gawai.

Mau terima beres pembukuan perusahaan Anda? Anda bisa menggunakan Harmony Accounting Service yaitu jasa pembuatan laporan keuangan menggunakan aplikasi Harmony dengan harga terjangkau. Dapatkan update informasi dari Harmony dengan mengikuti media sosialnya di FacebookInstagram dan LinkedIn.

Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Subscribe Harmony Blog
Dapatkan laporan penuh ini dengan mencantumkan nama.
Pembukuan Lebih Mudah!
Mengatur keuangan bukan lagi mimpi buruk
Apa tanggapan Anda mengenai artikel ini?
Email Anda tidak akan terpublikasikan
Terima kasih telah berlangganan.
Anda akan menerima informasi terbaru dan artikel menarik di email Anda.
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-up.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/arrow-down.png
https://www.harmony.co.id/wp-content/themes/harmonytheme/images/main-features/