Harmony » Blog » 

5 Faktor Utama yang Mempengaruhi Valuasi Perusahaan

Fina Pratiwi
/
Diupdate 
Maret 25, 2021

Di era perkembangan industri saat ini, istilah valuasi perusahaan bagi seorang pebisnis, seharusnya bukan konsep baru. Akan tetapi, tak sedikit pelaku usaha yang masih awam dengan pengertian valuasi perusahaan. Bisa dikatakan bahwa valuasi adalah sebuah usaha bagaimana perusahaan pemasok barang dan jasa untuk menilai atau mengukur seluruh unsur kegiatan atau manajemen operasi yang berkaitan.

Valuasi adalah salah satu cara untuk mengukur nilai ekonomis suatu perusahaan agar bisa berkembang lebih maksimal lagi.Click to Tweet

Jadi, valuasi perusahaan penting agar bisa menentukan berapa kisaran nilai jual perusahaan nantinya. Terutama, saat akan ada perusahaan lain yang ingin membeli atau mengakuisisi maupun merger perusahaan.

Apa Itu Valuasi Perusahaan?

Ada banyak jenis perusahaan yang bisa dijumpai di industri. Namun, semuanya memiliki impian yang sama. Yaitu, bisa sukses dan mendapatkan profit yang maksimal. Valuasi adalah salah satu cara untuk mengukur nilai ekonomis suatu perusahaan agar bisa berkembang lebih maksimal lagi.

Perusahaan ternama atau perusahaan yang sudah memiliki reputasi bagus di mata masyarakat akan semakin tinggi nilai valuasinya. Bahkan, ada yang bernilai hingga milyaran dan triliunan.

Apa Saja Faktor yang Mempengaruhi Valuasi?

Nilai valuasi adalah kunci untuk menjadi perusahaan unggul di tengah persaingan industri.

valuasi adalah

Maka itu, yuk ketahui beberapa faktor yang bisa mempengaruhi valuasi perusahaan berikut

  1. Merek/ branding

    Siapa yang tak tahu betapa pentingnya brand atau merek bagi perusahaan. Semakin banyak orang yang mengetahui brand atau merek, maka akan semakin tinggi nilai valuasi perusahaan.

    Misalnya, ada brand air mineral yang sudah terlanjur melekat di benak masyarakat dan terkenal luas seantero negeri. Oleh karena itu, sangat sulit menggeser posisi perusahaan ternama seperti ini bagi para kompetitor.

  2. Keunikan perusahaan

    Hal lain yang mempengaruhi valuasi adalah ciri khas atau keunikan perusahaan tersebut. Ada perusahaan yang sangat concern dengan kelestarian lingkungan. Sampai-sampai semua produk yang dihasilkan lebih mudah didaur ulang dan mudah diuraikan oleh tanah.

    Tentunya, tidak semua perusahaan memiliki konsep-konsep unik seperti ini, benar? Maka itu, perusahaan yang punya keunikan atau karakteristik unik akan memperoleh nilai valuasi perusahaan yang lebih tinggi.

  3. Manajemen operasi yang baik

    Banyak faktor yang mempengaruhi valuasi, seperti manajemen operasi yang baik. Dari pucuk pimpinan atau C-suite, hingga entry level. Dengan manajemen operasi yang baik, kinerja dan produktivitas perusahaan tentunya akan selalu lancar. Dan hal ini, menjadi penilaian atau valuasi perusahaan di mata investor maupun pelanggan.

    [elementor-template id="26379"]

  4. Pendanaan

    Bisnis apapun tentunya membutuhkan pendanaan agar mampu menjalankan kegiatan operasionalnya. Akan tetapi, patut diingat bahwa jenis perusahaan yang tidak terlalu mempermasalahkan pendanaan, biasanya justru memiliki nilai valuasi perusahaan yang lebih tinggi. Dalam hal ini yang dimaksud pendanaan adalah kucuran dana atau bantuan dari investor, pinjaman bank, hutang, dll.

    Perusahaan dianggap sudah mampu mendanai bisnisnya sendiri dan kondisi keuangannya cukup bagus. Jadi, perusahaan juga punya nilai valuasi yang bagus.

  5. Penjualan stabil

    Penjualan adalah ujung tombak kesuksesan perusahaan menjalankan bisnisnya. Maka itu, jika penjualan bisnis selalu stabil dan kontinyu, maka bisa dipastikan valuasi perusahaan juga lebih terjamin dan tinggi.

    Perusahaan dengan penjualan stabil juga mengindikasikan bahwa ia sudah memiliki pelanggan tertentu yang sulit direbut kompetitor. Jadi, investor juga akan berasumsi bahwa perusahaan seperti ini tentunya memiliki prospek yang lebih cemerlang.

Contoh Valuasi Perusahaan

Agar lebih mudah memahami contoh valuasi perusahaan, bisa dilihat dari kasus berikut:

Diketahui pada sekitar 2014, Facebook mengakuisisi Whatsapp dengan nilai valuasi sebesar USD 19 Miliar. Akan tetapi, selama proses berjalan, pada akhir kesepakatan, nilai valuasi perusahaan Whatsapp melonjak tajam menjadi USD 22 Milyar. Hal ini mengikuti harga saham Whatsapp yang semakin naik pada sekitar tahun 2016.

Meski lebih mahal, Facebook tetap mengakuisisi Whatsapp dan hingga sekarang menjadi salah satu aplikasi pesan instan terbesar di dunia.

Satu hal lagi yang tak bisa diabaikan untuk meningkatkan valuasi bisnis Anda adalah sistem pembukuan keuangan yang modern, rapi, dan akurat. Pakailah Software Akuntansi Harmony yang merupakan sistem keuangan berbasis cloud atau online agar pembukuan lebih cepat dan otomatis untuk meminimalisir kesalahan input manual.

Fiturnya lengkap dan fungsional, seperti invoice, rekonsiliasi bank otomatis, pengelolaan stok, penyusutan aset dan lainnya. Siklus keuangan dan pembukuan akan lebih terkontrol agar menambah kinerja dan valuasi perusahaan. Coba GRATIS 30 hari Software Akuntansi Harmony sekarang dengan di sini.

Jadilah orang yang pertama tahu beragam info menarik dan penawaran spesial aplikasi Harmony, melalui akun Facebook, Instagram dan LinkedIn.

trial harmony
Pembukuan Lebih Mudah!
Coba Gratis 30 Hari dan Rasakan Perbedaannya!
COBA GRATIS
Anda juga mungkin suka:
Fina Pratiwi
Fina Pratiwi adalah seorang ahli strategi keuangan dengan lebih dari 5 tahun pengalaman dalam industri keuangan. Dia memegang gelar dalam bidang Keuangan dan dikenal karena kemampuannya untuk menyederhanakan konsep keuangan yang kompleks menjadi sesuatu yang mudah dipahami. Fina percaya bahwa pemahaman yang baik tentang manajemen keuangan adalah kunci sukses bisnis. Dengan pengetahuannya yang luas, dia berdedikasi untuk membantu bisnis memahami dan memanfaatkan software Harmony untuk mencapai tujuan keuangan mereka.
chevron-down
Scan the code
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram